NovelToon NovelToon
My Posesif Bos

My Posesif Bos

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Deskripsi ~S1~(Alan & Ulan) , ~S2~(Elang & Mentari)

Ulan Diandra Maera. Gadis berusia 25 tahun harus mengalami masa pahit karena masa lalunya yang membuat sang tunangannya harus meninggalkannya untuk selama-lamanya. Hingga dirinya di benci oleh keluarga sang tunangan dan keluarga kandungnya sendiri, hingga datang kembaran dari sang tunangan bernama Alan yang juga ia pernah cintai di masa lalu dan ternyata adalah CEO di perusahaan tempat Ulan bekerja. Alan ternyata bisa membuat hidup Ulan lebih berwarna setelah kebencian yang ia terima dari keluarganya dengan alasan yang sama sekali tidak di ketahui oleh gadis itu.

Alan Mahendra, lelaki 32 tahun yang diam-diam mencintai Ulan sejak dulu, hanya karena egonya membuat Ulan berpaling pada Althaf Mahendra, kembarannya. Alan akan membuat Ulan mencintainya dengan cara lembut maupun kasar.

Akankah Alan bisa membuat Ulan mencintainya seperti dulu?

warning : kisah ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan tokoh dan yang lainnya itu hanya sebuah kebetulan yang tidak disengaja. saling mendukung dengan memberikan like, vote, komentar dan tips. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 12

...Happy reading...

******

Ulan benar-benar kesal saat Alan begitu memaksanya untuk ikut bersama dengan pria tersebut. Saat Ulan menolak, Alan langsung menyeret gadis itu untuk masuk ke dalam mobilnya yang membuat Ulan benar-benar kesal saat ini. Mobil melaju dengan kecepatan standar, kesunyian menyapa dua insan yang saling terdiam satu sama lain. Alan sesekali melirik pada gadis yang sedang kesal padanya dengan menatap ke arah jendela yang membuat Alan tersenyum tipis dan merasakan detak jantungnya menggila lebih dari biasanya. Awan mulai mengumpul dengan warna pekat hitam pertanda seakan hujan ingin turun menemani mereka berdua yang berada dalam kesunyian, suara petir juga ikut menyambar membuat Ulan langsung memejamkan matanya takut dan refleks memeluk lengan kekar Alan yang sedang menyetir.

Jeder...

"Aakhh..." teriak Ulan saat petir bersaut-sautan.

Alan menyeringai menatap Ulan yang memeluk lengannya dengan deru nafas ketakutannya. "Penakut!" ejek Alan yang membuat Ulan langsung melepas pelukannya pada lengan kekar Ulan dan menatap Alan dengan kesal.

"Saya tidak penakut tadi hanya refleks karena tiba-tiba saja petir datang dengan suara yang sangat keras," balas Ulan dengan nada yang teramat kesal pada Alan yang semakin membuat Alan menampakkan senyum mengejeknya ke arah Ulan.

"Saya tidak penakut..."

Jeder...

"Akhh..."

Ucapan Ulan terhenti saat petir kembali menyambar. Alan mulai merasa kasihan terhadap Ulan yang tampak benar-benar ketakutan saat ini, ia memberikan posisi ternyaman untuk Ulan agar gadis itu tidak ketakutan kembali. Hujan mulai turun dengan saat deras membuat Ulan mulai kedinginan, tetapi ia tidak berani melepaskan tangannya dari lengan kekar Alan, sungguh saat ini ia merasakan takut yang luar biasa. Karena situasi yang seperti ini selalu mengingatkan Ulan akan kepergian Athar. Waktu itu memang hujan turun dengan lebat, tetapi Ulan meminta Athar untuk tetap membelikannya bunga sehingga Athar tertabrak dan membuat pria yang ia cintai dan sebentar lagi akan menjadi suaminya meninggalkan Ulan untuk selama-lamanya.

"Ambil jas saya dan kamu pakai!" ucap Alan dengan datar. Gadis itu menggeleng membuat Alan menghela nafasnya, karena Ulan sangat keras kepala.

"Pakai!" ucap Alan dengan tegas membuat Ulan mau tidak mau memakai jas Alan karena memang ia merasakan tubuhnya dingin sekali.

"Galak banget," gumam Ulan yang masih terdengar oleh Alan. Pria itu tersenyum tipis saat Ulan memakai jas nya.

Alan mengeryit bingung saat mobil yang ia kendarai berjalan dengan sangat lambat. "Eh kenapa berhenti?" tanya Ulan saat mobil bos nya ini tiba-tiba saja berhenti padahal mereka belum sampai pada tujuan karena sejujurnya Ulan sudah sangat takut.

"Saya tidak tahu, sepertinya terjadi sesuatu pada mesinnya," ucap Alan dengan serius.

"Maksud Bapak? Mobil Bapak mogok?" tanya Ulan dengan menatap ke arah Alan.

"Hmmm iya.. Sebentar saya cek dulu," ucap Alan.

