Dark Romance !!
Bukan untuk anak kecil !!
Black flag man x innocent girl !!
Hubungan toxic !!
Seperti pepatah air susu di balas air ketuban, begitu juga dengan apa yang terjadi pada Dhelpine, sehingga membuat hidup wanita itu berubah menjadi buruk.
Malam itu, Dhelpine menyelamatkan seorang pria yang tak sadarkan diri di tengah badai salju yang begitu mengerikan. Dhelpine memutuskan mengobati dan menyelamatkan pria bernama Enoch itu.
Tanpa mengetahui jika Enoch adalah sosok yang sangat berbahaya. Dia salah satu sindikat pendiri pasar ilegal, dan juga sosok psikopat berbahaya.
Dan peristiwa penyelamatan oleh Dhelpine, justru membuat obsesi tersendiri bagi Enoch pada gadis cantik nan lugu itu, yang berakhir menjadikan Dhelpine sebagai pemuas ranjangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Pertemuan dengan Fernando
Disini, Dhelpine duduk terdiam di hadapannya ada Fernando yang juga sudah datang dan duduk di depannya. Dhelpine menarik nafas panjang, dia sudah meminta Enoch agar keluar, supaya dia bisa berbicara secara pribadi dengan Fernando.
Sementara lelaki muda itu mengamati Dhelpine dengan penuh tanda tanya, apa alasan wanita itu ingin menemuinya ? Apakah dia ingin pamer jika berhasil meraih ayahnya ?? Atau mungkin menghinanya ?? Entahlah, sepertinya Fernando terlalu banyak menonton sinetron yang tidak baik di laptopnya.
Dhelpine akhirnya bangkit berdiri dari kursinya mendekati Fernando, dengan ekspresi yang berbeda, lelaki muda itu sempat terkejut dan khawatir, tapi dia berusaha bertahan untuk duduk di kursinya.
Dhelpine duduk di bawah, tepat di depan Fernando, membuat lelaki muda itu sempat kaget.
“Aku minta maaf...” Dhelpine menundukkan kepalanya, tidak berani menatap ke atas.
“Aku tidak bermaksud menghancurkan keluargamu. Aku tidak pernah tahu, jika Enoch memiliki keluarga. Aku benar-benar minta maaf.” Ujar Dhelpine dengan nada lirih, Fernando mengamati wanita di depannya dengan seksama, apakah ini hanyalah akal-akalannya.
Fernando mengamati sekeliling, ayahnya tidak ada di sana, tidak mengintip atau menguping pembicaraan mereka. Jadi ini murni keinginan wanita di depannya, tanpa mencari muka di depan ayahnya.
“Aku tahu, kau marah, atau membenciku. Kau boleh menghinaku, atau memakiku. Maaf aku tidak bisa melepaskan diri dari ayahmu.” Lanjut Dhelpine, seketika Fernando ingat, jika wanita di depannya.. di beli oleh ayahnya, jadi secara tidak langsung, Dhelpine kini terikat dengan ayahnya karena transaksi ilegal itu.
“Bagaimana.. Kau bertemu ayahku ??” Tanya Fernando dengan nada perlahan.
Dhelpine mengangkat wajahnya, menatap ke arah Fernando dengan mata berbinar kecil, tapi dia segera membuka mulutnya dan menceritakan semuanya, mengenai bagaimana dia menyelamatkan Enoch di badai salju, lalu mereka mulai berteman, dan bagaimana Enoch memberikannya berbagai macam barang mewah. Dhelpine juga akhirnya membuka suara saat dia di culik oleh Orion dan hampir di jual.
Lalu inti cerita itu, membuat Fernando bergidik ngeri, saat Dhelpine menceritakan bagaimana Enoch menandatangani perjanjian dengan Orion, yang akan menyerahkan anak mereka jika terlahir perempuan.
“Jika aku tahu semua ini akan terjadi, aku tidak ingin menyelamatkan Enoch, tapi.. Sebagai manusia, aku tidak bisa membiarkan dia mati di tengah badai salju, mungkin aku seharusnya membawanya ke rumah sakit agar bisa di tangani tanpa berbicara dengan pria itu.” Ujar Dhelpine dengan nada sendu, tatapannya berubah menjadi sedikit melamun di sana, seakan dirinya melampiaskan perasaan yang dia alami.
“Apa kau.. Tidak mencintai ayahku ??”
Dhelpine tersenyum dengan nada miris, “Jika kau bertemu perempuan yang menjadikanmu tawanan, dan mengurungmu di rumah, apa kau akan jatuh hati padanya ??”
Fernando menggelengkan kepalanya.
“Itulah yang aku rasakan, mungkin bukan cinta.. Tapi hanya paksaan, karena.. Ini sudah menjadi takdirku.” Ujar Dhelpine dengan lirih di sana, Fernando terdiam, pikirannya penuh tanda tanya. Kenapa ayahnya mengincar Dhelpine ?? Apakah karena wanita ini menyelamatkan dirinya di tengah salju ?? Kenapa aneh sekali alasannya ??
