NovelToon NovelToon
DIJEBAK PERJODOHAN

DIJEBAK PERJODOHAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 5
Nama Author: Apri Ana

Sekuel dari istri kedua tuan Alex...

Kisah berlanjut disini, dimana para putra putri pun jadi korban jebakan perjodohan Tuan Alex dan Sandi asisten nya....

Bagaimana kisah mereka? apakah mereka bisa bahagia setelah menikah dengan pasangan pilihan dari mak comblang super sukses seperti Tuan Alex dan Sandi...

Jangan lupa tinggalkan like vote dan komentar jika suka dengan ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Ander dan Randi masih mencoba mengoda Revan, namun Revan masih tak merespon atau mengubris kedua saudara nya itu. Dia masih mode ngambek.

Hingga sebuah suara lemah mengejutkan ketiganya, "Kak..."

Langsung saja mereka menatap tubuh seorang gadis mungil dengan seragam bigsize namun tubuhnya yang sangat kecil, rambut kepang dua serta kaca mata kuda yang menempel. membawa setoples kecil coklat dan menatap ke arah Ander.

"Nyari siapa Lu?" tanya Randi.

"Ka-kak Ander." balas gadis yang masih duduk dikelas satu itu.

Seketika tawa Revan pecah, ada gadis culun mencari saudaranya sementara Ander berubah menjadi dingin.

"Ini coklat buatan aku sendiri untuk Kak Ander, semoga Kakak suka ya." kata gadis itu menyodorkan toples kecil berisi coklt warna warni berbentuk hati.

Tak berminat untuk menanggapi ataupun hanya sekedar menerima coklat itu, Ander malah bangkit dan berjalan melewati gadis itu, diikuti oleh Revan dan Randi.

"Ck, Lo terlalu berani." ucap Randi kala melewati gadis itu.

Tak menyerah, Gadis itu berlari mengejar Ander dan langsung menahan lengan Ander. tentu saja Ander terkejut dan reflek mendorong Gadis itu menjauh dari tangan nya membuat gadis itu jatuh bersama setoples coklat yang sudah berceceran.

"Ya ampun, Ander! apa yang kalian lakukan!" suara lain mengejutkan mereka semua.

Nampak Eliya berlari mendekati gadis itu untuk membantunya bangkit.

"Kamu nggak apa apa?" tanya Eliya yang langsung di gelengi oleh Gadis yang kini matanya sudah berkaca kaca.

"Kalian ini bener bener keterlaluan, bisa bisanya kalian kasar sama cewek!" ucap Eliya dengan nada marah "Kalian nggak bisa dipercaya!"

Ander menghela nafas panjang "Lo itu nggak tau apa apa! nggak usah terlalu ikut campur!"

"Kalian bilang mau berhenti jahatin anak anak, nyatanya sekarang apa? gue lihat sendiri kalian masih sama aja!"

"Gue bakalan kasih lihat video sama orangtua kalian!" ancam Eliya.

"Eh, Lo itu nggak tau apa apa! nggak usah sok toy deh!" geram Revan tak terima.

Eliya tak mengubris malah langsung pergi meninggalkan mereka.

"Gimana dong tuh?" Randi terlihat panik.

"Ck, dia cuma ngancem. nggak berani ngadu. udah tenang aja." balas Revan santai.

Ander menatap punggung Eliya dengan tatapan kesal, gadis menyebalkan yang langsung mengubah mood nya menjadi buruk hari ini.

....

Sepulang sekolah, Eliya tak pergi ke toko bunga melainkan menemui Ayahnya yang kini masih berada dikantor Alex.

"Apa Ayah sibuk?"

"Tentu saja tidak sayang, lagi pula sudah lama kita tidak makan siang bersama." balas Sandi yang kini sudah berada di sebuah warung makan padang dekat kantornya.

"Sebenarnya Eliya kesini tidak hanya karena ingin makan siang bersama Ayah. tapi karena ingin memperlihatkan sesuatu pada Ayah." kata Eliya kala keduanya selesai makan siang.

"Apa itu sayang?"

Eliya segera merogoh kantong jaketnya, mengeluarkan ponselnya lalu memperlihatkan video para berandal itu pada sang Ayah.

Eliya yakin jika Ayah nya tau pasti akan membantunya untuk mengatakan pada Tuan Alex.

Sandi cukup terkejut melihat video yang Eliya perlihatkan padanya. Tak menyangka jika Ia kecolongan kali ini, karena dulu Sandi memang pernah ditugaskan mengawasi Ander namun tak ada sesuatu yang aneh dan sekarang Ia malah melihat kenakalan Ander.

"Kamu dari mana dapet video ini?" tanya Sandi.

"Kemarin Yah, aku geram aja liat mereka seenaknya perlakuin temen temen aku kayak gitu cuma karena temen aku pada culun." jelas Eliya dengan tatapan kesal.

Sandi menghembuskan nafas panjang, sejujurnya Ia binggung dengan apa yang harus Ia lakukan. Ingin mengadukan ini pada Tuan nya namun takut jika Tuan nya kecewa berat mengetahui kenyataan jika putra kesayangan nya menjadi anak nakal.

"Ayah pasti bingung ya mau bilang sama Tuan Alex?" tanya Eliya melihat raut wajah Sandi.

Sandi mengangguk "Ayah hanya tak ingin melihat Tuan Alex kecewa."

"Tapi bagaimana yah? kalau terus dibiarkan nanti malah semakin mengecewakan Tuan Alex."

