NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Tak lama Rizal bergabung dimeja makan dengan menampilkan yang sudah terlihat rapi dengan kemeja berwarna biru langit. Rizal bekerja sebagai seorang kontraktor di sebuah perusahaan besar, dengan bayaran yang tidak sedikit

"Mama Papa" Teriak seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang menghampiri mereka

Rizal segera meraih putranya dan meletakkannya diatas pangkuannya "Udah ganteng aja anak Papa"

"Iya dong!" Bocah tampan itu mengalihkan pandangannya pada seorang wanita yang baru ia lihat" Tante ini siapa Mah?"

"Fathan sayang, kenalkan ini Tante Arum. Dia temennya Mama"

"Ibu" Suara kecil membuyarkan suara tawa yang berada dimeja makan

"Hafiz.." Arum mendekati putranya dengan rasa tidak enak "Kamu kenapa kesini nak, kembali kekamar, nanti ibu bawain makanan kamu kekamar!"

Anak laki-laki berusia sekitar delapan tahun itu menurut. Usianya memang diatas Fathan putra Hanna, tapi tubuh putra Arum itu jauh lebih kurus

"Kenapa Hafiz disuruh kekamar? biarin dia sarapan disini Rum" Ujar Hanna yang kasihan melihat putra Arum itu

Hafiz masih kecil, tapi sudah mengalami semua ini. Ia merasakan siksaan dari ayah kandungnya sendiri, sosok yang seharusnya menjaganya malah yang memberikan luka paling dalam

"Tidak apa-apa mbak, takutnya Hafiz nanti ganggu kalian! Nanti biar kami sarapan dikamar saja" Arum tersenyum canggung

"Ya udah, sekarang kamu bawa sarapannya kekamar sekarang! Kasian mungkin dia lapar"

Wanita itu mengangguk, ia mengambil nampan lalu mengisinya dengan seporsi nasi goreng buatannya

"Kenapa cuma satu?" Tanya Hanna saat melihat nampan itu hanya berisi satu porsi

"Kami makan sepiring berdua saja mbak"

"Jangan Rum, kamu bawa dua! Mulai saat ini kamu sama Hafiz harus makan dengan baik"

Arum menurut, ia mengisi satu piring lagi dan membawanya kekamar tamu. Mungkin memang putranya itu kelaparan karena mereka tidak makan sejak semalam

Makanan yang diberikan oleh Hanna semalam juga hanya dia makan sedikit dan Hafiz langsung tidur tanpa makan

"Kasian mereka yaa mas! Aku jadi gak tega liatnya" Kata Hanna yang diangguki oleh suaminya

"Kamu bener sayang! Kamu minta Arum untuk bikin laporan polisi tentang suaminya! Biar mereka bisa aman secepatnya!" Hanna setuju dengan usul suaminya

"Ayo jagoan! Biar Papa anter ke sekolah!" Bocah tampan itu bersorak, Rizal menggendong putranya lalu menunduk agar dapat mengecup kening istrinya itu

"Assalamualaikum!"

"Waalaikumsalam mas!"

Kini Hanna dan Arum tengah duduk diruang tengah, Hanna sengaja mengajak Arum bicara agar dapat membantunya

"Emm.. Rum"

"Iya mbak"

"Sudah berapa lama kamu dapat kekerasan seperti itu?" Tanya Hanna

"Mungkin sudah empat tahun belakangan ini mbak" Hanna jelas miris mendengarnya

"Awalnya pernikahan kami baik-baik saja, cuma setelah suami saya kehilangan pekerjaannya, dia jadi gelap mata dan melampiaskan amarahnya pada saya dan Hafiz"

Arum bercerita dan Hanna mendengarnya tanpa berniat menyela. Arum bercerita bahwa suaminya terjerat hutang karena judi online serta sering mabuk-mabukan

"Kamu tidak ingin lapor polisi?"

"Saya takut mbak, kalau suami saya dipenjara siapa yang menghidupi saya dan Hafiz" Arum sudah berlinang air mata, ada rasa sakit saat dirinya menceritakan tentang rumah tangganya

Hanna menggenggam tangan wanita yang sudah ia tolong itu "Kamu harus berani Arum! Ini demi kebaikan kamu dan Hafiz. Kamu mau Hafiz ketakutan setiap harinya karena ayahnya sendiri?"

