NovelToon NovelToon
Dari Hidup Santai Ke Drama Antagonis

Dari Hidup Santai Ke Drama Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Romansa Fantasi
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: ROGUES POINEX

Claire Sophia-- seorang Nona muda yang tidak pernah memikirkan hidup. Baginya untuk apa bekerja toh dia sudah kaya sejak lahir. Namun suatu hari saat dia memberikan pelajaran bagi sang kekasih yang telah berani berselingkuh darinya.

Claire mendapatkan sebuah notifikasi..

[Notifikasi: Tekan YA untuk Masuk!]

Untuk mengubah takdir dan alur hidup nya di drama itu. Claire memutuskan untuk merelakan Suaminya untuk pemeran Protagonis.

Namun satu yang Claire tidak tau-- alur dan peran yang berubah akan mengacaukan jalan cerita--juga mengungkapkan sebuah rahasia yang tidak pernah di sangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertunjukan

Di balik pintu jati yang tertutup rapat dalam ruang privat restoran itu, waktu seolah berhenti berputar, menyisakan keheningan yang menyesakkan di antara denting alat makan yang tak tersentuh. Julian menatap Liora dengan binar mata yang memancarkan cinta sedalam samudra, sebuah tatapan yang masih menyimpan kepemilikan meski dunia sedang berusaha merenggutnya.

Di seberang meja, Liora membalas tatapan itu dengan netra yang berkaca-kaca, di mana kerinduan yang membuncah beradu dengan kepedihan yang tak terlukiskan karena perpisahan yang dipaksakan oleh ambisi haus harta seorang wanita lain. Bayang-bayang pernikahan paksa itu berdiri tegak di antara mereka seperti tembok raksasa yang dingin.

Julian terjebak dalam sangkar emas tanggung jawab setelah wanita itu mengklaim tengah mengandung benihnya, memaksa Julian mengorbankan kebahagiaannya sendiri.

Meski Liora telah memilih untuk mundur dengan langkah gemetar demi menjaga martabatnya sebagai protagonis yang terluka, Julian tetap tak mampu memutus rantai tak kasatmata yang mengikat jiwanya pada Liora, jemarinya mengepal kuat seolah ingin menarik kembali waktu kebersamaan mereka yang sampai saat ini masih menjadi kenangan yang paling terindah.

Julian menatap Liora tanpa berkedip, matanya berkaca-kaca memancarkan pemujaan sekaligus kepedihan. "Aku merasa seperti sedang menatap mimpi yang akan hilang begitu aku memejamkan mata. Liora... setiap detik tanpamu adalah siksaan yang tidak punya ujung."

Liora membalas tatapan itu dengan binar kerinduan yang dalam, namun jemarinya gemetar di atas taplak meja. "Dan aku... aku merasa seperti pencuri. Mencuri waktu dari takdir yang sudah tidak lagi berpihak pada kita. Julian, ada sesuatu yang harus kukatakan. Papah... dia ingin menjodohkan aku dengan seseorang."

Julian seketika membeku, rahangnya mengeras dan tatapannya berubah tajam karena keterkejutan. "APA?! Tidak! Aku tidak akan membiarkan itu terjadi! Kau tidak boleh menjadi milik siapapun, Liora!"

Liora menatap Julian dengan mata yang mulai basah. "Aku tahu, Julian... aku juga tidak ingin menikah dengan pria lain. Hatiku masih tertinggal di tanganmu. Tapi lihatlah kenyataan kita. Hubungan kita... ini adalah jalan buntu."

Julian meraih tangan Liora dengan cepat, menggenggamnya erat seolah takut Liora akan menghilang jika ia melepaskannya. "Hubungan kita tidak akan berakhir, Liora! Aku mencintaimu dan kau juga mencintaiku. Persetan dengan status itu, persetan dengan semua aturan ini. Kita akan selalu bersama selamanya, aku akan mencari jalan keluar."

