NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

Setelah beberapa hari izin dari tempat bekerjanya, Raisa pun memberanikan dirinya untuk bekerja hari ini.

Rangga, ia selalu menjadi garda terdepan untuk menjaga Raisa saat ini.

" Kalau udah pulang kabarin aku ya Sa " ucap Rangga saat Raisa turun dari mobilnya

" Iyah " Raisa mengangguk

Raisa pun segera masuk kedalam gedung, saat hendak menuggu lift ia berpapasan dengan sahabatnya Nisa.

" Raisaa akhirnya lo masuk juga " ucap Nisa sambil memeluk Raisa

" Iya Nis, ini juga gue hati hati banget biar ga ketemu sama Mas Adit "

" Dia sempat kesini sih emang, terus ketemu sama di Putri"

" Terus, putri jawab apa Nisa ? "

" Putri bilang aja kalau lo udah resign "

" Bagus lah, semoga aja dia ga nekat buat kesini lagi "

Pintu lift pun terbuka, Raisa dan Nisa pun masuk bersama dengan yang lainnya.

...

Setibanya dirumah sakit Rangga langsung pergi menuju ruangannya, tak lama Bayu sahabat nya pun menghampirinya.

" Gimana soal hasil test ? " tanya Rangga

" Yaa gue sih udah siapin ya, hari ini sih harusnya mereka datang "

" Hhmm bagus lah "

" Terus Raisa gimana ? Udah gugat Adit kan ? "

" Raisa nolak buat mediasi, mungkin juga Adit udah terima surat '

" Kesempatan lo nih Ga, lo harus bisa buktiin kalau lo layak buat Raisa "

" Doain aja lah Bay "

" Yaudah ngopi dulu yu, suntuk nih gue Ga "

" Iya iya ayo gue temenin "

Kedua dokter itu pun pergi ke kantin bersama, Rangga tak sabar dengan reaksi Adit.

....

Adit merobek kertas yang ia terima pagi ini, karena merasa kesal ia pun melempar gelas kaca yang ada dihadapannya.

Raisa sudah mengajukan perceraian atas pernikahan mereka, Adit tak menyangka jika Raisa akan dengan cepat melangkah seperti ini

" Sial " Adit mengacak acak rambutnya

Adit mencoba menghubungi Raisa, namun sepertinya Raisa sendiri sudah memblokir nomor Angga di ponselnya.

" Arrgghh..!! "

Adit melempar ponsel miliknya hingga terjatuh, Adit masih tidak terima jika nanti Raisa meninggalkan dirinya.

....

Sherly datang kerumah sakit untuk bertemu dengan Bayu, ia sengaja datang sendiri untuk mengambil hasilnya

" Bagaimana dengan hasilnya dok ? " tanya Sherly

" Pak Adit kemana Bu, ga ikut ? "

" Engga dok, lagi sibuk "

" Oh oke, hasilnya yang saya lihat tidak ada kecocokan dengan Pak Adit Bu "

" Ah pasti dokter salah kan ? "

" Saya ga salah ko Bu, hasil lab juga tidak mungkin bisa salah "

" Kalau begitu saya pergi dulu ya dok "

Sherly dengan cepat meninggalkan ruangan Bayu, Sherly tak mau jika Bayu banyak bertanya lebih mengenai kandungan dirinya.

" Mas Adit ga boleh tau soal ini " ucap Sherly

Sedangkan Bayu, ia merasa rencananya berhasil. Bayu tau jika Sherly akan menyembunyikannya, kini tinggal Rangga dan Raisa yang akan menjalankan rencana mereka.

...

Raisa dan teman temannya pun turun untuk pulang, Raisa kini merasa lebih baik karena teman temannya.

" Raisa "

Raisa menoleh ia melihat Rangga yang sudah datang untuk menjemput dirinya.

" Ciee Saa " goda Nisa

" Apasih, cuma temen " jawab Raisa malu malu

Rangga menghampiri Raisa, tak lupa ia juga menyapa semua teman Raisa.