“Hanya itu yang ingin aku sampaikan, yaitu permintaan maaf sebesar-besarnya kepadamu. Meskipun kau tidak bisa memaafkanku saat ini, tidak apa. Tapi aku tidak ingin tersiksa dengan rasa bersalah yang dalam setelah menghancurkan keluargamu.” Ujar Dhelpine dengan senyuman tipis, Fernando memandang sendu ke arah Dhelpine.
Padahal tanpa kau masuk sekalipun.. Keluargaku sudah hancur Batin Fernando di sana, tapi dia merasa berat dan kikuk untuk mengatakannya. Lidahnya begitu kelu saat ini.
“Aku.. Aku memaafkanmu..”
Dhelpine terkejut dengan perkataan itu, dia menggelengkan kepalanya pelan.
“Jangan memaksakan dirimu, aku tahu kau sedang sakit hati padaku. Aku ingin jujur saja kepadamu, dan-”
“Tidak.. Kau juga korban, kau tidak bersalah.” Ujar Fernando dengan lembut, membuat mata Dhelpine berkaca-kaca.
“Kau benar-benar anak yang baik, kenapa Enoch bisa membuang anak yang tulus sepertimu..” Ujar Dhelpine dengan nada miris, Fernando hanya tersenyum kecil.
“Kau juga wanita yang baik, hanya saja.. Nasibmu tidak berpihak kepadamu.” Ujar Fernando membuat Dhelpine menganggukkan kepalanya. Tidak mengelak pernyataan dari Fernando.
“Aku berharap, kau mendapatkan masa depan yang indah. Anggap saja ini sebagai bagian dari proses kehidupanmu ke depan.” Ujar Dhelpine dengan tulus, mendoakan lelaki muda di depannya.
Seandainya saja, Enoch tidak tergila-gila dengan Dhelpine dan mengurung wanita itu, mungkin Dhelpine lebih cocok dengan Fernando, meskipun usia wanita itu lebih tua 3 tahun. Karena wajah Dhelpine awet muda, dan cocok jika bersanding dengan Fernando yang masih muda.
Terlebih karakter keduanya begitu lembut dan baik hati, jika mereka bersanding bisa menjadi pasangan green flag yang akan saling mendukung satu sama lain. Tapi disini, Fernando hanya melihat Dhelpine sebagai wanita malang yang terjebak dengan ayahnya.
...
Setelah Fernando selesai berbicara dengan Dhelpine, lelaki itu berniat kembali ke apartemennya.
Ya, Fernando memilih pergi dari rumah, dan awalnya memilih untuk tinggal di apartemen sederhana, tapi Enoch langsung memberikannya kamar di sebuah apartemen mewah yang lebih dekat dengan sekolah.
“Ambillah.” Enoch menyerahkan sebuah kartu black card ke arah putranya. Fernando berdiam menatap ke arah kartu itu, dengan tatapan ragu dan bingung.
“Jangan melihat dari hasil aku mendapatkannya, tapi anggap ini sebagai kewajibanku kepadamu.” Lanjut Enoch dengan datar, Fernando mengangkat tangannya dan menerima kartu itu dengan ragu.
“Dhelpine memintaku, agar aku memberikan kewajibanku kepadamu. Bahkan meskipun kau sudah memutuskan hubungan denganku besok.” Ujar Enoch lagi dengan nada datarnya, lalu membalikkan badan dan enggan mendengarkan jawaban atau ucapan dari Fernando, dan memilih untuk mendatangi Dhelpine di dalam kamar.
Wanita itu... Fernando sempat melirik ke arah ruangan tempat dia bertemu dengan Dhelpine tadi, ada perasaan sedih dan haru, karena Dhelpine.. Wanita asing itu, justru meminta Enoch untuk bertanggung jawab kepadanya, daripada ibunya sendiri.
Aku akan membalas kebaikanmu suatu saat nanti Fernando berniat untuk menolong Dhelpine, dia saat dia sudah siap dan kuat. Entah bagaimana dan apa yang harus dia lakukan, mungkin dia akan menolong Dhelpine.
💛💚💛💚💛💚💛
Kalau di pikir-pikir bener sih, Dhelpine sama Fernando bisa jadi pasangan goals yang green flag 🤔🤔 apalagi mereka sama-sama dari orang yang hancur dan masa lalu berantakan, terus juga sama-sama tulus, jadi kaya cocok aja.. Eh 🤭🤭
Enggak.. Enggak bercanda, ntar babang Enoch ngamuk kalau wanitanya di rebut sama anaknya sendiri hehehehe 😅😅
Tapi serius, disini Author terharu banget sama dua karakter itu, bener-bener mencoba menguatkan satu sama lain, padahal mereka terluka karena status 🥲🥲
Udah ahh, jangan bahas itu, ntar malah Author ganti alurnya, bukan dark romance lagi 😅😅
enoch ayooo cepet dateng😂
visual nya nya enoch lebih mirip ke per dady an🤣🤣🤣
thor adik nya orion masih hidup gk ?? itu istri nya enoch ???🤔