NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:336.8k
Nilai: 5
Nama Author: 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞

Dibuang ibu kandungku, disiksa keluarga tiriku. Tapi itu belum cukup...

Saat Lania beranjak dewasa, ia justru harus menggantikan kakak tirinya untuk menjadi tunangan pria yang tidak dikenalnya.

Penyiksaan itu terus berlanjut sampai Lania benar-benar menikahi pria itu. Karena sebuah kesalahpahaman, suaminya terus menyiksanya karena kebencian yang tidak seharusnya ia terima.

Sabar... sabar... sabar... hanya satu kata itu yang bisa menguatkan Lania dalam menjalani kehidupannya yang sangat keras.

Akankah kehidupan Lania menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpaksa Menikahi Tunangan Kakakku

Lania keluar dari dapur setelah tahu Amel dan Lisa sudah meninggalkan ayahnya. Sejak tadi ia memang berada di dapur bersama mbok Iyem dan mendengarkan perdebatan antara keluarganya. Tentu saja ia mendengar semua pembicaraan mereka termasuk tentang perjodohan itu.

Lania menghampiri ayahnya yang masih termenung di ruang keluarga. Gadis itu seketika memeluk Juanda seperti kebiasaannya sejak kecil. Sontak saja Juanda terkejut namun pria itu langsung membalas pelukan putrinya karena ia pun terbiasa diperlakukan seperti itu dengan Lania.

"Sayang, apa kau sakit? Kenapa tubuhmu terasa panas?" tanya Juanda.

Seketika Lania melepaskan pelukannya lalu menggelengkan kepalanya, "Lania hanya kelelahan kuliah saja pah. Kapan papa kembali?" tanyanya pura-pura tidak tahu.

"Tadi sore nak, tapi kami langsung pergi ke rumah sakit."

"Siapa yang sakit?"

"Hanya rekan bisnis saja. Kau yakin tidak sakit nak?"

Lania kembali menggelengkan kepalanya, "aku sangat sehat."

"Apa kau sudah makan?"

Lania kembali menggelengkan kepalanya, "tadi saat Lania pulang, rumah sangat sepi, mbok bilang belum ada yang makan malam. Bagaimana bisa Lania makan sendirian tanpa kalian?"

"Kau gadis yang baik, papa bahagia memilikimu. Tapi papa sama sekali tidak memiliki selera makan nak, kau bisa makan duluan."

Lania duduk di samping ayahnya, "maaf pah jika Lania lancang, tapi tadi aku sempat mendengarkan percakapan kalian. Apa benar kak Lisa menyelamatkan tunangannya?"

Juanda menganggukkan kepalanya.

"Jadi rekan bisnis yang ada di rumah sakit sebenarnya adalah keluarga tunangan kak Lisa?"

Juanda kembali menganggukkan kepalanya.

"Pantas saja pria remaja itu mengenal kak Lisa, aku pikir ia kenal karena kak Lisa adalah seorang artis, untung saja saat itu aku tidak mengatakan apapun padanya, jika sampai salah bicara, habislah aku," pikir Lania.

"Apa keadaannya tidak baik?" tanya Lania lagi.

"Kau pasti sudah mendengar semuanya nak, jangan pikirkan ucapan kami tadi. Yang dikatakan mama mu tadi hanya emosi sesaat saja, kau tidak akan terlibat dalam masalah ini," jawab Juanda.

"Aku memang sudah mendengar semuanya pah, aku tidak mempermasalahkan bagaimana kondisi tunangan kak Lisa, tapi... aku tidak mau menikah dengan siapapun pah, aku hanya ingin berada di samping papa."

"Tentu saja kau akan selalu berada di samping papa. Lupakan apa yang kau dengar tadi."

Lania menganggukkan kepalanya, "selama ini aku selalu mengikuti keinginan kalian. Aku menjadi anak penurut, tapi soal menikah... Lania tidak mau pah. Apalagi ini sebenarnya adalah pernikahan kak Lisa."

"Papa tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Kau benar, ini adalah pernikahan kakakmu. Kau tidak boleh menggantikannya. Ini sama saja penipuan, papa juga tidak ingin membuatmu menderita. Karena papa tahu kau sebenarnya tidak nyaman berada di rumah ini. Lania, maafkan papa nak. Ini semua akibat kesalahan papa hingga membuatmu menderita."

"Papa jangan berkata seperti itu, Lania bahagia tinggal di sini. Aku tidak pernah merasa menderita sama sekali, mama Amel dan kak Lisa sangat baik padaku. Tapi kalau soal pernikahan, aku tidak mau... jangan paksa Lania pah," pinta Lania dengan wajah sedih.

