NovelToon NovelToon
Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:406.8k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Lorenzo Matteo Romano sudah mantap menceraikan Alina Seraphine Bellamy, setelah tiga tahun menikah.

Namun, kecelakaan terjadi tepat setelah Lorenzo mengajukan perceraian. Ketika sadar, Lorenzo justru mendapatkan kemampuan aneh—ia bisa mendengar isi pikiran Alina.

Betapa terkejutnya Lorenzo saat mengetahui bahwa wanita yang selama ini terlihat begitu patuh ternyata menyimpan segudang rahasia, keluhan, dan komentar pedas yang tak pernah berani diucapkannya.

Lorenzo akhirnya memutuskan berpura-pura amnesia agar perceraian mereka batal.

Sayangnya, rencana itu justru membuat Alina semakin stres. Sebab, di depan Lorenzo, Alina harus tetap menjadi istri yang lembut dan penurut.

Sementara di dalam hatinya, “Ya Tuhan, kenapa orang ini belum juga ingat kalau dia mau menceraikanku?!”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah menjadi permainan rahasia: seorang istri yang tak sadar isi kepalanya bisa didengar, dan seorang suami yang berbalik mati-matian mempertahankan pernikahannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 16

"Jangan-jangan itu anaknya Lorenzo!"

Pikiran Alina meluncur begitu saja. Wajahnya langsung kaku. Kedua tangannya refleks menutup mulut. Matanya membulat ketika memandang ke arah Lorenzo yang berdiri beberapa meter darinya.

Sementara itu, Lorenzo membeku. Dia baru saja mendengar kalimat itu dengan sangat jelas.

Darah seolah mendidih di kepala Lorenzo. Aura merah seperti menyelimuti tubuhnya. Bagaimana bisa istrinya mencurigai dirinya menghamili Rose? Padahal selama ini Lorenzo bahkan belum pernah melakukan hubungan intim dengan wanita mana pun, termasuk Bianca.

Pria itu mengepalkan tangan. "Alinaaaa! Ikut aku ke kantor!" teriak Lorenzo.

Suara keras itu menggema di seluruh lantai lima. Suasana yang tadinya dipenuhi percakapan mendadak berubah seperti kuburan. Semua kepala menoleh bersamaan. Ada karyawan yang langsung menegakkan punggung, ada yang buru-buru menunduk menatap komputer. Bahkan Amanda yang tadi masih sibuk bergosip langsung membeku dengan mulut sedikit terbuka.

Sisil perlahan mendekatkan wajahnya kepada Amanda. "Kenapa Tuan Lorenzo memanggil Alina?" bisiknya.

Amanda menggeleng cepat. "Aku juga tidak tahu. Mungkin ada pekerjaan dia yang tidak sesuai keinginannya."

"Kamu rasa bukan itu, deh?" bisik Sisil.

"Kalau aku tahu, aku sudah jadi paranormal perusahaan."

Beberapa karyawan lainnya saling melirik. Wajah mereka pucat pasi, seolah-olah baru melihat zombie berjalan masuk ke kantor. Namun, rasa takut itu tidak mampu mengalahkan rasa penasaran. Mereka ingin tahu satu hal: Apa yang sudah dilakukan Alina sampai dipanggil langsung oleh Group CEO?

Alina sendiri justru merasa lututnya kehilangan tenaga. "Kenapa dia ada di sini?"

Tatapan Lorenzo yang tajam membuat tenggorokannya tercekat. Pria itu benar-benar terlihat marah. Alina tidak berani bergerak. Tangannya masih menempel di depan mulut.

"Dia kenapa?! Apa yang sudah aku perbuat kepadanya sampai dia marah begitu?"

Lorenzo membaca semuanya. Dan itu justru membuat emosinya semakin naik. Apa yang sudah dia lakukan? Istrinya bahkan tidak sadar!

"Alina!" panggil Lorenzo lagi.

Kali ini lebih keras. Alina tersentak. "I-iya!"

Tubuh Alina akhirnya bergerak. Dia langsung berlari kecil mengejar Lorenzo yang sudah berjalan menuju lift.

"Tuan Lorenzo, tunggu!"

Pintu lift sudah hampir tertutup. Alina mempercepat langkah. "Tunggu!"

Namun, pintu lift menutup tepat di depan wajahnya. Alina berhenti mendadak. Kedua tangannya terangkat.

"Astaga ...!"

Di balik pintu lift, Lorenzo berdiri dengan wajah semakin kesal. "Dasar bodoh! Kenapa tidak cepat-cepat masuk!"

Pintu lift pun mulai bergerak naik. Alina menatap angka lantai yang berubah. Kemudian dia melihat tangga darurat di ujung koridor. Matanya membesar. Kalau dia naik lift berikutnya, Lorenzo pasti sudah sampai lebih dulu. Dan pria itu sedang marah. Sangat marah.

