NovelToon NovelToon
Sekte Puncak Keabadian

Sekte Puncak Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Lin Xuan, seorang pemuda modern penyuka novel web, tiba-tiba bertransmigrasi ke Benua Langit Surgawi. Sialnya, ia terbangun dalam tubuh Ketua Sekte termuda dari "Sekte Bintang Jatuh"—sebuah sekte yang dulunya merupakan penguasa benua, namun kini hanya menyisakan dirinya dan sebuah gunung usang karena diserang oleh aliansi musuh. Di saat musuh datang untuk mengambil alih tanah sektenya, Lin Xuan membangkitkan "Sistem Pembangunan Sekte Abadi".
​Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang klan, membangun paviliun ajaib, hingga memanggil naga penjaga, Lin Xuan memulai perjalanannya untuk mengubah sekte bobroknya menjadi kekuatan nomor satu di seluruh alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11: Kebanggaan Sang Permaisuri dan Hukuman Dewa

​Angin malam di kaki Gunung Bintang Jatuh mendadak berhenti berhembus. Belasan pembunuh bertopeng dari Sekte Bayangan Kematian serentak menoleh ke atas pohon, menatap sosok pemuda berjubah putih yang baru saja muncul tanpa peringatan.

​Pemimpin pembunuh menyipitkan matanya. Ia mencoba menyebarkan indera spiritualnya untuk memeriksa tingkat kultivasi pemuda itu. Namun, indera spiritualnya menabrak sesuatu yang terasa seperti dinding kehampaan kosmik. Tidak ada fluktuasi Qi, tidak ada aura kehidupan fana, seolah-olah pemuda itu adalah hantu atau... dewa yang tak tersentuh.

​Namun, di Benua Langit Surgawi yang terpencil ini, mana mungkin ada dewa sungguhan?

​"Sok pahlawan mencari mati!" dengus sang pemimpin pembunuh. Ia berasumsi pemuda ini menggunakan semacam jimat penyembunyi aura. "Jangan pedulikan dia! Bunuh bocah perempuan itu, dan cincang pria sok suci ini menjadi ribuan potong!"

​"Baik!"

​Lima pembunuh berpakaian hitam melesat ke udara, pedang beracun mereka memantulkan cahaya hijau yang mematikan. Mereka menerjang ke arah Lin Xuan dari berbagai sudut, mengunci semua jalan keluarnya. Niat membunuh dari lima ahli tingkat akhir Pembangunan Yayasan menyatu, menciptakan tekanan yang cukup untuk meratakan bukit kecil.

​Di bawah, Su Yue'er mengerutkan kening. Walaupun ia penasaran dengan pemuda misterius ini, ia tahu betapa berbahayanya formasi serangan Sekte Bayangan Kematian.

​"Pemuda bodoh. Datang ke sini hanya untuk pamer gaya tanpa menggunakan perisai Qi? Dia akan mati dalam sedetik," batin Su Yue'er dingin.

​Namun, yang terjadi selanjutnya membuat mata biru kristal sang Permaisuri Es itu membelalak lebar, mengikis seluruh sisa-sisa kesombongan masa lalunya.

​Lin Xuan, yang masih berdiri dengan tangan di belakang punggung, bahkan tidak melirik kelima pembunuh yang hampir menusuknya. Ia hanya menatap bulan di langit, lalu mendesah pelan.

​"Sangat berisik."

​Satu kalimat sederhana, diucapkan tanpa emosi.

​TRANG! KRAK!

​Tepat saat ujung pedang beracun mereka berjarak kurang dari satu inci dari jubah Lin Xuan, kelima pembunuh itu membeku di udara. Bukan membeku karena es, melainkan karena ruang di sekitar mereka tiba-tiba memadat seperti balok besi yang tak tertembus.

​Kemudian, di bawah tatapan ngeri belasan orang di bawah sana, tubuh kelima pembunuh itu perlahan... hancur menjadi debu. Tanpa jeritan, tanpa darah, tanpa ledakan. Mereka hanya terhapus dari lukisan realitas, menghilang ditiup angin seolah tak pernah dilahirkan ke dunia ini.