"Eh di luar hujan deras Pak," ucap Ulan dengan refleks menahan lengan Alan yang membuat Alan hendak membuka pintu mobil menjadi menatap ke arah Ulan.

"Kamu mau kita terjebak di sini? Ini jalanan sepi apalagi saat hujan seperti ini," ucap Alan.

"Hmm iya deh... Saya tidak mau terjebak di sini. Ini pakai jas nya biar baju Bapak enggak basah banget," ucap Ulan dengan pasrah.

"Pakai saja!" ucap Alan dengan datar dan keluar dari mobil walau ia harus basah kuyup karena tidak ada payung di mobilnya.

Ulan melihat Alan yang melihat mesin dari dalam mobil, Ulan melihat sesekilingnya yang memang terlihat sepi hanya ada beberapa kendaraan yang lewat, bengkel juga jauh dari jalan ini membuat Ulan was-was dan berdoa di dalam hati agar Alan bisa memperbaiki mesin mobil yang rusak, ia ingin segera sampai ke rumah padahal Alan akan membawanya ke apartemen pria itu.

Alan masuk kembali ke dalam mobil dengan baju yang sudah basah kuyup yang menampilkan otot-otot Alan membuat Ulan menelan ludahnya gugup. "Bagaimana Pak?" tanya Ulan.

"Saya tidak tahu apa yang rusak. Saya hubungi saja pihak bengkel dan itu mungkin memakan waktu yang lama karena saat ini sedang hujan deras sekali," ucap Alan dengan serius.

"Maksud Bapak kita terjebak di sini?"

"Hmmm."

Ulan menyenderkan tubuhnya. Ya Tuhan harus berapa lama ia terjebak bersama dengan bosnya? Ulan benar-benar tidak ingin terjebak pada situasi yang tak mengenakkan seperti ini. Ulan melirik ke arah Alan yang kedinginan, dalam hatinya ada rasa tak tega walau Alan sering membuat dirinya kesal.

Ulan melepaskan jas yang ia pakai dan memberikannya pada Alan. "Pakai ini! Sepertinya Bapak lebih membutuhkannya dari pada saya," ucap Ulan dengan tegas.

"Ambil Pak!" ucap Ulan membuat keduanya saling memandang dan dengan mata yang terkunci satu sama lain. Alan yang tak sadar mendekatkan wajahnya ke arah Ulan yang terdiam menatap ke arahnya. Dan tanpa di sadari oleh keduanya bibir mereka sudah menempel satu sama lainnya, Ulan memejamkan matanya karena terhanyut oleh ciuman Alan yang sangat memabukkan. Tanpa sadar Alan membawa Ulan ke kursi penumpang bagian belakang, mereka masih di kuasai buaian akan ciuman yang mereka ciptakan, mereka masih berciuman dengan sangat mesra dan pakaian Ulan yang sudah berantakan, Alan merebahkan Ulan dengan sangat hati-hati, ia menatap Ulan dengan penuh cinta sedangkan Ulan menatap Alan dengan pasrah karena sudah tarhanyut dalam ciuman mesra yang Alan ciptakan. Suasana yang sangat mendukung membuat mereka makin terhanyut semakin dalam terlihat dari tangan Alan yang sudah mulai nakal menyentuh tubuh sensitif Ulan yang membuat gadis itu melenguh tanpa sadar.

"Aku mencintaimu," bisik Alan dengan lirih. Ulan yang sudah terbuai tidak mendengar ungkapan cinta Alan. Pria itu juga sudah di kuasai oleh hasrat yang ingin di tuntaskan menatap Ulan dengan sangat dalam.

"Maaf..."

1
Lismardiana
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Lismardiana
aq tdak suka elang kek gitu
Lismardiana
ya aq setuju dengan sikap ulan...
Lismardiana
jijik lihat tingkah alan
Lismardiana
😭😭
Lismardiana
ia aq setuju alan ego
Lismardiana
kata nya ngk mau ketauan sm orang.. tp sikap nya sera pasti leo atau dinda tau
Lismardiana
ia bnar tu klo aq mah langsung resing..
Vivi Yanti
bagus crta y bikin penasaran trus
In hope
ceritanya bagus banget
Dewi Lestari
seru
Ladyicha Haruna
kenapa kesannya kasar yaaa
BIRU
tega banget ibunya menikahkan anak nya dg cucu ART nya.
evita vita
klo aku jd ulan kyx g sanggup menjalani sdh sakit,,trs dsalahkan pdalah dia hnya gadis lemah yg perlu rangkulan
evita vita
ceria untuk menutupi luka itu memang sulit,,apa lg hrus ttp tliat kuat pdhl lemah
S Aisyah S
hooh tanya mbah gugle aja mantari😁😁
S Aisyah S
novel terseru yg pernah q baca .. wow
S Aisyah S
perriihhhh... nyut nyut rasanya 😢
Meily Agustin
kok ngepel sih mank lantai 🤣, ngelap kali mksdnya..
S Aisyah S
kembaran kah ulan & alan ini??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!