NovelToon NovelToon
Why Did I Fall In Love With You

Why Did I Fall In Love With You

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:107
Nilai: 5
Nama Author: The Black

Kang Youngha seorang yang dulunya Direktur Muda Perusahaan Kang. Dia menikah dengan Jang Dohee, sosok perempuan yang dicintainya sedari dulu. Tiba-tiba, Kang Youngha melepaskan diri dari jabatan Direktur Muda. Dia mulai mengenal dunia militer dan masuk melalui Wajib Militer, di dunia militer nya Kang Youngha disegani banyak orang. Kali ini, dia benar-benar satu tim dengan teman-teman masa kecilnya yang sudah dianggap saudara. Di pertengahan tahun, dia mulai seperti hidup sendiri. Jang Dohee yang sudah tidak diajak berbicara semenjak Ayah Youngha sendiri berbuat hal yang tidak baik kepada keluarganya, Jang Dohee yang merasa kesal dan harus meluruskan ini selama pernikahannya yang sudah hampir menyentuh 5 tahun itu. Meski begitu, Dohee masih memperhatikan Youngha diam-diam dan mulai mengumpulkan semua aset untuk masa tuanya bersama suaminya. Di sisi lain, pria yang bernama Yoon Hain adalah teman masa kecil Kang Youngha. Mereka sudah seperti saudara kandung dan menyimpan banyak rahasia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon The Black, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 : D Day

Sudah tiga bulan kenaikan pangkat dengan cepat naik di seragam mereka para lelaki. Youngha naik pangkat menjadi Kolonel, Hain dan Sion seorang Mayor, kemudian Raon seorang Kapten dengan rekor sangat baik. Saat kenaikan pangkat itu selesai, Youngha masih ada urusan lainnya. Akhirnya, Hain mengajak Sion dan Raon langsung pergi ke rumah sakit yang memakan waktu sekitar 30 menit, sebelum pergi ke rumah sakit mereka sudah menunggu Youngha tapi dia masih lama. Akhirnya Hain hanya memberi pesan dan lokasi untuk pergi ke rumah sakit, akhirnya setelah selesai Youngha langsung membawa mobil dengan plat miliknya itu dengan laju tanpa sopir.

Youngha hanya membutuhkan waktu 10 menit saja, saat sampai di rumah sakit dia langsung berlari menaiki tangga darurat ke lantai 6. Saat sampai di lorong, mereka bertiga ada yang bersandar di sebelah pintu ada yang duduk di kursi ada yang jongkok sambil bersandar di depan pintu ruang persalinan. Youngha melihat mereka bangga, saat Youngha datang mereka pun langsung menyuruhnya masuk sambil mendoakan, Hain menyelipkan sebuah jimat di saku celana Youngha. Youngha langsung masuk ke dalam ruang persalinan,

“Suster, dia suaminya” ujar Jieun yang sudah memulai proses persalinan,

“Baik dokter” jawab perawat yang menjadi asisten Jieun,

Akhirnya perawat tersebut memberikan topi karet dan memberikan masker medis. Setelah itu Youngha langsung menghampiri dan memegang Dohee yang sedang berjuang, Youngha juga memegang kepala Dohee. Dohee tersenyum kemudian menangis, dia memejan sesuai arahan yang diberikan oleh Jieun. Saat beberapa menit berusaha dengan keras akhirnya suara tangisan bayi terdengar memenuhi ruangan, Youngha sangat lega matanya berkaca-kaca. “Akhirnya!” Youngha senang sambil mencium kening Dohee,

“Kak Youngha, masih belum ya... ada satu lagi” ujar Jieun santai,

“Bagaimana?” tanya Youngha dengan bingung,

“Bayinya kembar, Pak” sahut perawat yang menjadi asisten Jieun,

“Hm kembar ya?” tanya Youngha santai dengan entengnya, “Hah!! Kembar?!” tanya Youngha tersadar dia langsung bertanya dengan nada tinggi terkejut,

“Iya, tunggu di ruangan dulu ya Kak” jawab Jieun,

Dohee berusaha keras lagi untuk melahirkan bayinya yang kedua. Setelah persalinan selesai, Youngha keluar dari ruangan persalinan. Dia membuka masker dan melepas topi dengan lemas,

“Bagaimana kak?” tanya mereka bertiga sambil mendekat ke arah Youngha yang masih shock,

“Kembar” jawabnya sekali seperti orang linglung,

“Hah? Maksudnya kak?” tanya Raon bingung,

“Mereka kembar!” jawab Youngha diikuti dengan wajahnya yang berubah menjadi bahagia itu,

“Kembar? Mereka kembar?!” tanya Hain memastikan,

“Iya” jawab Youngha lemas lagi sambil menganggukkan kepala,

“Yey! Yes! Yes! Akhirnya! Hahahahah!” seru mereka dengan girang suara mereka yang menggelegar di satu lorong,

Tak lama, persalinan selesai dan keluar dari ruangan. Bayi laki-laki dan perempuan itu keluar dulu dari ruangan,

“Keponakanku” ujar Hain dengan mata berbinar sambil melihat bayinya lewat,

“Selamat kak, akhirnya kita punya penerus” ujar Raon sambil menepuk pundak kanan Youngha,

“Hah, Raon... Aku akan menjadi semakin tua dan kalian berdua cepat menikah ya” jawab Youngha sambil memegang kening dan menaruh kepalanya di pundak kiri Raon,

“Kak Youngha, selamat jadi Ayah ya” celetuk Sion sambil menepuk pundak kanan Youngha yang menangis itu di pundak Raon,

“Haih, adik-adikku” jawab Youngha yang dramatis sambil memeluk Sion juga,

Hain yang sibuk merayakan, akhirnya dia bertemu dengan Jieun setelah persalinan selesai. Dia sedikit membungkukkan badan, lalu mengucapkan terima kasih kepada Jieun. Dia juga mengingatkan itu lagi,

“Ada apa dengan hubungan mereka?” bisik Raon,

“Sebenarnya Hain ada sesuatu yang masih belum di ceritakan sepenuhnya dengan kita” jawab Youngha,

“Dia ada masalah dengan hubungannya?” tanya Sion,

“Nanti akan pada saatnya Hain kembali dan bercerita kepada kita semua” jawab Youngha.

