"Hei Betina! Dia Jantan ku! Apa kau berani, menyentuh Milikku?" lembut, namun tajam.
Qingling, gadis dengan sejuta pesona yang selalu menampilkan wajah datar tanpa ekspresi setelah kematian kakeknya.
Tanpa disadari ia telah melakukan perjalanan waktu karena ulah seniornya, hingga sampai zaman dimana, para Orc atau Beastman berkuasa.
"Jantan Tampan, Manis, Arogan, Penurut dan suka Mengintimidasi aku memiliki semuanya."
"Mereka memaksaku untuk kawin dengan mereka semua? yang benar saja!"
Penasaran dengan kisah Qingling dan Jantan Tampan disekelilingnya? Bukan hanya Percintaan, tapi juga tentang Hubungan, Keberanian, Kejujuran, dan Balas Dendam.
Yuk! Simak kehidupan Qingling di Dunia Binatang.
No Plagiat. Karya murni dari isi pikiran Author. Jika ada Kesamaan Nama atau Tokoh, Mohon di maafkan..
Selamat Membaca...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hua chia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11 Daratan Shi
Mendengar pujian dari Yuze, semburat kemerahan muncul di kedua pipinya. Qingling melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan Yuze untuk kembali ke gua dengan beberapa ikan segar, tak ada percakapan di antara keduanya, mereka larut dalam pikiran masing-masing hingga, pertanyaan Qingling mencairkan suasana menjadi lebih berwarna. "Ada hal, yang inginku tanyakan Yuze." Mendengar pertanyaan Qingling, seketika telinga Yuze berdiri bergoyang seperti mengatakan 'Apa yang ingin kau, tanyakan'.
Seakan mengerti tanda dari Yuze, Qingling bertanya tentang alasan Suku Kalajengking diusir dari kontinen dan mencuri Inti Roh Beastman lainnya. Yuze yang mendengar pertanyaan Qingling mengerutkan dahinya, seperti mempertimbangkan sesuatu. Ada rasa ragu untuk menceritakannya bukannya tidak percaya, tapi takut membuat Qingling cemas ketakutan. Melihat Yuze diam dengan sorot mata kebingungan, Qingling mengerti keresahan hati Yuze, dan mengusap lembut lengan Yuze memberikan ketenangan padanya. Paham maksud Qingling akhirnya Yuze menghela nafas dan mulai menceritakan apa yang diketahuinya.
"Dulu, Suku Kalajengking hidup berdampingan dengan suku lainnya. Suku Kalajengking merupakan suku besar sebelum betina mereka mati dengan cara mengenaskan. Akhirnya, mereka mencari betina dari suku lain untuk diajak kawin dengan mereka dan banyak betina menolak, karena paras mereka dan rumor cara mereka kawin membuat betina ketakutan. Penolakan dari betina membuat suku kalajengking sakit hati, dan memilih memaksanya hingga banyak betina dari suku lain mati setelah kawin paksa, dalam kontinen manusia binatang ada aturan tidak boleh memaksa betina untuk kawin, jika melanggar akan dihukum dewa binatang. Suku Kalajengking tidak hanya memaksa tapi, menculik betina dari suku lain agar mereka tidak bisa kembali ke Sukunya."
Yuze merasa gemas melihat ekspresi Qingling yang berubah-ubah di setiap ia bercerita. 'Sangat Menggemaskan' batin Yuze, dan mengecup bibir Qingling saat membulatkan mulutnya membentuk huruf 'O'. Melihat tingkah Yuze yang selalu mencuri ciumannya, Qingling membulatkan matanya dan mendorong dada Yuze agar tak kebablasan seperti sebelum-sebelumnya. Sepertinya Qingling mulai hafal tingkah Yuze.
"Mengenai Inti Roh, seperti yang aku ceritakan malam itu, aku tak mendapatkan informasi apa pun selama 2 tahun. Kemungkinan Inti Roh yang mereka curi untuk menghidupkan betina suku mereka, tapi rasanya itu mustahil, mengingat hanya level 'Roda Dao' yang bisa melakukan pemulihan Jiwa." Sambung Yuze tenang tanpa emosi di dalamnya.
"Suaramu bisa menipuku, Yuze tapi tubuhmu tak bisa berbohong" Qingling tersenyum, mengangkat genggaman tangan mereka. Memperlihatkan tangan Yuze mengepal erat menelan tangan Qingling yang kecil. Sontak, Yuze melepaskan genggamannya dan meniup tangan Qingling, ia merasa bersalah tak bisa menahan emosi akan kegagalannya dan malah melampiaskannya ke Qingling.
"Apa kamu ingat. Saat aku meninggalkan mu dan kamu menemukanku dibalik batu di malam kemarin?" Yuze terlihat berpikir dan mengangguk mengiyakan, menunggu Qingling menyambung cerita. "Aku mendengar pembicaraan mereka tentang persiapan penyerangan di Kota Niye" mendengar cerita Qingling, seketika Yuze menghentikan langkahnya dan mengerutkan alisnya, ia melewatkan informasi penting yang tak didengarnya."Kota Niye?" ulang Yuze seakan tak percaya dengan apa yang di dengarnya."Apa ada masalah, Yuze" Qingling ikut menghentikan langkahnya, mengamati perubahan ekspresi Yuze dan melihat keraguan di wajahnya.
