Assalamualaikum
Hallo terimakasih sudah membaca karya pertamaku, mohon maaf bila ada tulisan yang masih kurang
Sarah Mariana Adriansyah
Yang biasa di panggil Ria. Berusia 21thn mahasiswa semester akhir, Ria adalah gadis cantik berasal dari keluarga terpandang hidupnya penuh dengan kemewahan. Ria termasuk anak yang cukup nakal dan bar-bar selalu pulang malam, Tapi Ria selalu menjaga kehormatan bagai seorang wanita.... Pada suatu hari, bertemu dengan lelaki yang membuatnya terpana.... Yang ternyata akan di jodohkan oleh orang tuanya.
Wahyu Hidayat
Yang biasa di panggil Wahyu, badan tinggi mempunyai wajah tampan dan kulit putih. Berusia 28thm lulusan terbaik di universitasnya... Namun keberuntungan belum berpihak pada nya. Wahyu sehari-hari membantu ibunya di toko. Pada suatu hari tidak sengaja bertemu dengan wanita yang membuatnya hampir jantung setiap hari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jilbaza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kedekatan Wahyu dan Ria
beberapa hari kemudian
Setelah acara peresmian direktur, Wahyu dan Ria semakin hari semakin dekat entah dari segi pekerjaan ataupun jam istirahat.bahkan Wahyu kerap mengantarkan Ria pulang ke rumah. seperti sekarang Wahyu dan Ria sedang ada pertemuan bersama klien di restoran mewah kelas VIP. setelah meeting dengan klien Wahyu dan Ria tak langsung ke kantor karena pekerjaannya sudah selesai. Wahyu mengajak Ria untuk ke mall sekedar nonton bioskop.
"Mas Wahyu kita mau kemana?."Tanya Ria pada Wahyu.
"Kita nonton yuk RI, soalnya pekerjaan kantor sudah selsai jadi kita healing dulu lah ya walaupun ke bioskop."Ucap Wahyu terkekeh. Wahyu dan Ria sudah sepakat merubah panggilan tuan dan nyonya memanggil namanya saja kecuali di kantor.
Sesampainya di mall Wahyu dan Ria bergandengan tangan untuk naik eskalator, mereka yang melihat kemesraan Wahyu dan Ria seperti seorang kekasih padahal mereka hanyalah bos dan bawahan. setelah asyik nonton bioskop akhirnya Ria dan Wahyu bergegas mencari restoran terdekat untuk makan malam.
"RI kamu mau makan apa?."Tanya Wahyu melihat-lihat menu makanan yang ada di buku..
"Ria persen spaghetti dan steak, minumannya jus alpukat."Jawab Ria.
"tolong makanannya samakan saja ya, dan minumannya jus alpukat dan jeruk."ucap Wahyu.
"Baik mohon di tunggu ya pesanannya "Ucap pelayan tersebut. setelah memesan makanan. Wahyu dan Ria berbincang-bincang hangat sesekali tertawa.
"Ria boleh saya tanya sesuatu."Ucap Wahyu.
"boleh lah mas, mas mau nanya apa?."tanya Ria.
"Apa kamu sudah punya kekasih?"tanya Wahyu.
"Hehehe, selama ini kita bersama nggak ada tuh aku gandeng pacar."Jawab Ria. Wahyu yang mendengar itu sangat lega dalam hatinya sangat bersyukur.
tak lama kemudian pesanan mereka pun datang, Wahyu dan Ria menikmati makan malamnya dengan penuh perasaan hangat. sesekali mereka berbincang-bincang mengobrol banyak hal.
Setelah menikmati makan malam Ria akhirnya pulang tak lupa seperti biasa selalu di anter pulang oleh Wahyu. sesampainya di rumah Ria bergegas ke atas lalu bersih-bersih.
keesokan harinya.
Hari ini adalah hari Sabtu, itu artinya malem nanti malam Minggu. Ria sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah singgah tak lama kemudian pintu kamarnya diketuk muncullah Winda yang seminggu ini sibuk di cafe Dan resto.
"Hallo bestie, makin hari makin cantik aja cahaya berkilau."Goda Winda pasalnya Winda tahu roa sedang pdkt dengan bosnya itu.
"Dih apaan dah, ngomong-ngomong Gimana sama kakakku?."Tanya Ria.
"Dih apaan kamu bahas kakakmu."Jawab Winda bete.
"Ya udah yuk kita ke bawah sarapan, kamu belum sarapan kan?."Ucap Ria sedangkan Winda hanya mengangguk.
Ria dan Winda pun turun ke bawah dan menghampiri mommy Cika dan Deddy Michael, mereka berempat makan bersama sedangkan sang kakak sudah berangkat ke kantor ya untuk saat ini Vian stay di Indonesia.
setelah sarapan Ria dan Winda berpamitan untuk pergi ke rumah singgah, 30 menit akhirnya mereka sampai di rumah singgah Ria melihat Riko yang sedang duduk santai di teras rumah. Ria dan Winda pun menghampiri Riko.
