NovelToon NovelToon
Mukena Merah Muda

Mukena Merah Muda

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Tamat
Popularitas:346.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aeni Santi

Berawal dengan merawat Bapaknya yang mengidap gagal ginjal hingga dipertemukan dengan seorang Dokter Spesialis penyakit dalam tidak lain Dokter yang merawat Bapaknya.

Karina harus menerima kenyataan jika ia harus hidup yatim piatu bersama adiknya dan untuk melanjutkan kuliah Ia rela sambil bekerja karena tidak ingin merepotkan saudaranya.

Kesabaran dan keikhlasan Karina menjalani hidup membuat Dokter Gama jatuh cinta padanya.

Akankah Mereka dapat bersatu dengan perbedaan yang ada di antara mereka.
😉😉😉😉


Ikuti kisahnya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aeni Santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MMM #2

"Ada apa Karin."

Tanya Bapaknya begitu Dia kembali ke ruangan Bapak Heri.

"Nggak papa Pak, Bapak hanya perlu melakukan beberapa pemeriksaan untuk menemukan penyebab sakit Bapak."

"Bapak ikuti semua yang di perintahkan Dokter.” Ucap Bapak Heri.

"Pak, Karin pulang sebentar ya nanti ke sini lagi mau lihat Risa di rumah."

"Iya, hati - hati Karin. Nggak usah buru - buru kesini besok juga nggak papa Bapak bisa sendiri."

"Nggak Pak, nanti Karin tidur sini."

Karina bersiap pulang untuk melihat adiknya yang di rumah sendiri.

🌹🌹🌹

Setelah semua pekerjaannya selesai, Dokter Gama mengambil kunci mobilnya dan berjalan meninggalkan ruangannya.

Mendekati parkiran Dia menyalakan remote mobilnya untuk membuka pintunya.

"Gadis itu."

Ucapnya saat melihat Karina lewat menggunakan sepeda motornya melintas di depan mobilnya yang terparkir.

"Siapa namanya tadi, Kok bisa nggak tanya sih."

Gumamnya sendiri sambil menyalakan mesin mobilnya setelah itu menjalankan mobilnya meninggalkan rumah sakit.

Sedangkan Karina menjalankan sepeda motornya menuju ke rumah untuk melihat kondisi adiknya yang ia tinggal ke rumah sakit dari semalam.

Sebelum sampai rumah Karina berhenti untuk membeli lauk pauk di warung karena ia merasa capek dan kurang tidur semalam apalagi beban pikiran yang harus dia tanggung.

Sepeda motor terparkir di depan rumahnya yang tertutup karena Risa di rumah sendiri.

"Assalamualaikum."

Ucapnya sesampai di rumah sambil mengetuk pintu rumahnya.

"Waalaikumsalam, Mbak pulang."

Risa adik perempuan satu-satunya yang sudah kelas 2 SMP di rumah sendiri.

"Iya, kamu masak nasi kan.?"

"Iya Mbak, udah matang."

"Ini lauk di tata ya, Mbak mau mandi dulu."

Risa menerima kantong plastik dan menatanya di mangkuk.

"Mbak, gimana keadaan Bapak.?"

Tanya Risa saat Karina sudah keluar dari kamar.

Karina berusaha untuk tegar agar adiknya tidak syok.

"Bapak baik." Katanya sambil tersenyum.

Risa duduk di sebelah Karina menatap wajah Kakaknya itu.

"Bapak beneran baik kan Mbak."

Telisik Risa.

Karina tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.

"Tapi tadi kata Dokter Bapak perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut."

"Pemeriksaan apa Mbak, Bapak cuma biasa asam lambung kan?."

Karina menggelengkan kepalanya.

"Kata Dokter ada kemungkinan Bapak bukan sakit lambung tapi ada masalah di ginjalnya."

Risa seperti tak percaya, Dia menggelengkan kepalanya.

"Nggak Mbak, Bapak baik - baik saja ."

Dipikiran Risa kalau sakit ginjal itu sangat berbahaya.

"Dek.. Bapak akan melaksanakan pemeriksaan besok pagi dan semoga baik - baik saja semuanya. Itu juga baru diagnosa awal dari Dokter."

"Mbak, tau kan kalau sakit ginjal itu gimana."

Karina merangkul Adiknya dan menganggukkan kepalanya.

"Kita berdoa ya Dek, semoga Bapak baik- baik saja tidak ada masalah."

"Iya Mbak, Risa takut."

Risa sudah berfikiran akan hal yang buruk.

"Jangan berfikir yang aneh-aneh dulu."

"Semoga Mbak, Risa hanya takut saja."

Hari makin sore mereka makan bersama karena Karina akan kembali ke rumah sakit tapi Risa merengek mau ikut menjaga Bapaknya.

Karena tidak tega juga meninggalkan Risa di rumah sendiri, Karina akhirnya memperbolehkan Risa untuk ikut ke rumah sakit dan besok pagi akan pulang setelah sholat subuh.

Malam terasa begitu lama di rumah sakit karena tempat yang seadanya, Karina dan Risa tidur beralaskan tikar di bawah tempat tidur Bapaknya.

Setelah melaksanakan sholat subuh Karina berkemas akan pulang mengantarkan Risa karena harus sekolah.

