NovelToon NovelToon
Asa Di Bintang Altair

Asa Di Bintang Altair

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Karir / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:612.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Susanti 31

Spion off ~ Lost Love ~

Asa Feriske, gadis cantik yang mencintai pria bernama Altair, pria tampan yang namanya tengah melejit di dunia hiburan sebagai penyanyi bahkan aktor berbakat.

Status yang tentu berbeda membuat penghalang untuk keduanya bersama. Namun, yang lebih menyakitkan ketika dua hati saling mencintai dipaksa berpisah karena restu orang tua juga tuntutan Agensi.

Akankah Asa dan Altair mampu melewati cobaan dalam kisah cintanya, atau memilih mundur dan menerima pasangan dari orang tua masing-masing?

Instagram: Tantye005

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susanti 31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 12 ~ Asa & Altair

Kening Asa mengerut ketika keluar dari kamar mandi sudah tidak mendapati Ayana di tempat tidurnya, karena merasa lapar, gadis itu segera membereskan ranjang, menyimpan laptop dan buku lalu hendak keluar kamar.

Namun, saat akan menarik knop pintu, benda tersebut telah di dorong dari luar. Menampilkan wajah cantik yang hampir mirip dengannya.

"Mata bunda kok merah?" Itulah pertanyaan pertama Asa ketika berpapasan dengan bundanya di depan pintu. "Bunda habis nangis?"

"Iya."

"Kok bisa? Bunda kesakitan? Kenapa nggak ngomong sama Asa? Asa pasti jagain Bunda dan ...."

Asa segera mengatup bibirnya ketika Ara mendesisi jahil.

"Anak cerewet, bunda nangis karena habis iris bawang. Siapa coba yang bakal buat bunda nangis hm? Ayah, Ayana, Asa? Mereka sayang sama bunda." Ara memperlihatkan senyuman terbaiknnya.

Mengelus rambut sebahu Asa penuh kasih sayang. Kalau memang Samuel membenci putrinya, maka Ara akan melimpahkan Asa kasih sayang seorang diri agar tidak merasakan ketidak adilan di dalam rumah.

Melihat senyuman Ara membuat hati Asa menghangat seketika. Asa berjanji tidak akan menyakiti keluarganya, jika harus merelakan kebahagiaan atau nyawanya, Asa rela asalkan untuk orang tersayangnya.

"Udah makan? Obatnya udah diminum?" Ara mengingatkan.

Lantas Asa mengelengkan kepalanya sambil menyengir. "Asa belum minum obat dari pagi, Bun. Asa lupa bawa ke sekolah," ucapnya.

"Memangnya Asa sakit apa sih sampai harus minum obat tiap hari? Tau nggak Bun, Asa tuh bosan minum obat terus tanpa tau sakitnya apa." Keluh Asa.

Minum obat selama beberapa tahun nyatanya membuat Asa terbebani, terlebih dia tidak tahu apa sebenarnya penyakit yang dia derita. Ara tidak pernah menceritakan apapun.

"Kak Asa!" Pekikan dari lantai bawah membuat atensi dua perempuan cantik tersebut teralihkan.

Ara dan Asa tersenyum melihat Ayana berlari sambil membawa paper bag berukuran sedang di tangannya.

Setelah sampai, Ayana menyerahkan paper bag tersebut pada Asa dengan raut wajah bahagia.

"Ini apa?" tanya Asa dengan kening mengkerut.

"Ayana juga nggak tau kak, tapi kayaknya dari pacar atau pengemar diam-diam kakak deh. Uh romantis banget sih, sampai ngirim keperluan cewek," ucap Ayana yang sempat mengintip isinya sedikit.

Bukan Ayana yang diberi hadiah tapi dia begitu bahagia karena kakak tersayangnya mendapatkan perhatian dari sosok misterius.

"Aduh putri bunda udah ada pengagum aja. Tapi paketnya diperiksa nanti aja ya, kalian makan dulu keburu sakit perut," lerai Ara yang sangat mendahulukan kesehatan sebab dia adalah seorang dokter berspesialis bedah.

