Sekuel After Marriage.
"Anha nggak mau menikah lagi, Ma."
Karena masa lalunya yang kelam, Anha di ceraikan di malam pertamanya.
Satu kali diceraikan, satu kali gagal menikah, itu semua membuat Anha trauma akan yang namanya pernikahan. Anha tidak mau menikah lagi dan memilih untuk sendiri saja.
Hamkan, anak dari teman Mamanya diam-diam memiliki rasa kepada Anha. Akankah Anha mau membuka hati untuk Hamkan?
***
Instagram: Mayangsu_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayangsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kilas Balik
Aku nulis beberapa kilas balik, ya. Pembaca lama langsung ke halaman berikutnya aja. Makasih
Flashback....
Anha diceraikan tepat di malam pertamanya karena suaminya mendapati dirinya yang sudah tidak perawan lagi.
Anha tidak pernah menyangka sama sekali jika ternyata pergaulan bebasnya di masa lalu akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri di masa depan.
Dia sudah pernah tidur dengan beberapa laki-laki antaranya; Angga—mantan kekasihnya sewaktu SMA yang pertama kali mengambil kesuciannya. Lalu ada juga Ray—mantan kekasihnya sewaktu kuliah yang juga sudah menikmati tubuhnya. Adi, dan masih banyak lagi.
Awalnya Anha tidak mengambil pusing akan hal tersebut. Toh, di zaman sekarang hal seperti itu sudah lumrah adanya. Sekali rusak, ya, sudah rusak saja sekalian. Itulah prinsip konyol yang dulu Anha muda anut.
Ketika Ikram—suami pertamanya menanyai mengenai statusnya apakah Anha masih gadis atau tidak ketika sebelum menikah dulu. Anha tidak mengatakan sejujurnya jika dia sudah tidak perawan lagi karena Anha takut apabila nantinya Ikram akan membatalkan pernikahan mereka yang kurang beberapa bulan tersebut.
Jadi Anha memilih untuk tidak jujur dan menyembunyikan hal itu dari Ikram.
Dia berpikir… lebih baik Ikram tahu dirinya yang ternyata sudah tidak perawan lagi ketika sesudah menikah nanti. Pasti mau tidak mau, Ikram tetap akan mau menerima dirinya apa adanya karena memutuskan hubungan setelah menikah pasti jauh lebih sulit daripada memutuskan hubungan ketika sebelum menikah.
Bukannya kalau cinta pasti mau menerima apa adanya, ya?
Tapi Anha salah, dugaannya meleset jauh, ketika Ikram mengetahui kenyataannya jika Anha sudah pernah berhubungan dengan lelaki lain sebelum mereka menikah. Tanpa terduga sama sekali Ikram menjatuhkan talak pertama kepadanya.
Dan pada akhirnya pernikahan mereka hanya berlangsung selama enam bulan saja, tanpa ada kebahagiaan sama sekali di dalamnya.
Anha menganggap mungkin itu semua karma untuk dirinya karena dosa-dosanya di masa lalu yang sudah ia perbuat.
Anha tak menampik jika setelah perceraian dan pengkhianatan yang dilakukan oleh suaminya membuat Anha terpuruk dan tidak ingin memulai hubungan kembali. Tapi mamanya mencoba untuk menguatkannya lagi dan lagi sampai akhirnya Anha mau mencoba untuk bangkit kembali.
Anha memulai hidup baru, mengambil pekerjaan baru, dan bertemu dengan orang-orang yang baru.
Akhirnya dia bertemu dengan Hasan—atasannya di kantor tempatnya mereka bekerja.
Hubungannya dengan Hasan pun tidak semulus jalan tol dan indah-indah saja. Anha harus menyingkirkan Bella yang ternyata juga memiliki rasa kepada Hasan.
Belum lagi Ikram, mantan suaminya itu entah mengapa merecoki kehidupannya dan mempersulit dirinya. Kenapa juga dulu Anha diabaikan dan sekarang ketika Anha sudah bahagia dengan kehidupannya yang sekarang malahan Ikram mengejar-ngejar dirinya!
Bukan hanya itu saja rintangan yang harus Anha hadapi. Bahkan ketika Hasan dan dirinya sudah menjalani hubungan ke tahapan yang lebih serius. Orangtua Hasan menentang dengan keras hubungan mereka berdua karena status Anha yang ternyata seorang janda.
Berulang kali Hasan menyakinkan Papanya agar dapat menerima Anha seutuhnya. Atas kegigihannya yang kuat, akhirnya Hasan berhasil mendapatkan restu dari kedua orang tuanya untuk menikahi Anha.
Hari pernikahan sudah terpampang jelas di depan mata, hanya menunggu hitungan hari saja, bahkan semua persiapan sudah komplet, hanya tinggal menunggu dua minggu saja maka mereka akan SAH menjadi pasangan suami istri.
Tapi….
Tapi kenapa masih ada rasa ragu di hati kecil Anha? Bukannya harusnya dia bahagia karena akan menikah dengan pria pilihannya dan pria tersebut sangat mencintai dirinya?
Apa karena sampai saat ini Anha masih menyembunyikan kenyataan dari Hasan jika penyebab awal perceraiannya dengan Ikram karena sebelum menikah Anha sudah tidak perawan lagi?
Tapi kata mama tidak semua hal harus diceritakan kepada calon suaminya kelak, bukan? Hasan hanya perlu mengetahui garis besarnya saja jika Anha sudah pernah menikah sebelumnya. Anha pikir itu sudah cukup. Tidak perlu membuka aibnya di masa lalu. Cukup Anha mengatakan jika penyebab perceraiannya dulu adalah karena Anha tidak cocok dengan mantan suaminya dan mereka berdua sering berselisih paham antar satu dengan yang lainnya.
***
Makasih sudah mau mampir.
makasih udah bikin karya sebagus ini
banyak pembelajaran yang bisa diambil
si hamkan pula juga msh banyak perempuan suci msh ngejar² bekas orang