Liora menarik napas gemetar, suaranya parau. "Lalu bagaimana dengan Claire? Dia adalah istrimu, Julian. Bagaimana mungkin kita bicara tentang selamanya saat ada seorang anak yang mengikatmu padanya?"

Julian mendengus sinis, guratan kemarahan muncul di keningnya. "Kau tahu benar bahwa sejak awal wanita itu yang menjebakku dengan ambisinya yang busuk! Dia haus akan harta dan kekuasaan, bukan aku. Aku bertahan di sisi Claire hanya karena ada anak di antara kami. Tapi jiwaku, Liora... di setiap mimpi yang ku punya... hanya ada kamu."

Julian mendekatkan wajahnya, suaranya merendah namun penuh penekanan. "Jangan terima perjodohan itu. Beri aku waktu. Aku tidak akan membiarkan pria lain menyentuhmu, bahkan jika aku harus melawan keluarga mu."

Liora menatap dalam ke mata Julian, mencari kepastian di tengah badai kehancuran. "Waktu adalah satu-satunya hal yang tidak kita miliki sekarang, Julian.."

Dengan lembut Julian menggenggam jemari Liora, semakin erat seolah takut wanita itu akan menguap menjadi asap. "Dengarkan aku. Hubungan kita tidak akan berakhir di sini. Tidak hari ini, tidak juga besok. Aku mencintaimu dengan cara yang tidak bisa dijelaskan oleh logika, dan aku tahu kau merasakan hal yang sama. Kita akan selalu bersama, Liora. Selamanya, meski dunia menentang keras hubungan kita."

Liora menunduk, suaranya nyaris berbisik karena keraguan yang mencekik. "Apa mungkin hubungan kita masih bisa bertahan? Di tengah badai ini, apakah ada celah bagi kita untuk sekadar bernapas tanpa rasa bersalah?"

Julian mengangkat dagu Liora agar mata mereka kembali bertemu, memberikan keyakinan penuh. "Kau tidak sendiri, Liora. Jangan pernah merasa harus memikul beban ini sendirian. Aku ada di sampingmu, di setiap bayang-bayang, untuk memperjuangkan cinta kita. Aku akan mencari jalan, meski itu artinya aku harus melawan seluruh dunia."

Liora tersenyum getir, menatap tangan mereka yang bertaut. "Meskipun sekarang cinta kita adalah cinta terlarang? Meskipun aku adalah wanita lain dalam hidup pria yang sudah beristri?"

Julian mencium punggung tangan Liora dengan takzim dan penuh perasaan. "Biarlah dunia menyebutnya terlarang. Bagiku, yang terlarang adalah hidup tanpa cintamu. Jika mencintaimu adalah sebuah dosa, maka aku akan menjadi pendosa paling setia hingga akhir hayatku."

Di bawah payung peneduh yang mewah, Claire menyandarkan tubuhnya pada kursi santai di tepi kolam renang yang airnya berkilau jernih seperti berlian cair. Sebuah gelas berisi jus eksotis yang dingin, piring kecil berisi camilan gourmet dan macaroon menemani sorenya yang tenang, menciptakan kontras yang tajam dengan badai digital yang baru saja ia ciptakan. Tangan kirinya menggenggam ponsel pintar dengan santai, sementara ujung jemarinya menari dengan ritme yang presisi di atas layar, menggeser deretan angka yang terus berputar cepat.

Senyum tipis, hampir tak kentara namun penuh kemenangan, tersungging di bibirnya saat ia menyaksikan saldo rekeningnya membengkak drastis--- sebuah angka fantastis yang merupakan hasil dari kecerdikannya bermain di zona abu-abu.

Bagi Claire, keuntungan dari perdagangan senjata di pasar gelap hanyalah permulaan—sebuah modal awal yang kemudian ia putar dengan cerdas di bursa saham melalui perusahaan-perusahaan cangkang yang tak terlacak.