"Karin, Risa kalian pulang saja. Bapak nggak papa di sini sendiri. Kalian harus sekolah." Kata Bapaknya karena Risa masih SMP dan Karina baru kuliah semester 4.

"Karin ijin Pak, Risa aja yang pulang dia harus sekolah."

"Risa mau di sini."

Karina menatapnya dan menggelengkan kepalanya.

"Tadi sore janjinya apa sama Mbak."

"Tapi Risa mau di sini. Mau nemenin Bapak di periksa."

"Biar Mbak aja yang nemenin, kamu pulang ayo Mbak antar nanti kesiangan kamu."

Risa pun nurut sama Karina dan berpamitan dengan Bapaknya untuk pulang.

Sesampainya di rumah, Karina hanya mandi lalu balik ke rumah sakit lagi, Risa sudah bisa mempersiapkan kebutuhan sekolahnya sendiri.

Siang menjelang sekitar pukul 10, Dokter Gama sudah datang ke ruangan melakukan pemeriksaan.

"Bagaimana keadaannya Pak, apa yang di rasakan."

"Mual Dok, tapi sudah mendingan dari kemarin."

"Kita lakukan pemeriksaan selanjutnya, nanti akan dibantu sama Suster."

Karina mendengarkan penjelasan Dokter Gama dengan serius, dan sesekali manik mereka saling bertemu.

"Saya boleh mendampingi Bapak kan Dok." tanya Karina.

"Boleh sekali Mbak, kalau begitu saya harus ke pasien yang lain dulu."

"Baik Dok, terima kasih."

Dokter Gama pergi dari ruangan Bapak Heri diikuti Suster.

"Karin..."

Panggil Bapaknya.

"Iya Pak. Ada yang sakit."

Karina mendekati Bapaknya.

"Nggak.. Bapak perhatikan Dokter tadi sering melirik ke arah kamu."

Karina terlihat malu.

"Bapak apa sih, kalau saat menjelaskan memang melihat ke arah Karin. Supaya Karin memperhatikan."

Bapaknya tersenyum melihat Karina yang malu.

"Semoga kamu mendapatkan jodoh yang terbaik yang bisa menjaga Kamu."

Doa dalam hati Bapak Heri.

🙂🙂🙂

Lanjut Kak 😉😉😉

Jangan lupa 👍📱✅

1
cahaya
terimakasih sekali lagi terimakasih.
Pembaca setia yang selalu menanti karya baru author..🙏

menulis ini hobi untuk mengeluarkan unek2 di kepala he he..
tapi kalau nyatanya menghibur, author seneng banget..

Masih ada cerita Lia ya, bisa dikepoin 😃😃😃
Nar Sih
ending yg bagus kak ,ahir nya risa hamil ,walau sayang padahal aku blm puas bca cerita romatis ini ,di tunggu cerita terbaru nya ya kakk ,semagat moga kak aeni sehat dan bisa terus berkarya👍🥰🥰💪
Ira Sulastri
Terima kasih ya kak author atas ceritanya sudah selesai dan tidak menggantung, jadi kami pembaca ga penasaran dengan akhir cerita nya

Semangat terus ya dan tetap terus berkarya 🔥🔥😍💐
Nar Sih
akhamdulilah adik kakak dpt suami yg hampir sama sifat nya bucin sama istri masing,,dan romantis nya itu lho bikin pembca seneng
Ira Sulastri
Alhamdulillah....suami bucin drpd nanti ngeliiriknya ke perempuan lain😍🤭
Zera yulfita
novel islami, sopan ramah dan menyenangkan 😂
Nar Sih
semoga bahagia selalu untuk risa dan dr maulana ,juga dr gama dan karin,jgn end dulu kak ,syg baget cerita yg romantis ini berhenti kan risa blm punya beby🙏
eni
next novel new😁
sendy kiki
ya boleh lah Kaka. ceritanya juga akhir bahagia. terlalu panjang takutnya alur jelas ga jelas
Julidarwati
gmn baik nya Thor toh semua bhgia gitu
Julidarwati
romanc bingits Thor...ap kisah anthor ni ye/Smile//Smile//Smile/
Ira Sulastri
Semoga Risa dan Maulana bahagia terus, jangan sampai tergoda pelakor
Nar Sih
ngk bosen,,nya bca cerita cinta dr maulana dan risa yg sangat romantis ini beruntung kmu risa ,punya suami penyaysng dan cinta habis sama kmu ,bahagia selalu untuk kalian 👍🥰🥰
eni
penganten baru mah bikin ir
i si ibu tiri gmn ini😁
jadi sadar apa semakin menjadi?
Nar Sih
sayangg wahh ..romatis nya ,psngan pengantin baruu ,bikin yg bca baper kak thorr
eni
ya sih damai itu indah,tp itu b.siska yakin kapok ga tuh😂
kalau masih iri dengki,perlu d sekolahkan,dan d rumahkan saja😂
Nar Sih
bnr,,marah nih maulana ,lihat istri nya di hina sama si ibu tiri yg julid ,untung nya kmu punya istri yang sabar ya maulana ,lanjut kakk👍
difaq aisyah
Lumayan
eni
di pikir ibu susan syudah baik...eh masih JD ibu tiri jahat 😁
Nar Sih
wahhh ..bnr nih si ibu tiri mu ngajak perang nih maulana ,kasihan istri mu yg ,sabarr risa yaah ..yakin lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!