NovelToon NovelToon
Desa Pocong

Desa Pocong

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: qsk sri

Berlatar di sebuah desa bernama Desa Suka Makmur. Anggap saja salah satu desa di Jawa Barat. Desa dengan beberapa fasilitas yang tersedia, seperti bangunan sekolah dasar, balas desa, puskemas pembantu, posyandu , lapangan sepak bola dan lainnya. Namun dibalik itu desa tersebut menyimpan kisah misteri dan terkenal dengan kemistisan nya. Desa pocong sebutan lain dari nama desa itu. Terdapat pantangan untuk tidak membuka pintu dan jendela di malam hari. Lebih-lebih keluar di waktu malam , apapun alasan nya. Jika melanggar maka siapapun akan terkena musibah. Sebuah teror, celaka , jatuh sakit , bahkan hingga kematian. Namun tak hanya itu , teror lain turut membayangi warga desa. Hingga seorang gadis pendatang baru yang tinggal di salah satu rumah yang terkenal angker berusaha mencari tahu tentang desa itu. Fitri namanya, gadis dengan kemampuan spiritual yang akan membantu warga desa terbebas dari ketakutan nyata teror pocong yang sudah berjalan berpuluh-puluh tahun lamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qsk sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Fitri

Yasin....

Walqur'aanil hakiim...

Alunan doa Yasin terdengar menggema di dalam rumah duka. Jenazah ayah ,ibu ,dan kedua adik Fitri sudah selesai dikafani dan disholatkan,hanya saja proses pemakaman masih tertunda karena proses penggalian liang lahat yang belum selesai.

Tak jauh dari jenazah ada Fitri yang terus saja menangis meratapi kepergian keluarga nya. Lita disamping nya hanya bisa menguatkan dengan terus mengusap punggung Fitri.

"Sudah jangan terus menangis,kasihan ibu ,bapak dan adik-adik Lo kalau Lo seperti ini terus. Mungkin ini sudah takdir nya, ikhlas kan mereka " Bisik Lita

"Huuuuhhuuuu........tapi kenapa harus seperti ini...gue sudah gak punya siapa-siapa lagi selain mereka " tangis Fitri begitu memilukan

"Sabar Fit,masih ada gue, Lo enggak pernah sendirian,orang tua gue juga pasti gak akan keberatan nampung Lo " Ucap Lita

"Emang gue air hujan ditampung ! Yang bener aje !" Fitri yang tengah menangis sesenggukan setiba-tiba itu protes pada sahabatnya.

"Alhamdulillah....." Lirih Lita

"Lo bersyukur lihat gue jadi Yatim piatu ?" Tatapan tajam Fitri langsung mengarah pada Lita.

"Yeee...bukan itu dodol ! Maksud gue tuh gue bersyukur lihat Lo yang kaya gini gue jadi gak terlalu khawatir,gue takut aja abis ini Lo manjat menara sutet terus terjun tanpa payung " Ujar Lita dengan nada pelan.

"Iman gue gak selemah itu lah ,ngaco saja " Cebik Fitri

Fitri lalu kembali menatap keluarga nya yang sudah terbujur kaku terbungkus kain kafan. Hatinya kembali sakit setelah tadi sedikit terabaikan berkat kelakar sahabatnya. Air matanya kembali mengalir dan tangis nya kembali pecah.

Beberapa saat kemudian, pemakaman selesai. Fitri berada di tengah-tengah makam ayah dan ibunya. Disamping makam ibunya berjajar makan kedua adiknya.

"Bu... Pak...! Jaga diri baik-baik ya disana,jangan marah lagi kalau adik-adik nakal. Aku gak bisa bantu lagi soalnya ,jangan lupa untuk kirim surat setiap Minggu,soalnya kan gak ada sinyal Wifi di tempat baru kalian ,hp juga pasti gak ada. Di sini aku juga akan terus doain kalian biar tenang di sana. Aku janji akan hidup lebih baik meski dunia kadang tak pernah bersahabat " Ucap Fitri lirih sambil terus mengusap papan nisan kedua orangtua nya.

Lita menatap aneh sahabat nya,merasa ada yang janggal dengan ucapan nya.

Fitri lalu beralih ke makam kedua adiknya," Rendi,...Mina....jangan lagi repot kan bapak dan ibu ya,kalian jangan terus berantem kasihan ibu dan bapak ,jadilah anak-anak yang baik, Soleh, Solehah, dan berguna bagi nusa bangsa dan agama " Ucapan Fitri membuat Lita semakin yakin jika ada yang tidak beres dengan sahabatnya itu.