" Kamu daritadi Rangga ? "

" Iya, aku takut kamu nunggu lama "

" Yaampun romantis banget sih Sa, dulu malah lo yang lebih sering nunggu si Adit " ucap Putri

" Iya, alasan macet lah lembur lah " timpal Nisa

" Udah ah gausah bahas dia, ga penting " ucap Raisa

" Tau kan sekarang udah ada dokter Rangga, ya kan Sa ? " ucap Ayu

" Udah ayo pulang aja Ga, gausah dengerin mereka " kata Raisa

" Duluan ya " ucap Rangga

Raisa dan Rangga berjalan bersama menuju mobil, ketiga teman Raisa pun masih asik menggoda keduanya.

" Maaf ya kamu jadi di godain temen kamu Sa "

" Engga ko ga apa apa, malah aku yang ga enak sama kamu Rangga udah ngerepotin kamu "

" Engga aku ga merasa di repotin, justru aku senang bisa bantu kamu Sa "

" Oiya Ga, aku mau kerumah orangtuaku dulu kayaknya. "

" Iya,aku antar ya "

" Iyah Rangga, makasih ya "

Segera Rangga mengemudikan mobilnya menuju rumah orangtua Raisa, Rangga sendiri sudah pernah bertemu dengan orangtua Raisa dulu.

Sesampainya dirumah orangtua Raisa, keduanya pun disambut hangat oleh sang Ayah tercinta.

" Raisa " ucap sang Ayah memeluk putrinya

Rangga keluar dari dalam mobil, ia ikut menghampiri.

" Ini Rangga pak, bapa inget ga sama Rangga ? " ucap Raisa

" Iyah ingat, yaudah ayo ayo masuk "

Rangga pun mengangguk dan ikut masuk bersama Raisa dan juga orangtuanya.

Raisa pun disambut hangat oleh sang ibu tercinta, sang Ibu langsung memeluk erat Raisa.

" Raisa, ibu bener bener kepikiran sama kamu nak "

" Maafin Raisa ya Bu, udah bikin ibu khawatir "

" Engga kamu ga salah sayang "

" Oya Bu, aku kesini ditemani sama Rangga. Ibu ingat sama Rangga kan ? "

Rangga pun mencium punggung tangan ibu Raisa, Ibu Raisa hanya tersenyum menatap Rangga.

" Ingat sekali, apakabar Rangga ? "

" Baik Bu, ibu bagaimana? "

" Sama Ibu juga sehat, yaudah kalian pasti belum makan kan ? Kita makan dulu habis itu kita ngobrol lagi "

Raisa pun mengajak Rangga untuk makan malam bersama dengan keluarganya.

...

Selesai makan malam Raisa pun mulai berbincang bersama keluarganya, disana juga ada Rangga yang ikut berkumpul bersama.

Namun Rangga yang merasa tak enak pun akhirnya memilih untuk keluar, ia tak mau mengganggu Raisa dan keluarganya.

Rangga duduk didepan teras sambil menatap kearah langit, saat sedang melamun ayah Raisa keluar menghampiri Rangga.

" Nak Rangga, kenapa di luar ? "

" Pak, engga apa apa ga enak ganggu "

" Bapa mau mengucapkan terimakasih ke nak Rangga, ya sejujurnya memang bapa itu sudah punya firasat buruk ke Adit "

" Firasat buruk apa pak ? "

" Ya bapa tuh pernah liat Adit keluar dari hotel malam malam, atau waktu nginap disini kaya telpon sama orang tapi bisik bisik. Tapi sudahlah Allah sudah buka semuanya, tapi yang bikin bapa sakit hati itu si Adit bilang Raisa itu mandul padahal kan dia yang mandul "

" Iyah Pak, saya sendiri juga tidak terima Raisa selalu direndahkan oleh Adit "

" Kamu.. Sudah menikah nak Rangga ? "

" Belum Pak "

" Aah syukur lah, Bapa titip Raisa yah. Walaupun sebatas teman tak apa, bapa percaya kamu itu laki laki yang baik "

" Insyaallah pak, saya akan jagain Raisa "

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!