"masukkan kartu penyegelnya sekarang, atau kita akan mati di tempat ini!,
saat satu persatu siswa lenyap misterius dan hanya memisahkan debu hitam, itsuki ikawasi dan teman temannya terjebak oleh siluman pemangsa manusia, situasi menjadi gila ketika sahabat mereka berbalik menyerang di bawah sihir hitam!
dipojokkan oleh amukan api dari raja siluman pemangsa manusia dan penyanderaan di atas kawah lava gunung valerius, itsuki terpaksa meledakkan rahasia terbesarnya: kebangkitan murni kekuatan 7 elemen.
berhasilkah mereka menyegel monster legendaris tersebut, ataukah ini awal dari perang dimensi yang jauh lebih besar? .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NABILA_08.p, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Topeng Yang Retak, Harga Sebuah Rahasia
Dengan tatapan tajam dan serius Itsuki mengeluarkan seluruh sisa tenaganya. Seketika terbentuk gelombang energi yang dahsyat sampai menghancurkan seluruh benda yang ada di sekitarnya. Itsuki melesat maju dengan kecepatan cahaya iya menarik Kaguya yang hampir terkena kobaran lava.
Napas Itsuki memburu, sambil memegang dadanya yang sesak akibat menguras energi yang dahsyat tadi, ia menatap ke depan dengan sisa-sisa tenaga yang ada, bersiap menghadapi apapun yang terjadi selanjutnya .
Tiba-tiba, pertempuran pisik kembali pecah di area lorong! Secara mengejutkan. Pemuda yang berambut acak acakan yang menjadi musuhnya melayangkan pukulan telak ke wajah Itsuki,
"BAAM!"
Suara hantaman keras terdengar, Itsuki menoleh ke belakang sambil memegang pipinya yang mulai memar, di hadapannya lawannya berteriak dengan penuh emosi.
"Kau Bodoh! Memang kau pikir kau bisa mengalahkan ku?!"
Sementara itu, kaguya yang berada di belakang menyaksikan pertikaian sengit itu dengan perasaan cemas dan ketakutan.
Konflik semangkin memanas saat mereka berhadapan dari jarak dekat. pemuda itu menatap Itsuki ikawasi dengan pandangan dingin dan tak henti-hentinya melontar kan ejekan .
Amarah Itsuki yang semula coba ia tahan, seketika meledak hebat saat pemuda itu mulai menghina keluarganya. Di detik itulah, seluruh kekuatan sejati Itsuki bergejolak tanpa kendali.
Benturan kekuatan mereka menciptakan energi luar biasa yang tiada tandingannya. Pertandingan berlangsung sangat sengit, hingga membuat topeng yang selama ini menyembunyikan wajah itsuki hancur sepenuhnya.
Melihat hal itu, pemuda berambut acak-acakan Lang memanfaatkan membongkar identitas asli Itsuki di depan umum, termasuk di depan Kaguya yang ternyata adalah teman sekolah itsuki sendiri.
Melihat itsuki yang mulai mengamuk dan kehilangan kesadaran karena amarah. Pemuda musuhnya itu langsung ketakutan dan melarikan diri secepat kilat, meninggalkan tempat itu.
Kaguya terpaku, syok bukan mai. Ia baru menyadari bahwa teman sekelasnya yang dikenalnya selama ini ternyata seorang pemburu makhluk yang memiliki kekuatan mutlak.
"HAA! Itsuki, Kau..... Ternyata seorang pemburu makhluk?!" Teriak Kaguya, tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.
Dengan tubuh gemetar, Kaguya memberanikan diri berdiri dan menghampiri Itsuki. Ia memegang pundak itsuki yang saat itu sedang mengerang kesakitan memenangi pundaknya. Tebasan dari pemuda tadi ternyata meninggal luka dalam yang sangat menyakiti kan.
"Kau tidak apa-apa, Itsuki?! Tanya Kaguya dengan nada khawatir, mengabaikan rasa takutnya demi menolong temannya.
