NovelToon NovelToon
Warisan Gaib

Warisan Gaib

Status: tamat
Genre:Horor / Mata Batin / Hantu / Tamat
Popularitas:19.6k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Menjadi seorang dukun bukanlah sebuah pilihan atau cita-cita, tapi sebuah panggilan jiwa...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa itu kasih sayang??

Asap putih mengepul diikuti suara pria merapal mantera. Sri merasa pusing dan tiba-tiba pingsan.

Semua teman-temannya panik dan berusaha membangunkannya namun Sri tak kunjung sadar. Saat seorang guru datang untuk membawanya ke UKS, ia tiba-tiba bangun.

Tatapannya kosong dan ia berjalan meninggalkan kelas. Sang guru memanggilnya namun ia tetap berlalu pergi tak menghiraukannya.

Langkahnya terhenti di depan ruang BK. Ia segera masuk dan berdiri di antara Joko dan Agung.

"Sri,"

Joko merasakan sesuatu yang aneh pada Sri. Ada makhluk lain yang menguasai tubuhnya. Tatapannya kosong, wajahnya pun pucat. Namun tak seorangpun menyadarinya.

Joko beranjak dari duduknya, ia harus melakukan sesuatu untuk menyadarkan Sri. Namun Agung dengan cepat membaca pergerakannya dan menarik Sri menjauh darinya.

"Jangan harap kamu bisa mendekati Sri lagi!" gerutu Agung

Joko menghela nafas kasar.

"Ada perlu apa kamu kesini Sri?" tanya guru BK

Sri hanya diam. Matanya melirik ke arah Joko. Tatapannya dingin dan menusuk.

Agung berbisik lembut di telinganya.

"Jangan bilang kamu akan membelanya??"

Sri melirik dingin kearahnya membuat Agung semakin kesal dibuatnya.

Kembali ia membisikkan sesuatu padanya.

"Kalau kamu membelanya, maka jangan salahkan aku jika orang tua mu yang akan menanggung akibatnya,"

Sri menyeringai membuat Agung bergidik dan segera menjauh darinya.

"Asu, kenapa aku jadi takut gini!" Agung mengusap bulu kuduknya yang berdiri

"Joko yang memulainya??" ucap Sri dengan wajah datar

Semua orang terkesiap mendengarnya, namun tidak dengan Joko. Ia hanya menghela nafas panjang dengan reaksi datar.

"Jadi ini yang dia inginkan," gumam Joko tersenyum kecut

"Baik Sri, terimakasih atas kesaksiannya," ucap guru BK

"Keluarkan Joko, dia gak pantas sekolah di sini!" kembali Sri membuat semua orang tidak percaya mendengar ucapannya.

Agung tersenyum lebar mendengar ucapan Sri. Ia benar-benar tak menduga jika gadis itu akan mendengarkan ucapannya.

"Ternyata ancaman ku manjur juga!"

"Baik Sri, sekarang kamu bisa balik lagi ke kelas," ucap guru BK

Agung segera menggandeng Sri dan mengajaknya keluar ruangan BK.

Tidak lama Joko kembali ke kelas. Semua orang menatapnya penasaran.

Ia duduk dengan santai membuat semua teman-temannya semakin penasaran.

"Sepertinya dia gak jadi di keluarkan, lihat saja masa dia gak ada muka sedih gitu,"

"Paling bapaknya sudah kirim guna-guna biar pak Hendra gak mengeluarkan dia!"

Joko merebahkan kepalanya di meja, ia tak mau ambil pusing dengan ucapan teman-temannya yang menyudutkan nya.

Suara bel panjang dan riuh anak-anak membangunkan Joko.

"Sudah bangun??"

Sri menyapanya dengan senyuman manis.

"Maafkan aku ya, aku gak tahu kenapa aku bisa berkata seperti itu??" Sri merasa bersalah

"Tidak apa Sri, itu bukan salahmu," jawabnya santai

"Tapi, gara-gara aku kamu harus pindah dari sekolah ini??"

"Tidak masalah Sri, lagi pula sekolah dimanapun sama saja,"

"Terus rencananya kamu mau pindah kemana??"

