NovelToon NovelToon
AMIRA MENANTU TERBUANG

AMIRA MENANTU TERBUANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:35.5k
Nilai: 5
Nama Author: santi damayanti

Dua tahun menikah
berpisah setelah akad bahkan belum pernah malam pertama
amira menunggu dengan sabar
mengabdi kepada keluarga suami
tapi setelah dua tahun berpisah
kata yang pertama dari suaminya adam "Amira aku akan menikah lagi"
bagaimana kelanjutannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi damayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12 BERCERAI

"Haaaaaa?!"

Semua orang melongo tak percaya. Suasana di ruang tamu seketika hening mencekam sebelum akhirnya pecah oleh penderitaan dan amarah yang meledak-ledak.

"Kamu gila, Adam!" pekik Mirna histeris. Wajah tuanya memerah menahan murka. Uang lima belas juta rupiah mengalir ke orang lain setiap bulan, sedangkan ibunya sendiri di sini harus mengemis dan gigit jari demi mendapatkan lima juta! Uang sebanyak itu harusnya bisa dipakai merenovasi rumah dan membeli perhiasan!

"Aku tidak gila, Bu! Dia ini istriku!" bentak Adam membela diri.

Amira yang menyaksikan itu dari sofanya menyunggingkan senyum tipis. Dengan wajah pura-pura terkejut, ia sengaja menuangkan bensin ke dalam api. "Kapan kamu menikah dengannya, Mas?"

"Sudah kubilang padamu waktu di bandara kemarin, aku akan menikah lagi!" jawab Adam ketus.

"Astaga, Mas... Kamu memberikan uang lima belas juta per bulan pada orang lain, padahal Ibu, aku, dan saudara-saudaramu sendiri tidak pernah kamu beri sebesar itu," provoked Amira tenang, sengaja membakar emosi keluarga mertuanya.

Seketika itu juga, Alya—yang tadinya agak terabaikan—menjadi pusat perhatian. Tatapan mata Mirna, Mila, Ridwan, dan Lusi tertuju padanya seperti serigala lapar.

"Kamu benar-benar tega ya, Adam!" cerca Ridwan tajam. "Kamu membuat kami di sini hidup menderita! Kalau tahu begini sifatmu, mendingan dulu kami melarang Bapak menjual tanah demi berangkatkan kamu ke Jepang!"

"Cukup! Itu uangku! Terserah aku mau menggunakannya untuk apa!" teriak Adam kesal.

BRAK!

Mila menggebrak meja kaca dengan sangat keras hingga vas bunga di atasnya berguncang. "Dulu aku merelakan tidak kuliah karena biaya sekolahmu tinggi! Sekarang ganti semua uang kuliahku! Kamu benar-benar loyal pada orang lain, tapi pada keluarga sendiri pelitnya setengah mati! Aku bahkan sampai harus meminjam uang pada Amira!"

"DIAM SEMUA!" jerit Adam memotong makian saudaranya. "Jangan ada yang berani memojokkan istriku!"

Alya duduk terdiam dengan tubuh agak gemetar. Wajah sok polosnya kini dipenuhi rasa takut. Ia baru menyadari bahwa keluarga suaminya ini benar-benar gila harta dan tak segan saling cakar.

Di sisi lain, dada Amira terasa agak sesak, namun ada rasa lega yang menyusup pelan. Untung saja pria ini belum pernah menyentuhku... Kalau sempat tersentuh, pasti sakitnya luar biasa, batin Amira ngenes sambil mengelus dadanya.

"A-aku... aku tidak pernah meminta Mas Adam memberiku uang..." cicit Alya dengan nada pelan dan bergetar.

"Harusnya kamu menolak dong!" sembur Mila tak mau kalah. "Kamu ini mau-mauan menerima uang dari laki-laki yang belum jelas hubungannya!"

"Adam, kamu keterlaluan! Walaupun kami tidak suka pada Amira, setidaknya kamu kasih tahu kami dulu kalau mau menikah lagi!" sergah Mirna tak kalah emosi.

"Dengarkan penjelasanku dulu, Bu!" pangkas Adam menarik napas dalam-dalam. "Aku membantu Alya karena selama di Jepang dia tidak bekerja."

"Kalau tidak kerja, terus dia ngapain di sana?!" cercecar Ridwan.

