NovelToon NovelToon
Upstage My Heart

Upstage My Heart

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen / Romansa / Showbiz / Slice of Life / Cintapertama
Popularitas:490
Nilai: 5
Nama Author: meongming

Kisah Lyla, seorang make-up artist muda yang menjalin hubungan diam-diam dengan Noah, aktor teater berbakat. Ketika Noah direkrut oleh agensi besar dan menjadi aktor profesional, mereka terpaksa berpisah dengan janji manis untuk bertemu kembali. Namun, penantian Lyla berubah menjadi luka Noah menghilang tanpa kabar. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Lyla yang telah meninggalkan mimpinya sebagai make-up artist, justru terseret kembali ke dunia itu dunia tempat Noah berada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meongming, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 : Klub Teater

Malam hari, Lyla duduk di depan meja belajar. Rambutnya di kuncir asal, kacamata bulat bertengger di hidung, dan buku PR Matematika terbuka lebar di depannya. Ia menggigit ujung pensil sambil mencoba fokus mengerjakan soal fungsi kuadrat yang rasanya semakin lama semakin mirip sandi alien.

Ding!

Notifikasi ponselnya tiba-tiba menyala. Lyla mengerutkan kening dan mengambil ponselnya. Layarnya menunjukkan:

"Anda baru saja dimasukkan ke dalam grup baru: Tim Teater SMA Sky"

“Eh?” gumam Lyla pelan.

Dengan penasaran, dia membuka aplikasinya. Grup itu sudah ramai dengan puluhan pesan yang belum dibaca. Ada foto-foto panggung, naskah, jadwal latihan, dan… meme random dari Juliet.

Juliet:

SELAMAT DATANG PERIAS BARU KITA, LYLA!!!

(dikirim dengan 5 stiker meriah dan satu GIF kucing tepuk tangan)

Lyla melotot kecil.

“Aku belum bilang iya juga, Kak…”

Tapi belum sempat keluar dari grup, satu pesan baru muncul.

Noah:

Terima kasih untuk tadi. Kamu hebat.

Lyla langsung membeku.

Layar ponselnya tetap menyala, menampilkan nama Noah—cowok tinggi dengan senyum tenang dan mata lembut yang… baru saja didandani olehnya.

Pipinya langsung memanas.

“Astaga…”

Dia memeluk bantal dan terkapar di atas ranjang berguling-guling seperti ulat.

“Aku bahkan nyolek bibirnya…” bisiknya sendiri. “Duh, maluuu…”

*

keesokan harinya. Lyla berdiri di depan ruang teater tangannya menggenggam tali tas ransel erat-erat, dan jantungnya berdetak seperti baru lari keliling lapangan.

“Aku bisa… aku pasti bisa...,” bisiknya, mencoba meyakinkan diri sendiri.

Pintu ruang teater terbuka tiba-tiba.

“Ah! Kamu datang!” Juliet muncul dengan wajah bersinar ceria. “Masuk, masuk! Jangan berdiri kayak pemeran figuran horor di luar situ!”

Lyla hampir tertawa, tapi cuma mengangguk canggung lalu melangkah masuk.

Ruangan itu lebih ramai dari kemarin . Ada yang sedang merapikan properti, latihan dialog, dan di tengah ruangan seperti punya cahaya sendiri ada Noah.

Mengenakan kaus putih dan celana training abu-abu, Noah sedang duduk bersila sambil melipat naskah.

Mata mereka bertemu. “Hey,” sapa Noah, berdiri dan berjalan menghampiri. “Kamu datang juga.”

Lyla sedikit, gugup. “I-iyah…”

Juliet langsung menyambar bahunya. “Dia perias baru kita! "

Noah tertawa kecil. “Senang kamu gabung. Tapi santai aja ya. Di sini semuanya… agak gila.”

Seakan memberi bukti, tiba-tiba ada anak cowok berteriak, “AKU LELAH MENJADI RAJA YANG TERTINDAS!” lalu jatuh dramatis ke lantai.

Lyla terkejut. Noah nyengir.

“Lihat? Gak bohong, kan?”

Lyla akhirnya tertawa kecil. Untuk pertama kalinya sejak dia masuk, rasa gugupnya mulai mencair.

Juliet mendekatkan kepala mereka bertiga.

“Kalian berdua bakal sering bareng. Jadi, jangan sungkan kalau mau nanya Noah soal naskah atau... perasaan~”

Noah memutar mata, Lyla tersipu.

Tapi satu hal pasti di ruangan penuh kekacauan kreatif ini, Lyla merasa... mungkin dia bisa cocok.

Lyla duduk di kursi barisan depan, membereskan alat make up-nya. Noah lewat sambil membawa properti dan berhenti di depan meja.

“Capek nggak?” tanyanya sambil tersenyum lembut, Lyla menggeleng cepat. “Nggak, kok! ternyata seru juga ”

Noah menatapnya sebentar, lalu terkekeh pelan. “Bagus deh. Soalnya besok kita latihan lagi. Aku butuh yang bisa bikin aktornya gak kelihatan kayak zombie.”

Lyla nyaris tersedak napasnya sendiri. “A-ah… i-iya!” Pipinya merah, tapi di dalam hati... dia mulai merasa, ini adalah awal dari sesuatu yang manis.

1
StellaY
semangat terus thor💪
meongming: yesss💪💪
total 1 replies
StellaY
uwu banget😍😍
meongming: seneng ada yang suka 🤩 makasih dukungan mu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!