Yan Jian— seorang generasi muda yang awalnya terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan, kini bangkit sebagai Generasi Muda terkuat di Provinsi Chang Yuan.
Setelah melakukan pertarungan panjang yang melelahkan waktu, menepati janji, menorehkan prestasi, hingga dirinya disebut Generasi Muda nomor satu di Provinsi Chang Yuan.
Yan Jian bersama sembilan Generasi Muda perwakilan Provinsi Chang Yuan lainnya berangkat menuju Kota Kekaisaran, tempat Kompetisi terbesar di salah satu Kekaisaran Wilayah Timur. Namun di wilayah timur besar, Provinsi Chang Yuan di anggap sebagai debu berjalan, karena setiap kompetisi, provinsi Chang Yuan selalu menjadi yang terlemah dan selalu berada di peringkat paling rendah.
Mampukah Yan Jian bersama rekan-rekannya mengangkat dan mengharumkan Provinsi Chang Yuan di Kompetisi terbesar Kekaisaran Api Agung itu? Yuk, ikuti kisahnya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PKT 2: Chapter 12
Menggunakan teknik Langkah Petir Angin nya, Yan Jian membawa Yao Qingyu berlari dengan kecepatan penuh, menjepit Yao Qingyu diantara tulang rusuk Yan Jian. Hatinya di penuhi amarah, tetapi karena itu mungkin yang terbaik, dia hanya bisa terdiam.
Walaupun Yan Jian bisa saja memaksakan diri untuk melawan gadis es itu, tetapi dengan adanya Yao Qingyu, bebannya bertambah berlipat ganda. Selain harus dibebani oleh pertarungannya dengan Luo Xiang'er, ia juga harus memikirkan agar Yao Qingyu selamat, walaupun sebenarnya... Yan Jian tidak perlu melakukan itu, karena dia tidak sama sekali memiliki hubungan dengan gadis berpakaian hijau itu, terlebih lagi... kompensasi apa yang akan diberikan Yao Qingyu kepadanya, Yan Jian tidak tahu.
Namun saat ini, prioritas nya adalah menyelamatkan diri terlebih dahulu. Luo Xiang'er bukanlah Praktisi Ranah Nirvana biasa, dia jauh lebih kuat, lebih tangguh, dan lebih ganas dibandingkan dengan Zhang Feng, yang sama-sama berada pada tingkatan ranah Nirvana bintang sembilan puncak.
Setelah melarikan diri cukup jauh, akhirnya Yan Jian bersama Yao Qingyu pun terlepas dari keganasan gadis es Luo Xiang'er.
Di malam hari yang cerah, bulan purnama bersinar menerangi langit malam dengan cahayanya yang agung, bintang-bintang kecil bertaburan di langit, mempercantik hamparan langit hitam yang melintasi dunia.
Malam itu, di hulu sungai yang sunyi, air mengalir dengan lembut ke jalur air terjun setinggi satu meter, menciptakan suara gemuruh yang menenangkan. Lima sampai enam lipatan air terjun seperti anak tangga yang mengantarkan air ke dalam sungai yang jernih, memantulkan cahaya bulan yang lembut. Bintang-bintang berkelap-kelip di langit yang gelap, seperti berlian yang tersebar di atas kanopi hutan.
Di kedalaman hutan yang tidak diketahui namanya, Yan Jian dan Yao Qingyu duduk bersandar pada batu hitam yang dingin, melepas lelah setelah pertarungan dan berlari jauh. Rumput-rumput lembut memenuhi sekitarnya, menciptakan tempat yang nyaman untuk beristirahat. Aroma bunga mapel yang manis memenuhi udara, membuat mereka merasa lebih tenang lagi.
Hembusan angin yang tenang membawa suara gemuruh air terjun ke telinga mereka, membuat mereka merasa lebih tenang. Daun-daun pohon yang berdesir lembut di atas kepala mereka, menciptakan suara yang menenangkan. Yan Jian membuat api unggun kecil di depan mereka, api yang lembut dan hangat. Dia menambahkan beberapa ranting kering ke dalam api, membuat api itu berkobar lebih tinggi.
Api unggun itu memancarkan cahaya yang lembut, menerangi wajah Yao Qingyu yang cantik. Matanya yang besar dan hitam berkilau di cahaya api, membuat Yan Jian merasa tertarik. Dia menambahkan beberapa ranting lagi ke dalam api, membuat api itu berkobar lebih tinggi lagi.
