NovelToon NovelToon
SAKIT

SAKIT

Status: tamat
Genre:Selingkuh / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:31.3k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Sakit, Mas! Apa yang kamu lakukan ke aku itu sangat menyakiti hatiku! Gimana bisa kamu ngelakuin ini ke aku, dan itu adalah adikku sendiri. Lalu kamu, kenapa kamu tega sama kakak mu ini haah!!"

Suara Swastamita bergetar hebat ketika berkata demikia kepada suaminya, Erdio Rasmaluyo.

Betapa tidak bergetar, rasa sakit di hatinya sangat nyata. Suami yang memintanya untuk melepaskan karinya demi menjadi ibu rumah tangga seutuhnya ternyata malah berselingkuh dengan adik tirinya.

Yang lebih mengejutkan adalah, perselingkuhan yang dilakukan Erdio dan Medini itu diketahui oleh sang ibu.

Sakit hati Swastamita ketika mengetahui bahwa di rumah itu hanya dirinya yang tak tahu apa-apa.

Adik tiri yang sangat ia sayangi melebihi dirinya sendiri tega menjadi duri dalam daging pada rumah tangganya. Dan suami yang ia jadikan imam, malah menorehkan luka yang begitu dalam.

Bagaimana Swastamita menghadapi rasa sakit yang dirasakannya tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takut Banget 02

Krieeet krieeet

Aaaah

"M-mas, kalau Mbak Mita tahu gimana ini ughhh?"

"Tenang, nggak akan tahu dia. Kalau kamu diem aja dan nggak terlalu berisik, pasti dia nggak akan tahu. Jadi biar nggak berisik banget, lebih baik mulut ini dibungkam sama ini."

Aahmpphhh

Medi yang hendak mengeluarkan desahhan pun tak jadi karena bibirnya dibungkam oleh bibir Erdio. Suara derit ranjang yang semalam di dengar oleh Mita dari kamar Medini itu bukan sekedar pikirannya semata, melainkan bunyi yang diakibatkan oleh gesekan dua tubuh manusia yang tengah saling bertumpuk satu sama lain.

Suara desahann tersebut diminimalisir hingga tak bisa terdengar jelas oleh siapapun. Sungguh sangat ahli mereka berdua itu. Entah Erdio yang ahli atau Medi yang sangat pintar menahan. Tapi yang jelas semalam mereka berdua berhasil 'kembali' menyimpan rapat apa yang terlah dilakukan.

Suara ketuk pintu yang keras diimbangi teriakan dari Warsi membuat Erido yang sudah sejak tadi berjaga di balik pintu langsung bergegas keluar dari kamar Medi. Tanpa berkata apapun lagi, medi lari keluar rumah. Tidak lupa dia mengenakan hodie nya agar tidak terlihat wajahnya oleh siapapun.

"Kamu ini lho bisa-bisanya, kalau sampai ketahuan sama mbak mu gimana? Untuk dia gampang banget disuruh pergi tadi,"gerutu Warsi kepada anaknya.

"Halah Bu, nggak usah ribut apa. Sekarang kan udah aman, Mas Erdio juga udah berhasil pergi kan? Dan ah, aku mau mandi dulu, bentar lagi mau berangkat ke kampus," ucap Medi tak acuh. Dia sama sekali tidak mengindahkan ucapan sang ibu.

Warsi hanya berdecak kesal. Dia pun juga segera peri ke dapur untuk membuat sarapan. Akan tetapi Warsi urung melakukannya karena selama Mita resign dari pekerjaan, Mita lah yang melakukan pekerjaan rumah tangga.

Pagi berganti siang dan siang berganti malam. Meja makan sudah dipenuhi dengan nasi dan berbagai lauk pauknya. Mita juga sudah berganti pakaian dan sedikit memoles wajahnya.

Suaminya akan pulang, jadi MIta ingin menyambutnya dengan sangat baik.

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam, alhamdulillah kamu udah sampai rumah Mas."

Wajah Mita berseri, matanya juga berbinar ketika melihat Erdio datang. Ia segera menghampiri sang suami, meraih tangan pria itu dan mencium punggung tangannya dengan takzim. Sedangkan Erdio, dia mencium kening Mita lalu memeluk istrinya dengan erat.

"Kangen banget sama kamu," ucap Erdio.

