Kelanjutan dari Lu Siaonian yang berpetualang di dunia sihir untuk mencari 9 kristal yang merupakan kunci untuk mendapatkan 9 harta phoenix bersama dengan System nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ghofur995, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ratu Ular Kehilangan Mahkotanya..
Author POV
Di sudut ruang pesta yang agak sepi, nampak Lu Nian dan salah satu kacung nya sedang merencanakan sesutu yang jahat untuk Lu Siaonian.
"Cepat berikan bubuk racun itu ke minuman ini, kau tak salah kan mengambil racun di kamar ku?" Ucap Lu Nian kepada salah satu kacung nya itu.
"Iya Lu Nian, aku mengambil bubuk bewarna hitam di rak nomer 2 di lemari pakaian kamar mu" Jelas salah satu kacung dari Lu Nian yang tadi di suruh Lu Nian untuk mengambil bubuk racun hitam.
Bubuk racun hitam adalah jenis racun yang tak bisa di deteksi, racun itu tak memiliki bau maupun rasa dan akan menyatu dengan makanan maupun minuman.
Efek samping dari mengkonsumsi bubuk racun hitam dalam dosis kecil akan mengakibatkan gatal-gatal dan juga kulit kering dan jika di gunakan dalam dosis yang besar maka akan membuat seseorang gatal-gatal, kulit kering dan kepala menjadi botak.
Lu Nian menggunakan bubuk racun hitam dalam dosis tinggi pada minuman yang akan di minum oleh Lu Siaonian, ia bermaksud akan membuat Lu Siaonian menjadi buruk rupa karena Lu Nian iri akan kecantikan dari Lu Siaonian.
"Aku Lu Nian, tak ada siapa pun yang boleh menyaingi kecantikan ku. Hahahahaha" Ucap Lu Nian di dalam hati atau batin.
Lalu Lu Nian pun mulai menjalankan rencana nya, ia membawa minuman yang berisi bubuk racun hitam yang ia maksudkan untuk meracuni Lu Siaonian.
Lu Siaonian sudah mengetahui hal itu dan bepura-pura seakan-akan tak mengetahui nya dan bersikap seperti biasa (akting yang bagus).
"Ah, Lu Siaonian. Nih aku mau memberi mu minuman ini, pasti akan sangat menyegarkan kalau kau minum" Ucap Lu Nian dengan akting murahan nya yang sukses membuat Lu Siaonian menjadi merasa jijik melihatnya.
"Oh terima kasih, Lu Nian. Aku juga haus dan ini bagaimana kalau kita bersulang" Ucap Lu Siaonian kepada Lu Nian sembari menyodorkan minuman yang ada di atas meja dekat Lu Siaonian.
"Ah iya, kalau begitu bersulang.. " Ucap Lu Nian lalu Lu Siaonian dan Lu Nian pun bersulang setelah bertukar minuman.
Setelah selesai minum mereka..
"Hahahahaha, kau Lu Siaonian akan segera menderita Lu siaonian. Itu lah akibatnya kalau mencuri perhatian dari ku" Ucap Lu Nian di dalam hati atau batin nya yang di dengar oleh Lu Siaonian.
"Huh, kau pikir aku bodoh apa. Kita lihat siapa yang akan menderita" Ucap Lu Siaonian di dalam hati atau batin setelah mengetahui isi hati dari Lu Nian.
Beberapa menit kemudian pesta berlangsung dengan meriah di tambah dengan musik yang sangat menenangkan dari pelayan milik Lu Siaonian.
"Wah memang sangat indah musik nya, bahkan tadi aku pikir adalah pemusik terkenal eh rupanya adalah pelayan" Ucap salah seorang tamu undangan.
"Iya, pasti kualifikasi menjadi pelayan di kediaman baru Lu Siaonian ini sangat lah tinggi" Ucap salah seorang tamu undangan.
"Huh, sialan. Lihat saja nanti kau pasti akan menderita Lu Siaonian" Ucap Lu Nian di dalam hati atau batin nya setelah mendengar berbagai pujian yang di lontarkan untuk Lu Siaonian.
Lalu pada jam 22:00 malam pesta pun berakhir dan para tamu undangan telah pergi semua, nampak Lu Siaonian tengah duduk di ranjang nya yang di depan nya ada meja TV.