Yao Qingyu menarik napas dalam-dalam, menikmati kehangatan api unggun. Kemudian, Yao Qingyu pun berbicara, "Senior... namaku Yao Qingyu, siapa nama anda, Senior?" katanya, dengan suara lembut sembari duduk memeluk kedua lututnya, "Terimakasih karna sudah menolongku." sambungnya, berbicara dengan suaranya lembut, rendah, hampir tak terdengar.
Yan Jian yang sedang menambahkan ranting-ranting kecil ke dalam api unggun pun menoleh dan tersenyum, matanya berkilau di cahaya api. "Yan Jian." jawab Yan Jian dengan nada yang ramah, "Tidak masalah! Tapi... siapa sebenarnya wanita itu? Kenapa kamu bisa berhadapan dengannya?" tanya Yan Jian sambil terus menambahkan beberapa ranting lagi ke dalam api.
Mereka duduk dalam keheningan, menikmati keindahan malam, kehangatan api unggun, dan kehadiran satu sama lain. Suara gemuruh air terjun dan hembusan angin yang tenang membuat mereka merasa lebih dekat dengan alam, dan dengan diri mereka sendiri.
Yao Qingyu masih terdiam sembari memeluk kedua lututnya sendiri, pandangannya tertuju memandang api unggun. Lalu, Yao Qingyu pun berbicara, menjelaskan tentang siapa sebenarnya wanita itu.
"Dia adalah Luo Xiang'er, salah satu keluarga kuno tertua dia Kekaisaran Api Agung ini. Dia juga merupakan sosok jenius muda yang paling berbakat dari Provinsi Api Biru, dan di generasi ini... tidak banyak orang yang mampu menandingi dirinya. Namun, di Provinsi kami memiliki jenius yang sama mengerikannya dengan Luo Xiang'er, dan merupakan elemen keterbalikan dari elemen es tingkat tinggi yang dimiliki oleh Luo Xiang'er. Dia adalah Wang Yuxiu, gadis yang dijuluki sebagai Gadis Mawar Neraka."
Wang Yuxiu merupakan jenius tertinggi di Provinsi Teratai Api, seorang wanita berusia 19 tahun yang terlahir dengan Garis Darah keturunan Raja Wang, dan memiliki garis darah keturunan bunga darah dari ibunya, selain itu, Wang Yuxiu memiliki Api Abadi peringkat ketiga, Api Iblis Teratai Merah.
Selain julukan Gadis Mawar Neraka, Wang Yuxiu juga dijuluki sebagai Gadis Tanpa Ekspresi. Sikapnya yang dingin dan kejam, tidak seorang pun yang berani untuk berteman dengannya. Namun kemampuannya mengendalikan Api Abadi sangatlah kuat, membuat Luo Xiang'er menjadikan Provinsi Teratai Api sebagai musuh Provinsi Api Es, persaingan antara Api Abadi dengan Es Tertinggi.
Ketika Wang Yuxiu dilahirkan, seorang Tetua Agung Klan Wang pernah mengatakan bahwa Wang Yuxiu adalah orang yang akan membawa Klan Wang menuju puncak. Selama pertumbuhannya, Wang Yuxiu dikenal sebagai gadis tanpa ekspresi, dia hanya fokus untuk berlatih dan berkultivasi untuk menjadi yang terkuat. Julukan Gadis Mawar Neraka... mencerminkan kepribadiannya yang kejam yang tak pernah mengampuni lawannya.
Dia juga dikatakan tidak pernah tertarik dengan hubungan percintaan. Jangankan menjalin hubungan dengan seorang pria, bahkan dia juga tidak memiliki banyak teman wanita, bahkan dari seratus orang yang berada di sisinya, hanya ada satu orang yang bisa bertegur sapa dengannya.
Sedangkan Yao Qingyu, dia juga berasal dari Provinsi Teratai Api, bersama saudari perempuannya yang juga ikut serta mewakili Kompetisi terbesar di Kekaisaran Api Agung ini. Dia bernama Yao Zhetian, seorang jenius pemurnian pil yang juga memiliki Api Abadi peringkat ke dua puluh: Api Abadi Naga Phoenix.
Namun, ketika berada di gerbang kota Kekaisaran... Luo Xiang'er telah mengatakan bahwa dia akan menghabisi semua jenius muda dari Provinsi Teratai Api.