NovelToon NovelToon
Benci Untuk Rena

Benci Untuk Rena

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:669k
Nilai: 5
Nama Author: zidny zidan

Dendam salah sasaran, membuat derita panjang tak berkesudahan dalam hidup Rena.

Cinta pertama sekaligus harapan dalam hidupnya meninggalkannya tepat dihari pernikahan mereka.

Pasca kejadian itu, hampir tak ada lagi kebahagiaan yang dirasakan Rena, hamil tanpa diketahui sang mantan, dipaksa menikah sebagai istri ketiga seorang juragan untuk menutupi aib, keguguran karena siksaan fisik dari suami baru.

Dan akhirnya memaafkan masa lalu adalah jalan terbaik untuk menyembuhkan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zidny zidan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepingan cerita lalu bagian 2

POV Alvaro.

Setengah jam sudah aku memantau gadis sial itu. Wajahnya lumayan menarik, meskipun Alya kekasihku masih lebih unggul diatas dia. Cara berpakaiannya pun kampungan dan tak berkelas.

"Huft, malas kali aku mendekatinya, pasti dia itu membosankan" Alvaro bermonolog sendiri.

Alvaro terus mengikuti Rena sampai di perpustakaan kampusnya. Sebagai alumni di kampus tersebut, sekaligus anak pemilik yayasan, memudahkan Varo untuk lalu lalang sesukanya di area itu.

"Ini udah terlambat seminggu dari jadwal pengembalian buku, anda harus bayar denda" Petugas administrasi perpustakaan berbicara dengan Rena.

Varo terus mengamati gadis itu, wajahnya tampak cemas, atau mungkin takut karena dimarahi oleh si petugas.

"Berapa pak dendanya?" Rena menjawab ucapan si petugas.

Varo dari tempatnya berada masih terus mengamati percakapan dua orang itu.

"Seratus ribu dendanya, bayar sekarang" si petugas menjawab dengan jutek.

Rena tampak gelisah, dia tak mempunyai uang sebanyak itu.

Saatnya seorang Alvaro Prasetya bertindak.

'Halo pak Jacky, apa kabar masih ingat saya?" Alvaro menyapa dengan penuh intimidasi.

"Eh mas Varo, tumben mas kesini" si petugas yang bernama Jacky itu tampak ramah, sikap yang berbeda dengan yang ditunjukkan kepada Rena tadi.

"Kabar baik pak, makin cakep aja nih, tapi jangan galak galak pak, nanti susah jodohnya" Varo menggoda laki laki yang rambutnya sudah hampir putih semua itu.

"Berapa denda nona cantik ini? biar saya yang bayar" Varo mulai mengutarakan maksudnya.

Rena yang sedang kebingungan memikirkan alasan untuk hutang dendanya tiba tiba kaget dengan kalimat pemuda di depannya itu. Rena mengernyitkan dahinya pertanda heran.

"Maaf kak, tidak perlu terimakasih" Rena menolak kebaikan hati Varo.

"Emmm, pak Jacky, Rena bayar besok ya, Rena janji besok balik lagi" Rena memasang wajah memelas kepada petugas perpustakaan itu.

Alvaro yang berada di belakang Rena memberikan tatapan mengintimidasi kepada Jacky. Membuat nyali lelaki itu menciut.

"Ya udah neng, kapan ada duit bayar ya" Jacky pasrah dan kalimat itu meluncur begitu saja dari mulutnya.

"Terimakasih pak, Rena ke kelas dulu ya. ini bukunya" Rena menyodorkan buku yang dari tadi masih dipegangnya, bergegas dia pergi dari tempat itu karena tak nyaman dengan sikap Varo yang terus menatapnya.

Varo menatap Rena yang menghilang dibalik pintu, dan kembali berjalan mendekati pak Jacky si petugas jutek.

"Jadi, seratus ribu ya" tanya Varo dengan tajam.

"I..iya mas" pak Jacky menjawab dengan gugup.

