NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Diinginkan

Istri Yang Tak Diinginkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahmuda / Duda / Supernatural / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: meidina

true story....


Noviant Juan adalah seorang pria yang tertutup, dia seakan punya dunia sendiri tapi semua berubah karena kedatangan seorang gadis di hidupnya.

Meyda Shakira harus mu hidup bersama orang yang tak mengharapkan kehadirannya.

Naira putri Noviant adalah cahaya cinta keduanya.

akankah mereka bahagia?
atau Vian akan kembali pada cinta lamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rahasia Vian

"sayang sekarang sama ibu kecil dulu ya, besok kita ke rumah Ama untuk menjemputnya, karena besok Ama akan jadi bunda Aira," kata Vera.

"benalkah?" tanya Aira.

"iya sayang, tapi Aira harus maafin ayah dulu, supaya besok ayah mau jemput Ama," kata Anis membujuk gadis kecil itu.

"iya suka mau maafin ayah, tapi ayah janji bawa Ama jadi bunda Aila," kata Aira lirih.

"iya,besok ayah akan jadikan Ama Akira, jadi bunda Aira," kata Vian membujuk putrinya.

Aira pun baru mau melihat Vian, tapi tetap tak ingin mendekat ke arahnya, Anis merasa ada sesuatu yang telah terjadi.

Anis melirik suaminya dan memberikan kode untuk bertanya pada Vian, Fandi pun mengerti dan menghampiri Vian.

"bang ayo kita ngobrol di belakang yuk," ajak Fandi.

Fandi langsung merangkul Vian dan mengajaknya ke kebun belakang rumah, mereka duduk di bawah pohon alpokat yang baru berbuah.

"ceritalah bang, jangan di simpan sendiri, nanti mati muda kasian Aira sama calon ibunya loh," kata Fandi.

"mulut mu fan, bisa di jaga gak," jawab Vian dingin.

"habis Aira sampai takut gitu, emang ada apa sih, dan juga ibu sampai terkena serangan jantung," kata Fandi mencecar Vian.

"aku lepas kendali fan, aku hampir membunuh pengasuh Aira kemarin dan juga ingin mengantar Aira ke rumah Rini," jawab Vian.

"apa! Abang bodoh ya, kenapa mau mengantar Aira ke rumah wanita siluman itu," teriak Fandi kesal.

"aku capek Fandi, mereka terus menghinaku, mereka terus memamerkan kemesraan di depan ku, dan yang lebih parah Rini bahkan tak mu mengakui Aira putrinya," jawab Vian.

"kalau itu aku sudah tau, ada yang abang sembunyikan lagi, gak papa kalau Abang gak mau cerita, tapi jawaban semua itu adalah calon istrimu," jawab Fandi.

"maksudnya gadis itu?" tanya Vian.

"iya Abang Vian yang ganteng tapi lemot, dia itu lebih cantik, lebih muda, dan yang pasti masih segelan lah," jawab Fandi sambil tersenyum penuh arti.

"aduh mulut mu makin gak bisa di kontrol aja fan, emang kamu tau?" tanya Vian penasaran.

"ya tau lah, waktu dulu sama Rini, Abang gak dapat segel nya kan, kali ini Abang pasti dapat segel lah," kata Fandi.

"kan kurang ajar kamu fan, tau dari mana Rini gak bersegel," kata Vian yang tak terima.

"ya tau lah, wong aku sering lihat dia di garap di gudang pabrik dulu, memang Abang kira dia sebaik itu, Abang aja yang buta," kata Fandi pergi meninggalkan Vian sendiri.

Fandi pun sudah di cegat oleh Anis dan Vera, "bagaimana?" tanya keduanya.

"percuma ngomong sama batu, mental," jawab Fandi.

Anis dan Vera sudah mengerti ucapan Fandi yang gagal menasehati Vian, keduanya hanya tak menyangka jika pengaruh Rini sedalam itu.

Vian memilih memejamkan matanya dan menginggat malam pertamanya dulu, Vian tak mendapat kan hal itu.

bahkan Rini terlihat begitu ahli dalam itu, dan saat Vian bertanya, Rini akan menjawab jika tak semua gadis mengeluarkan darah saat pertama kali.

dan dengan bodohnya Vian menerima kebohongan Rini, dan semua keluarganya juga tak menyetujui tapi Vian sudah terlalu buta oleh cintanya.

bahkan Bu Ageng tak memberikan gelang yang sudah di persiapkan oleh ayah Vian pada Rini, karena Bu Ageng tak merestui pernikahan mereka.

tapi Vian tetap nekad dan menikahi Rini, dan membawanya pulang ke rumah mereka bersama.

