Vanya Mentari, gadis yang memulai peruntungan bekerja di ibu kota menjadi kupu-kupu malam, terpaksa harus terlibat pernikahan kontrak dengan pria yang terkenal sangat dingin.
Pernikahan yang membawa penderitaan pada Vanya di setiap harinya. Bukan hanya luka fisik, melainkan luka batin. Tiap hari, perkataan yang terlontar dari mulut pria yang menikahinya begitu sangat pedis, dan tanjam hingga mampu menusuk rongga jantung dan membuat luka yang teramat mendalam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KKM 12
"Bukan kah sudah aku katakan pada Zam jika jadwalmu sore hari? Kenapa datang jam segini?" Tanya Haikal, pada Bian.
"Kau lupa Haikal siapa Bian?" Tanya Zam pada Haikal.
Mereka bertiga berteman semasa SMA, dan pertemanan mereka terjalin erat hingga saat ini.
"Periksa cepat, dan buktikan jika kau itu dokter yang hebat. Jangan hanya memakan uang orang tapi kau obati tidak bisa sembuh." Kata Bian dengan dingin, sambil berbaring di brangkar.
"Buka cepat! Ayo buka." Kini Haikal memegang gunting, dan berdiri tepat di hadapn Bian.
Bian langsung memengang asetnya yang berharga. "Kau mau apa? Jangan bilang kau mau memotong milikku?"
"Yang tidak berguna harus dibuang, bagaimana Zam? Kau setuju?"
"Ya benar aku setuju." Kata Zam dengan sangat bahagia.
"Zam!!" Teriak Bian. "Jika sekali lagi kau berbicara maka akan aku pastikan kau hidup menjadi gem*bel di jalanan."
Zam dan Haikal malah tertawa mendengar ancaman Bian. Jika Zam sendiri yang mendengar ancaman Bian, mungkin Zam sudah diam mati kutu. Tapi ini ada Haikal di sini, Zam bisa menjadikan Haikal tameng utama bagi dirinya.
"Aku tidak takut, ada Haikal yang akan memugutku dari jalanan." Balas Zam sambil berdiri tepat di belakang Haikal.
"Kalian terlalu banyak bicara. Haikal cepat periksa. Waktuku terbatas."
"Bagaimana dengan obat yang aku berikan? Di minum tepat waktukan?"
"Hm."
"Ya sudah, tidak usah khawatir. Semuanya aman." Kata Haikal, lalu duduk di tempatnya. "Bukan kah dulu sudah aku katakan, jika kemandulan mu ini hanya 10% dan itu artinya bisa di sembuhkan. Berhentilah merokok, kurangi minum alkohol dan konsumsi obat mu dengan rutin. Percayalah kau pasti akan sembuh."
Bian lalu duduk berhadapan dengan Haikal. "Apa aku bisa memiliki keturunan?"
Haikal tersenyum.
"Bian, bagaimana jika kau mencoba dengan nona Vanya?" Tanya Zam.
"Tunggu? Apa ada yang aku lewatkan disini? Maksudku, apa semenjak menikah kau dan Vanya tidak melakukan hal itu?" Tanya Haikal dengan penasaran.
"Zam ayo kita pulang." Ajak Bian yang tidak ingin memberitahukan pada Haikal apa yang terjadi. Namun, tingkat ke kepoan Haikal melebihi tingginya gunung himalaya, hingga Haikal dengan cepat berjalan menuju pintu dan mengunci pintu.
"Ceritakan apa yang terjadi."
••••••
Vanya membulatkan matanya melihat kedatangan sang mertua beserta pada wanita-wanita yang berjalan di belakangnya.
"Ibu ada apa ini?" Tanta Vanya.
"Diamlah, dan ikuti semua apa yang mereka katakan." Kata Rossa.
Ya, Rossa sengaja membawa para wanita untuk membantu Vanya mempersiapkan dirinya untuk tampil malam ini.
Rossa sudah mengatur semuanya bersama dengan Zam.
"Minum ini." Kata Rossa memberikan ramuan pada Vanya.
"Apa ini bu?"
"Minum saja."
"Tapi bukan racun kan?"
Rossa tersenyum. "Jangan ngaco, minum saja. Ibu tidak akan mungkin menyakitimu."
Vanya pun meminum ramuan yang di berikan oleh ibu mertuanya.
•••••
"Zam, apa meeting ini tidak bisa di batalkan?" Tanya Bian, sambil melonggarkan dasinya.
"Maaf tuan, tapi ini sangat berarti bagi perusahaan. Tentunya bagi diriku tuan, ini hidup dan matiku." Kalimat terakhir Zam ucapkan dalam hati.
"Jika tuan lelah minumlah ini." Zam memberikan sebotol minuman pada Bian.
"Apa ini? Bukan racun kan?"
"Tuan lihat diriku yang selalu segar bugar. Itu ramuan keturunan keluargaku. Cobalah dan rasakan sendiri bagaimana sensasinya." Ucap Zam sambil tertawa dalam hati. "Rasakan itu Bian,"
saking banyaknya dosis obat lerangsang sampe lupa gawang yg udah loss doll atau masih tersegel rapi😅
Apa Bian jg gak liat bekas darah d sprei🤔
mereka sekarang saling mencintai lho Tor ....
beruntung sekali nasibmu Zam...
bertaubat lah ZAM...😂
apa sudah menyadari klo dia satu²nya pria yang tidur sama Vanya...??
lihat aja...