​Keheningan yang memekakkan telinga menyelimuti kaki gunung.

​Pemimpin pembunuh yang tadinya sombong kini jatuh terduduk, lututnya bergetar tak terkendali. "I-ilusi... Ini pasti ilusi! Sihir iblis apa ini?!"

​Di sisi lain, napas Su Yue'er tertahan. Jantungnya berdegup kencang, nyaris melompat keluar dari dadanya. Ia adalah reinkarnasi Kaisar Es Sembilan Surga. Matanya telah melihat pertarungan para dewa yang menghancurkan galaksi. Namun, apa yang baru saja ia saksikan benar-benar di luar nalar!

​"Tidak ada fluktuasi Qi Surgawi... Tidak ada penggunaan Hukum Elemen... Dia baru saja menghapus keberadaan mereka menggunakan Hukum Otoritas Mutlak! Eksistensi macam apa ini?! Bahkan Kaisar Abadi di Alam Atas tidak bisa melakukan hal semudah itu tanpa merusak ruang dunia fana!"

​Pikiran Su Yue'er berputar liar. Ia tiba-tiba menyadari bahwa pemuda berjubah putih di depannya ini mungkin bukanlah manusia, melainkan inkarnasi dari Hukum Kesadaran Surgawi itu sendiri, atau bahkan monster kuno yang usianya melampaui sejarah alam semesta!

​Lin Xuan perlahan melayang turun dari dahan pohon, mendarat di tanah tanpa membuat debu setitik pun bergeser. Matanya yang sedalam malam tanpa bintang beralih menatap sisa pembunuh Sekte Bayangan Kematian.

​"Sekarang, giliran kalian," ucapnya lembut.

​"L-lari! MENYEBAR DAN LARI!" raung pemimpin pembunuh, kehilangan seluruh akal sehatnya. Delapan pembunuh tersisa menembakkan jimat darah, membakar esensi umur mereka untuk meningkatkan kecepatan kabur hingga batas maksimal.

​Lin Xuan tidak mengejar. Ia hanya mengangkat tangan kanannya dan mengepalkannya perlahan.

​BZZZZT!

​Area seluas lima kilometer di kaki Gunung Bintang Jatuh seketika berada di bawah tekanan gravitasi mutlak.

​Bruk! Bruk! Bruk!

​Kedelapan pembunuh yang baru saja melesat pergi itu terbanting keras ke tanah dengan kekuatan meteor jatuh. Tulang-tulang mereka remuk seketika, dan organ dalam mereka hancur lebur. Dalam sekejap mata, tidak ada lagi yang bernapas selain Lin Xuan dan Su Yue'er.

​Lin Xuan menepuk debu imajiner dari tangannya, lalu membalikkan badan menghadap gadis kecil berambut perak yang masih bersandar di pohon beringin.

​"Nah, semut-semut itu sudah dibersihkan," ucap Lin Xuan dengan senyum hangat, sangat kontras dengan pembantaian brutal yang baru saja ia lakukan secara diam-diam. "Kembali ke pertanyaanku sebelumnya, Nona Kecil. Apakah kau ingin mati di dunia fana ini, atau kau ingin memanggilku Guru?"

​Su Yue'er menggigit bibir bawahnya. Darah biru pucat menetes dari sudut mulutnya. Harga dirinya sebagai seorang Permaisuri meronta. Meminta perlindungan? Tunduk pada orang lain? Itu adalah hal yang paling ia benci sejak ia dikhianati di kehidupan lalunya!

​Namun... matanya menatap mata Lin Xuan. Mata pemuda itu tenang, tidak memancarkan niat jahat atau keserakahan. Hanya keyakinan mutlak.

​"Jika aku terus berkultivasi sendiri di benua rendahan ini, butuh waktu puluhan ribu tahun untuk kembali ke Alam Atas. Kaisar Petir pasti sudah menguasai seluruh wilayahku," batin Su Yue'er pedih. "Tapi pria ini... dia menyimpan kekuatan yang melampaui Kaisar Abadi. Jika dia bersedia melindungiku..."