"Fit,kita pulang yuk ! Sebentar lagi kayanya mau hujan " Ajak Lita sambil menarik lembut lengan kiri Fitri

Fitri terdiam sejenak,lalu kemudian mengangguk.

"Pak, Bu....aku pulang dulu !" Setelah itu Fitri pun beranjak pergi dengan Lita yang selalu setia di samping nya.

"Ya Allah....jangan sampai dia setres gara-gara ditinggal keluarga nya,dia masih muda masa depan nya masih panjang " Lirih Lita membatin

Sesampainya di rumah, Fitri duduk di lantai yang masih tergelar karpet yang dipinjam kan Bu Endar. Suasana sunyi begitu terasa setelah semua orang benar-benar pergi. Kini hanya ada dirinya dan sahabatnya di sana. Keduanya terdiam dengan pikiran masing-masing.

Hingga tiba-tiba saja Fitri teringat akan mimpi nya ketika ketiduran di pabrik. Gadis itu beranjak membuat Lita bingung dengan sikap nya.

"Dia mau kemana ?"pikir nya.

Tak berpikir dua kali,Lita pun mengikuti sahabatnya itu.

"Lo nyari apa,Fit ?" tanya Lita di ambang pintu

"Nyari uang yang dikatakan bapak di mimpi gue " Jawab Fitri tanpa menoleh

"Itu kan mimpi Fit ?" Kening Lira mengernyit ,dalam hati ia berkata ,"Sepertinya udah gak ketolong lagi ini mah,Ya Allah kasihan mana masih muda "

Fitri tak perduli dan terus mencari uang itu di kamar orangtuanya.

"Di mimpi gue bapak juga berpesan gue harus memberikan uang kontrakan pada Bu Endar ,bapak juga mengatakan kalau gue harus pergi ke kampung halaman nya buat ngeliat rumah peninggalan orangtua nya bapak " Jelas Fitri

"Eh...makin parah saja dia " Batin Lita.

Lita mengerjap beberapa kali ," Fit,...itu cuman mimpi loh,mimpi bunga tidur " Ucap Lita hati-hati.

"Tapi gue ngerasa itu nyata banget Lita " Ucap Fitri

Lita hanya bisa menghela nafas melihat sahabatnya itu,sungguh ia merasa iba padanya. Mungkin dalam pikiran nya, sahabatnya itu begitu tertekan dengan kepergian keluarga nya yang sekaligus.

"Fit......"panggil Lita lirih

Sementara itu Fitri terdiam setelah menemukan uang tabungan yang dikatakan ayahnya berserta uang kontrakan di amplop putih dibawahnya.

"Lit,...Lita !" Seru Fitri tanpa menoleh ,tatapan nya terus tertuju pada kedua amplop yang kini ditangan nya.

Fitri lantas membawa nya dan menunjukan pada Lita.

"Eh,...apaan tuh ?" tanya Lita

"Ini yang dikatakan bapak,Lit. Uang tabungan dan uang kontrakan. Nah ini alamat desa yang bapak bilang " Tunjuk Fitri

Seketika mata Lita membelalak,"seriusan Lo ...!" Kata Lita setengah tak percaya.

"Kok bisa mimpi jadi kenyataan...." Heran Lita

....

Singkat cerita,40 hari sudah kepergian kedua orangtuanya,kini Fitri merasa bingung harus bagaimana,dan melakukan apa. Berkas-berkas yang ia persiapkan untuk melamar pekerjaan nyatanya masih menumpuk di meja belajar nya. Sunyi,sepi yang dirasakan gadis itu membuat nya sesak saat kembali teringat kenangan bersama keluarga nya. Apapun yang dia lihat langsung membawanya pada ingatan kebersamaan mereka.

"Ya Allah...kenapa harus begini ? Kenapa Kau ambil mereka semua,kenapa gak disisain satu saja ?" Gumam Fitri mulai ngelantur lagi

"Huuuuuuuuhhhh....." Helaan nafas panjang nya seakan memenuhi ruangan.

Ia teringat jika besok tanggal lima belas dan dia harus segera membayar uang kontrakan. Gegas dia ke kamar nya mengambil amplop putih yang sudah disiapkan mendiang orangtuanya.  Tak sengaja dia melihat amplop coklat berisi tabungan orangtuanya,namun fokus nya bukan pada isi amplop tersebut melainkan pada tulisan di sana.

"Kampung Suka Makmur " gumam nya.

....

"Yakin Lo mau pergi ke sana ?" Tanya Lita saat Fitri memberi tahu niat nya,saat ini mereka berada di sebuah taman tak jauh dari tempat tinggal Lita.