Varo mengeluarkan segepok uang seratus ribuan, "ini satu juta pak, deposit buat gadis itu ya, kalo dia pinjam lagi berikan saja, jangan pernah minta denda lagi padanya, sekalian itu cukup buat setahun".

Giliran pak Jacky yang melongo melihat uang yang diberikan Varo. Sementara dia masih kebingungan dengan yang ada di hadapannya, Varo sudah meninggalkan ruangan perpustakaan itu menyusul Rena.

Varo berhenti di depan perpustakaan saat melihat Rena, gadis yang menjadi incarannya sedang duduk sendirian membaca buku di kursi tak jauh dari perpustakaan. Kursi itu memang sengaja ditaruh disitu untuk para mahasiswa yang ingin membaca sekaligus menikmati semilir angin.

"Rajin betul dia membaca buku, dasar kuper" kutuk Varo yang tiba tiba kesal melihat Rena.

Varo berjalan kearah Rena, dia kembali menyapa gadis itu.

"Hai, jumpa lagi, boleh bergabung?"

Rena mendongakkan sedikit kepalanya keatas melihat siapa yang menyapanya.

Varo terkesiap melihat wajah Rena saat berada lebih dekat seperti ini. Di sudut bibir gadis itu lebam seperti bekas pukulan. Tadi dia tak melihatnya karena tertutup oleh rambut panjangnya yang digerai.

"Kenapa wajahnya?" Varo bertanya dalam hati.

Rena yang melihat laki laki yang tadi menyapanya di perpustakaan kembali hadir, merasa tak nyaman, dia segera mengemasi bukunya dan langsung berdiri ingin segera pergi.

"Hei, tunggu jangan pergi dulu Rena" Varo mencegat Rena yang ingin kabur lagi darinya.

"Anda tahu nama saya?" Rena bertambah bingung dengan orang yang sekarang ada di hadapannya.

1
Siti
terima kasih kk atas cerita nya.bagus alur cerita nya /Good/
cha_cha96
kisah yg penuh perjuangan...
Nurhayati Nia
hadirrr thorr
Borahe 🍉🧡
mampir
Umu Rohayati
👍👍👍
Umu Rohayati
karya bagus, alur yg hebat 👍👍👍
Dewi Nirwani
ksh karma utk ibu dan anak jahat itu.. saya gak terima kalo varo balik dg rena dan varo n ibunya baik2 aja walaupun mrk sadar
Syafiqah Auliya
Varo itu chef terkenal. Katanya org2 sanggup bayar mahal untuk makan masakan varo. Jadi mustahil varo jatuh miskin. Mana2 hotel akan sanggup bayar berapa pun.

Alurnya tak sesuai dgn watak varo yg seorng chef terkenal
kavena ayunda
niko maju tk.gentarr
kavena ayunda
mampusss lu kasian bgt rena jangan mau balikan
tenny
cafe yg di australia gimana, kios kecil yg dulu rena punya ga ada kelanjutannya apa dijual atau didiemin aja. trus alif gimana ? tlg selipin ya author ceritanya biar kita pembaca ga bingung. semangat, ceritanya bagus kok sy suka
Ika Mamahnya Dika
ceritanya bagus nyampe kehati
Sri Widjiastuti
nyimak
reni rili
terima kasih thor, cerita sarat akan makna. tak hanya sekedar menghibur❤
vexana🤗
aq sangat suka dg karyamu kak.....semangat terus
Densi Andik
masak SM petir takut kliatan lebay bagt.org kl susah SM hantu aj gak takut
Laike Yuliono: terserah author donk.. emng lu pikir bikin karakter seseorang itu mudah🙂...hargai setiap alur nya ya.
total 1 replies
Mutiara Veni
selamat ya wat pasangn yg berbahagia..akhir.y ..
Mutiara Veni
lnjut
Siti Komariah
halah dasar laki cengeng
Siti Komariah
aku mampir lagi di karyamu yg kedua setelah cinta tulus sang ceo..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!