NovelToon NovelToon
Musuhku Adalah Suamiku

Musuhku Adalah Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:9.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: shanum

Dijodohkan dengan seorang laki laki dari usia bayi tanpa diketahui, yang ternyata laki laki itu adalah musuh bebuyutannya di sekolah. Namun perjodohan sudah tidak bisa lagi untuk dihindari.

Bagaimana kisah kehidupan Arin dan Rafa selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam, terdengar suara bel rumah berdentang. Dengan segera Bi Siti, pengurus rumah Arin bergegas membuka pintu. Mendapati tiga orang berdiri di depan pintu, asisten rumah tangga rumah Arin pun mempersilahkan masuk dengan sopan.

"Silahkan masuk Tuan, Saya akan panggilkan Tuan besar dulu" ucap Bi Siti lembut dengan senyum kecil dan tangan mengarahkan ke sofa ruang tamu, mengisyaratkan agar mereka duduk.

Tidak berapa lama orang tua Arin keluar dan menemui tamunya.

"Kodok!" suara lantang terdengar begitu akrab di telinga Papa Arin yang disambut dengan pelukan hangat.

Ya, mereka adalah teman dari kecil. Untuk itu, begitu mereka tahu memiliki anak cowok dan cewek, tanpa lagi pikir panjang keduanya langsung memutuskan perjodohan anak mereka ketika masih sama sama kecil.

Belum lama berbincang, pandangan mereka di kejutkan dengan hadirnya cewek cantik mulus dengan balutan dress berwarna pink dan rambut hitam tergerai.

"Cantik" gumam Aditya sahabat Ayah Arin, mengamati dengan seksama gadis tengah berjalan ke arahnya.

"Sini sayang duduk samping tante" ucap lembut Mira, istri Aditya sembari menepuk sofa sebelahnya , mengisyaratkan agar calon menantunya tersebut duduk bersama di sampingnya.

"Iya Tante" jawab Arin sopan, seraya berjalan menuju ruang tamu dan menyalami semua orang di ruangan tersebut.

 

Tak lama Arin duduk, matanya tertuju pada pria berkacamata dengan rambut klimis yang tengah duduk di pojokan ruang tamu sambil memainkan ponsel dari tadi.

"Kaya engga asing deh ini orang" gumam Arin penuh tanya, mengamati dengan seksama.

Regina yang sedari tadi memperhatikan anaknya itu lalu berucap sembari tersenyum.

"Nak, cewek kok gak sabaran banget. Biasa aja kalau lihat, nanti  juga dia jadi milik Kamu kok. Hati-hati lompat tuh matanya" ledek Mama Arin, disambut gelak tawa semua orang diruangan tersebut.  Kecuali cowok terlihat culun yang hanya sesekali menyunggingkan senyum lalu melihat lagi ke arah ponselnya seperti sedang chat dengan seseorang.

"Rafa, udah dong HP nya di taruh dulu. Ini calon istri kamu lihiatin terus lo " goda Mira tersenyum.

Rafa mematikan ponselnya seraya membuang napas panjang. Menatap ke arah Mamanya, Rafa tampak sangat malas dan terpaksa. Seketika Rafa berteriak hosteris ketika melihat cewek tengah duduk di dekat mamanya.

"Kamu?!" terkejut Rafa beriringan dengan Arin yang juga merasa terkejut dan tak percaya.

"Wah, wah kayanya sudah akrab ya? jadi enggak ada kendala dong buat nikahan hari kamis ini " goda Mama Rafa, segera di iyakan oleh seluruh orang di ruangan mengembangkan senyum.

"Apa?! Nikah?! Kamis?!" seru Rafa bersamaan dengan Arin.

Baik Rafa ataupun Arin sama sama menatap dengan tatapan jengkel mereka. Mengumpat dalam hati masing masing akan apa yang terlontar dari mulut Mama Rafa barusan. Tanpa keduanya sadari, jika mereka tengah diperhatikan semua orang dengan tersenyum lebar.

"Kalian memang jodoh" ucap Papa Arin, membuat Arin dan rafa mendengus kesal. Melipat tangan mereka di depan dada sambil saling melempar tatapan sinis.

"Nyonya besar, Tuan besar, makanan sudah siap" sopan salah seorang asisten rumah tangga keluarga Arin, dan cepat para orang tua tersebut beranjak pergi ke ruang makan, meninggalkan Arin dan Rafa yang masih saling menatap sinis dan kesal.

"Kok Lo sih cupu ? " geram Arin, membuat Rafa semakin menatap jengah dan malas karena selalu di panggil cupu, culun, klimis oleh Arin selama ini.

Napas kasar di hembuskan keduanya, dan berjalan beriringan ke arah ruang makan dengan tubuh saling menyenggol kasar. Menunjukkan betapa kesal dan tak sukanya mereka berdua saat ini.

"Sudah makan dulu yuk, nanti kalau udah nikah kan lebih puas lagi lihatny " goda Papa Arin, sontak membuat semua orang tertawa namun tak dengan dua remaja yang masih saling melempar mata tajam.

1
Roslina. Rafidzi
Luar biasa
MFay
Keren, cinta pada akhirnya 😍
Nike Koesnadhi
Luar biasa
Mom_Sa
tiap bab gak ada yg gak bikin sakit perut/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Suriani Lahusi Lajahiti
Luar biasa
Elara
Semangat Kak, jangan lupa mampir juga di karya aku yang berjudul Takdir Cinta Twins D
Halimatus.s
Luar biasa
Adidtya13
baca yang lengkap nya di mana ya guys info nya dong . mau DM author ga bisa nih
Maria Magdalena Indarti
tengkyuuu romansa remaja. Lucuuu
Maria Magdalena Indarti
lucuuu pasangan ini
Maria Magdalena Indarti
sabar Rafa
Maria Magdalena Indarti
arin tegas donk. putus sm Niko
Maria Magdalena Indarti
Rafa baik bgt
Maria Magdalena Indarti
Rafa sangat cinta perhatian sama Arin
Maria Magdalena Indarti
Rafa gentle
Maria Magdalena Indarti
sdh punya suami. Arin ga nyadar
Maria Magdalena Indarti
musuhan di sekolah. di jodohkan sm ortu nya hahaha
Sri Paputungan
Luar biasa
Anonymous
Ini bab’y di potong jadi gak seru
Soal’y wktu bru rilis saya ikutin smpe selesai
Eh pas pngen baca lgi ko di potong gini cerita’y
Jdi aneh deh
Susi Khayla
duhhh nasib mu lex...habis i
nganter ditimpuk ma rafa hahah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!