NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul / Tamat
Popularitas:63.7k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

"Bagai mana ini pa?" Tanya bu Salma sambil berbisik pada suami nya.

"Kita juga berhak atas uang itu, itu kan pernikahan anak kita juga!" Bisik pak Gunawan.

Sepasang suami istri itu keberatan jika harus mengembalikan uang itu, mereka merasa lebih berhak atas uang itu. Tapi mereka juga takut kada ancaman Arini, mereka tidak mau masuk penjara.

"Cepat, kembalikan semua uang itu. Atau, dengan bukti berupa rekaman itu kalian akan berurusan dengan polisi!" Kembali Arini mengancam kedua nya.

"Bu Besan, nak Arini. Kami mengambil semua amplop itu hanya untuk menyelamatkan nya, karena acara sudah selesai dan semua orang sudah pergi. Jadi kami mengambil nya untuk menyimpan nya, bukan untuk memiliki nya!" Bu Salma berusaha memberikan penjelasan yang masuk akal.

"Kalau begitu, cepat kembalikan semua uang itu!" Bu Arum berkata dengan geram.

"Kalian tunggu di sini, saya akan ambil kan!" Jawab bu Salma lagi

Bu Salma berjalan menuju ke kamar nya, begitu pun dengan pak Gunawan yang langsung menyusul istri nya.

"Pa, bagai mana ini? Mama tidak mau memberikan uang itu pada mereka, tapi bagai mana jika mereka benar - benar melaporkan kita?" Bu Arum bertanya pada suami nya saat mereka sudah berada di dalam kamar.

"Mereka benar - benar keterlaluan, masa hanya karena uang yang tidak seberapa mereka malah mau melaporkan kita!" Omel pak Gunawan dengan kesal.

"Pa, kita berikan sedikit saja uang ini pada mereka. Bilang saja bahwa memang jumlah nya hanya segini!" Bu Salma berkata sambil mengeluarkan setumpuk uang dari lemari.

"Iya Ma, tapi hanya sedikit saja ya!" Ujar Pak Gunawan.

"39 juta cukup kan?" Tanya bu Salma pada suami nya.

"30 juta itu kebanyakan Ma, 15 juta aja!" Jawab pak Gunawan.

Dia mengambil separuh uang itu dari tangan sang istri dan mengembalikan nya ke dalam lemari.

"Segini saja sudah lebih dari cukup, kita juga butuh uang itu!" Pak Gunawan kembali berkata.

"Ya udah pa, ayo kita keluar menemui mereka!" Ajak bu Salma.

Pak Gunawan dan bu Salma pun segera keluar, mereka tidak ingin jika bu Arum dan Arini terlalu lama berada di rumah mereka. Jadi dengan uang itu, mereka berharap ibu dna anak itu segera pergi dari rumah mereka.

"Bu Besan, kami sudah menghitung semua uang nya. Jumlah nya cuma segini!" Ucap bu Salma sambil menyerahkan uang itu.

Dengan cepat Arini mengambil uang itu dari tangan bu Salma dan mulai menghitung nya, dia membulatkan mata nya dan tidak percaya dengan jumlah uang itu.

"Cuma 15 juta, yang lain nya mana?" Tanya Arini cepat.

Mendapat pertanyaan dari Arini, bu Salma dan suami nya langsung melirik satu sama lain.

"Nak Arini, jumlah uang nya memang segitu. Kami tidak mengambil nya!" Jelas bu Salma.

"Bu Salma, jangan main - main dengan kami. Aku tahu jumlah uang itu sangat besar, tamu undangan yang datang cukup banyak. Jangan menipu ku bu Salma!" Bentak bu Arum dengan geram.

"Bu Arum, terserah jika kalian tidak percaya. Tapi memang jumlah uang nya cuma segitu, kami tidak mengambil nya!" Pak Gunawan membela sang istri.

