NovelToon NovelToon
JAM PELINTAS ZAMAN

JAM PELINTAS ZAMAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: RIZQI ZEBRA

seorang pemuda bernama Yuda Gusti yang miskin dan sebatang kara di dunia mendapatkan keberuntungan yang sangat di inginkan oleh orang lain, yaitu di mana saat mulung rongsokan tidak sengaja menemukan jam tua, yang tidak di sangka jam itu mengubah Nasib nya!! di tambah sistem tiba-tiba aktif yang memberitahukan jam yang di temukan adlah jam Sakti yang bisa melintasi zaman, dari zaman modren ke zaman Dulu, zaman sebelum ada dunia modren... bagaimana keseruan Yuda yang terlempar ke masa lalu karena menemukan jam Sakti... Terus ikuti keseruan dan kisah yang mengasikan.. cusss..!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RIZQI ZEBRA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. “Kak Yuda Dermawan Kak Yuda Pahlawan”

      “Ahh, payahh, kenapa dia malah nunduk,” maki Bagas dengan kesal lalu dengan buru-buru mengambil anak panah lalu mengarahkan kepada Yuda kembali.

                    Sedangkan Yuda hanya tersenyum miring dalam hati nya berkata. “Ternyata ini peringatan bahaya itu, memang akurat.”

              Yuda masih diam menunggu apa yang akan di lakukan ketiga pria itu. “Aku hanya ingin memperingati kalian untuk pulang, jika aku sudah bertindak aku tidak akan melepaskan kalian.”

                       “Halahh.!! Jangan hanya bicara saja, kalau berani terima ini, ” Jabran langsung maju dengan golok di tangan nya, menebas ke pundak Yuda.

                          Dugh..!!,

             namun Yuda dengan teknik bela diri milik nya, mengambil satu batang pohon kecil mampu menahan golok itu, bahkan Jabran merasa ngilu pada tangan nya, yang memegang golok.

                   “Kayu apa itu, kenapa kuat sekali,” ucap Bagas terkejut dia lalu melepaskan anak panah milik nya mengarah kepada Yuda yang sedang menahan golok dari Jabran.

                    Tapi tanpa di duga kayu yang di pegang Yuda seperti batang pohon itu menepis golok hingga Jabran tersungkur ke depan, dan pas saat itu panah hendak mengenai Yuda justru nyasar ke tubuh Jabran.

                  Slebb.!!, Ahhh.!!!,

          hanya satu kali helaan nafas Jabran langsung terdiam lalu tubuh nya ambruk kehilangan nyawa oleh anak panah milik rekan nya sendiri. “I-ini ta-tak mungkin...”

             Bagas dengan gugup mundur ke belakang karena tak menyangka ia menembak rekan nya sendiri, padahal arah nya menuju Yuda. “Heuh..! apa kau tidak bisa memanah?” ujar Yuda meremehkan agar Bagas kembali bernafsu untuk membunuh nya.

                     Bagas memang orang yang tidak bisa sedikit saja mendengar provokasi atau ia akan langsung bertindak! Dan terbukti saat Bagas dengan wajah mengeras langsung mengambil golok milik Andre yang juga tak bisa berkata-kata, melihat tubuh teman nya, yang sudah tak bernyawa.

                       “Awas... Kau bocahh,,, gue bunuh loo...!” dengan penuh kemarahan Bagas maju menerjang Yuda, tapi hanya satu kesalahan Bagas maju tanpa perhitungan jadinya Yuda dengan mudah memprediksi gerakan pria itu.

                    Saat golok itu di arahkan lurus menuju dada Yuda, tongkat kayu yang di pegang Yuda ikut di ayunkan memukul golok nya ke atas.

                   Drek.!!, weeghh..!

          Golok itupun melayang ke atas terlepas dari genggaman tangan Bagas, Bagas yang melihat golok nya terbang ke atas malah membeku di tempat, dan kesempatan itu di manfaatkan oleh Yuda.

                  Dughh..!,

           Dengan satu kali tendangan miring yang tepat kena ke dada Bagas tubuh pria itu terdorong ke belakang lalu jatuh ke tanah. Bertepatan dengan itu golok yang sebelum nya melayang di atas nya langsung jatuh dengan posisi ujung yang tajam jatuh lebih dulu.

                   Cras..!!,

                sekali lagi perbuatan tanpa perkiraan meregut nyawa Bagas, golok yang ia bawa sendiri membunuh nyawa nya sendiri, dengan mata melotot Baga menunjuk Yuda, sebelum akhirnya tubuh nya lemas dengan mata yang terbuka lebar.