Arum membawa pandangannya pada putranya yang tengah bermain menggunakan mainan Fathan, ia tidak pernah memberikan hidup yang layak bagi putranya selama ini

"Tapi mbak, gimana caranya?"

"Mas Rizal akan membantu, Kamu tinggal beri keterangan saja" Hanna terlihat bersemangat memberitahukannya

"Lalu bagaimana dengan hidup saya dan Hafiz mbak? Saya tidak punya pekerjaan apalagi tempat tinggal"

"Kalau suami kamu dipenjara, kamu lebih aman untuk keluar rumah" Kata Hanna

"Untuk sementara kamu tinggal disini dulu! Nanti saya akan bantu kamu cari pekerjaan dan tempat tinggal"

Arum terlihat senang, ia ingin bekerja. Namun mencari pekerjaan sangat sulit terlebih dirinya hanya lulusan sekolah menengah pertama

"Saya mau kerja apa saja mbak, jadi pembantu juga gak apa-apa!"

Hanna mengangguk, ia akan membantu Arum. Dimulai dari masalah suaminya, mereka harus lebih dulu menemukan pria itu agar Arum bisa leluasa keluar rumah

"Hafiz tidak sekolah?"

Arum mengangguk "Saya belum bayar SPP, makanya Hafiz belum bisa masuk sekolah"

Hanna menghela napas berat, ia benar-benar prihatin melihat nasib malang Arum dan putranya

Ia membandingkannya dengan dirinya dan Fathan yang begitu dimanjakan oleh Rizal. Bahkan sang suami tidak pernah meninggikan suaranya

"Ya udah, kita pikirkan itu nanti! Aku pasti akan bantu kamu" Hanna tersenyum hangat, Arum memeluk tubuh wanita yang telah membantunya itu

Baginya Hanna adalah malaikat yang dikirimkan tuhan untuk mengeluarkan dirinya dari lembah penderitaan

***

Sore harinya Rizal kembali kerumah, ditangannya terdapat seikat bunga mawar putih

Arum yang hari ini membukakan pintu tampak kagum dengan pria tampan yang berdiri dihadapannya ini

Ia berpikir mengapa dirinya tidak seberuntung Hanna yang begitu dicintai oleh suaminya

Terbesit keinginan untuk memiliki suami seperti Rizal. Astaga, Arum menggeleng, tidak seharusnya ia memiliki pikiran seperti ini

"Dimana Hanna?" Tanyanya, hal itu menyadarkan Arum dari kekagumannya

"Mbak Hanna lagi diruang televisi!" Rizal mengangguk, melangkah masuk dengan hadiahnya

Sesampainya disana ia melihat jika wanitanya itu tengah duduk sembari menatap layar ponsel, mungkin tengah belanja online seperti yang biasa Hanna lakukan

"Assalamualaikum!"

Hanna tersenyum, ia menyimpan ponselnya lalu menyambut sang suami. Rizal menyerahkan bunganya lalu mengecup kening istrinya dengan lembut

"Gimana hari ini?" Tanya Rizal sembari mengusap perut buncit istrinya

"Baik kok mas! Oh iya, aku mau bicara tentang masalahnya Arum!" Hanna membawa suaminya duduk pada sofa, tak lama Arum datang dengan segelas air

Rizal lebih dulu meneguk segelas air, ia cukup lelah hari ini "Kamu mau bahas apa tadi?"

"Papa!" Fathan berlari menghampiri sang ayah dan Rizal menyambutnya "Papa juga bawa hadiah kan untuk Fathan?"

"Tentu saja!" Rizal merogoh saku celananya, mengeluarkan dua bungkus coklat dari merek terkenal

"Waah coklat" Bocah enam tahun itu terlihat sumringah, sementara Hafiz yang berdiri tak jauh dari sana hanya melihat dengan tatapan iri

"Buat Fathan satu, satunya lagi untuk Hafiz" Anak laki-laki Arum itu terlihat senang, namun dia tidak berani mendekat

"Sini Hafiz!" Panggil Hanna, bocah delapan tahun itu lebih dulu menatap sang ibu, setelah Arum mengangguk, barulah ia mendekat dan meraih coklat miliknya

"Terima kasih Om"

"Sama-sama nak"

"Ayo Hafiz! Kita makan coklatnya dikamar!" Fathan menarik tangan Hafiz lalu keduanya masuk ke kamar

"Ayo sayang! Mas mau mandi!" Rizal berdiri lebih dulu

"Tapi aku mau bicara penting"

"Nanti saja! Kita akan bahas itu dikamar!"