Alina tidak ingin membuat keadaan semakin buruk. Akhirnya dia memilih berlari menuju tangga darurat.

"Semoga aku masih hidup setelah ini."

Lantai lima belas. Pintu tangga darurat terbuka dengan keras. Alina keluar dengan napas tersengal-sengal. Rambutnya sedikit berantakan. Wajahnya memerah. Satu tangannya memegang dinding.

"Hah ... hah ...."

Dia menarik napas panjang, lalu mengembuskannya perlahan. Tangga darurat dari lantai lima menuju lantai lima belas ternyata bukan pilihan yang bijaksana. Siapa pun yang membuat gedung kantor memiliki lima belas lantai tanpa menyediakan teleportasi jelas tidak memikirkan kesejahteraan karyawan.

Alina menatap lorong di depannya. Ruang kerja Lorenzo berada tidak jauh dari sana. Dia menarik napas sekali lagi, kemudian berjalan menuju pintu. Tangannya terangkat mengetuk beberapa kali.

"Masuk!" terdengar suara Lorenzo dari dalam.

Alina membuka pintu. Begitu masuk, dia langsung menutupnya kembali. Jantungnya berdegup begitu cepat. Dia berdiri di dekat pintu sambil berusaha mengatur napas.

Lorenzo berada di belakang meja. Tatapan pria itu langsung tertuju kepadanya. Alina menelan ludah. Dia sudah mempersiapkan mental. Dimarahi. Diceramahi. Mungkin bahkan dipecat?

Kalau sampai dipecat, dia harus mencari pekerjaan baru. Tapi kenapa Lorenzo marah? Alina bahkan tidak merasa melakukan kesalahan.

Tiba-tiba Lorenzo berdiri. "Aku masih perjaka!"

Suara itu terdengar lantang. Alina mengedipkan mata bulatnya beberapa kali, sampai terlihat lucu. Otaknya seperti membutuhkan waktu untuk memahami kalimat yang baru saja keluar dari mulut suaminya.

"Apa? Lorenzo masih perjaka? Kenapa tiba-tiba membahas hal itu?"

Alina memiringkan kepala. Kemudian matanya menyipit.

"Kenapa dia bilang masih perjaka? Ish, aku tidak percaya!"

Lorenzo langsung melotot. "Kamu tidak percaya aku masih perjaka?"

Alina membeku. Dia tidak menjawab. Namun, pikirannya justru semakin ramai.

"Tentu saja tidak percaya. Kamu sudah lama berpacaran dengan Bianca, bahkan sebelum kita menikah. Lalu, dengan mudahnya bilang masih perjaka. Rasanya mustahil!"

Lorenzo merasa dahinya berdenyut. Apa? Jadi selama ini Alina berpikir dia dan Bianca sudah melakukan "itu".

Lorenzo mengusap wajahnya. "Alina."

"Iya?"

"Kamu benar-benar berpikir aku pernah tidur dengan Bianca?"

Alina langsung mengangkat kedua tangannya. "Aku tidak mengatakan apa-apa."

"Tapi pikiranmu mengatakannya dan terlihat jelas dari wajahmu!"

Alina terdiam. Dia menatap Lorenzo dengan bingung. Kenapa suaminya bisa begitu yakin dengan isi pikirannya?

Tentu saja Lorenzo langsung sadar bahwa ucapannya hampir membongkar rahasia kemampuan anehnya. Dia buru-buru mengalihkan pandangan.

"Maksudku ...." Lorenzo menarik napas. "Kamu kelihatan tidak percaya."

Alina mengusap ujung hidungnya. "A-aku cuma ...."

Wanita itu masih ragu. "Aku memang agak sulit percaya."

Lorenzo menatapnya tajam. "Kenapa?"

Alina menghela napas. "Karena kamu sudah lama berpacaran dengan Bianca."

Kalimat itu keluar begitu saja. Lorenzo diam. Alina melanjutkan dengan nada polos, "Jadi, ketika kamu bilang masih perjaka, ya, agak sulit dipercaya."

Lorenzo hampir tersedak. Agak? Menurut Alina, hanya agak sulit dipercaya? Padahal ekspresi wajahnya jelas mengatakan sebaliknya.

Pria itu berjalan mondar-mandir di depan meja. Dia mengacak rambutnya.

"Aku masih disegel."

"Kira-kira bagaimana caranya membuktikan kalau aku masih perjaka dan belum pernah melakukan itu dengan wanita mana pun?"

Lorenzo berhenti. Dia menatap Alina.

"Pokoknya aku tidak pernah tidur dengan wanita mana pun!"

Alina melongo.