"Kalian memang benar - benar keterlaluan, kalian tidak mau membantu sepeser pun biaya pernikahan Andin dan Rayan. Tapi sekarang kalian justru mengambil semua uang itu, tidak tahu malu!" Hardik bu Arum dengan kasar.

"Bu Arum, jaga mulut mu. Kami tidak mengambil nya sama sekali, jika kalian datang cuma mau membuat keributan lebih baik kalian pergi dari sini!" Usir pak Gunawan yang tidak terima dengan ucapan bu Arum.

Bu Arum ingin maju, dia ingin membalas ucapan pak Gunawan. Tapi Arini dengan cepat menahan tangan ibu nya, dia tidak ingin terjadi keributan saat ini.

"Sudah lah bu, lebih baik kita pulang dan kita adukan sama Rayan. Dia harus tahu seperti apa kelakuan mertua nya, Andin harus mengganti semua nya!" Ujar Arini dengan tak kalah geram.

"Pergi kalian dari rumah ini!" Kembali pak Gunawan mengusir mereka.

"Ayo bu!" Ajak Arini sambil menarik tangan sang ibu.

Bu Arum awal nya tidak mau pergi, dia tidak rela senua uang itu di kuasai oleh orang tua nya Arini. Tapi dia juga tidak mau membuat masalah semakin runyam, dan akhir nya dia memutuskan untuk pergi dari sana.

Bu Salma dan pak Gunawan bernafas lega, setelah berhasil mengusir Bu Arum dan Arini dari rumah mereka. Mereka berhasil menyelamatkan uang itu, walaupun tidak sepenuhnya.

"Akhir nya mereka pergi juga, ya walaupun kita harus kehilangan 15 juta. Itu tidak masalah, jika di bandingkan dengan uang keseluruhan nya!" Pak Gunawan berkata sambil tersenyum pada istri nya.

"Iya pa, tapi bagai mana jika mereka menghasut Rayan agar tidak memberikan kita uang?" Bu Salma terlihat cemas.

"Mama tenang saja, masalah Rayan biar lah menjadi urusan Andin. Papa yakin, Andin pasti bisa menangani Rayan!" Jawab pak Gunawan dengan yakin.

Sementara itu, di perjalanan pulang bu Arum dan Arini sangat kesal dengan orang tua nya Andin. Mereka gagal mendapatkan semua uang itu, padahal mereka tahu jumlah uang itu cukup banyak.

"Ibu heran sama mereka, masa orang kaya mengincar uang segitu. Padahal untuk ukuran orang kaya yang punya perusahaan besar, uang segitu tidak ada arti nya. Kok ibu jadi ragu sama mereka!" Bu Arum berkata pada Arini.

"Maksud ibu?" Tanya Arini bingung.

"Maksud ibu, kok sikap mereka tidak menunjuk kan kalau mereka itu orang kaya. Lagi pula ibu lihat di rumah mereka, tidak ada satpam dan tidak ada Art sama sekali. Masa iya orang kaya seperti mereka, mengerjakan semua nya sendiri!" Bu Arum membeberkan sesuatu yang jangan menurut nya.

Arini terdiam, dia berusaha mencerna semua ucapan sang ibu. Memang benar apa yang di katakan oleh ibu nya, semua nya tampak janggal.

"Ya udah deh bu, sekarang kita temui Rayan. Saat ini mungkin Rayan sudah pulang ke rumah!" Arini berkata pada ibu nya.

Arini sependapat dengan ibu nya, tapi sebelum nya dia harus memberi tahu Rayan. Apa yang telah di lakukan oleh orang tua nya Andin, siapa tahu Rayan bisa mendapatkan uang itu kembali melalui Andin.

"Pokok nya ibu tidak ikhlas, bu Salma dan pak Gunawan mengambil semua uang itu! Kita harus bisa mendapatkan uang itu lagi, bagai mana pun cara nya!" Tekan Bu Arum lagi.

