NovelToon NovelToon
Cegil Rusuh Dari Dunia Lain

Cegil Rusuh Dari Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Horor / Teen
Popularitas:37.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mommy_Ar

​"Ayo mengaku, Mas Sholeh! Kamu bisa lihat aku, kan?! Jangan bohong, bohong itu dosa, nanti masuk neraka loh!"
​Bagi Arash, menjadi cowok indigo itu melelahkan. Makanya, dia pakai trik keramat: Pura-pura buta huruf soal hal gaib. Mau ada pocong kayang pun, Arash bakal tetap lempeng.
​Strategi itu sukses bertahun-tahun, sampai dia ketempelan sesosok roh cewek misterius yang punya jiwa "cegil" (cewek gila) akut. Bukannya nakutin, roh genit ini malah rusuh mengintil kemana-mana, bahkan nekat narik kerah jaket Arash demi minta perhatian.
​Arash mati-matian bertahan demi menjaga iman dan aktingnya. Tapi saat teror mistis yang mengancam nyawanya datang, si hantu cegil justru pasang badan paling depan dengan cara yang paling bar-bar.
​Gimana jadinya kalau cowok sholeh berkharisma harus menghadapi musuh gaib bersama hantu cegil yang ternyata... belum sepenuhnya mati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

"Alhamdulillah," Arash bernapas lega saat sudah tiba di depan rumah.

Motor matic-nya buru-buru ia standar di garasi. Dengan gerakan cepat yang sedikit tidak sabaran, dia menoleh ke belakang, memastikan jok motornya benar-benar kosong.

Untunglah, kuntilanak centil yang tadi gelantungan di bahunya sambil menarik-narik kerah jaket denimnya sudah tidak mengikutinya lagi.

Entah makhluk astral itu bosan karena terus-terusan dicuekin, atau dia memang kalah kuat dengan hawa pagar gaib rumah Arash.

Arash buru-buru masuk ke dalam rumah, mengunci pintu kayu rapat-rapat seolah sedang memblokir seluruh gangguan dunia luar.

"Assalamualaikum, Bunda. Arash pulang!" seru Arash dengan volume suara yang dijaga agar tidak membangunkan seisi rumah.

"Waalaikumsalam, kok baru pulang sayang?" tanya Fatimah yang tiba-tiba muncul dari arah dapur, menyalami anak sulungnya itu.

Fatimah tampak sedang membawa segelas air putih, wajahnya guratan keibuan yang selalu menenangkan hati Arash.

"Iya Bun, tadi Arash kan nganterin Doni dulu Bun, jadi agak telat sampainya," jawab Arash beralasan.

Dia sengaja menyembunyikan fakta kalau keterlambatannya malam ini adalah akibat drama "tarik-ulur" dengan hantu cegil di jalanan sepi tadi.

Bisa-bisa Bundanya cemas setengah mati kalau tahu bakat indigo Arash sedang diuji oleh hantu spek kulkas dua pintu.

"Ya sudah, buruan istirahat gih, besok ulangan loh kamu," nasihat Fatimah lembut sambil mengusap pundak anak laki-lakinya.

"Iya iya Bun," Arash tersenyum tipis, mencium punggung tangan ibunya dengan takzim sebelum melangkah pergi.

Arash segera menaiki tangga kayu yang menuju ke lantai dua dan langsung masuk ke dalam kamarnya.

Kamar berukuran 4 \times 5 meter itu didominasi oleh cat dinding berwarna abu-abu minimalis.

Ada sebuah kasur queen size, meja belajar yang rapi dengan tumpukan buku pelajaran SMA, dan sebuah sajadah yang selalu terhampar rapi di sudut dekat jendela.

Bagi remaja berusia 17 tahun seperti Arash, kamar ini adalah zona nyaman mutlak sebuah safe house.

Di ruangan ini, Arash sudah memastikan secara spiritual, apalagi dengan rutinitas ibadah dan doa-doa yang selalu digaungkannya, tidak akan pernah ada yang namanya setan berani menapakkan kaki.

Di sini, dia bisa menjadi Arash yang biasa, tanpa perlu memakai topeng "pura-pura buta huruf soal hal gaib."

Sambil menghela napas panjang, Arash melepas jaket denimnya, melemparkannya ke atas kursi belajar, lalu menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur empuk.

Matanya menatap langit-langit kamar yang polos.

"Gila... hantu zaman sekarang makin agresif aja," gumam Arash sendirian, memijat pelipisnya yang mendadak pening.

"Kuntilanak kok pakai baju tanpa lengan warna hitam? Mana wangi kasturi dibilang wangi ubin masjid lagi. Kurang sajen apa gimana itu setan..."

"Siapa yang kamu sebut setan, Mas Sholeh?"

DEG!

Suara renyah, ceria, dan kelewat akrab itu terdengar tepat di atas kepalanya. Suara yang seharusnya tidak mungkin ada di dalam kamar yang sudah disterilkan dengan doa ini.

Jantung Arash rasanya mau copot.

Otot-otot tubuhnya mendadak kaku. Dengan gerakan super lambat, dia melirik ke arah kanan kasurnya.

Di sana, tepat di atas bantalnya, roh cewek berambut hitam panjang yang tadi memeluknya di motor sedang berbaring menyamping.

Dia menopang kepalanya dengan satu tangan, sementara tangan satunya lagi memainkan ujung rambutnya sendiri dengan gaya centil.

Gaun hitamnya yang tanpa lengan tampak kontras dengan sprei kasur Arash yang berwarna biru dongker.