"Ko lu lagi ngapain?"Tanya Ria.
"Ah biasa gue lagi nyantai aja, nunggu si Wahyu sama Wildan ke mari."Jawab Riko sedangkan Ria hanya mengangguk Ria pun pamit masuk kedalam menyusul Winda yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam. Ria naik ke lantai atas untuk menyimpan tas nya.
Tak lama kemudian Wahyu dan Wildan sudah sampai di rumah singgah, Riko yang sudah menunggu mereka berdua mengajaknya masuk ke dalam rumah. yang sudah ada Rangga, Adrian dan juga Winda. Mereka berdua di persilahkan untuk duduk.
bi Yati menghampiri mereka yang sibuk mengobrol dengan membawa nampan berisi es jeruk dan juga cemilan.
"Nona Ria kemana? nggak biasanya nona Ria tidak di rumah singgah?."Tanya Wildan yang mengerti bahwa bosnya mencari nona Ria.
"Lagi di kamar tuh, apa aku mau panggilkan."Jawab Winda yang hendak berdiri memanggil Ria. Namun Ria sudah Muncul menuruni anak tangga. Ria pun menghampiri mereka yang sudah menunggu dirinya.
"Kemana aja sih lu ? lama bener di kamar?."Tanya Winda kesal.
"Ya gue tadi ngerjain sesuatu dulu, biasa ngerjain laporan kantor."Jawab Ria duduk di sebelah Winda.
Mereka pun asik ngobrol-ngobrol Wahyu dan Ria selalu mencuri-curi pandang, Tampa mereka sadari Wildan, Winda, Riko, Rangga dan juga Adrian menyaksikan mereka yang asik dengan dunianya sendiri.
"Pandang-pandangan terooooos jadian kaga."Ucap Riko, seketika itu Ria dan Wahyu tersadar karena sudah kepergok.
"Jadian kalo suka."Ucap Rangga.
"Asyik makan-makan."Ucap Winda heboh sedangkan Wahyu dan Ria hanya menunduk menahan malu karena kepergok. setelah mereka ledek-ledekan adzan Dzuhur pun berkumandang Semua kaum Adam bergegas untuk melaksanakan sholat dzuhur di mushola yang sudah di sediakan di rumah singgah. Sedangkan Ria dan Winda sedang berhalangan jadi mereka bergegas ke dapur untuk membantu BI Yati memasak.
setelah selesai masak Winda dan Ria menata masakannya di meja makan, tak lama kemudian para kaum Adam menghampiri meja makan.
"Wih bidadarinya pak Wahyu masak nih."Goda Riko pada Wahyu dan Ria.
"Duh duh duh gue ko kaya nyamuk ya wkwkw."Ucap Winda.
"Ist kalian nih apaan sih, ya udah yuk pada makan. nanti nasinya keburu dingin kan sayang."Ucap Ria mereka pun duduk di tempat masing-masing lalu menyantap makan siangnya.
Setelah makan siang Ria dan Winda membereskan piring kotor, sedangkan yang lainnya bergegas ke halaman belakang yang ada kolam renangnya. setelah mencuci piring yang kotor Ria dan Winda membawa minuman teh pucuk dan cemilan ke pinggir kolam renang.
Sore pun tiba.
Wahyu dan wildan berpamitan pulang, Ria mengantar Wahyu ke depan
"Oh iya Ria nanti malem kamu sibuk nggak?."Tanya Wahyu.
"Nggak mas, emangnya kenapa mas?."Tanya Ria.
"Hmmm malem mau nggak ngedate sama aku?."Ucap Wahyu.
"Boleh mas, jam berapa mas?."tanya Ria
"Habis isya mas jemput ya RI."Jawab Wahyu.
"Iya mas."Jawab Ria malu-malu.
"Kalo gitu mas pamit dulu assalamualaikum."Pamit Wahyu.
"hati-hati mas waalaikumsalam."Jawab Ria melambaikan tangan pada Wahyu.
setelah mengantar Wahyu ke depan Ria masuk ke dalam rumah, Ria menghampiri Winda yang sedang asyik menonton TV sambil makan cemilan. tanpa basa-basi ia menarik tangan Winda untuk mengikuti Ria ke kamar.
"Ist apaan sih ri main tarik-tarik aja."Ucap Winda kesal.
"Udah sekarang bantuin gue cari baju pokonya."Ucap Ria mundar mandir mencari baju.
"Emang mau kemana cari baju segala."Tanya Winda ikut membantu mencari baju yang bagus.
"Gue mau ngedate sama Wahyu."Jawab Ria.
**BERSAMBUNG..........
JANGAN LUPA
SUBSCRIBE
LIKE
KOMENTAR
SHARE**
tapi air mata tak akan dpt berhenti mengalir...
semangat
lu gue...aku kamu
mending kalo sedang nongkrong lu gue aja...
pas harus berada ditempat sopan...baru sopan bahasanya
semangat kak cleo
walupun kaga ada kekurangan dalam diri ria tapi kaga sombong 👍👍👍👍👍