Cerita seorang gadis yang tinggal serumah dengan kakak tirinya, keduanya pernah merasa trauma dari kehidupan keluarga sebelumnya. Alex tipe orang yang sayang dan melindungi walau di awal kelihatan dingin, tapi perhatiannya membuat ia merasa nyaman, prasaan suka yang ia ragukan juga dirasakan Alex.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ji jie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyesalan Bu Citra.
...Saat pagi ...
...Alex bangun lebih Awal dari hari biasanya karena dia harus pergi keluar kota urusan bisnis sengaja tak menyalahkan alaram agar Sandra tak bangun, dia mencium kening Sandra yang masih tertidur pulas. ...
...Dalam perjalanan Pak Ali memberi informasi tentang karyawan yang dipecat ternyata dia diterima di perusahaan cabang C yang dikelola Pak Santoso saat perekrutan karyawan bulan lalu. ...
..."Apa dia di Bagian yang sama seperti sebelumnya?"...
..."Begitulah Bos, sekarang tindakan apa yang harus kita lakukan." ...
..."Hubungi Pak Santoso suruh cek laporan keuangan saat Yola masuk ke perusahan C secara diam diam. "...
..."Baik nanti saya, sampaikan kalau perlu saya, akan pinjam bukunya biar Nona Sandra memeriksanya. "...
..."Itu juga bagus sekalian kita tau yang sebenarnya. "...
...Di rumah ...
...Pukul 7 Sandra baru bangun dan dia tak melihat kakaknya, sebelum bersiap kuliah Sandra merapikan tempat tidur kakaknya dan membersihkan semua ruangan. ...
...Suara gemericik air yang keluar dari shower di kamar mandi membasuh seluruh badan Sandra, ingatan ciuman semalam masih dia rasakan seperti ada kupu-kupu terbang disekitarnya buat dia tersenyum sendiri. ...
...“Apa aku normal” gumamnya pelan sambil menyentuh bibirnya. ...
...Di kampus Sandra mulai sibuk karena harus menyiapkan pameran untuk karya mereka, dan Sandra memilih desain taman menurut dia lebih mudah, jadi setiap mahasiswa wajib bikin karikatur karya mereka sendiri. ...
...“Anak anak jangan lupa waktu nya terbatas karya kalian harus selesai tgl 7 bulan ini.” ...
...“Baik Pak.”...
...Sandra fokus pada laptopnya dia harus membuat desain nya terlebih dahulu tak harus menang minimal, orang suka melihat karyanya itu sudah buat Sandra puas. ...
...Di kota lain ...
...Alex sudah sampai di Hotel Galeri sesuai janji yang dibuat saat ini, yang dia temui Adalah rekan bisnisnya juga teman masa kuliahnya Namanya Citra....
..."Alex kau sudah datang “ dengan senyum manisnya....
..."Ya baru saja tiba “ sambil menjabat tangan. ...
..."Pak Ali senang bertemu dengan Anda."...
..."Sama sama Bu Citra."...
..."Duduklah mau minum apa? pelayan tolong catat pesanan Tuan Alex dan tolong sajikan beberapa camilan juga." ...
..."Pelayan itu mengangguk dengan memberikan daftar menu."...
..."Kita bahas sok bisnis dulu ya."...
..."Baiklah coba ku lihat berkas mu, ini kau tujukan untuk tingkat apa?"...
..."Menengah saja biar lebih cepat pemasarannya, untuk kualitas jangan khawatir kamu bisa lihat sendiri barangnya. "...
..."Apa ini sudah resmi dan apa hasil lab nya?" ...
"Semua sudah ada di situ di bagian terakhir. "
..."Aku butuh sample barang kalau ada, nanti saya akan putuskan jawabannya bagaimana? '...
..."Baik itu tak masalah ini yang kau minta sudah aku siapkan."...
..."Apa barang ini sudah kau pasarkan?"...
..."Sudah untuk wilayah sini tapi aku butuh pemasaran yang lebih luas lagi jadi aku harap kamu setuju untuk kerja sama."...
..."Akan saya pertimbangkan lagi pula ini butuh gudang untuk penyimpanan barang sementara."...
..."Kau sangat teliti ya, Atur saja tempatnya untuk biaya sewa akan aku tanggung, posisi ku disini tak mungkin aku meninjau lokasi yang cocok di tempat mu." ...
...“Setelah saya setuju ada beberapa syarat nanti yang saya ajukan sebelum kontrak apa kau keberatan?” sambil menatap Sinta. ...
..."Tentu tidak, itu hal yang wajar pada setiap. kerja sama."...
..."Baiklah, Pak Ali tolong simpan berkas ini."...
..."Baik Bos” Sambil merapikan nya kedalam tas. ...
..."Alex apa kau sudah menikah? "...
...Pertanyaan yang tak pernah lewat tiap kali menjalin kerja sama. ...
..."Belum, tapi aku sudah punya orang yang aku sayang, kamu sendiri bagaimana? "...
...Di awal Citra merasa senang tapi setelah Alex melanjutkan kata katanya malah buat dia kecewa, Citra baru sadar kalau Alex begitu tampan dan berkarisma, mungkin dulu dia terlalu bucin sama Ardi yang jadi pacarnya dan menganggap Alex hanyalah pria biasa di matanya. ...
..."Belum masih sibuk merintis karir."...
