NovelToon NovelToon
Mamaku Tabib Dewa

Mamaku Tabib Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:150.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang wanita zaman kuno yang mati akibat kemarahan petir surgawi saat ia sedang membuat pil naga suci untuk menjadi abadi.

Tapi ia malah berpindah ke tubuh seorang wanita modern, seorang istri lemah, yang setiap hari di siksa oleh suaminya yang seorang pemabuk, KDRT dan seorang penjudi.

Yang lebih membingungkan, ia malah sudah memiliki seorang gadis kecil cantik berusia 6 tahun.


"Dasar suami sampah! Ini saatnya aku membalas suami brengksek itu karena sudah menyakiti pemilik tubuh asli ini!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2

"HEY! KAU BELUM MATI, CEPAT BUATKAN AKU KOPI! LAMA BANGET SIH! PURA-PURA MATI PULAK KAU"

Teriak Rinto berdiri di depan pintu kamar, wajahnya beringas dan penuh amarah seolah-olah istrinya adalah budak yang tidak berharga.

Mendengar suara amarah itu, Gelsya langsung terkejut. Gadis kecil itu segera berdiri, air mata masih terus mengalir membasahi pipinya. Ia berdiri di depan tubuh ibunya yang terbaring lemah, seolah menjadi pelindung ibunya.

"Papa! Jangan teriak-teriak dan jangan pukul Mama lagi!" kata Gelsya dengan suara terbata-bata dan penuh isak tangis. Matanya merah sembab menatap ayahnya dengan penuh ketakutan namun berusaha tampil berani.

"Mama sudah sangat kesakitan Pa... Biar Gelsya saja yang buat kopinya. Biarkan Mama istirahat dulu, ya Pa?" pintanya dengan suara terisak.

Rinto menatap sekilas ke arah anaknya itu. Wajahnya tampak kesal dan jijik, namun ia tidak menolak tawaran itu.

"Hmph! Yang cepat! Jangan lama-lama!" dengusnya kasar, lalu berbalik badan dan berjalan kembali duduk di sofa ruang tamu dengan sikap angkuhnya.

Gelsya segera berlari kecil menuju dapur, tangannya masih gemetar saat mengambil gelas dan menyeduh bubuk kopi hitam dengan air panas.

Di dalam kamar, Ghaizka, atau lebih tepatnya jiwa Pendekar Hebat yang kini menempati tubuh ini, masih memegang kepalanya yang terasa berat.

Ia masih dalam keadaan syok berat. Baru saja menyadari bahwa ia telah berpindah tubuh dan waktu, dari Zaman Kuno yang penuh kekuatan Qi, menuju Dunia Modern yang aneh dan asing ini.

Namun, melihat ketulusan mata anak kecil bernama Gelsya itu, hati kerasnya perlahan tergerak.

"Anak ini... sungguh menyayangi pemilik tubuh asli ini," batinnya. "Syukurlah, ingatan dan pengetahuan wanita ini masih utuh di kepalaku. Setidaknya aku tidak akan terlalu bingung beradaptasi dengan dunia aneh ini."

Ghaizka memejamkan matanya perlahan, berkonsentrasi mendeteksi aliran energi di dalam tubuh barunya ini.

"Cek... Apakah kekuatanku masih ada atau hilang tertinggal di masa lalu?"

Ia meraba ingatannya. Dan seketika itu juga, ribuan resep obat, teknik pengobatan, hingga ilmu bela diri tingkat dewa terlintas jelas di otaknya!

"Hah! Bagus! Ilmuku tidak hilang! Semua kemampuan sebagai Tabib Jenius dan Pendekar Hebat masih tersimpan sempurna!" batinnya dalam hati.

Hanya saja, ia tidak membawa apa-apa. "Sayang sekali... jarum akupunkturnya tidak terbawa. Aku harus membuat yang baru nanti."

PLAK!

Suara tamparan keras yang tiba-tiba terdengar dari ruang tamu!

Ghaizka langsung membuka matanya lebar-lebar. Tatapannya berubah tajam dan dingin.

Dari depan pintu, ia melihat pemandangan yang membuat darahnya mendidih. Rinto baru saja menampar pipi Gelsya dengan sangat keras!

"APA YANG SUDAH KAU LAKUKAN, HAH?! KOPI INI PAHIT SEKALI! KAU INGIN MEMBUNUHKU DENGAN RACUN?!" teriak Rinto histeris, wajahnya memerah padam.

Gelsya mundur, tangannya memegang pipi yang memerah panas. Ia menangis tersedu-sedu ketakutan.

"Hu hu hu... Maafkan Gelsya Pa... Di rumah memang nggak ada gula... Mama nggak punya uang buat beli... Mama juga sedang sakit dan nggak bisa kerja..." katanya terbata-bata dan ketakutan.

"Ya suruh dia kerja! Dia kan belum mati!" hardik Rinto dengan amarah.

Melihat itu, emosi di dalam diri Ghaizka meledak!

"BRUTAL!!"

Dengan gerakan yang cepat dan luar biasa, Ghaizka bangkit dan melangkah keluar. Tanpa berkata apa-apa, ia meraih cangkir kopi panas yang ada di tangan Rinto.

BYURRR!

Dengan sekuat tenaga dan amarah yang meluap-luap, Ghaizka mengguyurkan seluruh isi kopi panas itu tepat ke wajah dan kepala Rinto!

"AAAAAAGGGGHHHH!! PANAS! PANAS SIALAN!"