"Alya di sana itu kuliah, Bu! Dan sekarang dia sudah lulus!" jelas Adam berapi-api. "Alya sudah dapat pekerjaan di Yamaichi Group. Dia menjabat sebagai Senior Manager, dan aku ditunjuk menjadi Assistant Manager-nya. Kalau tanpa bantuan Alya dan koneksinya, mungkin sampai sekarang aku masih jadi tukang kebun di Jepang!"

Seketika, atmosfer di ruang tamu berubah total. Tatapan sinis dan benci yang tadi mengarah pada Alya mendadak pudar, berganti dengan binar-binar penuh ketakjuban dan keserakahan dari keluarga Mirna.

"Lulusan Jepang... pasti akan jadi orang penting di Indonesia," celetuk Sonia cepat.

"Yamaichi Group? Bukankah itu perusahaan otomotif raksasa asal Jepang?" sahut Ridwan dengan mata berbinar antusias.

"Kamu sekarang bekerja di sana, Dam?" tanya Mirna dengan nada suara yang mengayun lembut.

"Iya, Bu. Minggu depan kami berdua sudah mulai masuk kerja," jawab Adam membanggakan diri.

"Gajinya bagaimana?" desak Mirna. Otak tuanya mendadak bekerja bak kalkulator otomatis. Menjadi manajer tukang kebun saja dapat 30 juta, apalagi jadi manajer di perusahaan otomotif raksasa!

Sambil mengulas senyum manis yang dipaksakan, Mirna mendekati Alya. "Wah... Maafkan mulut Ibu tadi ya, Nak. Agak tajam sedikit karena kaget..."

Alya menghela napas lega, lalu menunduk sopan. "I-iya, Bu, tidak apa-apa... Maafkan Alya juga. Waktu itu Ayah Alya sedang sakit keras dan ingin melihat Alya segera menikah, makanya kami menikah di sana. Mas Adam juga baru cerita kalau dia sudah beristri... Awalnya Alya kecewa, tapi karena Mas Adam sangat baik pada Alya, Alya akhirnya mau menerima Mas Adam."

"Sekarang Adam sudah punya pasangan yang sangat layak. Kamu tidak usah sungkan lagi pada kami," potong Ridwan menjilat, membayangkan pundi-pundi uang baru yang akan mengalir dari Alya.

"Betul itu, Mbak Alya!" timpal Sonia bersemangat. "Dan Mbak Alya tidak perlu khawatir, sehari setelah akad nikah dua tahun lalu, Mas Adam langsung terbang ke Jepang! Jadi sebenarnya Mas Adam belum pernah melakukan hubungan apa pun dengan Mbak Amira!"

Mirna mengangguk-angguk puas. "Adam sudah menemukan pasangan yang tepat... Lalu bagaimana dengan Amira?"

Alya melirik Amira yang duduk menyilangkan kaki, lalu berkata dengan nada manis sok perhatian, "Kami berdua sudah sepakat untuk tetap mempertahankan Mbak Amira, Bu. Sebagai sesama wanita, saya sangat menghargai Mbak Amira. Saya tahu betapa sakitnya ditinggal dua tahun lalu diselingkuhi... Lagipula kalau Mbak Amira dicerai, kasihan nanti jadi janda sebatang kara. Saya setuju kalau Mas Adam poligami dan mempertahankan Mbak Amira."

"Sayang... kamu benar-benar wanita yang sangat baik hati," puji Adam mengelus pipi Alya.

"Benar juga!" sahut Ridwan penuh intrik. "Alya kan sibuk jadi manajer di kantor. Nah, Amira bisa fokus mengurus rumah dan Ibu di sini. Ini keputusan yang sangat menguntungkan buat keluarga kita!"

Ridwan membatin licik. Selama ini Amira terbukti sanggup menomboki keuangan rumah tangga dengan uang dari pekerjaannya. Jika Amira tetap di rumah ini sebagai istri kedua sekaligus penanggung jawab dapur, mereka bisa terus memanfaatkan uang simpanan Amira sembari menikmati fasilitas dari gajinya Adam dan Alya.

Amira terkekeh sinis melihat tingkah polah keluarga di depannya. "Cih... Percaya diri sekali kalian. Aku tidak sudi hidup dan berurusan lagi dengan sampah-sampah seperti kalian!"

"Amira! Jaga sopan santunmu!" bentak Adam merasa harga dirinya diinjak-injak di depan Alya.

"Sudah tidak usah bicara soal sopan santun! Menikah diam-diam di belakang istri sah, apa itu yang dinamakan sopan santun?!" sergah Amira tanpa gentar.