Joko menggeleng, dan tentu saja hal itu membuat Sri semakin merasa bersalah.

"Kalau butuh bantuan tinggal bilang saja, aku pasti bantu kamu,"

"Terimakasih," Joko segera bangun dari duduknya diikuti Sri yang terus menguntit di belakangnya.

"Kenapa kamu gak bikin bapak ibuku suka sama kamu, atau santet saja Agung sama bapaknya biar gak gangguin kamu lagi?"

Joko menghentikan langkahnya, jantungnya seketika berdegup kencang mendengar ucapan Sri. Ia menoleh kearah gadis manis di sebelahnya.

"Kamu tahu kan kalau aku tidak punya kemampuan itu, lagipula jika aku bisa aku tidak akan melakukannya untuk hal seperti itu. Kalaupun kamu harus jadi istri Agung itu sudah takdir dan aku tidak bisa merubahnya,"

Seketika tangis Sri pecah. Joko di buat serba salah olehnya. Ia berusaha menenangkannya namun tangis Sri semakin keras hingga membuat semua siswa berlari kearahnya.

"Ada apa lagi ini!" seru Agung dengan wajah sangar

"Lihat Sri nangis!"

Agung langsung melepaskan tinjunya ke wajah Joko.

Tidak puas hanya meninjunya ia pun menendangnya dengan membabi buta.

"Dasar banc*, ayam sayur gini kok mau merebut Sri dari aku langkahi dulu mayatku!" seru Agung

"Sekali lagi aku melihat mu mendekati Sri, maka aku akan membuat keluarga mu membayar semuanya!" imbuhnya

Agung menarik Sri pergi meninggalkan Joko yang masih tersungkur di lantai.

Joko meringis menahan sakit, ia berusaha bangun meskipun tubuhnya remuk redam.

Setibanya di rumah Pranyoto langsung menghampirinya.

"Waduh, anak bapak sudah gede sekarang!" Serunya kemudian memapah Joko

"Bapak gak marah melihat aku seperti ini?" tanya Joko

"Yo ndak toh le, ini normal. Namanya juga anak remaja, wajar kalau sesekali babak belur karena berkelahi, bapak dulu juga gitu!" jawabannya enteng

Tiba-tiba air mata Joko menetes mendengar ucapan sang Ayah. Ia merasa pria itu tak menyayanginya seperti ibunya.

"Loh ngopo kok nangis, cah lanang gak boleh cengeng, kalau cuma sakit karena di pukul itu belum seberapa, masih ada sakit yang lebih di banding ini semua le, kamu akan mengerti nanti jika kamu sudah dewasa,"

"Bapak gak sayang sama aku," air mata Joko kembali membasahi pipinya kali ini diiringi isaknya yang mulai terdengar pilu.

Pranyoto memeluknya erat kemudian mengusap lembut kepalanya.

"Setiap orang punya cara berbeda untuk mengungkapkan kasih sayangnya,"

Joko mengangguk pelan, ia tahu benar jika ayahnya sangat menyayanginya walaupun terkadang ia bersikap dingin.

Pranyoto melepaskan pelukannya kemudian beranjak meninggalkan Joko. Tak lama ia kembali membawa mangkok dari batok kelapa berisi dedaunan yang sudah di tumbuk. Ia kemudian mengoleskan ramuan itu ke tubuh Joko yang terluka.

"Besok juga baikan lagi le," ucapnya dengan senyuman khasnya

"Kenapa bapak gak menyembuhkan Joko dengan ilmu bapak?"

"Ilmu opo le??"

"Mantra, atau jampi-jampi??" sahut Joko

Pranyoto tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban putranya.

"Awakmu iki loh, kok lucu. Ramuan herbal ini ya ilmu toh le. Kalau mantra, jampi-jampi itu buat yang lain bukan buat ngobatin kaya gini, makanya kamu belajar biar tahu bagaimana menjadi seorang paranormal,"

"Aku gak mau, Zaman sekarang orang menganggap dukun itu seperti sesuatu yang tidak baik, suka mencelakai orang, aku gak mau di hujat!"