Nampak tayangan dari Lu Nian di kamar ibu nya yang sangat menyenangkan.
Tayangan di dalam TV..
"Ah, ibu gatal sekali kulit ku.. Dan rambut ku mulai rontok. Ahh kecantikan ku hancur ibu" Ucap Lu Nian kepada ibu nya dengan kondisi yang sangat lah menyedihkan.
Nampak Lu Nian kulit nya kering seperti sawah di musim kemarau yang berkepanjangan dan juga kulit nya merah-merah karena gatal yang di rasa oleh Lu Nian.
Dan juga rambut nya sudah mulai rontok bahkan kepala nya hampir tak memiliki rambut lagi, rambut kepala milik Lu Nian bewarna coklat nya sudah berada di bawah kaki nya karena rontok.
"Ya ampun anak ku, apa kau meminum bubuk racun hitam. Mengapa kau jadi seperti ini?" Tanya Lu Fei kepada anak nya dengan raut wajah cemas setelah melihat kondisi dari anak nya yang sangat lah menyedihkan.
"Mana mungkin aku mau meminum bubuk racun hitam, aku ini masih waras bu" Ucap Lu Nian sembari menahan rasa gatal di sekujur tubuh nya, kalau sampai ia menggaruk nya maka akan membuat bekas di kulit nya yang tak akan pernah hilang.
"Apa kau menggunakan bubuk racun hitam kepada seseorang? mungkin saja orang itu membalas mu karena mengetahui kau telah meracuni nya" Tanya Lu Fei kembali kepada Lu Nian anak nya tersebut.
"Aku telah memberi bubuk racun hitam di minuman Lu Siaonian dan aku melihat dia meminum nya kok." Jelas Lu Nian yang meyakinkan ibu nya tersebut.
"Yasudahlah, sebaiknya kau minum saja ini. Setidaknya kulit mu tak akan rusak dan masalah rambut kau tinggal memakai rambut palsu saja" Ucap Lu Fei kepada Lu Nian sembari menyodorkan ramuan penawar racun bubuk hitam kepada Lu Nian.
Lalu Lu Nian pun langsung bergegas meminum ramuan penawar racun bubuk hitam itu sekali minum menghabiskan 1 botol ramuan tersebut.
Lalu beberapa menit kemudian kondisi Lu Nian berangsur membaik, kulit nya menjadi putih lagi dan mulus tanpa bekas maupun warna merah, namun rambutnya..
"Ibu, bagaimana ini? rambut ku yang indah telah hilang" Ucap Lu Nian sembari menangisi rambut nya yang sudah tak ada di kepala nya lagi.
"Tenanglah anak ku, 1 minggu lagi rambut mu akan kembali seperti semula. Ibu akan mengusahakan supaya mendapatkan ramuan penumbuh rambut untuk mu dari orang itu" Ucap Lu Fei yang berusaha menenangkan anak nya tersebut yang bersedih.
Sedangkan di kediaman Lu Siaonian tepat nya di kamar tidur Lu Siaonian, nampak Lu Siaonian sedang melihat setiap adegan dari Lu Nian dan juga ibu nya itu dengan bantuan System.
"Huh, ratu ular telah kehilangan mahkotanya. Hahahahahaha" Ucap Lu Siaonian setelah melihat Lu Nian dengan kepala botak nya yang mengkilap, bahkan melebihi mengkilap nya kaca mobil baru (wkwkwkwkwk)
*Author
Terima kasih karena telah membaca Novel ini dan baca juga ya Novel lain dari saya.
Dan mohon untuk di like, Rate bintang 5 dan tulis komentar kalau ada saran (dengan menggunakan kata kata yang bermoral).
*Author
Terima kasih karena telah membaca Novel ini dan baca juga ya Novel lain dari saya.
Dan mohon untuk di like, Rate bintang 5 dan tulis komentar kalau ada saran (dengan menggunakan kata kata yang bermoral).
kpn update thoor 🙏🙏☺️
jadi aku gak baca lagi
01
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
sukes iya untuk karyanya
jangan lupa mampir di karya pertamaku, yang menceritakan cowok letoy yang selalu ditolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.
Terimakasih 🙏