"bang lagi mikirin apa?" tanya Ela yang baru sampai.

"tidak ada, aku hanya sedang menginggat sesuatu," kata Vian yang bangun dan duduk di sebelah Ela.

"bang aku ingin membicarakan sesuatu," kata Ela yang menyandarkan kepalanya di bahu Vian.

"apa?" tanya Vian

"ini kesempatan terakhir mu bang, ingat bahagia kan ibu bang, dan juga Aira serta Akira," kata Ela.

"kenapa kalian begitu yakin dia itu berbeda, dia hanya gadis yang menginginkan harta bukan," kata Vian.

"tidak bang, ibu memaksa Akira berjanji untuk menikah dengan mu karena Aira," kata Ela yang berdiri kemudian meninggalkan Vian.

"tapi kenapa kalian semua peduli pada nya," kata Vian.

"karena dia adalah gadis pilihan ibu, dan itu tak mungkin salah, karena dia tau kebaikan dan kebahagiaan untuk anak-anak nya, kalau Abang tak percaya lihat kamu bertiga," kata Ela yang pergi begitu saja.

sore itu Bu Ageng sudah di ijinkan pulang, Aira begitu senang melihat sang nenek, Sedang Vian memilih menyendiri di kamarnya.

Vera, Anis dan Ela masuk ke kamar Vian, dan mengejutkan pemilik kamar, "apa yang kalian inginkan?" tanya Vian pada ketiga wanita.

"kami mau menghias kamar ini, jadi Abang keluar," kata Vera mendorong Vian pergi.

"janfan berani menyentuh barang-barang ku," suara Vian terdengar.

"tak perduli, Anis mulai menata baju kakak ipar," kata Vera.

"siap mbak," jawab Anis.

"ya Tuhan, Bima, Fandi, Robi, bawa istri kalian keluar dari kamarku!" teriak Vian sambil mengedit pintu kamarnya.

"Abang sayang, mending diem, kalau gak mau di pepes sama mereka bertiga, Abang gak mau kan rambut kesayangan Abang itu di potong sama mereka," kata Fandi merangkul Vian.

"aish sialan," kata Vian menyikut perut Fandi dan pergi menuju ke kamar Bu Ageng.

terlihat Aira sudah tidur di kamar neneknya itu, Vian pun ikut merebahkan dirinya di di samping Bu Ageng.

"kenapa Vian, adik-adik mu membuat masalah?" tanya Bu Ageng lemah.

"mereka sedang menghias kamar milikku, bahkan aku terusir dari sana," jawab Vian.

"itu permintaan ibu, mulai sekarang kamu harus terbiasa dengan kehadiran Akira ya," kata Bu Ageng.

"Bu, Vian boleh tanya?" kata Vian.

"apa nak," jawab Bu Ageng.

"kenapa ibu memilih Akira untuk menjadi ibu Aira, padahal ibu tau kondisiku saat ini, belum lagi aku belum bisa melupakan Rini," kata Vian.

"kondisi mu bisa sembuh jika kamu menemukan wanita yang tepat, dan Akira orang itu, kamu tak ingat dua begitu baik dan cekatan dalam merawat Aira serta melayanimu, dan ibu yakin Akira bisa membuat tempatnya sendiri di hatimu," kata Bu Ageng.

"tapi kondisi ku begitu buruk Bu akhir-akhir ini, ibu tau bahkan Dr, Rio Sanjaya saja mengatakan jika kondisiku ini akan sulit di sembuhkan," jawab Vian.

"yakinlah, dia adalah orang yang tepat untukmu, kamu yakin pada ibu kan?" kata Bu Ageng.

"aku selalu mempercayai sua keputusan ibu, maaf selama ini selalu merepotkan ibu," kata Vian.

sedang di dalam kamar Vian, ketiga wanita itu terkejut melihat berbagai DVD film dewasa di lemari Vian.

"iyuh... kenapa Abang nyimpen beginian!" teriak Anis melempar DVD itu ke lantai.

melihat itu Vera langsung memasukkan ke kantong plastik hitam, beserta sisa pakaian Rini.

bahkan foto pun juga tak luput dari ketiganya, bahkan seprai, tirai juga di lepas dan di ganti dengan yang baru.

ketiganya tak ingin ada sedikitpun kenangan buruk Vian tersisa, karena Vian akan melanjutkan hidup barunya.