"Tergantung siapa dulu dulu nya le, kalau kamu menggunakan kekuatan mu untuk membantu orang ya itu bagus, tapi kalau kamu gunakan untuk mencelakai orang itu sih sama aja kamu kaya penjahat, sama kaya orang-orang yang menganiaya kamu,"

Joko terdiam, ia kini berusaha memahami sang ayah.

Tidak lama seorang wanita datang tergopoh-gopoh sambil terisak

"Tolong anakku Ki, dia di santet!" seru wanita itu ia menarik Pranyoto keluar dari rumahnya.

Joko mengikuti keduanya diam-diam.

Kali ini ia baru menyaksikan sendiri bagaimana ayahnya mengobati seorang pasien yang terkena santet parah. Namun yang membuat Joko kagum karena Ayahnya yang tak pernah menerima imbalan jika menolong orang lain.

Ada kebanggaan sendiri dalam diri Joko melihat orang-orang di kampungnya yang begitu menghormati ayahnya.

Malam itu Joko tertidur pulas tanpa beban, namun hawa panas membangunnya. Netranya membelalak saat melihat kobaran api mengepung kamarnya.

Ia buru-buru bangun dan keluar mencari ayahnya.

"Bapak..., bapak!!" serunya panik

Ia menghentikan langkahnya saat melihat ayahnya duduk mematung di tengah kobaran api. Ia menerobos kobaran api dan berusaha membawanya pergi, namun pria tua itu tak bergeming. Tubuhnya kaku seperti mayat.

"Bapak, jangan tinggalin Joko!"

1
༄ ᗰᗩᖇ ˢᴵᗰEᒪOᗯ ❀
joko patah hati
Dana Kristina
kok beberapa bab bngt kalimat yg dulang'sampai 3x Thor,👍👍👍💪💪💪🙏
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
ada yg baru kk
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
tamat ya kk bunga
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
bhuahahahahaha Slamet....Slamet...
bisa aja kamu itu klo mengalihkan pembicaraan supaya ga sedih saat Joko berangkat ke Jakarta
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
keputusan yang tepat tuuuh Joko...
karena untuk melupakan seseorang biasanya untuk pertemuan kalinya itu harus pindah dari tempat dimana kita sering menghabiskan waktu bersama dengan orang tersebut
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
saat mengetahui pengganti kuncen adalah Joko --> bukannya pengganti kuncennya itu Slamet ya kak 👉👈
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
naah denger tuuh Met...Slamet....
tak semua orang bisa jadi kuncen di goa tersebut
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
udah deeh Slamet....
kamu gak usah masang wajah melankolis gitu deeeh
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
nasibmu itu udah di haruskan oleh Allah jadi gak ada hubungannya dengan Dewi Poncowati laaah
yakin aja ama kebesaran Allah
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
waah Dewi Poncowati muncul sebagai tanda perpisahan untuk yang terakhir kalinya 🥺🥺
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
diiiih kok bisa itu lhooo Joko bilang "semudah itu" apa Joko mendadak kena amnesia gitu kali yaak..
apa Joko lupa bagaimana perjuangannya untuk bisa "lepas" dari pernikahan ghoibnya dengan Dewi Poncowati 👉👈
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
ciiiiieeee ciiiieeee yang statusnya duren🤣🤣🏃🏃
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
berendam di dalam sendang tam lama muncul --> berendam di dalam sendang tak lama muncul
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
janga pasti --> dengan pasti
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
wooooow Joko harus melakukan ritual perpisahan dengan Dewi Poncowati
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
Slamet begitu terharu meli6 Wardi --> Slamet begitu terharu melihat Wak Wardi
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
eeeh bener lhoooo apa yang tadi di bisikin di telinga Joko
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
wooooow mau kemana semua itu kelelawar yang ada di goa yaak
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ☘𝓡𝓳༄⃞⃟⚡
apa yang sedang dilakukan Joko saat ini udah bener kah ???
yakni mengubur Slamet di tengah sendang dengan tujuan, Slamet akan jadi kuncen goa selanjutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!