NovelToon NovelToon
Pria Cacat Itu Suamiku

Pria Cacat Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: swetti

Zaskia Azzahra mempunyai prinsip " Sukses Dulu Baru Pacaran". Namun siapa sangka ia mendapat lamaran dari ibu sahabat lamanya yang bernama Indra Permana. Pria cacat yang telah lama memendam cinta untuknya. Apakah Kia mau menghabiskan waktu bersama Pria cacat seperti Indra? Atau justru Indra yang menolak Kia dengan alasan tidak mau membuat Kia menderita hidup bersamanya?

Ikuti kisahnya hanya di sini guys..

Lanjut seasons 2 ya guys...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon swetti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Sang Masa Depan

Setelah menaiki taksi selama 30 menit, Akhirnya Kia sampai di kawasan perumahan elit di Kota ini. Di pandangnya bangunan elit dengan gaya klasik di depannya. Ia memastikan alamat dan nomer rumah tersebut, agar Ia tidak salah masuk rumah orang.

" Benar ini alamatnya, aku harus menelepon Mama Meri, he he Mama.... Rasanya gimana gitu memanggil orang asing dengan sebutan Mama." Monolog Kia.

Kia mengambil ponselnya lalu menelepon Mama Meri.

" Halo." Sapa Mama Meri setelah mengangkat panggilannya.

" Halo Ma.. Aku sudah ada di depan gerbang nih." Ucap Kia kepada Mama Meri lewat sambungan telepon.

" Langsung masuk saja sayang, Mama menunggumu di depan pintu." Jawab Mama Meri.

" OK Ma." Sahut Kia.

Kia berjalan melewati gerbang menuju halaman rumah tersebut setelah mematikan sambungan teleponnya. Di lihatnya Mama Meri, sudah berdiri merentangkan tangannya menyambut Kia di depan pintu. Kia sedikit berlari masuk ke dalam pelukan mama Meri.

" Assalamu'alaikum Ma." Ucap Kia melepas pelukannya berganti menyalami tangan Mama Meri dengan takzim.

" Wa'alaikum salam sayang." Jawab Mama Meri sambil mengelus kepala Kia.

" Ayo masuk." Ajak Mama Meri menggandeng tangan Kia, mengajaknya masuk ke dalam rumah.

" Bagaimana kabar Mama?" Tanya Kia saat mereka sudah duduk di sofa ruang tamu.

" Seperti yang kamu lihat, Mama merasa bahagia dengan keputusanmu, bukankah kamu sudah menanyakannya semalam." Sahut Mama Meri. Sangat terlihat binar bahagia di wajah Mama Meri.

" Kamu sendiri gimana?" Sambung Mama Meri.

" Im very happy Mom, sama seperti Mama." Sahut Kia sambil memberikan senyum manisnya.

" Terima kasih sayang, karna kamu telah mau mengabulkan permintaan Mama." Ucap Mama Meri dengan tulus.

" Just for you Mom." Sahut Kia.

" Dimana Indra Ma?" Sambung Kia, karna sedari tadi Ia tidak melihat batang hidungnya.

" Sebentar Mama panggilkan, kamu di sini saja ya jangan kemana mana." Tanpa menunggu jawaban Kia, Mama Meri berjalan menaiki tangga menuju kamar Indra. Selang tak berapa lama terdengar langkah menuruni anak tangga. Kia menoleh, menatap seseorang yang kini sedang berjalan sambil menunduk. Kia tersenyum penuh arti.

" Indra... kenalkan dia gadis yang Mama ceritakan kepadamu." Ucap Mama Meri setelah berada dihadapan Kia.

Indra tidak bergeming, bahkan Ia masih menundukkan wajahnya. Kia segera bangkit dari duduknya mendekati mereka.

" Hai.." Sapa Kia sambil mengulurkan tangannya.

Indra termangu sesaat, Ia merasa familiar dengan suara yang sangat Ia rindukan menurutnya. Ia lalu mendongakkan wajahnya. Dengan mata membola, Indra menatap wajah cantik gadis yang berdiri di depannya.