"Aku juga, Mas. Ya udah ganti baju dulu terus makan. Udah sholat magrib kan?" tanya Mita.

"Udah tadi di jalan."

Sambil merengkuh pinggang istrinya, Erdio membawa Mita ke kamar. Dia juga tidak membiarkan Mita menarik kopernya. Sungguh sangat romantis tampak mata siapapun yang melihat.

Perlakuan manis yang diberikan Erdio oleh Mita ini, membuat wanita itu menyingkirkan semua pikiran buruk tentang suaminya. Dia juga tidak mengindahkan mimpinya semalam dan menganggap bahwa itu hanya bunga mimpi saja.

Selepas membersihkan diri dan berganti pakaian, Erdio pergi ke ruang makan dimana Mita sudah pergi lebih dulu. Erdio duduk tenang di kursinya. Medi yang baru saja kembali dari kampus pun juga sudah berada di sana.

"Gimana progres skripsimu, Dek?" tanya Erdio basa-basi kepada Merdi. Padahal semalam mereka menghabiskan malam bersama, namun seolah-olah keduanya baru ketemu setelah kepergian Erdio dari luar kota.

"Alhamdulillah, udah mau selesai Mas. Semalem aku ngerjain revisi terakhir, makanya nglembur sampai pagi."

Uhuk

"Mas, kamu kenapa?"

Seketika Erdio terbatuk, padahal dia sedang tidak makan atau minum. Mita yang tengah mengambilkan nasi untuk Erdio, langsung meletakkan piringnya untuk mengambilkan minum suaminya.

"Uhuk, aku nggak apa-apa kok sayang."

Tentu saja batuk tiba-tiba yang dirasakan oleh Erdio karena ulah Medi. Kata-kata Medi tadi cukup membuat Erdio salah tingkah. Dan lihatlah apa ekspresi wajah Medi, wanita menarik sudut bibirnya. Tak hanya itu, Medi bahkan menjilat sendok miliknya sendiri dengan cara yang sensual sehingga membuat Erdio kepanasan.

"Aaww," desis Medi lirih. Matanya langsung melihat ke samping yakni kepada Warsi. Ternyata di bawah meja, Warsi menginjak kaki Medi agar anaknya itu menghentikan tindakannya.

"Kamu kenapa, Dek?" tanya Mita, ia mengalihkan pandangannya dari sang suami ke sang adik.

"Nggak apa-apa, Mbak. Ini kaki ku di gigit semut. Ya udah lanjut makan lagi yuk. Mungkin Mas Erdio kecapekan itu Mbak, kena angin juga jadi batuk,"jawab Medi.

Mita hanya mengangguk kecil. Mereka melanjutkan makan dengan tenang. Namun dipertengahan makan, tiba-tiba sebuah hal mengejutkan terjadi.

Hoooek

"Medi? Kamu kenapa?"

Mita terkejut mendapati adiknya yang tiba-tiba mual dan hendak ingin muntah. Dia yakin sekali sudah memasak dengan benar. Bahkan Medi yang punya alergi terhadap hewan laut, membuat Mita sama sekali tak pernah memasak makanan itu meski dirinya sangat menyukainya.

Mita sangat menyayangi Medi, meski dia tahu bahwa ibunya dan ibu Medi berbeda. Mita ditinggal selamanya oleh sang ibu sejak usianya 4 tahun. Dua tahun kemudian, ayah Mita menikah lagi dengan Warsi yang sudah memiliki Medi. Usia Medi saat itu adalah 2 tahun. Namun meskipun tak lahir dari orangtua yang sama, Mita begitu menyayangi Medi.

Pernikahan ayah Mita dan Warsi tak dikaruniai anak karena memang ayah Mita tak ingin lagi memiliki anak. Ia berkata adanya Mita dan Medi sudah cukup.

Mita dan Medi sangat dekat, karena saking sayangnya Mita kepada Medi, kerap kali dia mengalah untuk beberapa hal terkait dengan makanan. Mita yang sangat menyukai makanan laut, memilih untuk tidak pernah memasak itu di rumah karena alergi yang dimiliki Medi. Alhasil, jika tengah ingin sekali makan makanan laut, Mita akan memilih makan di luar saja.

