Warning!!bijak lah dalam memilih bacaan.
. Wanita mana yang mau dan menerima dengan senang hati bahwa dirinya hanyalah dijadikan istri simpanan atau istri siri oleh suaminya, namun itulah yang terjadi kepada gadis bernama Nayna, gadis itu rela menjadi istri siri seorang dosen karna ketidakmampuan dirinya membayar pengobatan bapaknya karna kecelakaan tabrak lari dan tunggakan per semester kuliahnya semenjak ayahnya sakit. ketidakadilan dan selalu di injak-injak oleh pihak keluarga suami membuat Nayna yang tadinya adalah gadis lemah mudah untuk di tindas berubah karna ketidakberdayaan nya. bagaimana kisah Nayna? apakah ia akan mendapatkan cinta sang dosen seutuhnya atau malah hanya dijadikan sebagai bahan serep saja? yuk ikuti kisah Nayna di novel "Istri Siri Pak Dosen"
"Jika dia istri sah mu lalu aku istri siri mu,biar aku yang mengalah.dia wanita dan aku wanita dan dia berhak atas dirimu Mas."
jangan lupa follow IG othor ya untuk melihat visual dan perkembangan setiap tokoh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MomPutt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memberitahu bapak.
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
siang itu setelah kabur dari hadapan dosennya itu Naina langsung mencari angkutan dan langsung masuk dalam angkutan tersebut, gadis itu tak henti-hentinya menarik nafas panjang karena apa yang sudah terjadi kepadanya menit sebelumnya tadi.
" my god, apes banget kenapa juga harus ketemu sama dosen angkuh itu dan juga temperamen dan gila itu.'' gumam Naina di dalam angkot sambil mengusap-usap dadanya.
" Aku harap ini adalah hari sial dengan dosen sialan itu,huhfff."Nayna menarik nafas panjangnya merutuki hari sialnya ini.
***""""***
Disisi lain tepatnya di pinggir jalan itu Reynan hanya menatap diam kearah dimana Nayna tadi kabur dari hadapannya, laki-laki itu hanya mengepalkan tangannya melihat mobil kesayangan nya itu di tendang orang lain bahkan seorang gadis yang mulutnya pedas sekali.
"Awas kau ya." gumam Reynan dan kembali masuk kedalam mobil nya.
Akhirnya mobil Rey pun ia kembali lajukan entah kemana arahnya.
sedangkan di kediaman Dira wanita itu tak lama Rey pergi dari rumah nya ia pun kembali kedatangan tamu yang tak lain adalah kedua orang tuanya.
"Apakah tadi Rey menemui mu?" tanya Ibu Dira
"Iya bu." jawab nya pelan
"Apa ada masalah lagi? apa dia akan membawa mu pulang ke rumah itu?" tanya ayah Dira kepada anak nya itu
"Ya.. tidak ada masalah ayah, besok atau lusa Rey akan membawa ku pulang.pokoknya dalam minggu-minggu ini Rey akan membawa ku pulang kok." ucap Dira begitu yakin kepada orang tuanya.
"Kau tidak membohongi kami lagi nak?" ucap Ibu Dira, wanita yang sudah begitu tua bahkan suara pun sangat begitu terdengar jelas serak nya.
dua orang wanita dan pria dengan usia yang sudah rentan itu hanya bisa bertanya akan keadaan anaknya dan mereka jelas tahu apa yang dialami dan bagaimana kehidupan putrinya itu namun laki-laki mereka hanya bisa melihat dan Bertanya kepadanya baik dan buruknya rasanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan putrinya itu.'' Jika kamu tidak bahagia jujurlah nak biar kita pulang saja, ibu ayah masih sanggup kok bayar semuanya.'' belum selesai ayah Dira berbicara wanita itu langsung memotongnya terlebih dahulu.
" udah ayah ibu nggak usah berpikir yang nggak-nggak deh, Dira baik-baik aja kok. kalian nggak usah mikir yang macem-macem ngerti? cukup kalian di rumah aja jaga kesehatan tiap minggu atau bulan Dira pasti kirim buat kalian, jadi Berhentilah memikirkan hal yang tidak penting pikir saja kesehatan kalian.'' ucap Dira pada kedua orang tuanya.
dua orang yang sudah tidak muda lagi itu hanya bisa pasrah jika anaknya sudah berkata sedemikian bagaimanapun anak yang bisa seperti itu karena mereka berjualan jika tidak semua tidak akan pernah terjadi'' Ya sudah nak jika ini pilihanmu Ibu harap kau bahagia.'' ucapin ibu nya Dira pada akhirnya.
""***""
Di rumah sakit Nayna yang baru sampai pun langsung menemui bapak nya yang sedang menonton siaran TV yang ada dalam kamar rawat nya itu.
Bapak Dira benar-benar dirawat betul oleh Pak Surya bahkan untuk ruangan kamarnya pun VVIP lengkap dengan semua fasilitasnya, jadi jangan ditanya berapa uang yang sudah ia keluarkan selama satu minggu itu untuk pengobatan Bapak Naina.
"Bapak, Nayna datang." ucap Nayna yang baru saja masuk kedalam ruangan itu.
"Sayang." panggil bapak kepada anak gadis nya itu
lain aku langsung mendekati bapaknya dan duduk di sisi ranjang tempat tidur bapaknya itu'' Bapak Naina mau bicara.'' ucap gadis itu begitu serius dan pelan menatap wajah bapaknya
" Katakanlah nak.'' jawab bapak begitu sampai dan temannya walaupun di tubuhnya masih banyak infusan dan perawatan dari dokter.
" bapak, besok Naina mau nikah.''
Bersambung....
trs novel ini gada kelanjutannya, kirain beneran tamat. cb cari novel ke2 tp ga nemu
kalo cm krn naina pihak ke 3 harusnya kalo mamahnya baik ga akan segitunya sikapnya walau ga setuju keputusan suaminya
dan apa memang sudah kodratnya orang miskin jadi bulan bulanan orang kaya....kenapa terlihat tidak adil namun othor punya sekenario..
wes tak golek'i eee novel suami-ku dosen-ku ning yoo ra ono ki seng jenengane podo
walahwalah😤