1
RS
dasar Rizal sampai GK sadar aku ngakak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
RS
lemet singkong,kl di daerahku Jawa barat namanya karimus,,,kl Mendut telo di kampungku Bugis tapi dr tepung ketan,,ahhh jadi rindu kampung
RS
Luar biasa
Rhmad Flash
aku suka tor ceritanya lanjut.kata katanya bgs d mengerti bacany
Aris Bos
lumayan
Fausta Vova
Haloo kakak ceritanya bagus dan seru. Apalagi tentang mistis Indonesianya. Berkarya terus yah. Novel yang kakak buat banyak banget. Penasaran bagaimana bisa mendapat ide sebanyak itu? 🤔🤩

Kalau berkenan boleh mampir dan support karyaku yang berjudul Sungguh Mencintainya 🙏😉☺️
Ida Darwati
tapi lani pake pelet,,itu buktinya pas aira bawa daun kelor bapanya vian langsung sadar,,pegang kepala sakit
Rasya muhammad
cerita nya bikin pusing. sebenarnya bagus tapi terlalu di paksakan jadi boring baca nya
Ganuwa Gunawan
aku suka gaya nya Vian..
tegas mirip Romo Jalal
Meidina: awas nanti kucewa setelah baca lebih banyak loh 🤣🤣
total 1 replies
Een Uchroniyah
.. d 0 .0g1
Ririn Saftaliana
mari tertawa berjamaah, mengabaikan kemanusiaan sesaat...🤣🤣🤣🤣
Sri Rahayu
agak risih bacanya Thor,
Sri Rahayu
Jgn bnyak kali "pun" nya thor
Ria Sari
terkasang males baca novel....npa ga ada audio ny shi
Riri Andini
kog cedera kepala?? bukannya alfin ketusuk pisau yaa??
Riri Andini
nah..ini nih yg skrg terjadi sama anak tetangga kami.dari bayi selama 2 minghu tdk ada asuoan apapun kedlm tubuhnya,tpi dia baik2 saja.saat tidur sering dibawa jalan2 sama perewangannya.si ihu jdi stress mikirin baby nya.kadang pasti waktu magrib, dia mengetuk pintu rumah.minta tolong untuk melihat anaknya dirumah.
pernah suatu waktu anaknya nangis g mau diam.lsg dibawanya kerumah.alhamduliah begitu kami gendong si baby lsg tenang.
aku sarankan untuk mencari ustadz yg berpengalaman.krna anak ini ada yg jagain.jdi klo ada yg niat g baik dg mengirimi sesuatu, penjaganya marah. itu yg buat si anak rewel..
alhamdulillah..skrg si anak sdh balita.
Meidina: anak istimewa kak, karena tak semua bayi yang punya perewangan bisa tumbuh dengan baik.
total 1 replies
Riri Andini
ini hanya orang yg berilmu dan punya keberanian serta konsentrasi yg tinggi serta sdh meninggalkan keduniawian yg bisa begini.
semangat Thor..🤩🤩
cerita ini sesikit banyak mengingatkan tentang kampung halaman.
pohon rambutan kembar di depan pintu. dijaga macan loreng putih. begitu diceritakan banyak yg tak oercaya dan beranggapan hanya bualan.
giliran surup (menjelang magrib datang) ada balita yg membagikan jajanan beng-beng ke maung di dwpan beberapa ibu2 tetangga.
padahal mrka tak melitah apapun didepan balita itu.
begitu ditanya,si balita bilang..jajannya buat miong yg duduk baik.
nah loh.. kicep lsg para emak2 yg denger.auto bubar masuk rumah masing2..😁😁
Riri Andini
nah looo...baru ngeliat teguh natap alira dah ngerasa empet n nyesek.
apakabar akira selama ini vian..??
Riri Andini
wes yak bedek,mesti sari kelor iki.
hempaskan susukk..😆😆😆
Riri Andini
pernah ada kejadian serupa di kampungku jga.
g ada yg nyangka klo jenasah blm mau pulang tanpa maaf dri orang tsb.

jagalahblisan dan perbuatan. krna kadang tanpa kita sadari kita menyakiti orang lain tanpq sengaja dan meninggalkan luka yg mendalam.
Meidina: di tempat ku sering kak 😯😯
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!