Hanna menurut, ia menerima uluran tangan suaminya lalu keduanya melangkah bersama menuju kamar, hal itu selalu menjadi perhatian Arum yang sejak tadi tidak melepas pandangannya

1
Oma Gavin
akhirnya terbongkar kenapa rizal kamu malu terseret namamu itu resikonya kenapa tangaimu malah nampar hanna lengkap sudah kesabaran hanna kali ini tinggal tunggu gugatan cerai dari hanna dan tidak akan ada maaf buat kamu rizal
stela aza
semoga Hanna keguguran trs cerai dr Rizal ( kelihatan jahat bgt doanya ) 🤭 tapi itu lebih baik drpd bayinya lahir di momen suami lagi nyelup Arum ,,, karna selingkuh itu ibarat penyakit yg g bisa di sembuhkan,,, ,,, plis Thor q pingin si Rizal yg bahlul sama Arum di arak keluar berdua dalam keadaan telanjang biar jadi asangsi sosial biar malu sampai ke ubun2 trs viralin bikin karirnya Reza hancur sekalian,,, sakit hati sekali q ini 😭
Dewi Sri
Luar biasa
Dewi Sri
Wanita polos dan terlalu baik.... Hana
Dewi Sri
Ceritanya bagus juga tulisan nya jarang typo.
semoga byk yg baca
Eva Safitri: Terima kasih udah mampir 😍
total 1 replies
stela aza
jijik bgt,,, lelaki tolol ,,, cuma karna nafsu sesaat ,, bakal tuman lanangan kaya kui g bisa nahan nafsu udh jadi penyakit
Oma Gavin
semoga ketahuan hana dan langsung diusir arum janda gatel ngga ngotak
stela aza
jijik bgt rumah orang di pakai terus untuk maksiat
stela aza
rumahnya udh buat berzina sama suami dan sopirnya,,, alangkah baiknya di jual j soalnya hal negatif akan tetap melekat pada rumah tersebut dan rumah nya udh g berkah lagi karna di gunakan untuk zina apalagi pelakunya suami kamu sendiri dan sopirmu 🤦
stela aza
g usah nny donk cari bukti sendiri,,,, bisa j suami kamu boong trs kamu percaya ,, pinter dikit donk jangan mau di bodohin sama lelaki birahi ,, namanya orang selingkuh sekali udh jadi penyakit ,, plis jgn bodoh Hanna cari bukti sendiri jgn nny ke suami ,, loe punya temen gunain temen kamu untuk bantu kamu ,,,
Oma Gavin
mampusss kamu rizal jgn dipikir arum bodoh pergulatan panas mu dirumah arum pasti divideokan sama dia buat kartu as dia ke hanna dan perselingkuhan mu terbongkar sukurin
Siti Umaroh
semangat Hana jangan sampe plakor mnang klou plakor yg mnang aku stop bca thor
stela aza
buruan si Hana kasih tau Thor kalau suaminya selingkuh sama Arum ,,, syukur2 s Hana liat suaminya lagi celap celup sama s Arum ,,,, biar langsung pisah ,,, kasian lagi hamil di selingkuhin
Oma Gavin
semoga segera terbongkar perselingkuhan rizal dan Arum lsg gugat cerai itu suami lucknut biarkan nikah sama arum dan barulah rizal tsu kelakuan arum yg sesungguhnya
stela aza
ih jorok alias jijik bgt udh nyelup k Arum mau di celupin ke istrinya,,, padahal Arum suka celap celup takut ketularan penyakit Nnti 🤦
Siti Umaroh
jangan biarin plakor itu mnang
Siti Umaroh
thor bikin Rizal cemburu ke Hans Thor TPI tetep BKIN Rizal bersatu SMA ana
Oma Gavin
segeralah terbongkar perselingkuhan mereka dan gugat cerai saja hanna itu akibatnya kamu memasukkan ular beracun dirumah mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!