NovelToon NovelToon
Shen Luo : Murid Dua Dewa

Shen Luo : Murid Dua Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nugraha

Ini menceritakan kisah seorang pemuda yang memiliki sembilan Akar Spiritual, yang dianggap sebagai sampah oleh dunia kultivasi. Namun, tanpa sengaja, ia justru dibimbing oleh dua sosok legendaris yang telah berdiri di puncak dunia kultivasi.

Membawa dua cincin warisan tersegel yang menyimpan kekayaan dari dua sekte besar, Shen Luo memulai perjalanannya di dunia kultivasi.

Di tengah perjalanan, ia harus terseret ke dalam perselisihan masa lalu kedua gurunya, berhadapan dengan seorang Iblis Suci yang mematikan, serta terikat dalam perjodohan dengan seorang Putri Es yang telah mencintai pria lain.

Dengan sembilan Akar Spiritual yang dianggap sebagai kelemahan, Shen Luo harus bertahan hidup dan mengungkap rahasia kekuatannya, hingga suatu hari segel kedua cincin warisan itu terbuka dan takdirnya mulai berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Tiba di Kota Gerbang Besi

Setelah berhari-hari menempuh perjalanan melewati hutan lebat dan tebing terjal, Shen Luo akhirnya melihat sebuah kota besar berdiri di kejauhan.

Tembok baja hitam menjulang puluhan tombak dan membentang luas di tengah dataran. Di bagian tengahnya berdiri sebuah gerbang besi raksasa yang dipenuhi ukiran formasi kuno, membuat kota itu tampak seperti benteng yang tidak mudah ditembus.

Inilah Kota Gerbang Besi, salah satu kota perdagangan terbesar di wilayah pinggiran Benua Langit Misterius.

Begitu melewati gerbang kota, Shen Luo segera merasakan perbedaan yang mencolok. Qi alam di tempat ini jauh lebih pekat dibandingkan Desa Tanpa Nama.

Para kultivator melintas di udara dengan pedang terbang, beberapa lainnya menunggangi binatang spiritual, sementara di jalanan, aura kultivator dari berbagai tingkat bercampur menjadi satu.

Dengan bantuan Sembilan Akar Spiritual, Shen Luo dapat merasakan tingkat kultivasi mereka dengan cukup jelas.

Sebagian besar penjaga dan pedagang berada di Pengumpulan Qi Tingkat 3 hingga 5. Sesekali ia juga merasakan aura Pembentukan Fondasi dari para tetua dan pemimpin klan.

Dibandingkan mereka, kultivasi Shen Luo yang baru berada di Pengumpulan Qi Tingkat 1 memang tampak lemah.

Namun ia sama sekali tidak merasa rendah diri.

Dantian-nya jauh lebih luas daripada milik kultivator biasa, sementara Qi Suci dan Qi Darah Iblis di dalam tubuhnya juga jauh lebih murni. Dalam pertarungan sesungguhnya, tingkat kultivasi bukanlah satu-satunya penentu kemenangan.

Saat matahari telah mencapai puncak langit, suara keroncongan perut mengingatkan Shen Luo bahwa ia belum makan sejak pagi.

Selain makanan, ia juga membutuhkan informasi.

Karena itu, ia memasuki sebuah kedai bernama Kedai Angin Musim Semi.

Kedai dua lantai tersebut dipenuhi pedagang dan kultivator. Aroma daging panggang serta arak memenuhi ruangan, bercampur dengan suara percakapan yang ramai.

Shen Luo memilih meja di sudut dan memesan daging panggang beserta secangkir teh. Sambil makan, ia tidak banyak bicara dan hanya diam-diam memperhatikan percakapan orang-orang di sekitarnya.

Tidak lama kemudian, sebuah percakapan menarik perhatiannya.

"Hei, kau sudah dengar? Sekte Bintang Jatuh akan membuka penerimaan murid luar bulan depan."

"Sekte Bintang Jatuh?"

Seseorang di meja sebelah langsung menoleh dengan tertarik.

