NovelToon NovelToon
Gadis Incaran Vampir

Gadis Incaran Vampir

Status: sedang berlangsung
Genre:Vampir
Popularitas:55.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

"Kamu siapa?" tanya Angel dengan suara lirih pada pria yang tengah berada di atas tubuhnya.

Tapi pria itu tidak mengatakan apapun, hanya terus membuatnya merasa tidak nyaman dengan setiap sentuhannya pada Angel.

Kringggggg Kringggggg

Angel membuka matanya, suara alarm ponselnya membangunkannya. Dengan nafas terengah-engah Angel melihat ke sekeliling kamarnya.

"Hais, mimpi itu lagi. Kenapa aku terus mimpi hal yang sama sejak pindah ke kota ini" gumamnya bingung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2. Bayangan Hitam

Sementara itu, Angel kembali mengalami hal yang tak terduga. Bahkan membuatnya merasa kebingungan sekaligus panik. Api dimana-mana, semuanya terlihat begitu mengerikan. Semua orang berlarian karena panik, seorang pria tiba-tiba berdiri di depannya. Mengeluarkan sebuah pedang dari sarung pedang itu dengan tatapan marah dan ingin menebass ke arahnya.

"Agkkhhhh"

Angel membuka matanya, dia bahkan sudah dalam keadaan terduduk. Dengan keringat membanjiri seluruh tubuhnya. Dengan nafas tersengal-sengal Angel melihat ke sekeliling.

Angel mengusap wajahnya.

"Ternyata itu mimpi" gumamnya pelan.

Tapi rasanya sungguh mengerikan. Bahkan sampai detik ini dia masih merasa dia benar-benar berada dalam situasi yang kacau dan menegangkan itu.

Sebuah tempat asing, yang bahkan baru pertama kali dia lihat. Tapi itu terasa sangat nyata alih-alih sebuah mimpi.

Ceklek

Martha yang mendengar suara teriakan Angel segera membuka pintu dan menyalakan lampu kamar keponakannya itu.

"Sayang, ada apa?" tanya Martha yang langsung menghampiri Angel dan menyentuh bahu keponakannya itu dengan khawatir.

Angel mencoba tenang, dia mencoba untuk tidak membuat bibinya panik.

"Bibi, maaf sudah membangunkan mu. Aku mimpi buruk!" katanya pelan.

Martha melihat keadaan Angel, sepertinya mimpi itu sangat buruk sampai seluruh tubuh keponakannya itu berkeringat.

Martha mengusap kepala Angel dengan lembut.

"Itu hanya mimpi, nak. Hanya mimpi! sekarang ganti pakaian ya, mau bibi temani tidur?" tanya Martha.

Martha berpikir, mungkin Angel bisa mengalami mimpi buruk begini karena dia kelelahan. Perjalanan dari kota asalnya ke tempat ini juga cukup panjang. Atau bisa saja karena memang ini tempat baru bagi Angel. Butuh penyesuaian diri.

"Tidak usah bibi, aku akan ganti pakaian. Bibi kembalilah istirahat. Maaf aku..."

"Jangan minta maaf sayang, tidak masalah. Kamu adalah keluarga bibi, seperti anak bibi sendiri. Ada apapun yang tidak nyaman, ada yang menurutmu tidak mengena di hatimu. Kamu bisa katakan pada bibi. Apapun bisa kamu bagi dengan bibi. Ya, nak?"

Angel mengangguk. Tak lama, Martha keluar dari kamar Angel. Gadis itu ganti pakaian, jam di dinding menunjukkan ini masih terlalu dini hari. Angel kembali membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Ibunya pernah berkata, jika mimpimu sangat buruk. Maka jika ingin kembali tidur, maka balik saja bantal yang kamu gunakan. Dan Angel melakukan itu. Dia benar-benar membalik bantal yang dia gunakan lalu kembali memejamkan matanya.

Namun hal itu membuat seseorang yang sejak tadi memperhatikan Angel dari balik jendela terkekeh.

'Dasar manusia'

**

Pagi menjelang, Angel dan Martha sudah bersiap pergi ke balai kota. Martha akan mendaftarkan Angel sebagai anggota keluarganya yang akan menetap bersamanya di rumah. Butuh pendataan.

Disana mereka bertemu dengan salah seseorang tetangga Martha yang bekerja di tempat itu.

"Martha..."

"Debora" sahut Martha.

Debora menghampiri Martha, dia tersenyum melihat ke arah Martha dan Angel juga.

"Siapa gadis cantik ini, Martha?" tanya Debora sambil menyentuh sedikit lengan Angel. Seperti menepuk, tapi sangat perlahan. Tidak ada niat sama sekali membuat Angel terkejut, tapi juga ingin menunjukkan sikap perduli dan respect.

"Dia keponakanku. Anaknya Eliza!" kata Martha yang sangat antusias memperkenalkan Angel pada tetangganya itu.

"Pantas cantik sekali! bagaimana kabar Eliza sekarang?" tanya Debora yang langsung membuat wajah Martha yang tadinya tersenyum menjadi bersedih.

Angel juga nanya bisa diam dengan raut wajah sendunya.

Debora yang melihat perubahan ekspresi wajah Martha, jadi merasa tidak enak.

"Maafkan aku, apa ada yang tidak aku ketahui?" tanya Debora lebih hati-hati.

"Eliza dan Yohan, keduanya kecelakaan. Mereka sudah tiada" jawab Martha yang matanya menjadi berkaca-kaca.

Debora langsung memeluk Martha.

