Di Benua Mendalam, seni bela diri telah mencapai puncak kejayaannya. Xiao Xuan, leluhur tua Keluarga Xiao, memiliki sebuah cheat yang mampu mereplikasi segala sesuatu tanpa batas. Dengan kekuatan ini, dia memimpin keluarganya mendominasi seluruh langit berbintang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wusan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
telapak tangan mengguncang langit
Pria tua itu juga ikut menimpali. Dia sempat mengutuk ayah dan anak Hu itu karena menipunya. "Ini Klan Xiao yang katanya menurun? Apa-apaan? Seorang Leluhur Bela Diri keluar dari Klan Xiao!"
Xiao Rou hanya menjawab dingin.
"Kalian satu komplotan. Jadi tidak ada bedanya. Kau, He Chun, seorang mesum yang suka menindas laki-laki dan perempuan di kota-kota kecil. Aku juga tahu informasi mu. Seorang kultivator iblis, membunuh orang untuk meningkatkan kekuatanmu."
Mendengar ini, Tian Hu tercengang. Tak menyangka bahwa He Chun yang terkenal ternyata pengkultivator iblis.
Pengkultivator iblis sangat dibenci di seluruh benua ini. Karena mereka membunuh dan menyiksa untuk meningkatkan kekuatan. Jadi saat berjumpa kultivator iblis, wajib dibunuh atau kau akan dibunuh balik.
Memikirkan leluhurnya mengundang He Chun—sang kultivator iblis—pasti imbalannya sebuah nyawa. Dia menatap leluhurnya dengan pucat.
"Leluhur... apa yang kami janjikan saat mengundangnya?"
Bibirnya bergetar ketakutan.
Leluhur Tian pucat dan menjawab berat.
"1000 nyawa... Klan Tian kita."
Mendengar itu, hati Tian Hu mendingin.
"Leluhur! Apa kau gila? Itu nyawa anggota klan kita! Bagaimana kau sekejam itu?"
Leluhur itu mendengus dingin.
"Huh! Jangan bicara soal kebajikan di sini. Jika aku tidak mengundangnya, siapa yang akan membantu klan kita melawan Grandmaster Sekte Zhong Tai itu?"
Tian Hu terdiam. Ini sangat sulit. Dia tak rela.
——
Xiao Rou menatap pria tua dari Sekte Zhong Tai itu.
"Kau pun juga. Di sekte, menindas wanita muda dan memperkosa mereka dengan iming-iming sumber daya. Sungguh menjijikkan."
Xiao Rou menatap pria tua itu dengan jijik. Sudah tua tapi suka memperkosa, memang tak beradab.
Hu Mingxuan tercengang tak menyangka gurunya begitu mesum. Bahkan Hu Chenfeng tak menduga.
Pria tua itu berkata pucat.
"Senior... demi wajah Sekte Zhong Tai, tolong lepaskan saya. Saya berjanji tidak akan menolong Klan Hu. Bahkan tak pernah menginjakkan kaki di sini."
Dia membungkuk memohon untuk hidupnya.
Xiao Rou menatapnya dengan acuh tak acuh.
"Sekte Zhong Tai? Bahkan jika ketua sekte mu datang kemari, aku tetap tak memberinya muka. Sekarang kau meminta ku memberi muka sekte mu sendiri?"
Hu Chenfeng maju menatap Xiao Rou dengan senyum canggung.
"Xiao Rou, sekarang Klan Xiao anda sangat kuat dan berjaya. Jadi, bisa kah dendam di masa lalu dilepaskan? Lagi pula dulu klan kita juga bersahabat, bukan?"
Xiao Rou menatap Hu Chenfeng dengan niat membunuh.
"Pertemanan klan? Dulu saat kami sedang menurun, dimana Klan Hu anda? Bukan hanya memutuskan hubungan, bahkan bergabung dengan Klan Tian menindas kami. Kamu juga hampir memperkosa saya waktu itu. Sekarang kau berkata melepas dendam? Bisa kah kau berpikir ada hal sebaik itu di dunia ini?"
Awan semakin menderu bergulung-gulung. Bahkan hujan lebat jatuh. Sejauh 100 mil, hujan turun sangat deras.
"Baiklah. Aku akan memberi kalian kematian yang cepat. Silahkan pergi."
Xiao Rou tak banyak bicara lagi. Dia menampar kehampaan ke bawah.
DONG!
Awan di langit memunculkan telapak tangan biru. Air bergulung-gulung besar—tsunami membawa gelombang ribuan meter. Tekanan dahsyat keluar, bahkan hampir menenggelamkan Kota Cangnan yang sudah dilindungi Xiao Rou.

Klan Tian dan Klan Hu—banyak anggotanya menjadi kabut berdarah akibat tekanan ini.
Tian Hu, Hu Chenfeng, Hu Mingxuan, Leluhur Tian, He Chun, dan pria tua itu menggertakkan gigi berdarah melihat telapak besar mengguncang langit dan bumi. Mereka seperti semut tak berarti. Apakah ini Leluhur Bela Diri?