Deg Deg Deg

Jantung Indra berpacu dengan cepat. Ia tidak percaya dengan apa yang Ia lihat saat ini. Bagaimana bisa gadis yang Ia cari selama ini justru berada di depannya sekarang. Apa ini yang di namakan Jodoh? Apa ini hanya suatu kebetulan saja?

" Hai... " Sahut Indra membalas uluran tangan Kia setelah sadar dari lamunannya.

" Kia.." Ucap Kia masih menjabat tangan Indra.

" I.... Indra." Sahut Indra gugup.

" Ternyata kau tampan sekali." Ucap Kia sambil mengerlingkan mata.

Hal itu membuat Indra menjadi salah tingkah. Indra segera melepas jabatan tangannya dan menatap kearah lain untuk menghilangkan rasa gugupnya.

" Yah kok di lepas si." Ujar Kia kecewa.

" Harusnya tetap di genggam dan langsung bawa adek kepelaminan bang." Goda Kia membuat wajah Indra memerah semerah tomat matang.

Mama Meri hanya senyam senyum sendiri melihat reaksi Indra yang tampak malu malu.

" Apa kamu masih ingat sama aku? Gadis paling canti dan paling imut di sekolah dulu, gadis yang banyak di kagumi teman teman cowok seantero sekolah, aku Kia temanmu, teman yang selalu ada untukmu, teman yang suka menjahilimu saat istirahat sekolah, apalagi saat kamu minum susu sama makan biskuit di kelas, aku pasti akan mengejekmu dan mentertawakanmu dengan lepas ha ha ha, seru ya saat dulu kita sekolah, nggak nyangka aku bisa ketemu kamu sekarang." Cerocos Kia menatap Indra.

Indra masih tidak bergeming, sampai suara bariton seseorang membuat mereka menoleh secara bersamaan.

" Assalamu'alaikum." Ucap Rey berjalan menuju kearah mereka.

" Wa'alaikum sallam." Jawab mereka secara bersamaan.

" Belum terlambat kan aku?" Tanya Rey menatap ke arah Kia.

" Belum, Ayo kita langsung ke meja makan saja." Ajak Mama Meri.

Mereka segera berjalan ke meja makan. Berbagai makanan tersaji di atas meja. Ada ayam kecap, Sayur sop dan lainnya, jangan lupakan Rica rica ayam super puedas pesanan Kia, juga ada di atas meja makan.

" Mau makan apa mas?" Tanya Kia menatap Indra. Indra menoleh kesamping, dimana Kia sudah berdiri di sampingnya.

" Mas..." Ucap Indra mengernyitkan dahinya, Ia bingung dengan panggilan yang Kia lontarkan. Meskipun Ia tahu kalau panggilan itu untuk dirinya, Ia sangat senang dan merasa hangat dengan panggilan itu, tetapi Ia harus memastikan panggilan itu untuk siapa, entar di kira Ia kepedean.

" Iya Mas... Mas Indra.. Kata Mama usia kamu dua puluh enam tahun.. beda dua tahun sama aku, berarti aku harus manggil kamu Mas kan, biar terbiasa juga kalau kita udah nikah nanti, jadi nggak canggung." Terang Kia menaik turunkan alisnya menggoda Indra.

" Sepertinya kita tidak terlihat Tante." Ujar Rey yang sedikit kesal karna diabaikan oleh kedua pasangan ini.

" Iri... Bilang Bosss." Balas Kia

" Siapa.." Ucapan Rey terpotong..

" Sudah sudah kita lanjutkan makannya, jangan berdebat di depan makanan." Ujar Mama Meri menengahi sebelum ada perdebatan. Kia menjulurkan lidahnya kearah Rey dan itu terlihat menggemaskan di mata Indra.

" Jadi mau makan apa Mas? Udah pegel nih tangan mau ambilin makanan buat kamu." Kia bertanya kembali kepada Indra.

" Apapun yang kamu ambilkan pasti akan ku makan." Jawab indra sambil menatap Kia.

" Bener ya apapun, nanti kalau udah aku ambilin terus nggak di makan, aku marah lho." Ujar Kia sambil menuangkan nasi, sayur sop sama ayam kecap, beserta sedikit sambal ke piring Indra.

Sedikit ya sambalnya, Kia gak setega itu kali mengerjai Indra.

