Kisah antara Deven dengan keluarganya yang telah membuang dirinya membuat dirinya berada di tengah tengah keluarga George dan Xeyla yang dipenuhi dengan musuh musuh
Selain kisah Deven disini juga ada kisah Clarine dan kedua saudara kembarnya yang terpisah dengan kedua orang tuanya karena salah satu musuh terbesar kedua orang tua nya yang iri akan usaha kedua orang tua nya yang sangat maju
Banyak pengorbanan dan air mata yang harus di lalui oleh Clarine untuk menyingkirkan satu persatu musuh musuh nya untuk mencapai kebahagiaan nya
Sedangkan Deven harus berjuang untuk menyingkirkan amarah dan kecewa di dalam hatinya untuk memaafkan keluarga nya yang telah membuang dirinya
Bukan hanya hal itu saja Deven harus menghadapi saudara kembarnya yang membencinya karena kehadirannya membuat perhatian keluarganya teralih
Bagaimana kah perjuangan satu keluarga untuk menggapai kebahagiaan?
Pastinya akan membutuhkan banyak pengorbanan untuk hal itu
Apakah mereka bisa menghadapi hal ini sampai selesai?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dito ~ Rumah Sakit
Memerlukan waktu satu jam dari bandara hingga sampai di Rumah Sakit
Panggilan mendadak yang ia terima harus ia jalani
"Huh!! ada ada saja" gerutu Dito
Dengan langkah cepat dia masuk ke dalam rumah sakit
Tetapi dia bingung hendak kemana karena dia tidak pernah bertugas disini
"Dokter Dito?" sapa seseorang dari belakang tubuh Dito hingga dia harus memutar tubuhnya
"Iya... " jawab Dito sekenanya
"Saya perawat Melati yang menghubungi anda tadi" jelas perawat tersebut
"Maaf ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda" ucapnya
"Kapan dia sampai disini" tanya Dito
"Pagi tadi sekitar pukul 08:25" jawabnya dengan jujur
Dia datang lebih cepat dari aku,,,, berarti dia sudah melacak jadwalku batin Dito
"Antarkan saya padanya" ucap Dito
"Silahkan ikut saya" ucap perawat itu sambil berjalan mendahului dan diikuti oleh Dito
Dengan rasa penasaran Dito melangkah hendak menemui siapa orang yang ingin bertemu dengannya?
Yang pasti dia orang penting dan memiliki tujuan tertentu karena jika tidak dia tidak akan sampai segitunya dengan melacak keberadaannya
"Silahkan!! " ucap Melati
"Terima kasih" ucap Dito dan dibalas dengan anggukan
Melati pergi meninggalkan Dito sendiri di depan sebuah ruangan
Dengan perlahan Dito membuka pintu ruangan tersebut
"Ditoo.... " seru seseorang
Dito mengerjap perlahan sambil memutar memorinya
"Uhh apa kau lupa denganku" tanya seseorang tersebut
"Vanesa " ucapnya
"Vanesa? apa ini kau" ucap Dito tak percaya
"Kau melupakan diriku " ucap Vanesa sambil melipat tangannya di depan dada
"Ah tidak pasalnya sejak kelulusan SMA kau tiba tiba menghilang entah kemana" ucap Dito menjelaskan
"Aku pergi ke Amerika....." ucap Vanesa
"Apa kau merindukan ku" tanyanya
"Tidak" ucap Dito singkat padat dan jelas
Dito berjalan menghampiri sofa kemudian duduk dengan kasar
"Kau mengganggu waktuku" ucap Dito
"Whatt!!!" seru Vanesa
Saat ini di depannya seorang wanita cantik berdiri yang merupakan sahabat nya waktu SMA
"Bagaimana kau mengerti aku ada disini" tanya Dito
"Aku mencari tahu tentang dirimu sehari sebelum kau berangkat" jelas Vanesa
"Kenapa kau membuatku harus menemuimu di rumah sakit apa tidak ada tempat lain" tanya Dito dengan sedikit kesal
"Hmmm maafkan diriku " ucap Vanesa meminta maaf dengan menundukkan kepala nya
"Heh!! aku masih heran bagaimana bisa kau memaksa hingga bisa dijinkan" ucap Dito sambil terkekeh
"Sedikit ancaman tidak masalah bukan" ucap Vanesa
"Oh iya sekarang kau sudah sukses dan aku kagum atas itu" puji Dito
"Tapi tidak sesukses dirimu dan adikmu" ucap Vanesa
"Adikku?... siapa" tanya Dito
"Hmmm memangnya siapa adik mu yang paling sukses di usia yang masih terbilang muda" ucap Vanesa
"Adik kesayangan Gabriel... benarkan" tebak Dito
Vanesa hanya menggidikkan bahu sebagai jawaban atas tebakan Dito
"Hanya dia dan kk Helin yang paling sukses disini.... anak pertama dan anak terakhir " ucap Dito
"Keluarga Viraxel menghasilkan anak anak yang berbakat dan sangat sukses hingga menjadi keluarga terpandang dan terjaya se Asia - Eropa" ucap Vanesa
"Hah?" ucap Dito terkejut
"Apa kau tidak mengetahui?" tanya Vanesa
"Tidak sama sekali tidak" ucap Dito
"Jawaban ada pada adik dan kakakmu tanyalah pada mereka" ucap Vanesa
"........"
"........"
"........"
Obrolan terus berlanjut hingga tak sadar mereka menghabiskan waktu satu jam di ruangan itu
"Maaf ada panggilan aku angkat dulu" ucap Dito dan di angguki oleh Vanesa
"Ada apa kk" tanya Diti
"....."
"....."
"....."
"Ok.. "
...****************...
-
-
-
-
-
Atau otak ku yg cetek ya
Tp semangat buat author dah nulis
sekedar komen ya Thor
Thor, Sd apaan ya ☝️☝️☝️
dan Ray....hendaknya menepi, kalau memang ingin mengambil hp itu