"Tidak—!"
Jeritan kuat terdengar hebat.
BOOM!
Getaran dahsyat menyebabkan gempa bumi sejauh puluhan ribu meter.
——
"Astaga! Hebat sekali! Itu menekan ke arah perang Klan Hu dan Klan Tian!"
"Hahaha! Luar biasa! Dua klan terkutuk yang suka menindas itu telah musnah!"
"Hehe... memang pantas! Setiap hari berperang, tak pernah memikirkan perasaan kami warga manusia biasa!"
Banyak orang-orang Kota Cangnan melihat kejadian ini. Mereka bersorak gembira atas kemusnahan kedua klan itu. Mereka sangat senang dan bahagia.
——
Xiao Rou di langit menatap cetakan tangan yang dibuatnya—jurang dalam ratusan meter dan luasnya ribuan meter. Xiao Rou mengkultivasi Seni Kekaisaran Air Laut Surga. Jadi qi spiritualnya 10 kali lipat kuatnya, dan dengan atribut air, dia sangat kuat.
Klan Hu dan Klan Tian telah musnah. Simpul hatinya sudah terbayar.
Dia menatap orang-orang manusia biasa di kota. Apa yang harus dilakukan untuk mereka? Orang-orang biasa di kota ini memang orang-orang baik. Dulu saat Klan Xiao mereka sering membantu. Sekarang Klan Xiao mereka pergi. Kota ini hancur dan sebagian mati akibat perang Klan Hu dan Klan Tian.
Kini sisa 10 ribu jiwa dari awalnya 30 ribu penduduk.
Xiao Rou ada ide. Dia membuka tokennya dan mengirim pesan ke klan meminta persetujuan.
Isinya: Membawa seluruh orang-orang ini menjadi anggota Klan Xiao.
Di dunia Klan Xiao, Xiao Zhan menerima pesan itu. Dia hanya agak terkejut, lalu berpikir. Klan Xiao saat ini masih sangat sedikit orangnya. Sumber daya di penyimpanan sangat banyak dan berlimpah, sehingga sebagian besar tak pernah terpakai sekalipun.
Dia pergi ke Aula Leluhur, ke tempat Xiao Xuan.
Xiao Xuan saat ini sedang sibuk meneliti sesuatu. Barang-barang aneh sangat banyak terletak di kediamannya. Yah, ini salah satu yang diketahui seluruh Klan Xiao—bahwa Leluhur Xiao Xuan seorang yang aneh, meneliti sesuatu yang menakutkan.
Xiao Zhan melapor.
"Leluhur, Xiao Rou bertanya apakah orang-orang biasa di Kota Cangnan bisa menjadi anggota Klan Xiao. Kita juga bisa memperbanyak orang di dunia klan kita."
Xiao Xuan mendengar itu, berpikir. Dia berdiskusi dengan Xiao Dao dan adik-adik lainnya.
Adik-adiknya setuju. "Biarkan mereka menjalankan pembaptisan dan sumpah klan."
Lalu menyampaikannya ke Xiao Zhan. Xiao Zhan mengangguk, mengirim pesan ke Xiao Rou.
——
Xiao Rou di kota sedang menenangkan manusia-manusia biasa yang menderita. Banyak dari mereka mulai menyukai Xiao Rou dan memanggilnya "Kakak Peri". Xiao Rou tersenyum.
Lalu menerima pesan dari tokennya. Dia senang dan mengangguk. Lalu menyuruh seluruh orang di kota berkumpul.
"Baiklah, kalian semua. Maukah menjadi anggota klan kami? Dan dibaptis sumpah surgawi agar bersedia menjadi keluarga Klan Xiao kami?"
Para warga mendengar itu, mereka tersenyum gembira.
Dulu mereka juga akrab dengan Klan Xiao. Dan jika dijaga oleh Klan Xiao, bukankah mereka dapat hidup tenang? Lagi pula, Klan Xiao dulu sangat baik, tidak seperti Klan Hu dan Klan Tian yang suka menindas di mana-mana.
Seorang anak kecil maju bertanya dengan manis.
"Kak, jika kami bergabung dengan klan Kakak Peri, bisakah kami berkultivasi?"
Xiao Rou mendengar itu, tersenyum manis. Menepuk kepala anak itu dengan pelan.
"Tentu saja bisa. Klan Xiao kita akan selalu mengurus sesama anggotanya. Bahkan yang tidak bisa berkultivasi akan bisa berkultivasi."
Xiao Rou menyatakan kebenaran. Sungguh, sumber daya klan mereka terlalu banyak diberi leluhur mereka. Setiap bulan pasti setoran 100 miliar batu roh dan berbagai ramuan dan obat roh, serta senjata-senjata spiritual.
Jadi menambah 10 ribu anggota lagi, bahkan tidak masalah.