"Terus gue gimana ?" tanya Lita lagi

"Ya gak gimana-gimana,Lo kalau mau ikut ,hayuk !" Jawab Fitri

"Gak bisa lah,gue kan baru masuk kerja beberapa hari masa mau minta cuti seenak nya" Ucap Lita

"Siapa yang nyuruh Lo cuti ?" tanya Fitri," Orang gue cuman bilang kalau Lo mau ikut ,hayuk ! Enggak juga gak apa-apa,gue bisa kok pergi sendiri" Ucap Fitri lalu menyeruput minuman kopi kemasan cup.

"Sepertinya gue gak bisa deh,sorry ya ..." Ucap Lita sambil meringis

"Iya gak apa-apa keles,santai saja. Gue ngerti kok " Ucap Fitri

"Tapi emang Lo gak apa-apa pergi sendirian? Kalau ada orang jahat berusaha jahatin Lo gimana ?" Tanya Lita nampak khawatir

"Gue tinggal teriak,apa susah nya. Orang pasti akan bantu " Jawab Fitri begitu yakin

"Gue sih gak yakin orang-orang bakal bantu ya. Sorry to say,sekarang ini sedang marak berita tentang korban yang harusnya mendapat perlindungan dan keadilan justru malah jadi tersangka karena melawan,orang yang mau bantu pun jadi mikir-mikir seribu kali,takut kalau-kalau malah dijadikan tersangka" Ujar Lita

Shhrruuuupppp.....

Fitri menyedot minuman terakhir nya sambil memikirkan apa yang dikatakan sahabat nya.

"Iya juga ya, polisi sekarang malah lebih condong ke penjahat,seolah penjahat itu adalah sesuatu yang mulia. Padahal yang namanya kejahatan ya harus ditindak seadil-adilnya,mau penjahat itu celaka atau sampai tewas saat menjalankan kejahatan nya,anggap saja itu karma atas apa yang dilakukannya, bukannya malah mencari kambing hitam untuk ditersangka kan. Sungguh aneh hukum di negeri ini" ucap Fitri lalu melempar cup plastik bekas minuman nya ke tempat sampah. Akan tetapi entah bagaimana ceritanya cup plastik itu justru kembali kepadanya ,dan tepat mengenai wajah nya.

Tuk....

"ADUH.....!"

.......

.....

1
Kardi Kardi
ALHAMDULILLAHHH. COME ON TO HOMEEEE👍
Kardi Kardi: bismillahhh. goooo💪
total 1 replies
Kardi Kardi
DREAM ALIAS MIMPI LAGI KAH ?💪
Kardi Kardi: yup. maybeee💪
total 1 replies
Nurr Tika
ridho selamet untung filing fitri bener
Nurr Tika
penasaran ya fit ada mesteri pa didesa
Nurr Tika
😄😄😄 ya ampun bi nina ga usah tkut setanya udah besti ma fitri
falea sezi
🤣🤣 ngakak bi nina ketakutan sendri
Kardi Kardi
CI ... PANCI. GOLET MASALAH WAEEEEE😍
Kardi Kardi: PANCIIIIIIIIII😄
total 1 replies
Kardi Kardi
NAH NASI BUNGKUS LAGIIIIIIII😄
Kardi Kardi: come on. bungkus nasinyaaaa💪
total 1 replies
Kardi Kardi
NAHHHH. ADA JAWABAN KAH ?👍
Kardi Kardi: yup. maybeeee💪
total 1 replies
Kardi Kardi
NGINTIP MANINGGGGG😍
Kardi Kardi: ampiunnnn. tip..tipppp🤭
total 1 replies
Asri
Karena memang orang-orang pada takut,🤭
Asri
Alhamdulillah... ada yang penasaran 🤭,
Nurr Tika
knp ga da yg brni nyeritain mg knp sih
Nurr Tika
apaan sih bkin penasaran ja deh
Nurr Tika
liat apa sih kamu fit sampe teriak
Asri: Ternyata pada gak ngeh si Fitri liat apaan 😅kemarin pas di post di apk sebelah juga sama😅mungkin author yang kurang jelas 😁,baiklah nanti diperjelas di bab selanjutnya 😁🙏
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Kardi Kardi
NEVER GIVE UP MISSSS💪
Kardi Kardi
NEVER GIVE UP MISSSS💪
Kardi Kardi
melasi kang mamattttt💪
Kardi Kardi: sing sabar kang matttt💪
total 1 replies
falea sezi
lanjut q ksih bunga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!