Rinto melompat bangun dari sofa sambil berteriak kesakitan luar biasa. Wajah dan kepalanya langsung memerah karena kepanasan, air kopi menetes dari rambut dan bajunya. Ia mengusap-usap wajahnya dengan panik.

Ia menatap Ghaizka dengan mata melotot penuh kebencian dan keterkejutan.

"KAU SUDAH GILA YA HA?! BERANI-BERANINYA KAU MENYIRAMKU! HARI INI JUGA AKU BUNUH KALIAN BERDUA!" teriak Rinto mengamuk, siap menyiksa dan memukuli istrinya habis-habisan.

Dengan sekuat tenaga, ia mengayunkan tinjunya yang besar dan keras tepat ke arah wajah Ghaizka. Ia yakin dengan satu pukulan saja, wanita ini pasti akan hancur dan kembali menangis memohon ampun seperti biasa.

Namun... apa yang terjadi selanjutnya di luar dugaannya.

Cekrek!

Dengan gerakan yang begitu santai namun secepat kilat, Ghaizka mengangkat tangannya dan menangkap pergelangan tangan Rinto dengan mudah!

Tinju yang mematikan itu berhenti tepat di udara, tidak bisa bergerak maju sedikit pun, seolah terkunci oleh besi baja.

"Apa?!" Rinto terbelalak kaget. Ia mencoba menarik tangannya, mencoba memukul lagi, tapi tangan itu seperti tertanam di cengkeraman Ghaizka. Tidak bergerak sama sekali!

Wajah Ghaizka datar, dingin, dan tanpa ekspresi. Tatapannya tajam menembus jantung Rinto.

"Sudah cukup main-mainnya..." kata Ghaizka pelan.

Wusss!

Dengan satu gerakan memutar tubuh yang santai namun penuh kekuatan dahsyat, Ghaizka menggunakan tenaga lawan untuk melawannya.

Bughh!!

Tubuh besar Rinto terlempar begitu saja oleh wanita kurus itu! Ia terpelanting jauh, tubuhnya menghantam dinding tembok dengan suara yang sangat keras, lalu akhirnya terhempas jatuh ke lantai.

Debu berterbangan. Suasana hening seketika.

Rinto meringkuk di sudut ruangan, memegang pinggang dan punggungnya yang terasa remuk. Ia bahkan tidak bisa berdiri lagi. Matanya melotot tak percaya menatap Ghaizka, seolah melihat hantu atau monster.

"Kau... kau beraninya kau..."

Di sampingnya, Gelsya hanya bisa berdiri mematung dengan mulut ternganga.

"Mama... Mama hebat sekali..." bisik gadis kecil itu dalam hati.

Ia tidak bisa membedakan lagi, apakah ini benar-benar ibunya yang dulu penakut dan lemah? Kenapa sekarang terlihat begitu gagah, berani, dan keren seperti pahlawan?! Gelsya merasa bangga sekaligus takjub setengah mati.

1
Maria Lina
makasih ya thor ud up bnyk 😍😍😍😍🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Dewiendahsetiowati
bukan Alex Thor tapi Alzeo
Maria Lina
kok 1 thor lgi donk ya ya ya
Memyr 67
𝗍𝖺𝖻𝗂𝖻 𝖻𝖾𝗋𝗉𝖾𝗇𝗀𝖺𝗅𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖽𝗈𝗅𝗍𝖾𝗋 𝗒𝗀 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗉𝗋𝖺𝗄𝗍𝖾𝗄 𝖻𝖾𝖻𝖾𝗋𝖺𝗉𝖺 𝗍𝖺𝗁𝗎𝗇?
Cristina Billi
lanjut thor 🙏🙏/Left Bah!//Left Bah!//Left Bah!/
Maria Lina
makasih ya thor ud up mau nya tambah lgi tbor n ngelunjak dikit ya thor hehe sbb dir kemarin"dikit"muluk up nya thor ya ya
less22: hiksss😭 ngelunjak 😒😒
total 1 replies
Maria Lina
bisa tambah thor hehe
irena
lanjut thor
Fahreziy
nexk
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
dih murah banget bayarannya GK sesuai dengan tenaga kerja 😆
sasa adzka
nahhhh ini yg aku suka MC nya langsung bertindak kejam😄😄😄
keren kak othor..
pertahankan sikap pemberani nya MC cewek nya klo bisa anak gadisnya ajarin beladiri juga😍😍😍
sasa adzka
baru mampir aku Thor..
semoga sampai tamat ya thor😍😍
aku lanjut baca lagi😍
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
nemu cerita ini, aku sub😍
Wak Ngat
bacanya seriuss thor eh cuma 1 up ,banyakin Napa thor
less22: nanti lagi ya kak, siang🤣🤣
total 1 replies
Maria Lina
ok tpi lusa nya double"ya thor hehe😍😍
less22: iya😭😭😭😭
total 1 replies
reaaannaaa
baiknya ghaizka lebih tegas,usir ajar jika gk suka simple tho dari pada sikap plin plan bikin bingung perasaan orang
Maria Lina
wlwk rasain kalian berdua
less22: kwkwkwkw
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗎𝖻𝗎𝗄 𝗄𝗎𝗇𝗒𝗂𝗍. 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗁𝖺𝗅𝗎𝗌. 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗍𝗎 𝖻𝗎𝖻𝗎𝗄 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗂𝗁𝖺𝗅𝗎𝗌𝗄𝖺𝗇 𝗅𝖺𝗀𝗂?
Maria Lina
lgi ya thore
less22: rahasia ilahi🤣🤣
total 5 replies
Memyr 67
𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖼𝖾𝗈, 𝗃𝖺𝖽𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖺𝗅𝗓𝖾𝗈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!