                    “Pembunuh!! Kau membunuh mereka,,,,” Andre langsung menatap ngeri melihat dua teman nya sudah tak bernyawa dan di sini hanya tersisa dirinya sendiri.

                   Yuda hanya tersenyum kecil sambil melangkah maju menghampiri Andre. “Kau-mau apa, jangan mendekat..”

                      tapi Yuda tidak mendengar kan, terus berjalan hingga dekat dengan Andre, Yuda berjongkok sambil mengambil busur dan anak panah milik Bagas. “Hey! Tenang lah aku hanya membunuh dua teman mu, tidak membunuh mu.”

                  “Hah..! Benarkah, Yuda eh, kak Yuda kau tidak akan membunuh ku,” Andre langsung kegirangan saat mendengar ucapan Yuda lalu dirinya berbalik hendak pergi sebelum pikiran Yuda berubah.

                      Jlebb..!

            Andre langsung terdiam saya punggung nya di hantam oleh anak panah, ia berbalik dan menatap ke arah Yuda tersenyum miring sambil memegang busur yang baru saja melesatkan anak panah. “Daj sekarang sudah membunuh mu.”

                   “Ka-u pem-bohong ahhh.!!”

           Yuda berbalik dan menatap tumpukan mayat di tempat ini, baru saja ia keluar hendak berburu, bukan nya mendapatkan mangsa hewan hutan malah manusia yang perbuatan seperti hewan. “Huh..! Tidak tau hal bodoh apa yang di lakukan pemilik tubuh ini, hingga bersama mereka.”

                Yuda bingung sekarang! Bagaiman dengan ketiga tubuh orang ini, namun sebelum melakukan sesuatu Yuda lebih dulu merogoh saku mereka masing-masing, berharap memiliki keberuntungan tapi sama sekali ketiga orang ini tidak memiliki benda berharga apapun.

                          Karena Yuda tak ingin repot akhirnya hanya membiarkan tubuh ketiga nya, tergeletak di sana. “Itung-itung ngasih makan babi hutan dan hewan buas lain nya aja.”

                 kemudian Yuda melanjutkan perjalanan masuk ke dalam hutan, kali ini ia benar-benar hendak berburu dengan panah dan golok yang di dapat dari Bagas dan dua teman nya.

Tapi Yuda sudah berjalan lebih dari dua jam lebih, tapi tak ada satupun baik itu ayam hutan ataupun burung liar, yang ada hanya suara jangkrik dan juga nyamuk. “Huu!.. Hutan di hutan ini sudah sangat sulit mendapatkan makanan, bagaimana nasib orang-orang yang hanya mengandalkan berburu.”

“Apalagi pembagian makanan dari pemerintah hanya belalang kaleng yang jumlah nya hanya dua kaleng,” Yuda berpikir selama ini orang-orang bertahan hanya mengandalkan dua kaleng belakang setiap bulan, tidak heran para wanita terlihat kurus dan setiap para pria yang di temui Yuda wajah nya pucat.

“Sistem buka toko..!”

“Toko sistem terbuka, silahkan tuan belanja, perlu tuan tahu kalau toko sistem ini akan di tutup begitu jam pelintas zaman sudah terisi penuh, jadi setelah itu tuan hanya bisa mengandalkan kemampuan tuan untuk bertahan hidup.”

Deghh!,

Yuda terdiam saat mendengar pernyataan sistem, bagaimana mungkin toko malah di tutup, di era sulit mencari sumber daya bagaimana ia harus bertahan hidup dengan istri nya.

“Jangan khawatir tuan bisa mendapatkan hadiah sistem jika mengumpulkan point cinta..!”

walau masih tak terima Yuda memikirkan lebih baik, sekarang belum sesuatu dulu untuk di bawa pulang dari pada ia dan istri nya tak makan malam ini.

“Babi hutan harga nya 35 koin F, oke babi hutan satu dan bir kaleng ini sisa nya! Simpan bir nya dulu.”

“Babi hutan dan lima kaleng bir, bir kaleng di simpan bisa di ambil di ruang penyimpanan sistem.”

tiba-tiba di kesunyian babi hutan berlari ke arah Yuda, babi itu seperti tidak memiliki rem hingga menabrak batu besar sampai pingsan tak sadarkan diri.

“Oke mari kita pulang dulu sebelum masak sate babi malam ini,” ujar Yuda lalu memanggul babi di pundak nya lalu pergi untuk kembali ke desa Rimba.

singkat nya Yuda sudah tiba di gapura desa, kebetulan di sana banyak orang yang sedang menunggu suami mereka pulang berburu, saat melihat ada seseorang pulang sambil membawa babi hutan semua orang langsung menatap dengan iri.