"Kok mukanya kaget gitu sih? Katanya tadi buru-buru pulang karena kangen aku?" goda roh cewek itu tanpa berdosa.

Arash langsung memejamkan matanya rapat-rapat. Jiwa aktor indigonya langsung aktif kembali secara refleks.

Ini halusinasi. Ini cuma sisa-sisa energi negatif di jalan tadi. Di kamar ini gak ada setan. Gak ada hantu cegil!

"Mas... jangan merem dong. Aku tahu ya kamu cuma pura-pura merem!" Roh cewek itu bergeser naik, kini posisinya berlutut di atas kasur tepat di samping tubuh Arash yang telentang kaku.

Dia mencondongkan tubuhnya ke bawah, wajah cantiknya hanya berjarak beberapa sentimeter di atas wajah Arash.

"Tadi di motor aku maklumin deh kamu jaim karena di jalan gede. Sekarang kan kita udah di kamar berduaan. Ayo dong, buka matanya~"

Hawa dingin yang menusuk tulang mulai terasa lagi di permukaan kulit Arash. Bau harum yang aneh perpaduan antara bunga melati dan wangi vanilla, tercium sangat dekat.

Arash merapatkan bibirnya, menolak untuk merespons. Dalam hati, dia sibuk merapalkan zikir dengan kecepatan maksimum.

'Ya Allah, kuatkan iman hamba-Mu dari cobaan setan berwujud ukhti gaib ini...'

"Ih, malah komat-kamit! Kamu lagi baca doa buat ngusir aku ya?" Roh cewek itu merengut kesal.

Jiwa cegilnya tampaknya mulai gemas karena diabaikan terus-menerus.

Dia tiba-tiba menjulurkan kedua tangannya, meraih kerah kaos putih yang dikenakan Arash, lalu menariknya sedikit ke atas hingga punggung Arash agak terangkat dari kasur.

"Buka mata gak?! Kalau gak buka, aku tiup nih kupingnya sampai beku!"

Arash mengepalkan kedua tangannya di sisi tubuh.

Tarikan di kerah kaosnya terasa nyata. Meskipun makhluk ini adalah roh, entah bagaimana dia punya energi spiritual yang cukup kuat untuk menyentuh fisik Arash.

Pertahanan Arash runtuh sedikit; dia tidak bisa menahan kedutan di kelopak matanya.

"Ah! Matanya gerak-gerak! Tuh kan, ketahuan!" Roh cewek itu memekik kegirangan, senyumnya melebar penuh kemenangan.

Dia melepaskan cengkeraman di kerah Arash lalu bertepuk tangan riang di atas wajah Arash, membuat beberapa helai rambut gaibnya jatuh mengenai pipi cowok itu.

"Mas Arash yang ganteng, yang sholeh, yang rajin mengaji... mengaku sajalah. Kamu bisa lihat aku, kan?! Jangan bohong, bohong itu dosa, nanti masuk neraka loh!"

Arash sudah berada di batas kesabarannya. Akting menembus udara kosong yang dia latih selama sepuluh tahun hancur lebur malam ini, di kamarnya sendiri, oleh sesosok hantu yang bahkan tidak tahu adab perhantuan.

Dengan satu hentakan napas gusar, Arash membuka matanya lebar-lebar. Dia menatap lurus ke dalam manik mata roh cewek di atasnya dengan pandangan tajam dan penuh emosi.

"Allahuakbar! Bundaaaaaaaa!"

1
Rosy
gemblengannya di mulai besok saja kyai.. sekarang Arash lagi di tungguin sama hantu cegil yg lagi mau curhat 🤭🤭
Rosy
kenapa pake di perjelas segala sih mom...ngeri banget bayanginnya 😭😭😭😭
Rosy
astaghfirullah ternyata Lala lagi ngobrol sama pocong 😭😭🤣🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
yah Arash mau belajar lagi, Lala pasti merasa dibohongi 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
eh pocongnya kenapa gak bisa bebas ya 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Wah Lala nangkring sama mas pocong 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
La diajak jadian tuh 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kau sedang cemburu kah La 🤔🤣
Halimah
Siapa lg nih pocong...Kyk y perlu disekametin jg.
🌷🌷 Mmh_Ara 🌷🌷
walaupun sama² hantu,,,
si Cegil ini ternyata pilih² pasangan ya,,
😅😅
Vike Kusumaningrum 💜
Siap² Rash, Lala ngambek nanti. pasti katanya kamu menghindar dan ingkar janji 🤭
Vike Kusumaningrum 💜
🤣🤣🤣 siapa nih dulunya 🤣🤔🤭🤭
Vike Kusumaningrum 💜
pocong 🤣🤣🤣🤣🤣😭
Vike Kusumaningrum 💜
Cemburu la ? 🤣🤣🤣🤣
🌷🌷 Mmh_Ara 🌷🌷
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🌷🌷 Mmh_Ara 🌷🌷
heh Lala,,knp kamu ngagetin Arash🫵🫵🫵

bisa kan,,,sapa,,

Assalamualaikum dlu😅😅😅
🌷🌷 Mmh_Ara 🌷🌷
ayooohh Arash,,,banguuunnnn
suci nurfarida
cerita yang menarik dan unik dengan latar belakang spritual, menegangkan, lucu
HR_junior
eee alah JD PD di jadiin tumbal ya..Fira juga ya
HR_junior
knp LG Lo..apa si Fira juga korban ibunya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!