Maka dari itu Mita sangat terkejut melihat Medi yang tiba-tiba mual sekarang. Padahal tak ada makanan yang aneh di meja makan saat ini.

"Med, kamu kenapa?" Warsi menanyakan hal yang sama kepada anaknya. Namun wajah wanita paruh baya itu benar-benar pucat sekarang.

Tak hanya Warsi, Erdio pun juga menampakkan ekspresi bingung bahkan takut.

"A-aku nggak apa-apa kok, Mbak. Mungkin aku masuk angin gara-gara bergadang beberapa hari ini ngejar revisian,"ucap Medi dengan terbata. Padahal tadi ketika tipis-tipis menggoda Erdio. Medi melakukan dengan sangat berani. Tapi sekarang wajahnya tiba-tiba pucat pasi. Diantara takut dan menaham perutnya yang bergejolak.

"Anu Mit, Ibu bawa aja adikmu ke kamar. Nanti dikerok juga udah mendingan,"ucap Warsi. Dia sudah beranjak dari duduknya lalu memegang erat kedua bahu Medi agar mengikuti dirinya.

"Beneran nggak apa-apa? Apa nggak lebih baik bawa ke dokter aja Bu. Takut salah pencernaan juga. Mungkin selama ini Medi nggak bener makannya. Jadi mending kita bawa ke dokter aja biar jelas."

"Nggak usah Mbak, aku beneran nggak apa-apa."

Medi menolak cepat dengan apa yang disarankan oleh Mita. Dia lalu bergegas pergi ke kamar bersama dengan Warsi.

Apa yang terjadi pada Medi itu sungguh membuat Mita khawatir. Dia tahu betul bahwa adiknya sangat jarang sakit dan termasuk memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik ketimbang dirinya. Maka dari itu Mita merasa bahwa Medi benar-benar memaksakan dirinya untuk menyelesaikan skripsi.

"Pasti ini gara-gara skripsi, ya kan Mas? Dia bener-bener maksain banget,"ucap Mita.

Erdio hanya diam, dia sama sekali tidak mendengar apa yang dikatakan oleh istrinya. Saat ini pikiran Erdio sangat tidak karuan melihat Medi yang tiba-tiba seperti itu.

"Jangan, jangan sampai,"harapnya dalam hati.

TBC

1
ElHi
tarik ulur nih🤣🤣
dewi rofiqoh
Siap2 aja mit! Kamu pasti bakal dapat kejutan dari lingga 🤭🤭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ga tau ajh km lingga LG menyusun strategi
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
beeeeuuuuhhh dah mulai posesif nih
Iffanaya 😽
pas awal denger suara aneh di kamar adek nya knp dobrak aja sih greget bgt 😠 ibu nya jg gila
ElHi
🤣🤣🤣🤣🤣
ElHi
coba dl lah gpp .ditolak yaa ntar maju LG.....gada ruginya 🤣🤣
ElHi
mau mulainya drmn ya Lingga???🤣🤣
ind@h
langsung tembak aja pak lingga 🤭🤭 jgn lama²..keburu mita buka hati buat yg lain..
Dew666
Betul betul betul
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
lebih baik mencoba daripada g tau kmn arahnya
ElHi
kebakar ya om Lingga🤣🤣🤣🤣
ind@h
boleh minta dbl up g sih. 🤭🤔
Muft Smoker
deg deg an dy mit ,, masa km gx peka siiih 😂😂😂😂
Ilfa Yarni
emang aneh masak ga tau klo hati nya menyukai mita hadeeeh oon jg ternyata lingga
dewi rofiqoh
Sepertinya bari dan Wilson sudah memulai aksinya buat bikin lingga dekat terus dengan mita 🤔🤔
cinta semu 2
mending kuliah yg pinter terus cari krj itu baru bener ...medi malah salah tujuan lulusan sarjana malah jadi pelakor..apes tenan 🤣🤣🤣
Muft Smoker
karma di bayar lunas med ,, bukan ny sadar ,, malah makin jdi ,,
Ilfa Yarni
karma itu pasti ada semacam hutang ga sama dia sama kerutunannya
ElHi
udah di sekolahin.....di biayain hidupnya...eh berkhianat...skrg msh gak ngerasa kalo salah....seolah2 kyk gada apa2..dgn pedenya yakin diterima ...kamu ini turunan jin iprit ato Dajjal???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!