Ridwan berdiri lalu berakting sok bijaksana. "Amira, dengarkan Mas! Kalau kamu bercerai sekarang, kamu bakal jadi janda sebatang kara! Pekerjaanmu cuma kuli cuci piring di restoran, siapa pria yang mau menikahimu nanti? Sudah, terima saja keputusan Adam untuk poligami! Kamu tetap punya tempat tinggal dan bisa punya anak nanti."

Amira bangkit dari duduknya. Ia membetulkan posisi tas mewahnya, lalu menatap satu per satu wajah keluarga mertuanya dengan pandangan jijik.

"Jangan pernah cemaskan nasibku," desis Amira tajam. "Nasibku justru akan jauh lebih baik dan bersinar setelah terlepas dari sampah-sampah rakus seperti kalian!

1
YuWie
terharu rik..
YuWie
amira kie bahlul apa gimana sih... tolonggg kasih pencerahan sama almira. Banyak yg sayang dan mau berkorban ,, malah dia mau bunuh diri..malezzz bgt, protagisnya bikin kecewa
sunaryati jarum
Yamada menolong diambil darah untuk Amira, sekarang tes DNA
Suanti
semoga ada yg datang menolong amira dan aldi 🤣🤣🤣
YuWie
bebal tak ada malunya tipikal bu mirna... yg dipikirannya cmn keuntungan keluarganya...pd sekali anda buks
sunaryati jarum
Buka pakaian Alya, Adam, akan kau temukan jejak percintaan.Dan Bu Mirna sampai kapan.kau hanya menginginkan uay orang lain tanpa berusaha apapun
Nenk Shila: terkadang adam ada sisi baiknya yaa, masih bisa intropeksi diri tdk sperti ibu dan saudara2nya yg lain yg selalu serakah dan menyalahkan orang lain
total 1 replies
sunaryati jarum
Mirna ingin hidup enak dengan memaksa Amira balikan sama Adam.Yang suka sama nAmira sekelas milyuner,Adam mah lewat Wah ketemu nPak Diki ,langsung ditalak saja.
sunaryati jarum
Uang hasil hutangan yg nanti menjerat leher kalian.kok.dipsmerkan.Sunhguh penyelamatan aset dan diri yang tapi ,Amira serta terlindungi
sunaryati jarum
Lekas beraksi Yamamoto,itu mungkin awal kehancuran kamu dan ibumu Yuri Kuroda, dengan mengusik Amira.Kamu dan ibumu kali ini akan kena batunya.
sunaryati jarum
Akhirnya emak ikut lega, semua usaha Amira di bawah perusahaan internasional milik Ny Jasmine, Yamamoto dan Ibunya tidak bisa mengganggu, walau permintaan Alya.Ysmada dan Amira sepertinya yang saudara kandung,dari ibu yang sekarang mungkin ini Lisa.
Firasat Bu Mirna tentang kepergian Alya,perlu diberi /Good/
sunaryati jarum
Segera bilang ke Mas Aldi, semoga segera dapat mencari cara mengatasinya.Carilah di Sulawesi ,Ny Yuri
sunaryati jarum
Ternyata kamu cerdik juga Amira, tadinya emak deled novel ini, bilang sama Aldi, bagaimana mengelabuhi Yuri Si Pelakor tamak.Berarti kemungkinan Amira putri wanita yang jadi suami Pak Diki.
sunaryati jarum
Jangan sampai Alya berhasil mengacaukan atau menghancurkan usaha Amira.Jika itu terjadi aah emak malas melanjutkan mengikuti kisah ini
sunaryati jarum
Yamada harus bisa menggagalkan kelicikan Alya untuk menghancurkan Amira.Walau berurusan dengan Yamamoto.Atau Yamamoto malah melindungi Amira, karena ada getaran aneh hatinya
YuWie
merajalela si alya ini..almira aja gak pernah nyenggol kamu. situ yg pelakor ehh situ yg panas..waras buks
YuWie
makanya tho mbak mir..cerita gih sama mas aldhi
YuWie
syukurlah klo kamu pintar mir amir...sdh kau bohongi bang aldi aang intelejen
Suanti
amira segera hancur hp butut 🤭🤣🤣
YuWie
lha kok enakmen kok balik..rugi bandar amira buk buk
sunaryati jarum
O Bu Lisa sepertinya ibu kandung Yamada dan Amira Adik kandung Yamamoto, yang berarti adik tiri Yamada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!