Kemudian Jieun menghampiri Youngha yang masih bersama Sion dan Raon itu,

“Kak Youngha, selamat jadi Ayah di hari setelah pengangkatan pangkat... Bayi kembar laki-laki dan perempuan sangat sehat dengan bobot 2,5. Mau diberi nama sekarang? Atau di kamar Kak Dohee?” ujar Jieun,

“Di kamar Dohee saja... Kalian semua juga harus ikut” jawab Youngha bangun dari dada Raon dengan tegas,

Setelah semuanya berjalan ke lorong, Jieun menarik lengan tangan Hain. Kemudian Hain melihat ke arahnya,

“Ada apa?” tanya Hain datar,

“Aku harap kamu bisa bahagia tanpaku” jawab Jieun,

“Pasti” jawab Hain singkat,

Kemudian mereka meneruskan perjalanannya kembali. Mereka masuk ke dalam kamar VVIP milik Dohee,

“Kak Dohee, sekali lagi selamat ya...” ucap Jieun dengan wajah bahagianya,

“Jieun, terima kasih kamu sudah banyak membantuku” ujar Dohee,

“Hmm... Itu sudah kewajibanku” jawab Jieun bahagia,

“Oh ya? Jadi siapa nama si kembar? Kalian sudah memikirkannya?” tanya Hain,

Youngha dan Dohee saling menatap lalu melihat mereka semua, “Kang Dongha dan Kang Younghee” jawab mereka bersamaan. Sesuai wasiat yang diberikan dengan ibunya,

“Nama yang cantik dan gagah” puji Hain yang kemudian mengangkat kepala ke atas menangis,

“Kak Dohee, Kak Youngha... nama yang indah... Cocok sekali dengan bayi laki-laki seorang kakaknya ya” sahut Jieun dengan bahagia saat mendengar nama itu,

“Tak... Tok... Tak... Tok...” suara heels yang tiba-tiba menggema seluruh ruangan membuat mereka tertuju ke arah itu. Seorang wanita muda cantik, seumuran dengan Dohee masuk ke dalam kamarnya sambil membawa sebuket bunga dengan satu set besar herbal pasca melahirkan. Dohee yang melebarkan kedua matanya itu terlihat senang, wanita muda cantik itu melepas kacamatanya saat pas berhenti di depan ranjang Dohee. Wanita muda itu menaruh sebuket bunga dan set herbal nya di meja sebelah ranjang Dohee,

“Dohee, selamat ya!” ujar wanita muda cantik yang memiliki rambut berwarna hitam pekat, bervolume panjang sepinggang,

“Bin! Kamu datang?!” jawab Dohee yang mencoba untuk bangun dari tempat tidurnya,

“Aiya~ Dohee-ku sayang” ujar wanita muda itu lalu memeluk Dohee erat,

“Bagaimana kabarmu? Apa kamu baik-baik saja? Penyuluhan mu? Bagaimana?” tanya Dohee yang banyak sekali,

“Syukur aku baik, Dohee... Aku sudah tidak di penyuluhan lagi, tapi aku meneruskan perusahaan Shin” jawab wanita muda itu,

“Shin? Lalu? Lalu? Bagaimana?” tanya Dohee girang,

“Aku menerima tawarannya sangat banyak” jawab wanita muda itu lalu mencolek hidung Dohee.

Semuanya menatap Dohee yang girang tak seperti biasanya, lalu Dohee tersadar dan berbisik kepada wanita muda itu untuk memperkenalkan dirinya di hadapan para laki-laki itu. “Ah” wanita muda itu langsung memutar balik badannya,

“Hai semuanya hehe... Aku teman dekatnya Dohee dari SMA, Shin Haebin” ujar wanita muda cantik itu yang memegang dadanya lalu membungkukkan badan dengan sopan.

Hain yang sempat tidak melihat wanita muda cantik yang bernama Shin Haebin itu dengan cepat melihat ke arah Haebin, dia terdiam saat menatap Haebin yang usai membungkukkan badannya itu. Kedua matanya berkaca-kaca,

“Shin Haebin?” tanya Youngha yang bertanya-tanya sambil mengingat nama itu,

“Eh, iya” jawab Haebin lalu melihat ke arah Youngha,

“Bin, ini suamiku Kang Youngha... Sayang ini Haebin dia temanku sangat dekat, kamu lupa ya pasti” ujar Dohee saling memperkenalkan lagi, kemudian Haebin dengan wajah sungkan membungkukkan badan lagi.

Jieun membelalak saat Haebin memperkenalkan dirinya, kemudian melihat Hain yang sudah tidak bisa berkata-kata dia membeku saat melihat Haebin. Youngha melihat ke arah Hain yang tiba-tiba meneteskan air mata itu, dia mengikuti arah tatapannya yang melihat Haebin. Lalu, Youngha berdehem keras menyadarkan Hain. Tapi, saat itu juga Haebin terkejut dan berhenti berbicara dengan Dohee. Dia melihat Youngha yang arah tatapannya ke Hain,

“Kak Hain?” gumam Haebin pelan yang membeku saat menatap Hain.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!