Tentu saja ia tidak ingin menikah karena usianya masih muda, ia juga tidak mengenal pria yang sedang dibicarakan mereka. Lania bisa mengikuti keinginan apapun dari keluarganya, tapi untuk menggantikan Lisa menikah dengan tunangannya, itu tidak mungkin ia lakukan. Ia begitu takut mereka memaksakan kehendak dengan ancaman ancaman.

"Lania... papa janji tidak akan membuatmu..."

"Jika kau sudah mendengarnya, maka kau harus membantu kakakmu," sergah Amel sambil melangkahkan kakinya mendekati mereka.

Juanda dan Lania sama sama terkejut mendengar suara Amel. Keduanya menatap wanita itu bersamaan.

"Selama ini aku merawatmu dengan baik di rumah ini, aku sudah menganggapmu sebagai putriku sendiri. Apakah kau tidak ingin membalas budi kebaikanku?" tanya Amel sambil duduk di sana.

"Mah... kau jangan mengaitkan masalah ini dengan balas budi. Aku yang memintamu untuk merawatnya karena ia memang putriku. Kau tidak bisa memaksa Lania dengan ide gilamu itu."

"Ide gila? Apa kau mau melihat Lisa bunuh diri? Apa kau hanya menginginkan Lania yang hidup di rumah ini? Lania, apa kau sama sekali tidak merasa kasihan pada kakakmu? Ia baru saja merintis karirnya, bagaimana mungkin ia harus menikah dengan pria yang..."

"Mah... hentikan... aku tetap tidak setuju. Aku tidak ingin siapapun terluka di rumah ini. Mama harus ingat, perjanjian pernikahan ini dilakukan saat papa ku masih hidup. Saat itu pun kau menyetujui perjodohan ini. Kita mengizinkan Lisa dan Daley bertunangan saat mereka masih balita. Hanya karena keadaan Daley sekarang tidak baik, kau dan Lisa membebankan masalah ini pada Lania yang tidak tahu apa-apa. Kau jangan gila, tidak seharusnya Lania yang menanggung masalah ini," sergah Juanda.

Seketika Amel melepaskan tangisannya dengan keras, tentu saja tangisan itu hanya sandiwara belaka.

"Selama ini aku cukup bersabar, aku menerima semua yang kau lakukan padaku. Aku dan Lisa hidup dengan rasa malu karena ulahmu. Baiklah, jika kau belum cukup memberikan penderitaan untukku, maka aku pun akan ikut mati bersama Lisa. Aku harap kalian berdua bisa hidup dengan bahagia tanpa kehadiran kami," ucap Amel sambil terisak.

Sontak saja Juanda dan Lania terbelalak, tangan Lania mulai berkeringat dingin. Gadis itu menatap ayahnya yang semakin kebingungan, dan itu membuatnya tidak tega. Ia juga tidak mungkin membiarkan Amel dan Lisa bunuh diri hanya karena ia tidak bisa membantu mereka.

Benar kata Amel, ia memang harus membalas budi padanya. Walaupun kehidupannya selama ini bagai di dalam neraka, tapi ia tetap hidup dengan baik sampai saat ini. Mereka tetap merawat dan memberinya makan hingga besar.

"Inilah yang aku takutkan, mereka pasti kembali memberikan ancaman. Tapi kali ini sepertinya mama Amel serius. Jika aku tidak setuju, bagaimana dengan papa? Ia pasti sangat tertekan saat ini. Papa tidak mungkin ingin kehilangan mama Amel dan kak Lisa," pikir Lania sedih.

"Kau sudah kehilangan akal mah, bagaimana kau bisa mengatakan hal bodoh seperti itu. Bagaimana kau bisa berpikir..."

"Pah... mah... Lania setuju. Lania mau membantu kak Lisa. Tolong jangan berdebat lagi dan mengatakan soal kematian di sini. Lania akan melakukan apapun agar kalian tetap bersama," sergah Lania.

Juanda terbelalak lebar, sedangkan Amel menyunggingkan senyumnya dengan licik.

"Tidak Lania, kau tidak perlu berkorban sampai sejauh ini. Mah... kau jangan memikirkan diri sendiri. Lania tidak bisa..."

"Papa... aku tidak apa apa. Aku akan mengikuti keinginan mama. Kak Lisa adalah kakakku, aku harus membantunya. Karir kakak sangat penting untuknya. Mama benar, aku anak yang tidak memiliki masa depan seperti kakak. Jadi, aku bersedia menggantikan kakak menikahi pria itu," sergah Lania lagi.

