zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#bab 11
richard, lyra dan lucas menyiapkan banyak sekali rencana, mereka tidak bisa kalau hanya mengandalkan elvina saja, mereka juga harus bisa menjauhkan floren tanpa bantuan suara hati elvina, karna sejujurnya, mereka bertiga juga sudah tau niat asli floren dan keluarga nya, itu sebab nya mereka mempercepat pernikahan lucas dan elvina
"kita ga bisa kalo cuman ngandelin suara hati nya si elvina, apa lagi kalo dia ga ada terus floren dateng, kita harus siap sedia kapan pun itu" ucap lucas yg di jawan anggukan oleh ayah nya, ibu nya terus berpikir keras
"mama juga tau, tapi masalah nya gimana? floren itu kan kalo di depan kita sikap nya lembut banget, kita juga ga tau pasti kapan dia bakal bertindak"
"hmmm, kalo kita seandainya makin ngejauhin dia, dia pasti bakal bales nya ke elvina, kalo semisal kita ga ngejauhin dia, dia pasti bakal nyiapin banyak rencana buat merebut posisi elvina"
"itu yg papa pikirin juga, kalo sampe posisi elvina tergantikan, kakek kamu pasti bakal marah besar sama kita, dan kakek kamu pasti mencabut semua perusahaan yg atas nama kita, semua villa yg kakek berikan ke kita bakal dicabut juga, terus kita jatuh bangkrut gitu aja"
"terus rencana apa yg harus kita siapin?" bingung mereka bertiga, mereka bertiga seperti kehabisan ide untuk membuat rencana yg bagus, mereka ingin menyerah tapi mereka terpikir oleh kerja keras mereka selama ini, mereka juga sebenarnya memikirkan elvina di sisi lain, tanpa mereka sadari, elvina yg terbangun dari tidur nya mengintip dan mendengar semua perkataan mereka bertiga tanpa di ketahui siapa pun, setelah dia mendengar itu, dia pun kembali ke kamar dan kembali tidur
"mereka yakin mau nyingkirin si floren itu? masa iya si? kok gw sedikit ga percaya ya? di novel adegan inibga ada tu, apa di sembunyiin ya? dan sebenarnya di novel aslinya tertulis kalo sebenarnya mereka itu sayang sama elvina tapi ga pernah nunjukin itu semua? terus sebenarnya mereka itu ga pernah mau dukung lucas sama floren karna udah tau rencana licik nya tapi terpaksa?" ucap zoeya lirih, ia berpikir keras di dalam kamar nya tentang kejadian ini yg tidak di tulis di novel, ia merasa ada hal yg mungkin di sembunyikan oleh penulis novel
"engga engga, ini kaya nya ada yg ga beres, tapi apa? mereka berusaha nyingkirin floren dari sisi mereka karna ga ingin rencana floren berhasil, itu berarti mereka tau sesuatu dari lama kan? itu berarti mereka tau sesuatu tentang rahasia floren yg sebenarnya? tapi mereka tau dari mana? padahal kan di novel jelas tertulis kalo mereka itu tau semua rencana licik floren pas lucas udah menikah sama floren dan sehari sebelum mereka benar benar bangkrut" tambah nya
"gw harus cari tau tentang semua ini, tapi gimana ya? masa iya mau ngintipin dan nguping mereka lagi si? tar kalo ketahuan gimana? bisa kacau rencana gw, apa lagi kalo mau pulang ke dunia asli harus nyelesaiin semua tantangan yg ada di novel ini, dan niat gw ke sini kan karna mau ngubah alur novel nya biar elvina di sayang sama keluarga ini dan biar ga dijahatin lagi" pikir nya, ia bingung harus melakukan apa, selain ingin membantu keluarga frederick untuk menjauhkan floren dari mereka, di sisi lain dia juga ingin tau apa yg keluarga itu rencana kan, ia terus memikirkan hal itu sampai jam menunjukkan sudah mau pagi, dia kemudian menepis hal itu dan kembali memikirkan nya esok pagi, dalam sekejap ia terlelap dalam tidur nya lagi
*************
pagi pun tiba, elvina terbangun karna sinar matahari yg menembus ventilasi mengenai wajah nya
"hoamm, udah pagi ternyata" ucap nya yg bangun dari ranjang dan membuka horden jendela, ia lalu melihat ke ranjang sebelah tempat ia tidur
"lohh, mama nya lucas tadi malem ga balik lagi ke kamar? kok ga ada? apa udah bangun ya?" ucap nya yg berpikir sebentar lalu memilih untuk turun ke dapur dan sarapan bersama lucas dan kedua orang tua nya, saat ia turun, lyra, richard dan lucas sudah menunggu nya di meja makan
"eh vina udah bangun, sini sini nak makan bareng kita" ucap ibu lucas pada elvina yg lalu menarik tangan elvina dan mendudukkan nya di sebelah lucas, ia terkejut melihat itu tapi tak mempermasalahkan nya
"m-makasih tante, tapi...."
"alah udah nanti aja, sekarang kita makan dulu ya" sahut ibu lucas yg langsung memotong omongan elvina, elvina ingin melanjutkan perkataan nya tapi ia lebih memilih untuk diam dan makan dulu bersama mereka
'ni keluarga aneh banget dah, bukan nya di novel itu tertulis kalo seharus nya ibu lucas sama lucas itu ga suka ya sama elvina, mereka lebih suka sama florenca yg merupakan sahabat masa kecil nya si lucas, waktu ayah lucas baik ke elvina juga sebenernya ga di bolehin sama ibu nya lucas, ibu sama lucas terus menghasut ayah lucas buat lebih suka sama floren, tapi karna ia lebih percaya elvina jadi sulit buat percaya sama floren, tapi karna dia ga sengaja liat flasdisk nya ada di laci nya dia jadi marah besar sama elvina yg ga salah apa apa, dia bahkan nampar elvina, floren yg merupakan pelaku sebenernya malah menuduh elvina supaya keluarga ini makin percaya sama dia, dan yahh bener aja, keluarga ini akhirnya percaya omongan dari orang munafik itu dan sudah ga memedulikan elvina lagi, bahkan saat elvina sakit aja mereka ga peduli' ucap nya dalam hati panjang lebar, lyra, richard dan lucas yg mendengar itu sedikit tidak percaya sebenarnya, tapi karna mereka tau yg dikatakan evina itu pasti kenyataan, mereka jadi ingin membenarkan sikap mereka yg sudah tidak baik pada elvina sebelum nya
'juga di saat elvina masuk rumah sakit pun, keluarga ini jenguk nya cuman satu bulan sekali, yg sering itu keluarga nya sendiri, bahkan keluarga nya yg akhirnya menanggung semua biaya rumah sakit elvina, dan setelah elvina sembuh total dia pun jadi sukses atas bantuan dari kakak nya yg ngasih dia modal, juga setelah dia sukses, ga pernah lagi dapet kabar dari keluarga ini, dan sebulan setelah nya dia baru tau kalau keluarga ini bangkrut dari sehari sebelum dia sembuh. kasian keluarga ini, udah cape membangun bisnis nya dari nol eh malah di hancurin dan di kuasai sepenuh nya sama manusia bermuka dua' lanjut nya, ketiga orang yg mendengar itu merasa sangat menyesal karna di kehidupan lalu telah mempercayai floren dari pada elvina, padahal jelas jelas orang yg bisa membuat mereka maju berada tepat di depan mereka, namun mereka malah menyia nyia kan nya