NovelToon NovelToon
Rahim Bayaran Mr Julian Alexander

Rahim Bayaran Mr Julian Alexander

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Duda / CEO / Selingkuh / Single Mom / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Watilaras

Julian Alexander merasa risau di saat umurnya yang kini sudah tidak lagi muda dan semakin mendekati angka 40 tahun masih saja menduda dan belum memiliki keturunan.

Menjadi seorang pembisnis hebat dan memiliki banyak uang ternyata tidak membuat nya bahagia. Beberapa kali gagal menjalin sebuah hubungan dengan seorang wanita meninggalkan rasa trauma bagi Julian untuk kembali menjalani hubungan asmara.

Saat ia melihat kehangatan dan keakraban seorang anak pada kedua orang tuanya membuat Julian tersentuh.

Sehingga terpikir olehnya untuk memiliki seorang anak tanpa harus melibatkan cinta.

Oleh sebab itu, Julian berniat mencari seorang wanita yang bersedia mengandung anak nya, benih nya dan ia akan memberi apa saja yang sang wanita itu mau.

Akankah Julian menemukan sosok wanita tersebut?

Lantas, bagaimana kah hubungan Julian dengan wanita itu setelah anak yang di inginkan Julian lahir ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan

"Jadi kau sudah lama tinggal di tempat kost ini." tanya Julian ketika ia mengunjungi Valerie di tempat kostnya.

"Sejak aku SMA, semenjak aku bekerja di kedai-kedai rumah makan sebagai pencuci piring dan malam nya aku bekerja di sebuah tempat Loudry sampai jam 12 malam. Saat itu aku belum mampu menyewa tempat kost. Aku tingal di sebuah kontrakan sepetak yang sebulannya harus membayar 500 ribu. Itu berlangsung selama aku SMA. Setelah mendapatkan ijazah, aku akhirnya bisa melamar kerja di sebuah restoran dengan gaji yang lebih baik. Dari sana aku pindah ke kost-an ini." tutur Valerie, menceritakan kisah hidupnya di hadapan Julian.

Julian kemudian menyerukan kedua tangannya masuk kedalam kantong celananya. Melangkahkan kakinya beberapa langkah ke arah nakas yang ada di sisi kasur lantai Valerie. Kemudian meraih sebuah bingkai foto yang ada di sana.

"Apa ini foto kedua orang tua mu?"

"Iya, itu foto mereka." Julian memandangi sejenak foto tersebut. Kemudian meletakkan kembali foto itu ke atas nakas.

"Bersiaplah Vale, ajak aku ke rumah paman dan bibi mu. Malam ini juga aku akan melamar mu. Dan besok, datanglah ke kantor ku." ujar Julian dengan suara tegasnya.

"Aku belum tau hasil pemeriksaan medis atas diriku kemarin! Bagaimana hasilnya?" tanya Valerie penasaran.

"Kau memenuhi syarat itu. Aku memilih mu untuk menjadi ibu perantara dari calon anak ku. Jadi siapkan dirimu." ujar Julian.

Deg

Semakin mendekati hari itu, justru Valerie di buat semakin deg deg kan.

Valerie pikir, semua akan berjalan mudah. Tapi ternyata semuanya tak sesederhana yang ia bayangkan.

🍁🍁🍁🍁🍁🍁

Valerie POV

Malam itu, aku mengantarkan Julian ke rumah paman dan bibik. Dan secara resmi, Julian di hadapan paman dan bibik melamar ku.

Aku hanya duduk seperti patung di sisi Julian. Mulut ku rasanya kelu untuk di ajak bicara. Semua urusan, ku serahkan pada pria berwajah tampan di samping ku.

Julian nampak menjelaskan semua niatnya pada paman. Pria ini memang sangat jago dalam mengambil hati seseorang.

Nyatanya, paman seolah tunduk pada setiap perkataan yang Julian ucapkan.

"Saya ada sesuatu untuk Paman, terimalah ini." ucap Julian, seraya mengeluarkan sebuah amplop tebal dari balik jas hitamnya.

"Apa ini!" seru paman, yang kurasa ia sendiri juga sudah tau bahwa itu isinya adalah uang.