​Dengan susah payah, gadis kecil bergaun biru es itu menopang tubuhnya yang terluka parah. Ia memaksa lutut kecilnya untuk menekuk, dan akhirnya berlutut di atas tanah berdebu. Kepala peraknya menunduk tajam.

​"Su Yue'er... memberi hormat kepada Guru!" ucapnya dengan suara jernih, menggema di malam yang sunyi.

​Begitu kata-kata itu terucap, melodi merdu meledak di dalam kepala Lin Xuan layaknya kembang api kemenangan.

​[Ding! Misi Rekrutmen Berhasil Diselesaikan!]

[Selamat! Tuan Rumah telah merekrut murid dengan bakat Bintang 10 (Su Yue'er - Reinkarnasi Kaisar Es)!]

[Hadiah Diberikan: 3.000 Poin Sekte!]

[Hadiah Diberikan: Perluasan Wilayah Mutlak. Radius Domain Tuan Rumah meningkat dari 10 km menjadi 50 km!]

[Hadiah Diberikan: Paket Harta Alam Atas (Dapat dibuka di penyimpanan)!]

​Lin Xuan menahan diri agar tidak melompat kegirangan. "Bagus sekali! Tiga ribu poin dan perluasan area! Sekarang aku benar-benar bisa membangun faksi super! Dan anak ini... reinkarnasi Kaisar Es? Pantas saja sifatnya sangat arogan!"

​Menyembunyikan kebahagiaannya, Lin Xuan berjalan mendekati Su Yue'er. Ia mengulurkan tangannya, menyentuh puncak kepala gadis itu.

​Sebuah aliran energi hangat dan murni (yang disediakan oleh Sistem tanpa memotong Poin Sekte Lin Xuan) mengalir masuk ke tubuh Su Yue'er. Dalam hitungan detik, luka-luka di sekujur tubuhnya menutup, dan hawa dingin yang tak terkendali di dalam Dantian-nya kembali stabil.

​Su Yue'er mendongak kaget. Ia telah menghabiskan esensi jiwanya, sebuah cedera yang membutuhkan pil suci tingkat 9 untuk disembuhkan. Namun pria ini menyembuhkannya hanya dengan sentuhan?! Kepercayaannya pada identitas Lin Xuan sebagai "Monster Kuno Tertinggi" semakin mengakar kuat di benaknya.

​"Bangunlah, Yue'er," ucap Lin Xuan lembut, menarik tangan gadis itu. "Mulai hari ini, kau adalah Murid Inti Kedua dari Sekte Bintang Jatuh. Tidak peduli siapa musuhmu di masa lalu, entah itu dewa atau kaisar alam atas, selama kau berada di bawah perlindungan sekte ini, tak ada yang berani menyentuh sehelai pun rambutmu."

​Mata biru kristal Su Yue'er bergetar. Untuk pertama kalinya sejak pengkhianatan yang merenggut nyawa masa lalunya, sepercik rasa aman yang asing menyusup ke dalam hatinya yang beku.

​"Terima kasih... Guru," bisiknya pelan.

​"Ayo," Lin Xuan menjentikkan jarinya, dan sebuah awan spiritual putih muncul di bawah kaki mereka, mengangkat keduanya terbang menuju puncak gunung. "Ada seorang kakak seperguruan yang sedang menunggumu di atas. Selain itu, ada beberapa hadiah pendaftaran yang harus Guru berikan padamu."

​Sambil terbang, Lin Xuan diam-diam membuka panel Sistem.

​"Sistem, buka Paket Harta Alam Atas sekarang!" perintahnya dalam hati, tak sabar melihat hadiah rahasianya.

1
Hadi Hadi
up up🤭
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪
Hadi Hadi
bantai💪
Romansah Langgu
Novel yang mantap
Hadi Hadi
is good😄😄💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
Hadi Hadi
is good😍😍😍
Hadi Hadi
up up😍💪
Hadi Hadi
sikat😍😍💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Hadi Hadi
semangat😍💪💪
Hadi Hadi
is top
Hadi Hadi
is y😍😍💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!