NovelToon NovelToon
ANAYA-nya HELGA

ANAYA-nya HELGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:528
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Sekolah internasional terkenal dijakarta yang bernama Grand Imperial Academy, sedang disibukan dengan kedatangan siswa-siswi baru, yang sedang melakukan masa orientasi.

Anaya menjadi salah satu siswi baru di Grand Imperial Academy, ia bersekolah disana karena ada kedua abang kandungnya dan juga abang sepupunya yang bersekolah disana dan sudah menjadi siswa kelas 12 yang merupakan panitia orientasi juga.

Helga si Ketua OSIS yang tak pernah terlihat senyumannya sedikitpun menjadi icaran banyak siswi di Grand Imperial Academy.

Namun senyum Helga mulai muncul saat ia mulai tertarik dengan Anaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEDIAMAN AGASTYA

Di pagi yang cerah keluarga Agasthya sudah berkumpul di meja makan, Devandra dan Arunika sedang menikmati sarapan pagi dengan kedua anaknya yaitu, Helga dan Havinka.

"Vinka, kamu jangan bandel tuh di sekolah" ucap Devandra yang memecah keheningan di meja makan.

"Papa tenang aja, Vinka gak bakal bandel kok" ucap Havinka dengan penuh keyakinan.

"Mama percaya kok, anak cantiknya mama ini gak akan bandel" ucap Arunika sambil tersenyum lembut kearah anaknya.

"Pasti dong ma, kan Vinka anak baik" sahut Havinka lagi.

"Kita lihat aja nanti, pokoknya kalau kamu bandel abang bakal tetap kasih kamu hukuman. abang gak pandang bulu saat sedang bertugas" celetuk Helga yang sedari tadi hanya diam.

"Yee, si paling OSIS" sahut Havinka yang kesal mendengar ucapan dari abangnya, sedangkan Helga hanya menaikan bahu tak acuh.

"Udah-udah, lanjut makannya, nanti kalian telat loh" ucap Arunika.

"Helga udah siap mah, Helga harus datang awal hari ini" ucap Helga yang berdiri dari duduknya.

"Pa, Ma, Helga duluan" ucap Helga yang salim dengan kedua orang tuanya.

"Helga, pulang sekolah nanti datanglah ke kantor" ucap Devandra.

"Siap pa, tapi agak sedikit telat" sahut Helga.

"Tidak masalah" sahut Devandra.

"Bye, gue cabut dulu, lo jangan sampe telat" ucap Helga pada sang adik.

"Bawel" sahut Havinka.

Helga dan Havinka selalu berdebat.

"Vinka, ayo sayang kita berangkat" ucap Devandra pada putrinya.

"Ayo pa" sahut Havinka dengan semangat.

Havinka mencium pipi mamanya dan kemudian pamit untuk pergi ke sekolah.

Di sisi lain, satu mobil sedang beriringan dengan motor di belakangnya. Itu adalah mobil William yang membawa Anaya di dalamnya, sedangkan Farraz dan Mahesa mengikuti di belakang mobil dengan moge kesayangan mereka

Sesampainya di Grand Imperial Academy, mobil dan motor mereka masuk beriringan menuju ke parkiran.

(Pict by Dola)

Farraz dan Mahesa memarkirkan motornya, di parkiran khusus mereka kemudian langsung menghampiri mobil William yang juga ada di parkiran khusus.

Anaya langsung keluar dari mobil William dan tersenyum manis.

"Ana, ingat jangan terlalu lelah, nanti abang bakal kasih tau sama temen-temen abang" ucap Farraz yang mengusap rambut adiknya.

"Abang, jangan berlebihan. Ana pengen sekolah dengan biasa aja" ucap Anaya pada Farraz.

"Gak ada kata berlebihan untuk adik kesayangan kami" sahut Mahesa yamg merapikan seragam adiknya.

"Udah sana ke lapangan, nanti bang Will, Bang Raz, dan bang Mahes bakal ada di sana juga" ucap William yang menepuk lembut kepala adiknya.

"Yaudah abang, Ana kelapangan dulu" ucap ucap Anaya yang pergi meninggalkan ketiga pria itu di parkiran.

"Ana-Ana, semakin hari bukannya besar, malah semakin kecil" ucap Mahesa yang melihat adiknya yang sudah menjauh.

"Lu yang kepanjangan Hes" sahut William yang kemudian pergi.

Kepergian Anaya dari parkir khusus tadi dilihat oleh kakak seniornya yang juga merupakan panitia MPLS. Ellara menatap kepergian Anaya dengan tatapan tajam.

Di lapangan yang luas sudah banyak murid baru yang berkumpul di sana. Anaya bergabung di sebuah barisan, dia sedikit gugup karena belum mendapatkan teman.

Tak lama, Helga selaku ketiga panitia tiba di lapangan dengan di ikuti oleh beberapa anggota lainnya yaitu, William, Farraz, Mahesa, Naina, Floella, Resta, Sandra, Ellara, Celyn dan beberapa anggota lainnya lagi.

"Oke semuanya berdiri dengan rapi" ucap Helga tegas yang membuat semua orang kamu melihatnya.

"Sebelum kita mulai kegiatannya, kami akan memeriksa kelengkapan seragam kalian" ucap Helga lagi yang kemudian memberikan kode kepada semua panitia untuk mulai berkeliling melihat murid baru.

Anaya memastikan bahwa dia sudah lengkap dengan atribut yang wajib dikenakannya.