"Itu salah satu dari Sepuluh Sekte Besar Aliran Lurus. Kesempatan seperti ini jarang datang. Katanya, wilayah sekte mereka dipenuhi urat batu spiritual."

Tangan Shen Luo yang sedang memegang cangkir berhenti.

Sekte Bintang Jatuh.

Bukankah Itu sekte tempat Kakek Putih pernah berada.

Jika berhasil masuk ke sana, ia tidak perlu lagi mengkhawatirkan kekurangan Qi untuk mendukung Sembilan Akarnya.

Shen Luo baru saja hendak mendengarkan percakapan mereka lebih saksama ketika suara keras tiba-tiba menggelegar dari pintu.

Brak!

Pintu kedai ditendang hingga terbuka.

Lima pemuda berjubah biru masuk dengan langkah angkuh. Lambang angin puyuh berwarna perak terukir jelas di dada mereka.

Melihat pakaian tersebut, suasana kedai seketika berubah. Para pengunjung yang sebelumnya berbicara ramai langsung menundukkan kepala dan berpura-pura tidak melihat apa pun.

"Murid Sekte Angin Kencang..."

"Jangan cari masalah. Mereka penguasa Kota Gerbang Besi."

Pemuda yang berjalan paling depan bernama Ma Feng. Ia berada di Pengumpulan Qi Tingkat 5 dan jelas merupakan pemimpin kelompok tersebut.

Ma Feng menyapu pandangan ke seluruh kedai sebelum menunjuk sebuah meja yang sedang digunakan sebuah keluarga pedagang.

"Kosongkan meja itu."

Keluarga tersebut segera berdiri dan pergi tanpa berani membantah.

Ma Feng dan keempat rekannya kemudian duduk dengan santai, seolah seluruh kedai adalah milik mereka.

"Pelayan!"

Salah seorang murid berteriak.

"Bawakan daging Binatang Bertanduk Api dan arak terbaik. Cepat!"

Pemilik kedai segera memerintahkan seorang pelayan tua untuk melayani mereka.

Tak lama kemudian, lelaki tua itu datang membawa nampan dengan kedua tangan yang gemetar.

"Silakan, Tuan Muda..."

Namun ketika hendak meletakkan cangkir, kakinya tersandung lantai yang tidak rata.

Nampan di tangannya miring.

Secangkir teh panas tumpah tepat ke sepatu Ma Feng.

Wajah Ma Feng seketika berubah.

"Berani kau mengotori sepatuku?"

Pelayan tua itu langsung berlutut dengan wajah pucat.

"Maafkan hamba, Tuan. Hamba tidak sengaja."

Bukannya menerima permintaan maaf, Ma Feng justru mengangkat kakinya dan menendang dada lelaki tua itu.

Brak!

Tubuh kurus tersebut terlempar hingga menghantam lantai. Darah segar keluar dari sudut bibirnya.

Namun Ma Feng masih belum puas.

Ia mencabut pedangnya dan mengarahkannya kepada pelayan yang sudah tidak berdaya itu.

"Tangan yang menumpahkan teh ini harus dipotong!"

Pedangnya terangkat.

Namun sebelum tebasan itu turun, terdengar suara logam beradu.

Trang!

Pedang Ma Feng berhenti di udara.

Dua jari telah menjepit bilahnya.

Seorang pemuda berjubah abu-abu berdiri di depan pelayan tua tersebut.

Shen Luo.

Ma Feng menatapnya dengan tidak percaya.

"Siapa kau?"

Shen Luo tidak langsung menjawab. Tatapannya hanya tertuju pada pedang yang terjepit di antara kedua jarinya.

"Pedang seharusnya digunakan untuk menegakkan keadilan."

Ia mengangkat pandangan dan menatap Ma Feng dengan tenang.

"Bukan untuk menindas orang yang tidak berdaya."

Wajah Ma Feng berubah garang.

"Kau mencari mati!"

Ia mengerahkan seluruh Qi-nya dan mencoba menarik pedang tersebut.

Namun bilah itu tetap tidak bergerak sedikit pun.

Qi Suci mengalir perlahan di antara dua jari Shen Luo.