Sandi mengangguk setuju "Benar juga, apa kamu punya ide hukuman apa untuk mereka? Karena nanti pasti Tuan Alex meminta saran Ayah untuk menghukum mereka."

Eliya langsung saja tersenyum sumringah, "Aku ada ide yah."

Eliya menjelaskan apa yang terpikirkan olehnya sebagai hukuman yang pantas diterima oleh ketiga berandal itu.

"Sepertinya itu ide yang bagus." ucap Sandi.

Eliya bisa tersenyum puas karena bisa menyingkirkan berandal manja macam Ander and the gengs.

...

"Kau tau Sandi, tadi guru nya Ander menelepon ku mengatakan jika Ander mendapatkan rangking pertama di semester ini. anak itu benar benar membuat ku bangga."

Setiap hari saat perjalanan pulang maupun berangkat ke kantor, Alex selalu bangga menceritakan tentang Ander putra kesayangannya itu.

Sandi hanya berdehem pelan, guru disekolahnya Ander memang pandai mencari muka didepan Alex. Mereka selalu saja memuji tentang Ander agar Alex bisa terus menjadi donatur di sekolah itu setiap bulan.

Mereka bahkan menyembunyikan kenyataan tentang kenakalan Ander disekolah. Dan sekarang Sandi dibuat binggung bagaimana harus menjelaskan pada Alex tentang kenakalan Ander disekolahnya yang tak diketahui oleh Alex dan Ella.

Sandi meminggirkan mobilnya, lalu mematikan mesin mobilnya.

"Ada apa? kenapa berhenti disini?" tanya Alex heran.

"Sebenarnya Tuan, ada yang ingin saya perlihatkan pada Tuan."

"Apa itu?"

Sandi segera mengeluarkan ponselnya, lalu memperlihatkan video yang Eliya kirimkan padanya.

"Eliya, putri saya yang sudah merekam ini Tuan, dia bilang kejadian seperti ini tidak hanya sekali ini saja." jelas Sandi yang langsung melihat raut wajah Alex berubah kala melihat video di ponsel Sandi.

"Apa benar ini putraku? apa benar dia melakukan semua ini?" Suara Alex terdengar berat dan kecewa.

"Jika Tuan Mau, saya akan menyelidik i nya."

Alex terdiam cukup lama, berulang kali Ia kembali menekan tombol play untuk meyakinkan jika itu memang Ander putranya. Dan memang benar jika itu Ander dan para sepupu nya.

Alex menghela nafas berat, wajahnya terlihat kecewa, Ia lalu mengembalikan ponsel itu pada Sandi. "Kau harus menyelidiki kebenaran kasus ini, dan jika memang benar, bawa anak anak yang mereka bully. aku ingin meminta maaf pada anak anak itu. jangan lupakan untuk memberitahu Vano dan Bianca."

"Baiklah Tuan, saya akan menyelidiki kasus ini."

"Oh ya, pikirkan hukuman apa yang pantas untuk mereka. aku percayakan semuanya padamu." kata Alex.

"Baik Tuan."

Sandi kembali melajukan mobilnya menuju mansion. Karena hari ini Alex pulang lebih awal, Alex tidak bertemu Ander karena Ander masih les dan hanya ada sambutan dari Ella istri tercinta nya yang sudah berada dirumah dan berdandan cantik untuk menyambut kepulangan nya.

"Mas, ada masalah apa? kok lesu banget?" tanya Ella menatap wajah sayu Alex.

"Seharian nggak ketemu kamu, rasanya kangen."

"Uhh gombal!" Balas Ella sambil mencubit pinggang Alex.

Alex hanya tersenyum kaku, Ia hanya belum siap menceritakan pada Ella tentang apa yang Ander lakukan disekolah.

Alex hanya belum siap melihat Ella kecewa seperti dirinya saat ini.

BERSAMBUNGG....

Jangan lupa like vote dan komen...

1
nnk pw
dr semua judul novel othor, hmpir semua ceritanya ga sinkron di awal dan di akhir. tp ga apa2. termaafkan krn ceritanya bagus.

di awal kan ayahnya minjam uang untuk adik nya berobat
nnk pw
bw hp ga punya mbanking?
Qaisaa Nazarudin
Ini juga salahnya Revan waktu itu nyuruh Rania deketin Ander,yah gini kan jadinya..ckck..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pasti itu Rania..
Qaisaa Nazarudin
Randi kan 16 tahun?? Emang Udah punya sim ya??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Astaga bukin ngakak aja..😂😂
shofia ramadhani4
Luar biasa
Yuli Astuti
nunggu yg lain di updet, mampir dulu deh kemari 😁
Tri Susanti
suka banget baca nya lucu bikin senyum senyum sendiri semangat thor sukses selalu
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus sehat
Junaidah Ramdhani
Risha sama Rendi kyknya
Junaidah Ramdhani
kok malah cerita Rania mana Ellya
Phecekkk
Ngakak abis thoor lanjut
Haslinda
visual ander ccok ama yang yang dan eliya ccok ama dilraba klw revan ccok ama liu te dan rania zhao lusi klw rendi lingyi aja thor tp gak tau ama spa
Eka Sss
bagus dan lucu ceritanya
Andriyani Al Ibtisam
kucing2an niyye
Nanda Khusuma
terimakasih thor,, ending ny suka.. 🤗🤗
sukses selalu y thor
Nanda Khusuma
yeeeeeeee dad alex dan ayah sandi akhir ny turun tgn..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!