"Gunakan itu untuk keperluan paman dan bibik. Hadirlah sebagai wali di pernikahan ku dan Valerie nanti. Dan setelah itu, percayakan Valerie pada ku. Aku akan menjaganya dan membahagiakan nya."

Kata kata yang Julian ucapkan sudah cukup membuat hati ku menghangat.

Beberapa hari ini aku juga selalu memikirkan pria ini, entahlah.

Apalagi saat ia berkata seperti tadi, dan satu tangannya melingkar di punggung ku. Sudah cukup membuat aku merasa bahagia. Ada rasa tenang yang ku rasakan jika aku berdekatan dengannya. Wangi parfum nya, tatapan mata elangnya dan lemah lembut suaranya sekarang sudah menjadi candu untuk ku.

Apakah ini artinya, aku sudah jatuh cinta.

Aku masih ingat poin ke 4, aku tidak boleh menggunakan perasaan. Aku tidak boleh jatuh cinta dengannya.

Meski begitu, aku tidak bisa mengendalikan hati dan perasaan yang dengan sendirinya merasakan sesuatu pada Julian.

Dan aku bersumpah, bahwa aku sepertinya memang menyukai Julian Alexander.

Tapi semua ini harus bisa aku tutupi. Julian tidak boleh tau jika aku menyukainya.

Aku harus tetap memperlihatkan ke profesional an ku untuk urusan bisnis ini. Aku tidak boleh gagal. Aku harus memberikan dia anak.

Sebentar lagi aku juga akan menikah dengan nya.

Dan, bagaimana aku akan melalui malam itu?

Ya Tuhan, semakin ke sini aku justru semakin dilema. Menjalani bisnis ini ternyata tidak semudah yang aku bayangkan.

Belum menikah dengannya saja sudah membuat ku panik. Apalagi setelah aku menikah dengannya.

Meskipun ini adalah pernikahan kontrak, pernikahan bisnis. Tetap saja aku merasa was-was.

Tapi Julian sepertinya biasa saja.

Aku tidak boleh terlalu berharap pada Pria itu untuk hal lebih. Dia hanya menginginkan keturunan. Pernikahan ini, kehamilan ku semuanya hanya untuk kepentingannya.

Dan aku pun juga harus sadar, bahwa aku juga punya kepentingan. Yaitu mendapatkan banyak uang.

1
falea sezi
egois cerai aja jen jd janda v buruk jg masih banyak perjaka atau duda dripada suami yg gk bs move on plin plan itu menyakitkan
falea sezi
Jenna siip bgt q suka wanita dewasa elegan semoga abis ne bahagia menantimu beda ma valeri kn mantan jalang jd serakah
falea sezi
serakah amat Julian klo suka Jenna ngapain nikah ma valeri
sasatar77 tarsa
yg baca yg deg degan
sasatar77 tarsa
setuju valey jangan kasih tau Julian kehamilanmu
sasatar77 tarsa
jadi ga suka sama Julian
Aries suratman Suratman
Tuuuu...hhh.... Akhirnya Author pusingkan Semua Nama dan Visual Tokoh Ceritanya Orang barat, tapi lokasi Ceritanya Ada Di jakarta....🤷🙆💆💆💆
Elizabeth Yanolivia
rasa peduli denganmu = rasa peduli PADAMU
Elizabeth Yanolivia
terduduk = DUDUK
Elizabeth Yanolivia
mengerjabkan = MENGERJAPKAN
Elizabeth Yanolivia
sanggah = KATA
Elizabeth Yanolivia
belum nikah kenapa panggil hubby 😐😐
Elizabeth Yanolivia
kedalam = KE DALAM
Elizabeth Yanolivia
udah nikah kah si elenor
Elizabeth Yanolivia
berterimakasih = BERTERIMA KASIH
Elizabeth Yanolivia
tangung = TANGGUNG
Elizabeth Yanolivia
jika aku merasa kelah = JADI aku merasa lelah
Elizabeth Yanolivia
tagung jawaban ku = TANGGUNG JAWABKU
Elizabeth Yanolivia
seru elle = JAWAB elle
Elizabeth Yanolivia
mencintainya mu = MENCINTAIMU
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!