..."Alex kau begitu tampan jelas banyak yang suka dengan mu kan."...
..."Jangan terlalu memuji kau tau aku biasa aja, kaulah primadona kampus, lalu kabar Ardi bagaimana?" ...
..."Dia sudah menikah dengan wanita pilihan orang tuanya."...
..."Oh begitu ternyata."...
...Pak Ali merasa Bosnya sengaja memberikan penekanan pada statusnya sekarang agar kedepannya tak lagi ada drama, diam diam dia tersenyum sendiri....
..."Sudah waktunya makan Ayo keruangan khusus semua sudah disiapkan kan." ...
...“Baiklah ayo “ aku harap tepat jam 12 siang aku sudah ada di kantor sebelum Sandra datang gumamnya. ...
..."Wah kau benar-benar memberi kesan yang baik dalam perjamuan hebat sekali."...
..."Alex jangan memuji untuk hal kecil seperti ini" sedikit tersipu. ...
..."Menurutmu bagaimana Pak Ali?"...
..."Bu Citra makanannya sangat enak tidak mengecewakan tamu, anda memang pintar dalam hal menjamu tamu, nanti kalau main ke kantor jangan kaget kalau cuma ada air minum saja ya."...
..."Ha ha ha Pak Ali bisa saja, tak masalah."...
..."Oh ya kami harus pamit dulu masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. "...
...Citra merasa ada yang hilang saat Alex ingin pergi.” Baiklah hati hati di jalan” sambil menatap punggung Alex yang menghilang di balik dinding. ...
...Bodohnya kenapa dulu aku tak pacaran sama Alex kenapa aku memilih Ardi melihat Alex yang sekarang pasti banyak cewek yang antri mendapatkannya lalu siapa wanita yang beruntung itu? ...
..."Saat perjalanan pulang Ali mulai bicara dan menggoda Bos nya." ...
..."Bos kau sudah membuat orang patah hati hari ini” sambil cekikikan."...
..."Biar kan saja, dulu dia tak memandang ku sedikit pun seperti orang yang alergi dan bucin banget sama pacar nya Ardi, cewek seperti itu bisa dilihat apa maunya di saat kita sudah sukses."...
..."Bos pintar sekali saat memberikan penekanan sangat halus.'...
..."Kalau bicara sok bisnis malas bila melibatkan perasaan padahal ini 2 hal yang berbeda. "...
..."Iya mengerti " hampir setiap kerja sama Bosnya selalu ingin dijodohkan. ...
..."Ayo khawatir Nona datang dan kita belum sampai."...
..."Oh ya lupa." ...
..."Laporan yang aku minta sok keuangan di perusahaan C apa sudah dikirim, lebih cepat lebih baik sebelum ada kerugian lain, kalau perlu kau pergi kesana dengan pak Santoso, periksa CCTV yang dekat dengan ruang kerjanya untuk bukti."...
..."Baik siang ini saya akan kesana besok pagi laporan sudah siap di meja." ...
..."Bagus tak bisa dianggap remeh si Yola ini."...
...Dikantor...
... Sandra baru sampai tapi resepsionis memberi kabar kalau Pak Alex pergi pagi pagi sekali dan belum datang. ...
..."Apa Pak Alex tak bilang kemana? " ...
..."Tidak Non, hanya bilang urusan bisnis dan Nona harus mengerjakan pekerjaan Nona seperti biasa."...
..."Baiklah terima kasih ya kak." ...
..."Oh ya, saya akan pesan barang secara online nanti tolong di simpan dulu ya saat pulang saya ambil."...
..."Baik Non jangan khawatir."...
...Kakak tumbenan tak memberi kabar sedikitpun aku jadi takut menghubunginya dengan kembali fokus pada pekerjaan nya. ...
..."Tak lama Alex datang bersama Pak Ali."...
..."Kalian sudah datang? "...
..."Kau menunggu lama ya, kakak dari luar kota jadi agak lama."...
..."Begitulah."...
..."Bos saya, pamit dulu."...
..."Nanti kalau sudah selesai langsung pulang saja."...
..."Baik Bos, Nona Sandra saya keluar kalau ada hal yang dibutuhkan chat saja."...
..."Baik Pak hati hati." ...
...Alex melepas dasinya dan menambah temperatur AC nya, Sandra mengamatinya dari kaca ruangannya, Alex berjalan ke ruangannya. ...
..."Gimana apa ada masalah?" sambil menatap Sandra dari pagi pikirannya pada Sandra. ...
..."Gak ada."...
..."Lalu gimana dengan kuliah mu?"...
..."Kak besok aku gak kuliah karena ada tugas di rumah jadi aku akan ke kantor pagi bersamamu siang aku pulang."...
..."Baiklah kau atur sendiri saja, kemari lah, “ sambil duduk di meja kerja sandra. ...
"Sebentar ya kak " bangun mau ambil minum.
..."Mau kemana sambil narik tangan Sandra berakhir pelukan Alex." ...
..."Aah… kau benar benar —"...
...Mata sandra membelalak saat Alex tiba tiba menciumnya memotong argumen Sandra dan membungkam dengan bibirnya lumatan demi lumatan memaksa Sandra untuk membalasnya. ...
..."Kak kau benar benar menghanyutkan kan batin Sandra saat berusaha mengimbangi ciuman Alex."...