“Yuda..! Dari mana kamu dapat babi hutan yang besar itu,” tanya kepala desa juga ikut tergoda dengan babi hutan yang di panggul Yuda.

Yuda berhenti lalu membanting babi hutan yang di bawa nya dengan susah payah. “Hahaha, tentu saja hutan pak! Hari ini saya begitu beruntung karena menemukan dua babi hutan yang berkelahi laku setelah salah satu dari mereka kalah di tinggal begitu saja.”

“Hoki sekali Yuda ini, beda dengan suami ku, pulang paling-paling bawa rumput liar buat di masak,” clutuk salah satu ibu-ibu menatap dengan iri.

“masih mending Bu, saya mah boro-boro, palingan makan belalang kaleng yang udah mulai menipis,” mereka seolah beradu nasib di era ini karena sulit untuk mendapatkan makanan.

“Nak Yuda, kami tahu babi ini kamu tangkap sendiri, tapi kalau kamu tidak keberatan--.. ”

“... tidak tentu saja tidak pak kepala desa, justru saya ingin menawarkan, babi ini kita potong lalu tiga, dua bagian untuk warga desa bagi dan saya minta satu bagian untuk makan kelurga di rumah..”

mendengar jawaban Yuda sontak semua orang melotot tak percaya, pemuda yang dulu terkenal arogan dan selalu berkumpul dengan preman sekarang berubah menjadi sosok dermawan. “Ka-kamj serius nak Yuda..”

kepala desa seolah tak percaya dengan apa yang di dengar nya, babi hutan ini walau hanya satu ekor tapi sangat berarti bagi semua orang yang ada di sini.

“Pak kepala desa bicara apa, kak Yuda jelas bicara kalau dia akan membagi babi hutan ini dengan kita semua.. Betul kan, kalian semua mendengar nya kan?” salah satu pemuda langsung memberi bersuara.

“Betull..! Kak Yuda dermawan, kak Yuda pahlawan..” semua orang bersorak karena merasa bersyukur Yuda mau membagi daging yang dia dapatkan di hutan.

“Cring,, selamat karena tuan telah membuat 50 orang kembali percaya kepada tuan, dapat satu slot wanita, segera isi atau point cinta akan di kurangi..!”

“gawat kalau point cinta di kurangi bisa-bisa aku gagal mengisi daya jam pelintas zaman, gak bisa! aku harus segera mencari wanita itu.”

1
Äï
bagus thor lanjut kan, saran ku sih cuma satu yaitu jgn buru buru dalam menulis itu dari eps 1 sampe 30 banyak typo nya banyak banget malah bahkan sampai bingung itu ngomong apa
RIZQI ZEBRA: siap! maksih kak🙏
total 1 replies
Gege
Waaah othornya Cemen..scene adu kulit dan adu bulu di Skipp...
Gege
yuuk bikin scene tiga some Yuda bersama dua wanitanya.. adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu bulu jangan di Skipp
Gege
ditunggu tiga some Leni Kirana Yuda...Acik Acik jozzz
Gege
othornya jangan malu malu..upload 10k kata langsung...gasss🤭
Gege
yaaaah di Skipp... othornya masih belom lurus iniiih kencingnya...🤣🤣
Gege
pasti adegan tiga some ini kaan..kaan...🤣
Gege
500 tahun cuman 200jt..kasihan Yuda kena tipeng..harganya harusnya 200milyar rupiyaah...
Gege
aissshh 20jt dolar Kuwait mungkin... kalo hanya 20jt rupiyaah yang bodohnyaa ..🤭
Gege
gasss teruus...luncurkan adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu bulu tiga some thorrr...bikin 10k kata...
evi evi
Hadir/Hey/
RIZQI ZEBRA: makasih kak👍
total 1 replies
Gege
karya yang warbyasaah
Gege
luncurkan 10k kata Thor..jangan malu malu...gassss
RIZQI ZEBRA: hehe😄
total 1 replies
Gege
rejeki kok di tolak yuddd... 🤣🤣 sikaaatt
Gege
kalo otor ngetiknya di word lalu mau copas di nt versi web.. jangan lupa setelah di salin semua text nya lakukan ctrl+shift+V biar copas nya ke versi word langsung di web nt nya... semangaatt biar tulisannya rapi dan rata kiri semuanyaa..
RIZQI ZEBRA: nggak kak, otor murni nulis di nt nya🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!