"Nak... usiamu masih muda, kau pasti belum mengerti apa yang sedang kau katakan saat ini. Lania, ini sebuah pernikahan nak. Kau akan terikat seumur hidupmu, dan kau juga akan kehilangan identitasmu sebagai Lania. Kau akan menjadi seorang Lisa yang mengurus suamimu nanti, kau juga harus berpura pura bekerja sebagai seorang artis yang sebenarnya tidak pernah kau lakukan. Ini sangat berat untukmu, kau harus menjaga sebuah rahasia besar selama hidupmu. Lania, papa tidak setuju dengan pendapatmu."

"Papa benar, aku akan kehilangan identitasku sebagai Lania karena aku akan hidup sebagai Lisa. Tapi papa salah, selama ini setengah hidupku sudah menjadi artis karena aku sering menggantikan kak Lisa untuk melakukan syuting. Jadi pekerjaan kak Lisa sudah sering aku lakukan. Pah... aku melakukan ini demi kebahagiaan papa," pikir Lania.

"Papa ternyata hanya menyayangi Lania, papa sama sekali tidak memikirkan Lisa. Lania sudah setuju tapi papa tetap mencegahnya. Walaupun Lania tidak memiliki pekerjaan seperti Lisa, tapi Lania cukup cerdas. Aku yakin ia bisa menyimpan rahasia ini sampai mati. Lania... menjadi Lisa bukanlah hal yang buruk. Aku juga melakukan ini demi masa depan Lania," ujar Amel kembali terisak.

"Apa yang kau katakan mah, aku menyayangi kalian semua. Aku sedang berpikir untuk mencari jalan keluar tentang masalah ini. Tapi idemu itu..."

"Papa... Lania mohon... Jika terjadi sesuatu pada kak Lisa dan mama Amel, maka aku akan merasa bersalah seumur hidupku. Bagaimana aku bisa hidup dengan perasaan seperti itu? Papa, Lania bersedia menjadi kak Lisa selamanya."

"Ya Tuhan... aku bisa menjadi gila," ucap Juanda.

"Aku terpaksa menikahi tunangan kak Lisa, demi kebaikan semuanya. Demi kebahagiaan papa dan balas budiku dalam keluarga ini. Pah... walaupun Lania tidak ingin menikah, tapi Lania juga tidak ingin membiarkan keluarga papa hancur begitu saja. Kehadiran Lania dalam keluarga ini sudah cukup menghancurkan kebahagiaan kalian. Jika Lania bisa membantu dengan cara seperti ini, maka Lania akan mengorbankan perasaan Lania sendiri. Semoga dengan cara ini, mama Amel dan kak Lisa berhenti membenci Lania," pikir Lania sedih.

...****************...

Happy Reading All...

1
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
nah loh kelojotan sendiri akhirnya ini mah, yang memuaskan siapa 🤪🤭🤣
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Luka yang sama pernah dialami Lania dn masih harus bekerja di rumah Furhet, sekarang Lisa merasakan hal yang sama
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
lania pasti nggak bakalan mau mereka berdua di penjara, lania terlalu baik 😌 meskipun udah di siksa sama mereka
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
butuh air 🥵
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
olahraga sore 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
demi anak sama mantu apapun di lakukan papa Juan
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
Mereka yang bucin aku yang gila 🤣 ketawa sendiri 🤧
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
nggak di kasih syarat itu , ley juga bakalan ngasih cicit yang banyak koq kek 😁
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
banyak bekas gigitan nyamuk kepala item ya lania 🤣
ngenes banget kamu Lisss nggak ada yang muasin 😄
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan² kalau di kunci di gudang request kasih ular juga ya mbak Yun 😄
harusnya minuminnya sekalian sama botol²nya tuh 😂
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
kapan masalah mu selesai ley ? kasihan mau ketemu ayang aja harus ngendap² begitu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
baca lania aja belum kelar² , udah ada karya baru ya Miss 🤧
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
wah bisa viral dia kalo diseret namanya oleh Tomy
🏡s⃝ᴿ ༄⃞⃟⚡🅰️𝖓𝖓𝖞𝕸y💞
siksa terooozz
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
malam pertama nya ley sama lania lancar jaya, eh Lisa di gudang di temenin tikus² 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
akhirnya ley ..
kasihan Lisa nungguin sampe karatan , eh yang di unboxing malah lania 🤣🤣🤣
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
semangat ley jangan sedih² lagi , semua sudah di atur sama Miss jalan hidup mu 🤭
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
dih ngarep banget kamu Lisa bakal di sentuh ley , liat aja nggak sudi apa lagi nyentuh 🥱
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
jangan sampe ley masuk jebakan Lisa
🍭ͪ ͩ𝕸y💞 |ㄚ卂卄 ʰⁱᵃᵗᵘˢ
pak Kurdi dah membayar semua perbuatannya ley, jadi sekarang fokus aja nyiksa Lisa. dan kumpul lagi sama lania. nggak kangen kah jauh²an terus 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!