bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.
1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.
PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.
JUGA
1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S
PUTRA KEMBAR DARI QAIRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 2. NIAT MEMBANTU MALAH MELAKUKAN HUBUNGAN SATU MALAM.
MENCERITAKAN Kisah seorang gadis 18 tahun yang bertemu dengan seorang pria dewasa yang kiranya berusia 25 tahun dan sedang teracuni oleh obat perangsang oleh musuh nya karena pria dewasa itu adalah seorang CEO dari perusahaan raksasa nomor satu yaitu ALVARO KUSUMA WIJAYA dan musuh nya yang merupakan orang dalam ingin membunuh nya namun iya berhasil kabur ke hutan lelantara dan bertemu dengan gadis bernama HAZIA AZURA'AYINI QUE’EN RAYSA.
Gadis muda yang di kenal dengan nama ayini itu adalah putri tunggal dari keluarga besar RAYSA AMURA dan suami nya LUIS'E REY HAZIAN, keluarga yang di kenal juga sebagai keluarga kolongrat besar dari luar negeri, namun mereka selalu menyembunyikan identitas mereka dan tinggal di apartemen biasa.
Suatu hari saat acara kelulusan siswa siswi kelas 12, mereka semua sepakat untuk mengadakan acara berkemah untuk perpisahan mereka semua termasuk ayini.
Mereka berkemah di hutan lebat dan juga terkenal aman karena hutan itu adalah hutan yang sangat di jaga oleh pemerintah daerah dan hutan itu di jadikan sebagai spot wisata untuk kemping bersama keluarga, berkemah, menjadi, panjat tebing, bahkan juga bisa berburu karena di kenal dengan banyaknya kelinci juga ayam hutan.
Suatu malam tepat pada pukul 11:28 Ayini terbangun karena iya merasa ingin buang air kecil, dan iya langsung pergi tanpa membangunkan teman teman nya atau guru.
Dengan cepat que'en pergi dengan membawa senter handphone di tangan nya menuju toilet umun yang jauh nya dari tempat mereka sekitar 300 meter.
Jalan itu sepi hanya di penuhi dengan pepohonan yang menjulang tinggi dan lebat, tah ada Lampu di situ melainkan di toilet nya saja, jan pun jalan setapak, dan di hutan itu hanya terdengar suara burung hantu.
Namun ayini tidak takut, karena iya sudah sering berkemah sendirian di alam bebas, dengan cepat iya masuk ke toilet, selesai nya ayini langsung keluar dan berdiri sebentar di depan toilet sembari meregangkan tubuh nya.
Setelah beberapa saat ayini melihat bayangan seseorang di dekat sana yang jarak nya 100 meter lebih jauh dari toilet.
Que'en penasaran dan degan cepat dengan sedikit berlalu iya pergi ke arah seseorang tersebut lalu mendekat kearah seorang pria dewasa itu.
"Kamu ngak papa?". Tanya ayini dengan hati hati.
Tanpa menjawab pria itu pun langsung menarik ayini ke pelukan nya membuat ayini kaget dan menjatuhkan handphone nya.
"Apa yang kamu lakukan?". Tanya ayini yang mulai panik.
"Tolong aku, aku akan bertanggung jawab padamu". Ucap pria itu dan belum sempat Ayini menjawab pria itu langsung mencium nya membuat ayini benar benar kaget.
Ayini melawan ingin menjauh tapi di tarik kembali oleh pria itu "tolong aku, aku di beri obat, aku berjanji akan bertanggung jawab padamu". Ucap pria itu membuat ayini terdiam dan akhirnya berakhir dengan hubungan badan.
Pagi hari nya saat matahari mulai terbit pria itu terbangun dan iya langsung sadar akan apa yang iya lakukan pada ayini kemarin malam.
"Sial...
"Baiklah karena sudah terjadi aku akan bertanggung jawab padamu". Ucap pria itu yang tak lain adalah Alvaro.
Alvaro segera merapikan diri nya dan saat iya membalikkan tubuh ayini betapa terkejut nya iya melihat gadis itu.
"Ini, dia masih seperti anak sekolah...
"Astaga, apa yang aku lakukan....
"Bagaimana cara ku memperbaiki masalah ini nanti?". Ucap alvaro bingung sendiri.