Arini hanya mengangguk kan kepala nya, dia setuju dengan apa yang di katakan oleh ibu nya. Hanya Rayan yang mungkin bisa membuat mereka mendapatkan semua nya kembali, karena Rayan lah yang tahu banyak tentang mereka.

1
Rahma Inaya
bawk aja ke rs ibu rayan krn gka trm hiduo ssh akhrnya depresi
Rahma Inaya
mimpi km kesiangan rayan jgn harap melati mau blkan sm kamu yg ada kmu di usir jg di tolak utk sekian kalinya
Rahma Inaya
percuma km panggil km pasti akan di campakkan bery krn dia bosen hidup ssh dan milih tante kaya demi menuhi hidupnya yg mewah
Rahma Inaya
gmn bu arum ,arini ,rayan sakit kn di di hianti apalgi dl km mendukung ank mu selingkh sekrg ank perempuan mu selingkh hukum karma dibayar tunai tinggl arini nnt yg jerit histeris krn di hianati oleh bery
Ma Em
Mimpi saja kamu Rayan ingin kembali pada Melati jgn harap , sekarang Rayan juga Arini kena karmanya dan baru menyesal setelah usahanya bangkrut anak yg dikandung Andin bkn anaknya Rayan , Andin setelah istri sugar dady mu tau kesenanganmu akan hilang .
Cicih Sophiana
ihh kluarga yg lucu... 🤣🤣🤣 aq sampe sakit perut baca nya🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
cocok dgn pemikiran aq Mel 👍 keperawanan tdk akan bisa dia balikin
Cicih Sophiana
emang ada yah orang menikah klo cerai di hitung berapa kerugian nya... baru denger nih ada manusia yg begini 🤣🤣🤣 klo begitu Mel minta si Rayan mengembalikan keperawanan kamu bisa nggak dia...
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere menyewa rumah besar jg berharap yg bayar si Rayyan 🫢🤣🤣... setelah di lamar balik lagi ke tempat kontrakan kumuh di pinggir kali tuh pasti... 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere rumah orang tua nya aja ngontrak... mau di banding kan dgn melati? gak level kali 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
laki laki bodoh... tes DNA woy jgn main percaya aja
Cicih Sophiana
selama lima tahun suami dan mertua nya memakai topeng ya... mungkin sekarang mereka udah cape Mel memakai topeng makanya topeng nya di buka 🤣🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin kere aja ngaku orang tua ke luar negri.... liat aja dia liat barang mahal dia mau ... orang yg gak mampu ya gitu😆
Cicih Sophiana
emang si Rayan udah kenal orang tua si Pelakor... masa anak nya udah di hamilin orang tua belum kenal kan aneh...
Cicih Sophiana
suami bekas Melati kamar bekas Melati tempat tidur bekas Melati... nama nya jg sampah ya harus di buang ketempat nya seperti kamu nanti jg di buang ketempat klo ketauan busuk nya 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
ayo Melati tunjukan pada mereka klo kamu wanita berharga...
Cicih Sophiana
Melati kamu harus kuat agar kamu bisa melawan mereka yg gak punya hati...
Rahma Inaya
pastinya bery mau nikahi tante2 ksepian krn kaya dan mkn nnt usha or harta nya berry yg kelolah mknya dia mau.kasian arini nntnya akan mengalami spt melati di cerai klu arini mkn dicerai tp klu melati dia yg ceraikn rayan.rayan hrs nya km intropeksj dr klu km di posisi melti gmn sdh di hianti trs dicerai sakit hati gk .di otak km cuma harta bukan cnt km hk mau hidup miskin mknya km kekeh mau rujuk sm melati tp km slh melati gk bodoh mau blk an lagi sm kamu
Cicih Sophiana
ada yah orang yg seperti mereka... udahlah Melati pergi aja mereka kan bukan manusia... tunggu lah karma akan datang untuk kalian..
Cicih Sophiana
Mel lebih baik kamu pergi aja dari rumah itu... dari pada jadi babu gratisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!