Melihat wajah Qingling khawatir, rasa bersalah memenuhi hati Yuze. Akhirnya ia menjelaskan bahwa Kota Niye merupakan salah satu kota kecil dengan keamanan ketat setelah tragedi hilangnya betina tanpa jejak, lokasi Kota Niye dekat di gunung batu, sembari tangannya menunjuk gunung di belakang gua yang sekarang mereka tempati, dengan populasi jantan hampir 2 juta dan betina sekitar 500. perbandingan yang sangat jauh.
Qingling membelalakkan matanya, mendengar penuturan Yuze tentang perbandingan betina dan jantan. Yuze menceritakan tentang Kota Niye dari Suku yang menempati dan wilayah teritorial masing-masing. "Setiap Beastman memiliki wilayah masing-masing di dalam satu Kota. Seperti Suku Serigala tepat di bawah Gunung, Suku Harimau di samping lembah terlarang, dan Suku Kelinci di perbatasan Kota Niye dan Kalun." Qingling hanya diam dan sesekali Ber-Oh ria mendengar penjelasan Yuze, tak terasa mereka sampai di depan pintu gua dan Yuze segera membakar Ikan yang ditangkapnya.
Percakapan mereka berlanjut sambil menikmati makanan yang dimasak Yuze, Sekarang Yuze pandai memasak hanya dengan melihat Qingling memasak beberapa kali. Sungguh berbakat.
"Yuze, kau sangat hebat masakanmu sangat enak. Aku tak menyangka hanya melihatku memasak kau bisa menghidangkan seenak ini." Puji Qingling menikmati suapan demi suapan dari Yuze, ia tak membiarkan Qingling melakukan sesuatu, hanya ingin melayaninya dan memanjakannya. Mendengar pujian Qingling, senyum lembut tercetak di wajah Yuze.
"Oh, ya! Yuze, di Kontinen Manusia Binatang ada berapa kota? kau tinggal di mana Yuze? kenapa kau tak kembali ke sukumu?" mendengar pertanyaan berderet Qingling, Yuze tersenyum sembari merapikan anak rambut Qinging yang menutupi sebagian wajahnya. "Aku harus menjawab yang mana dulu, Ling?" tawa ringan Yuze berhasil membuat Qingling gelagapan melihat ketampanan Yuze. 'Ah, dia sangat sexy' batin Qingling menjerit tertahan, ia menggigit bibir bawahnya menahan sensi panas di tubuhnya.
"Daratan Shi memiliki 7 kota, diantaranya 2 Kota besar dan 5 Kota kecil, Aku dari Kota Kalun, Ling. Alasan aku tak kembali karenamu" terang Yuze, merebahkan kepalanya di paha Qingling memandangi wajahnya yang manjadi candu Yuze. Qingling membelai rambut Yuze dan bertanya mengapa Yuze melakukan itu.
Jawaban Yuze membuat Qingling ternganga tak percaya, ternyata di dunia Manusia Bintang, betina harus memiliki banyak jantan dan setiap jantan berhak mengejar betina yang disukainya. Betina yang menyukai jantan boleh memaksa untuk kawin dengannya tapi, tidak sebaliknya. Kecantikan Qingling adalah berkah tapi juga ancaman. Mereka pasti melakukan semua cara untuk mendapatkan Qingling, dan Yuze tak akan membiarkan itu terjadi. Mendengar penjelasan Yuze, membuat Qingling bergidik ngeri. "Apa maksudmu dengan kecantikan ku, Yuze? Bukankah setiap betina cantik?" Qingling memandang Yuze yang tampan dan gagah pastinya betina di Kontinen Beastman sangat cantik.
"Aku tak bisa menjelaskannya, sepertinya kau harus melihatnya sendiri, Ling" ucap Yuze sambil mengelus wajah Qingling yang sangat lembut. 'Standar Kecantikan mereka tak bisa dibandingkan dengan keindahan, Ling" pikir Yuze membayangkan betina yang dijuluki tercantik di Kontinen Manusia Binatang. Yuze dibuat salah fokus saat tidur di paham Qingling, Dress nya yang pendek memperlihatkan bagian bawah Qingling tanpa sehelai benang yang terpampang jelas diwajahnya. 'Aku Singa bermartabat, aku tak boleh tergoda' Do'a Yuze memejamkan matanya.
Banyak pertanyaan memenuhi isi kepalanya, saat akan bertanya lagi Qingling Melihat Yuze, yang memejamkan matanya. Mengira Yuze mengantuk, mengingat tadi malam Yuze terjaga
Usapan lembut di kepala Yuze, mampu menidurkannya. Qingling mengamati wajah Yuze yang dingin, ia bisa melihat Yuze yang bersamanya beda dengan Yuze saat melawan Kalajengking. Walaupun, dalam wujud Singa Qingling bisa melihat kedinginan dan keangkuhan di sorot mata Yuze. 'Apa dia hanya bersikap manis saat denganku?' batin Qingling yang beralih mengusap wajah dinginnya, sampai berhenti tepat dibibir Yuze.
Tanpa sadar Qingling mengusap bibir Yuze dan mengecupnya nya. "Dingin" merasakan sensasi dingin dan lembab secara bersamaan dibibir Yuze. Qingling menutupi wajahnya yang bersemu merah, ia menggelengkan kepalanya tak habis pikir, apa yang di lakukannya mengapa ia menjadi sangat mesum.
'Sepertinya, aku ketularan Yuze'
semangat tor.. /Determined//Determined/
ditunggu ya kelanjutannya author 🤭
jangan lama2 soalnya penasaran nungguin yaa author
jangan lama2 thor
jangan lama-lama😊😊😊😊