Krek!

Bilah pedang itu patah menjadi dua.

Wajah Ma Feng seketika pucat.

Sebelum sempat mundur, sosok Shen Luo telah menghilang dari hadapannya.

Dalam sekejap, Shen Luo muncul di sisi Ma Feng dan mencengkeram pergelangan tangannya.

Krek!

Tulangnya patah.

"Aaaaargh!"

Jeritan Ma Feng menggema di seluruh kedai.

Melihat pemimpin mereka terluka, keempat murid lainnya segera mencabut senjata.

"Bunuh dia!"

Mereka menyerang secara bersamaan.

Shen Luo tidak mundur. Qi Darah Iblis mengalir ke seluruh tubuhnya, memperkuat otot dan gerakannya.

Pedang pertama menebas ke arah leher.

Shen Luo menundukkan kepala untuk menghindarinya, lalu menghantam dada lawannya dengan telapak tangan.

Dhuak!

Pemuda itu terlempar dan menghancurkan beberapa meja sebelum jatuh ke lantai.

Shen Luo berbalik dan menyambut serangan berikutnya dengan sikunya. Hantaman tersebut tepat mengenai rahang lawannya hingga tubuh pemuda itu terlempar ke samping.

Dua orang terakhir mencoba menyerang dari belakang.

Shen Luo memutar tubuh dan menyapu kaki mereka.

Brak!

Keduanya jatuh tersungkur sebelum sempat mengayunkan senjata.

Pertarungan berakhir hanya dalam beberapa tarikan napas.

Kelima murid Sekte Angin Kencang kini terkapar di lantai.

Seluruh kedai mendadak sunyi.

Tak seorang pun berani bersuara.

Shen Luo tidak mengejar mereka. Ia justru berjalan menuju pelayan tua yang masih gemetar dan mengulurkan tangan untuk membantunya berdiri.

"Paman, kau terluka?"

Pelayan itu menggeleng dengan mata berkaca-kaca.

"T-Tidak apa-apa, Tuan Muda. Terima kasih telah menyelamatkan hamba."

Shen Luo tersenyum tipis. Ia mengeluarkan sekeping perak dari kantungnya lalu menyerahkannya kepada lelaki tua tersebut.

"Gunakan untuk mengobati lukamu. Sisanya untuk mengganti meja yang rusak."

Pelayan itu menatap keping perak di tangannya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Shen Luo menoleh kepada pemilik kedai.

"Dagingnya enak. Terima kasih."

Setelah berkata demikian, ia membetulkan pedang kayu di pinggangnya lalu berjalan keluar dari kedai.

Ia telah mendapatkan informasi yang dibutuhkannya.

Tujuannya kini sudah jelas.

Sekte Bintang Jatuh.

1
Aman Wijaya
menarik trik apa yang akan digunakan Jin Yuyan untuk memikattt...,
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas njeduk Thor lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
markotop top top lanjut terus Thor
jhoni
lanjut smpai tuntas thor
Armoire
Bagus sampai chapter 35
Moga2 MC nya ga kegatelan ma cewek2, dan ga punya banyak bini /Facepalm//Facepalm/
Armoire
1 vote meluncur lah /Drool//Drool/
Armoire
Qi darah iblis Jiji napa ga dilawan pake Qi darah iblis kakek hitam ja ??? /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor lanjut terus
Aman Wijaya
mantab Shen Luo lanjutkan aksimu
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ............
Neng Surya
jangan ada percintaan atau asmara thor... klo udah knl cinta ujungnya" ga fokus...kan MC nya jadi serba salah... oke thor jauhi yg namanya wanita ga seru jadinya klo sudah ada wadon😄😄😄😄
Neng Surya: ditunggu slalu cerita" nya
total 2 replies
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas terus Thor semangat semangat
Aman Wijaya
lanjut terus
Aman Wijaya
harta rampasan kok tidak diambil Thor
Adi Rbg
bagus alur ceritanya tidak berbelit-belit!
Adi Rbg
bagus alur ceritanya tidak berbelit-belit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!