Namun, sumber hiburan sekaligus kekayaan terbesarnya berasal dari balik layar monitor. Dengan keahlian meretas yang melampaui standar, ia telah menyusup ke jantung data perusahaan-perusahaan raksasa, melumpuhkan sistem mereka dengan virus enkripsi buatannya yang mematikan hingga membuat para petinggi di sana panik luar biasa.

Tanpa sedikit pun rasa bersalah, dia menjalankan rencananya, yang dengan tenang menekan sebuah nomor pribadi. Saat sambungan terhubung, suaranya berubah menjadi sangat profesional namun penuh otoritas, menawarkan "jasa penyelamatan data" kepada perusahaan yang tengah ia sandera. Ia adalah penyelamat sekaligus sang arsitek kehancuran, memastikan bahwa setiap bit data yang ia kembalikan harus dibayar dengan harga yang sangat mahal, jauh melampaui nilai nurani mana pun.

Claire bicara pada diri sendiri, suara rendah. "Luar biasa. Sedikit ketakutan di pasar gelap, sedikit manipulasi di bursa saham... dan dunia berlutut dalam semalam. Uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi aku bisa membeli kendali. Dan aku mencintai kendali."

Ia membuka aplikasi pelacak GPS yang telah ia tanam secara ilegal. Sebuah titik merah berkedip di sebuah restoran mewah di pusat kota.

Mata Claire menyipit melihat titik tersebut. "Ah, di sana kau rupanya, Julian. Restoran berbintang lima, anggur mahal, dan... sang Protagonis itu?"

Claire memperbesar tampilan peta, memverifikasi posisi Julian. Ia menyandarkan kepalanya, menatap langit yang mulai jingga dengan tatapan yang sulit diartikan. "Jangan khawatir, Julian... kau boleh pergi kemanapun kau mau. Kau boleh tertawa, kau boleh mencintainya. Tapi ingatlah satu hal, kau hanya bisa pergi sejauh tali yang kubiarkan memanjang. Kau bebas hanya saat aku mengizinkannya."

Ia mengambil satu macaroon, menggigitnya pelan, lalu bergumam dengan nada yang lebih dalam dan penuh ancaman.

"Bersenang-senanglah dengan cintamu sementara waktu ini... Sementara aku di sini, aku akan terus mengumpulkan pundi-pundi uang ini. Bukan hanya untuk kekayaan, tapi untuk membangun gunung yang cukup tinggi untuk meruntuhkan kesombonganmu. Saat aku menarik talinya nanti, pastikan kau siap untuk jatuh."

Claire kembali menggeser layar ponselnya, memulai serangan siber berikutnya, sementara suara air kolam yang tenang seolah menjadi latar belakang yang ironis bagi kehancuran yang sedang ia susun.

Ping!

Sebuah notifikasi pesan masuk memecah kesunyian. Nama Julian muncul di layar.

 "Jangan lupa acara keluarga nanti malam jam 8. Berpakaianlah yang pantas. Pastikan kau tidak merusak reputasiku di depan keluarga Lergan. Aku tidak ingin ada drama memalukan seperti terakhir kali."

Claire tertawa kecil, suara tawa yang dingin dan tidak sampai ke mata. Ia meletakkan ponselnya, lalu menatap pantulan dirinya di air kolam.

"Reputasi?" batin Claire. "Julian... kau tidak tahu bahwa malam ini, pertemuan keluarga Lergan itu tidak akan menjadi makan malam biasa. Itu akan menjadi panggung pertunjukanku."

Ia bangkit dari kursinya, meninggalkan jus dan cemilannya yang belum habis. Waktunya bersiap untuk 'pertunjukan' utama.

BERSAMBUNG

1
Murni Dewita
double up lah thor
Sulati Cus
knp g cb tes DNA dg si twins🤔
Murni Dewita
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Murni Dewita
👣
Siti Sa'diah
wah jangan2 clair iniii
Musdalifa Ifa
WOW
Musdalifa Ifa
seru banget, selalu suka sama peran wanita yg kuat, tegas dan punya banyak kelebihan begini👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!