1
Ita Xiaomi
Gmn klo Edgar salah membenci dan itu bukan salah Lorenzo?
Sptnya Lorenzo punya strategi sendiri yg tdk diketahui siapapun utk menyelesaikan masalah yg dihadapinya.
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
edgar itu mantannya alina ya.
Inooy
dn kebencian mu akan jd bumerang bagi kamu sendiri Bii..karena Lorenzo dn kluarga nya g akan tinggal diam buat mengusut penyebaran video yg menyakitkan Alina...😠
Inooy
karena semenjak kecelakaan Lorenzo d beri keajaiban bisa mendengar suara hati istri yg d dzolimi,,dengan memperlakukan nya layak nya seorang asing yg terpaksa tinggal satu atap..dengan mendengar keluhan2 Alina d hati dn kepala nya, Lorenzo bisa mengetahui betapa jahat nya diri nya terhadap Alina..dn tanpa memperlihatkan sakit hati nya Alina tetap bertahan dengan pernikahan nya, daaan dr situ laah mata hati Lorenzo mulai terbuka..mana berlian dn mana batu kerikil,,maka nya Lorenzo mulai menjaga jarak denvan Bianca dn mulai menelusuri kehidupan nya.....

hhuuuuu,,hidup mu benar2 rumit Ren..dn kerumitan itu kamu bikin sendiri hhaaaaa......😮‍💨
Inooy
benar2 wanita liciiiiikk, mendekati pria kaya2 hanya demi status dn hidup hedon mu Biii...tp kebahagiaan kamu menghancurkan orang lain, apalagi orang itu pernah mencintai mu, pernah membahagiakan mu dengan memenuhi keinginan mu..balasan nya akan segera datang..karena kamu bukan hanya menyakiti satu orang aj, tp banyak orang tersakiti..terlebih lg kaum kamu jg Bi, wanita yg tidak pernah menyakiti mu kini merasakan dampak dr perbuatan mu..jd siap2 bang karma mendekati kamuuu!
Inooy
kamu benar2 ular derik beracun Bianca, awal mendekati Lorenzo kamu hanya melihat kekayaan nya..cinta palsu!!!
tp tenang aj, wanita licik dn jahat kaya kamu g akan tenang hidup nya..karena karma secara perlahan sedang mendekati kamu dn Samuel!!! 😠
Inooy
ternyata biang kerok nya mereka mereka iniiii...😡
kalian jangan senang duluuu,,Lorenzo pasti menangkap kalian, hhuuuuu.....
rasa nya pengen aq bejek2 nih makhluk 2 inii...😡😡
Inooy
karena yg sekarang kamu udh benar2 menerima Lorenzo, udh mencintai nya setulus hati, mo menerima masa lalu nya..dn terlebih lg mo menerima perlakuan Lorenzo selama 3 tahun, menerima d sakiti tanpa tersakiti..tp sekarang melihat Lorenzo yg sedang merencanakan masa depan nya dengan Bianca hati kamu merasa tersakiti..karena kamu udh mencintai suami mu sendiri, dn video itu berhasil menyakiti perasaan mu Al...
Tutuk Isnawati
bagus bgt critanya
Inooy
d saat itu Lorenzo belum mengetahui isi kepala dn hati mu Al,,maka nya dia begitu kuat mempertahankan cinta nya...tp semenjak Lorenzo bisa mendengar isi kepala kamu,,d situ Lorenzo baru mo menerima kamu karena ocehan kamu...sayang nya sekarang Lorenzo g bisa mendengar isi kepala dn hati kamu Aal 🥺
Thalia
surprise membuktikan🤭😭😭
Fia Ayu
Ya allah ngakak mulu lah baca novel ini😂
Siti nalaratih Sopian
lanjut thor
Ass Yfa
Sodara Edgar apa yg terlibat kecelskaan dgn Lorenzo..dia mnggl
Ass Yfa
benerkan Biannca dan Samuel...
Alina juga itu masa lalu sebelum Lorenzo mencintaimu...kan dia emang cinta Bianca..kamu tahu dan cuek aja kenapa sekarang...sakit hati...heran...Lornzo emang salah dari awal kamu tahu
Atik Kiswati
next....
Ita rahmawati
siapa dn gimana LG ini ceritanya tntg kembarannya si Edgar,, kenapa bisa Lorenzo yg jd tersangkanya 🤦
masih byk misteri illahi 🤣
Ita rahmawati
eh ternyata bukan Edgar tp si bodoh Samuel yg otaknya udh GK bisa mikir karna seringnya buang air di WC umum 🤣
Susma Wati
masa lalu mereka mulai bermunculan dengan membawa dendam yang membuat kehidupan kluarga lorenzo dan alina dalam kesalah pahaman terus berlanjut
Ita rahmawati
woy keluarga keluarga yg katanya kaya raya masa GK ada yg tau sih sapa pelakunya 🤦🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!