"Maafkan aku Martha, aku tidak tahu" katanya dengan penuh penyesalan.

"Tidak apa-apa"

Debora juga mengusap lengan Angel beberapa kali.

"Bibi turut berduka ya, nak" katanya yang menunjukkan perhatian dan keperduliannya pada Angel.

"Iya bibi"

"Oh ya, bibi juga punya anak sebaya denganmu. Dia juga teman Aline, nanti bibi ajak Olivia ke rumah kalian ya. Biar berkenalan dengan kalian. Dia juga akan masuk kampus bulan depan, apa Angel juga?" tanya Debora.

"Rencananya begitu" sahut Martha.

"Kalau begitu kalian pasti akan menjadi teman akrab, bibi juga punya seorang putra. Dia seorang pengacara..." kata Debora berbisik pada Angel.

Angel hanya tersenyum. Sementara Martha terlihat lega, Angel sepertinya memang mudah diterima semua orang. Dia senang, keponakannya itu tidak akan kesulitan bergaul di tempat ini. Dan Martha juga berharap, seiring Angel memiliki banyak teman. Dia akan cepat bangkit, dan sedikit demi sedikit melupakan kesedihannya karena kepergian kedua orang tuanya secara mendadak dan bersamaan itu.

Malam harinya, setelah makan malam bersama dengan Olivia yang juga datang dengan Debora ke ruang Martha.

Angel kembali masuk ke dalam kamarnya. Angin kencang meniup jendela kamar itu lagi.

Wushhh

Brakk

Angel menghela nafas panjang. Mungkin lebih baik dia katakan masalah jendela yang suka terbuka karena angin kencang ini pada bibinya. Supaya di beri kunci tambahan, agar tidak terbuka lagi ketika tertiup angin kencang seperti itu.

Angel kembali mengunci jendela itu, lalu tangannya bergerak ke arah tirai. Ingin menutup tirai jendela itu, namun sebuah bayangan yang bergerak dengan cepat membuat Angel terkejut.

Angel berbalik, dia merasa batangan itu bergerak cepat ke belakang nya. Namun saat dia melihat sekeliling, setelah berbalik. Dia tidak mendapati apapun.

Angel mulai tidak tenang. Kalau kemarin, mungkin saja karena dia kelelahan, perjalanan yang panjang dan jauh. Tapi kalau sekarang. Dia sudah tidak lelah, dia bahkan dalam keadaan yang belum mengantuk. Dia yakin melihat bayangan itu.

Angel menelan salivanya dengan sulit, tapi kalau dia membangunkan bibinya karena hal ini. Bibinya mungkin akan terganggu istirahatnya. Angel berbalik. Dia menutup tirai jendela itu, dan memilih beranjak ke meja belajar.

Angel menyibukkan dirinya dengan membaca buku, dan menulis sesuatu di buku catatannya. Sampai dia mengantuk dan tertidur di meja belajar itu.

Malam berlalu, pagi menjelang. Suara alarm membangunkan Angel dari tidurnya. Namun yang membuatnya terkejut adalah, saat ini dia berada di atas tempat tidurnya. Sementara semalam dia ingat dia tertidur di kursi meja belajarnya.

Ceklek

"Sudah bangun sayang, lihat siapa yang datang..."

"Angel!" teriak Aline berlari ke arah Angel dan memeluk sepupunya itu.

"Aline, kapan kamu kembali?" tanya Angel senang.

"Semalam, aku mau bangunkan kamu. Tapi ibu melarang, dia tidak pernah ingin menganggu istirahatmu!" keluh Aline tapi sambil tersenyum pada ibunya.

Angel terdiam.

'Bahkan bibi tidak masuk ke kamar ini semalam. Apa mungkin aku tidur sambil berjalan?' batin Angel bingung.

***

Bersambung...

1
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
Angel selalu kalah 🤭
Noer: enaknya di apain ya Zevran ini kak
total 3 replies
Henry
makin seru
@ndy
bagus
Fitria Arifianto
yaah pasti ujung2 nya angel bakalan luluh sm zevran,,udh ketebak bgt kan wlw zevran pengehianat tp kn dr awal dy pemeran utama pria nya
inti nya mau disakitin segimana pun pemeran perempuan bakalan balik lagi🤣
Noer: kok ketebak lah
total 1 replies
Zaelani
bagus
Chandra Gupta
semangat upnya
Donita
bagus sih, lumayan
Jubaidah
unik, bagus
Zidane
Very Nice
Firza Husain
bagus ini ceritanya
Esmeralda Suketi
bagus ceritanya yang banyak upnya
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
sang ratu malah masuk rumah sakit 🤭
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
bisa bahaya buat Angel kalau para mahkluk lain tahu kalau dia reinkarnasi sang ratu, soalnya kekuatannya gak 24 jam🤭
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
kerenlah kalau bisa mencekik tanpa menyentuh 🤭
tapi lebih keras Zevran 🤭 selain kang paksa kekuatan/kemampuan dia banyak 🤭
Noer: iya juga
total 3 replies
M⃠Ꮶ͢ᮉ᳟Asti 𝆯⃟ ଓεᵉᶜ✿🌱🐛•§¢•
gara² Zevran ratu ngamuk tak bisa dihentikan
jadi pada tahu tempat reinkarnasi ratu 🤔
akhirnya pada berantem sendiri, untungnya ada batas waktu, kalau gak mungkin gelud sampai mati 🤭
Miss Lee
bagus
Caren
nice story
Gaby
good
Liliana
menarik
Shofa
mantul banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!