"Hai, boleh kenalan? " tanya gadis di samping kanan Anaya.

"Boleh dong" sahut Anaya dengan tersenyum manis.

"ihhhh kamu manis banget" ucap gadis itu yang gemes melihat Anaya.

"Kenalin aku Havinka Nandya Agasthya, kamu boleh panggil aku Havinka, Vinka, ataupun itu yang penting nama aku" sahut gadis itu yang ternyata Havinka.

"Wah nama kamu sangan cantik, sama seperti orangnya" ucap Anaya yang membuat Havinka tersenyum malu.

"Aku Anaya Azara Wiranta, kamu juga boleh panggil aku sesuka kamu, asalkan nama aku" sambung Anaya lagi.

"Wahh nama yang indah" ucap Havinka yang kagum

Saat Anaya sedang sibuk berbicara dengan Havinka, mereka berdua dikejutan dengan dengan suara bentakan keras di belakang mereka. Dimana salah satu panitia MPLS sedang memarahi seorang siswi.

"Lo gak baca aturan hah" teriak perempuan itu yang bernama Celyn.

"Ma-maaf kak" ucap gadis itu dengan gugup.

"Lo harusnya pakek pita yang warna hijau bukan warna kuning sendiri" bentak Celyn lagi dan gadis itu hanya bisa menundukkan kepalanya karena menahan malu.

"Ma-maaf kak" ucap gadis itu lagi yang masih menundukkan kepalanya.

"Lo itu goblok ya" ucap Celyn yang mendorong kepala gadis itu dengan telunjuknya.

"Cuma bisa bilang maaf doang, cepat ganti pintanya" ucap Celyn lagi.

"Ta-tapi harus dapat pita di mana kak? " tanya gadis itu.

"Gue gak peduli, lo mau cari pitanya di mana, yang penting ganti sekarang juga" bentak Celyn.

Anaya yang melihat hal tersebut langsung membuka tasnya dan mengambil pita lebih yang ada di tasnya.

"Ini, aku ada pita lebih" ucap Anaya pada gadis itu sambil menyodorkan pita bewarna hijau.

"Ma-makasih" ucap gadis itu yang mendongakkan kepalanya untuk melihat orang yang memberikannya pita.

"Sama-sama" sahut Anaya yang tersenyum.

"Eh lo murid baru, ngapain ikut campur di sini" ucap Celyn yang menatap Anaya.

"Saya gak ikut campur kak, saya hanya membantu dia karena saya memiliki pita lebih" ucap Anaya dengan sopan.

"Tapi gue gak minta lo untuk bantu dia" bentak Celyn.

"Kakak sendiri yang nyuruh dia untuk mencari pita yang benar, dan saya memiliki itu, jadi apa salahnya jika saya membantunya" ucap Anaya dengan berani.

"Tapi gue gak suka ada murid baru yang ikut campur" ucap Celyn lagi.

"Lalu kakak mau minta dia cari pita dimana?, masalahnya hanya pita kan, dan kakak meminta dia untuk cari pita hijau dan saya sudah berikan harusnya itu sudah cukup" ucap Anaya yang membuat Havinka tersenyum bangga.

"LO BERANI NGEBANTAH GUE" Teriak Celyn yang berhasil membuat beberapa orang yang ada di dekat sana menoleh.

Helga yang berada tak jauh dari sana langsung menghampiri keributan tersebut.

"Ada apa ini? " tanya Helga dengan tegas.

"Hel, lihat ini. murid baru susah banget diatur" ucap Celyn yang mengubah nada suaranya menjadi lembut.

"Kenapa? " tanya Helga dingin.

("Aduh awas aja kalau bang Helga berani hukum teman baru aku, aku bakal lapor sama mama dan papa"batin Havinka yang melihat abangnya datang).

"Saya hanya membantu dia kak, dia salah memakai pita, dan saya hanya memberikan pita lebih yang saya bawa" ucap Anaya dengan sopan.

"Harusnya lo gak ikut campur" ucap Celyn.

"Kan kakak sendiri yang meminta dia untuk mencari pita berwarna hijau, dan untungnya saya punya makanya saya kasih, kalau tidak kakak mau minta dia cari dimana? " tanya Anaya yang semakin kesal pada kakak senior itu.

1
Meenyaaa
Ana cukup manja sama abang2nya aja, kalau sama musuh cakar Ana cakar
Meenyaaa
nah gini baru keren
Meenyaaa
aaakkkkkk helgaaaa
Meenyaaa
pada heboh semua🤣🤣
Meenyaaa
HELGAAAA
Meenyaaa
Vika kecintaan soalnya😄
Meenyaaa
ka Helga doang bye bye nya🤭
Meenyaaa
lanjuttt
Meenyaaa
nasip lu mahesss🤣🤣🤣
Meenyaaa
🤣🤣
Meenyaaa
up lagi kak
Meenyaaa
up yang banyak thor
Meenyaaa
bner lagi🤣🤣
Meenyaaa
mampusss
Meenyaaa
huhuhu Mahesa... ☹️
Meenyaaa
keren ceritanya, ringan untuk kisah anak SMA. lanjut tiap hari thor
Meenyaaa
ucapan tajam emang gak membekas di kulit tapi selalu membekas di batin. peluk jauh Ana
Meenyaaa
ya jlas perhatian, wong abangnya
Meenyaaa
ini manusia mulutnya gak ada etika ya, main nuduh org digilir lagi
Meenyaaa
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!