Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.
Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11: Jarum Sembilan Putaran Langit & Berlututnya Sang Tabib Ilahi!
Suara lengkingan panjang mesin EKG itu bagaikan palu godam yang menghantam dada Song Zhentian hingga pria paruh baya itu terhuyung mundur!
"Ayah!!" teriak Song Zhentian dengan mata memerah.
Gu Changsheng juga terpaku di tempat. Baru satu menit yang lalu pemuda di hadapannya itu mengatakan bahwa detak jantung pasien akan berhenti dalam waktu kurang dari dua menit, bahkan tanpa memeriksa atau melihat pasien di dalam ruangan sama sekali!
Hanya dengan berdiri di luar pintu, pemuda ini bisa mengetahui kondisi meridian pasien secara akurat hingga ke hitungan detik?!
"Paman Song! Waktu kita hanya tersisa kurang dari satu menit sebelum sel-sel otak Kakek Song mati permanen!" seru Qin Wan'er cepat. "Izinkan Tuan Ye masuk sekarang juga! Jika terjadi sesuatu, saya, Qin Wan'er, yang akan menanggung seluruh konsekuensinya!"
Song Zhentian menggertakkan giginya. Dalam situasi di mana ayahnya sudah dinyatakan meninggal secara medis, tidak ada lagi yang bisa dipertaruhkan!
"Silakan! Jika Anda benar-benar bisa menarik kembali nyawa Ayah saya dari gerbang neraka, Keluarga Song akan membalas budi Anda dengan seluruh kekuatan kami!" ujar Song Zhentian sambil membuka jalan lebar-lebar.
"Hmph! Kalian semua sudah gila! Orang yang garis jantungnya sudah lurus mana mungkin bisa dihidupkan kembali dengan jarum tusuk gigi?!" cibir Su Haoran dengan suara keras. "Ye Chen, kalau kau gagal menghidupkan Tuan Besar Song dalam sepuluh menit, aku sendiri yang akan menelepon polisi untuk menangkapmu atas tuduhan malapraktik ilegal!"
Ye Chen mengabaikan gonggongan Su Haoran dan melangkah masuk ke dalam ruang ICU, diikuti oleh Gu Changsheng, Song Zhentian, dan Qin Wan'er. Sementara Su Haoran dan para dokter lainnya mengintip dari balik dinding kaca besar ruang ICU.
Di atas ranjang pasien, tubuh tua Kakek Song Tianming sudah terbujur kaku dengan wajah keabu-abuan tanpa napas. Lima batang jarum perak milik Gu Changsheng masih menancap di bagian dadanya, namun sudah tidak bereaksi apa-apa.
Ye Chen melangkah ke sisi ranjang. Seketika itu juga, aura di sekeliling tubuhnya berubah total—tenang, agung, dan memancarkan tekanan tak kasatmata yang membuat Gu Changsheng yang berdiri dua meter di belakangnya merinding hebat!
Dengan gerakan tangan kiri yang secepat bayangan, Ye Chen menyapu kelima jarum perak Gu Changsheng hingga tercabut sekaligus di sela-sela jarinya.
"Lima Jarum Pengikat Jiwa milikmu ditempatkan terbalik pada urutan ketiga dan keempat," ucap Ye Chen datar tanpa menoleh ke arah Gu Changsheng. "Kau seharusnya menusuk titik Qihai sebelum titik Guanyuan. Kesalahan satu milimeter itu yang membuat sisa Qi pasien terkunci di paru-paru dan menghentikan jantungnya."
Tubuh tua Gu Changsheng bergetar hebat bagaikan tersambar petir!
Masalah urutan jarum ketiga dan keempat itu adalah kebingungan terbesar yang selama dua puluh tahun terakhir tidak pernah berhasil ia pecahkan dari naskah kuno warisan gurunya! Dan pemuda ini... menyadarinya hanya dalam sekali lirik?!
"Sekarang, buka matamu lebar-lebar dan perhatikan baik-baik," kata Ye Chen tenang. "Aku hanya akan memperagakannya satu kali."