Indra terus menatap Kia dengan bahagia. Ada sesuatu yang menggelitik dalam hati, namun sebisa mungkin Ia menahannya.

Mama Meri memperhatikan perhatian Kia dengan rasa bahagia yang membuncah di dadanya.

" Semoga Kia bisa segera membalas perasaanmu nak. Memberimu Cinta yang besar dan kebahagian yang nyata. Bukan hanya semu belaka seperti sekarang ini. Maafkan Mama yang memaksakan kehendak nak, semoga kau selalu Bahagia bersama wanita yang sangat kamu cintai, Mama hanya bisa berharap dan berharap semoga kamu dan Kia bisa bersatu dalam ikatan pernikahan yang kekal selamanya". Gumam mama meri dalam hati.

TBC......

Makasih banyak para readers yang mau mampir keceritaku.

Ditunggu like dan komennya ya....

Miss U All...

1
Nurul Aeni
dasar bego luuu indra,,thorr buat kita hamil lgi dan usir bibit pelakor
VANESHA ANDRIANI: yuk baca karya author yg masih new banget " Madu untuk ibu mertuaku"
total 2 replies
Nurul Aeni
aq nangis thoorrr,km jahaaaatt😭😭😭
VANESHA ANDRIANI: Hu hu hu sini author peluk
total 1 replies
Ayu
tamat sdh crita nya dgn ending bhgia. mksh thor crita nya bagus. smgt trs thor
VANESHA ANDRIANI: yuk baca cerita author yg masih new banget " Madu untuk ibu mertua"
total 2 replies
Ayu
Rea psti hamil nih
Ayu
Rea psti lg awal hamil nih thor
Ayu
,Mksh thor crita nya bgs. smgt ya. di tunggu crita yg lain nya
VANESHA ANDRIANI: cek profile author masih ada 22 cerita lainnya kakak Terima kasih
total 1 replies
Ayu
wah.. nm baby nya mirip di novel baby twuns yg tampan bryen dan briyan
Ayu
thor.. baby nya gk di buat kembar seperti dady nya
Ayu
wah.. kia hamil nih. indra teringin menuruti ngidam istri nya. tapi skrg jdi terbalik. kia yg nuruti ngidam suaminya.
Ayu
smg kamu cpt dpt jodoh ya andre
Ayu
,waduh.. psti ada yg menyamar jadi indra nih. apa kembaran nya ya
Ayu
oh.. ternyata anggun mantan dimas dl yg di tinggalkan
Ayu
,semoga dimas bs jln lg dgn mukjizat Nya ya thor. dan bs berjodoh sm anggun
Ayu
wah.. kshn nya lia skrg jadi pelacur. gara2 ketemu leo malahan lia di jual ke lelaki hidung belang. smg aja ada yg bs tlong kamu ya lia
Ayu
lama jg ya thor bertahan. gk mp
Ayu
thor kata nya kan tangan kiri indra yg cacat. knp di gambar nya gk tuh biasa aja. dan itu rhor kshn lia. author jodoh in aja sm rey ya thor
VANESHA ANDRIANI: susah cari visual yg cacat kak.. makasih udah mengikuti author receh ini 😍
total 1 replies
Ayu
thor.. maaf ya.. lagu haruskah aku mati bkn lagu thomas. klau gk slh lagu nya ariel ya thor. maaf
Ayu
thor.. tk kirain indra cacat krn kecelakaan. kan bs oprasi. tk tau nya cacat dr lahir. apakah bs di sembuhkan ya thor. hanya author yg tau. smg indra dpt kan cinta sejati nya
VANESHA ANDRIANI: kalau sembuh kayaknya g bisa... author terinspirasi dr teman anak author yg cacat seperti itu sampai sekarang belum sembuh
total 1 replies
Hana Min
Kecewa
VANESHA ANDRIANI: yang bagus karya anda.. baru pertama sudah ada typo.. jika ingin karya anda di hargai orang lain maka belajarlah menghargai orang lain lebih dulu
total 1 replies
Hana Min
Buruk
VANESHA ANDRIANI: kalau tidak bisa menghargai karya orang lain setidaknya tinggalkan saja... tidak perlu memberi bintang satu... kalau bisa membuat novel yng lebih menarik silahkan buat sendiri
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!