Itsuki tersentak terkejut. Ia membalik dan menatap Kaguya dengan pandangan yang mulai menggelap, ia telah sadar sepenuhnya bahwa topengnya telah hancur total dan kini rahasia terbesarnya telah terbongkar.
Namun, bukan rasa benci yang muncul, melainkan ketakutan besar. Energi kuno di dalam tubuh Itsuki menolak untuk di tekan setelah identitasnya terekspos.
Itsuki memandangi Kaguya dengan tatapan tersiksa. "Kaguya..... Kita ini teman sekolah. Kita selalu berjuang bersama," bisik Itsuki dengan suara parau. "Karena itu.... Kumohon pergi dari sini sekarang juga! Sebelum kekuatan elemental ini menguasai pikiran kudan mencabik-cabik dirimu!".
Kaguya terdiam sejenak, otaknya berusaha memproses situasi yang terjadi begitu cepat. Belum sempat ia melangkah, sebuah ledakan energi elemental muncul dari tubuh Itsuki, membentuk sebuah pedang kuno yang memancarkan aura membunuh.
Itsuki mengarahkan pedang itu ke tanah, berusaha menahan tenaganya yang bergetar hebat agar tidak menyerang Kaguya. Dengan sisa kesadaran yang menipis, ia berteriak lantang. "Cepat Pergi, SEKARANG! Sebelum pedang dan kekuatan ini menghabisi mu tanpa bisa ku hentikan!"
Itsuki mulai menghitung satu sampai tiga, memberikan hitungan mundur sebagai peringatan terakhir bagi Kaguya untuk menyelamatkan diri dari amukannya.
Melihat Itsuki yang mulai kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri, Kaguya sadar bahwa bahaya besar yang mengancamnya. Dengan sisa tenaga yang ada, ia berbalik dan mencoba lari sekuat tenaga.
Namun malang, luka robek di kakinya membuat Kaguya sulit melangkah cepat. Begitu hitungan ketiga Itsuki selesai, Kaguya baru berhasil berlari beberapa meter saja.
Wess!
Sebuah kilatan cahaya hitam dan kepulan debu tebal tiba-tiba muncul tepat di hadapan kaguya, di balik abu yang berterbangan, Itsuki sudah berdiri dengan mata yang sepenuhnya menghitam siap mengayunkan pedangnya.
Dalam kondisi setengah sadar, aura mistis di tubuh Itsuki berbisik dingin, "Ada Kata-kata terakhir sebelum kekuatan ini melenyapkan mu, Kaguya? Rahasia identitas ini.... Jauh lebih berharga dari nyawa siapapun yang mengetahuinya."
Kaguya sedikitpun ia tidak mundur, Air matanya menetes, ia menatap langsung ke maya Itsuki yang gelap dan berteriak emosional. "Mengapa kau membiarkan kekuatan itu mengendalikan mu?! Lawan kekuatan itu, Itsuki! Bukankah kita sahabat?!".
Mendengar kata "Sahabat", gerakan Itsuki Ikawasi mendadak terkunci. Namun, pedang kuno di tangannya justru semakin bersinar terang, mendesak untuk di tebakan.
Dan saat kekuatan Itsuki benar benar tidak dapat di kendalikan lagi, tubuh Itsuki bergerak sendiri.
Ia langsung mengangkat pedang kuno itu tinggi-tinggi ke udara. Sinar terang yang menyilaukan menerangi wajah Kaguya yang pasrah. Detik itu berikutnya, pedang itu mengayun deras ke bawah, menebas apa saja yang ada di hadapannya!.
(bersambung).
Pesan Author
Duarr! Pedangnya udah di Ayuni!😱😭 menurut kalian Kaguya bakal selamat enggak dari amukan itsuki?. Terus apakah ikatan 'sahabat' mereka bisa bikin Itsuki sadar lagi?
Yuk, drop teori dan prediksi kalian di kolom komentar sekarang! Jangan lupa tinggalin like,favorit dan vote-nya gaes!👇