Ye Chen mengeluarkan sembilan batang jarum emas tipis dari saku dalamnya—jarum yang sama yang telah menyegel kekuatan naganya selama tiga tahun!
Begitu kesembilan jarum emas itu dipegang di antara jemari Ye Chen, aliran energi murni Sembilan Naga berputar di telapak tangannya.
Wusss! Clep! Clep! Clep!
Tangan kanan Ye Chen bergerak bagaikan tarian naga yang menembus awan! Tidak ada seorang pun di ruangan itu yang sanggup mengikuti kecepatan gerakan tangannya. Dalam waktu kurang dari tiga detik, sembilan batang jarum emas telah menancap sempurna di sembilan titik vital dari dada hingga ubun-ubun Kakek Song!
"Putaran Pertama, Mengunci Roh! Putaran Kedua, Membuka Gerbang Langit! Putaran Kesembilan... Kembalilah Nyawa!"
Ye Chen menjentikkan jarinya secara beruntun di atas kesembilan pangkal jarum emas tersebut!
Deng! Deng! Deng!
Suara dengungan metalik yang jernih bergema di seluruh ruang ICU! Kesembilan jarum emas itu bergetar secara serempak dan memancarkan pendar cahaya keemasan yang samar, membentuk bayangan samar seekor naga emas kecil yang berputar di atas dada Kakek Song sebelum meresap masuk ke dalam jantungnya!
Melihat pemandangan legendaris itu, mata Gu Changsheng membelalak hingga air mata mengalir membasahi janggut putihnya!
"Sembilan jarum beresonansi... bayangan Qi berbentuk naga... I-ini benar-benar Jarum Sembilan Putaran Langit yang telah hilang selama tiga ratus tahun!!" pekik Gu Changsheng dengan suara bergetar hebat.
Tepat pada detik berikutnya—
Tit! Tit! Tit!
Layar monitor EKG yang tadinya menampilkan garis lurus dan berbunyi panjang, tiba-tiba kembali memunculkan grafik detak jantung yang kuat dan stabil! Angka tekanan darah dan saturasi oksigen di layar melonjak naik ke level normal dengan kecepatan yang membuat seluruh dokter spesialis di luar kaca ICU menjerit tertahan!
"Detak jantungnya kembali! Garis EKG-nya kembali normal! Ya Tuhan, ini keajaiban medis!"
Belum hilang keterkejutan mereka, di atas ranjang ICU, Kakek Song Tianming yang tadinya sudah dinyatakan meninggal tiba-tiba menarik napas panjang, memuntahkan seteguk lendir hitam ke samping, lalu membuka kedua matanya dengan jernih dan langsung duduk tegak di atas ranjang!
"Ayah!! Anda sadar, Ayah?!" Song Zhentian langsung menyerbu maju dengan air mata berlinang.
Kakek Song Tianming menggerakkan bahunya dan merasakan tubuhnya justru sepuluh tahun lebih bugar dibanding sebelum ia jatuh sakit. "Zhentian... aku merasa seperti baru saja ditarik kembali dari lorong gelap oleh seberkas cahaya hangat..."
Di samping ranjang, Ye Chen sudah menarik kembali kesembilan jarum emasnya dan memasukkannya ke dalam saku.
Namun sebelum Song Zhentian sempat berbalik untuk berterima kasih, sebuah suara benturan lutut yang keras menggema di lantai marmer ruang ICU!
Brukk!
Tabib Ilahi Jiangnan, Gu Changsheng—sosok berusia tujuh puluh tahun yang dihormati oleh seluruh pejabat tinggi dan miliarder di Provinsi Jiangnan—menjatuhkan diri berlutut dengan kedua lututnya di hadapan Ye Chen, lalu membenturkan dahinya ke lantai tiga kali berturut-turut!
"Guru!! Ilmu pengobatan Guru bagaikan dewa yang turun dari langit! Murid bodoh Gu Changsheng memohon kepada Guru Ye untuk menerima saya sebagai murid dan mengizinkan saya melayani di sisi Guru seumur hidup!"