Ayana dan Asa lantas mengangguk. Asa meletakkan paper bag yang entah dari siapa di atas ranjang, lalu menyusul ke lantai bawah.

Senyumnya mengembang melihat ayah Samuel berada di dapur memegang segelas kopi yang dibuat sendiri.

"Kenapa Ayah nggak panggil Asa untuk buat kopi? Harusnya Ayah duduk dan nunggu dihidangkan aja," ucap Asa.

"Ayah bisa sendiri," jawab Samuel, kemudian berlalu.

Hanya sahutan itu yang Asa dapati, tapi perasaanya langsung menghangat tanpa tahu tatapan sang bunda yang menyorot tajam pada Samuel sehingga pria paruh baya itu terpaksa berucap.

"Tuh dengar ayahnya bisa buat kopi sendiri, nggak usah di manja," celetuk Ara.

"Tapi Asa mau jadi anak yang berbakti sama orang tua, Bunda."

Asa dan Ayana duduk di meja makan, menikmati hidangan yang telah dibuat oleh Ara sejak siang tadi.

Di luar masih hujan tapi sudah tidak terlalu lebat. Namun, tetap saja rasa dingin masih menusuk hingga tulang-tulang.

"Kak Asa, tadi aku chat kak Altair tapi nggak dibalas demi apa," cemberut Ayana.

"Mungkin sibuk Dek, kan lusa ada konser. Dia lagi latihan buat ketemu istri-istri halunya."

"Hehehhe, benar juga." Cengir Ayana kembali fokus pada makanannya.

Berbeda dengan Asa yang jantungnya kian tidak normal setiap kali Ayana membahas tentang Altair.

Asa berharap Ayana menyukai Altair hanya sebatas fans pada Idolanya, karena Asa tidak tahu hidupnya akan bagaimana jika Altair telah berpaling.

Air milik Asa selama-lamanya

Kalimat Altair berputar beberapa kali di kepala Asa, membuat hati yang tadinya gusar perlahan membaik.

1
Siti Nina
Gemesss banget sama pasangan ini 🤗🤗🤗
Siti Nina
,Seru banget ceritanya 👍👍👍 suka banget sama karakter nya Altair 🤗
Siti Nina
Di mana nyari cowok kaya Altair ini,,🤔 sayang banget cuma ada di dunia halu 😄
Siti Nina
Gedeg gue sama si Samuel sok kecakepan kenapa juga si Ara msh aja bertahan sama laki kya gtu 😬
Siti Nina
Bisa aja lo AL kata" nya ceplas ceplos bikin nyengir 😄
Siti Nina
Harus nya si Asa terus terang saja sama si Ayana klw dia udh Lama sama si Altair 😬
Siti Nina
Oke ceritanya 👍👍👍
Neng Siti
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Dari kecil mereka gak pernah di pertemukan ya..Biasanya kan pasti ada pertemuan keluarga atau hari nikahan siapa gitu yg bikin keluarga bisa ngumpul..
Qaisaa Nazarudin
Kok sepupu..dua pupu lah,Kan Samuel dengan Reyhan yg sepupuan..Asa dan Altair dua pupuan..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk langsung puasa kamu Al..unboxingnya tunggu seminggu lagi...🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya Aya bisa move on juga dari Alta...😄
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣Rasain Altair,Emang enak di pingit,Ngebet banget mau cepetan Nikah,Anak ku lulus SMA aja masih kayak bocah,Masih main motor kesana sini sama temen2 nya,Lha ini si Altair udah mau nikah aja..🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Dasar Altair...🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
rasain tuh..
Qaisaa Nazarudin
Waaahh bisa ae kau Alta,Itu kan mau nya kamu..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya Asa nya Altair kembali..Kalo emang Jodoh gak akan kemana..Dimana tu mak lampir tadi yg coba deketin Alta,,minggir jauh2 kamu gak sebanding dengan Asa..hus hus...
Qaisaa Nazarudin
Noh kau Altair Asa datang tuh liat kamu berpelukan..
ira rodi
althair melupakan cewek pelampiasannya...
lili
malam pertamanya ditunda altair diganti Minggu depan setelah tamu bulananannya selesai berkunjung 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!