NovelToon NovelToon
MENUNGGUMU JATUH CINTA

MENUNGGUMU JATUH CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:460.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: EmeLBy

Aku ingin menjadi satu-satunya tempat pulang yang paling kau rindukan.
Untuk kita saling merawat dan membenahi kepingan hati yang hancur karena cinta masa lalu mu.

Aku adalah satu-satunya jiwa yang bahkan tidak memperdulikan tekanan batinku sendiri demi cinta yang telah ditakdirkan untukku.

Aku akan menaklukan hatimu, melepas lelah mu, mengukir tawamu, membuang duka mu.
Hingga kita bahagia.

Kisah ini mengisahkan pengorbanan seorang istri dalam meyakinkan hati suaminya. Berperang dengan masa lalunya. Dan menerima perjodohan yang telah di atur matang oleh kedua keluarga berketurunan Ningrat.

Sanggupkah seorang Roro Dwini Hadiningrat memperjuangkan cintanya...?
Mari, ikuti kisah ku.

Terima Kasih🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EmeLBy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 : JODOH YANG DISIAPKAN

Di sebuah kota kecil di daerah Jawa Tengah, Dwini panggilannya gadis berparas ayu cantik jelita dan sangat feminim, memiliki kulit halus mulus putih juga berperawakan proporsional dan tentu sangat menawan, tinggal.

Nama panjangnya, Roro Dwini Hadiningrat, terlahir dari pasangan Raden Giandra Hadiningrat dan Roro Sekar Danakitri. Mereka merupakan pasangan harmonis yang masih berasal dari keturunan darah biru yaitu keturunan Ningrat.

Walau mereka masih tergolong dalam keluarga Ningrat, namun bukan berarti mereka tinggal dan menetap di sebuah kerajaan atau istana juga padepokan atau kesultanan. Sebab mereka tetap menjalankan kehidupan layaknya sebuah keluarga normal pada umumnya.

Raden Giandra Hadiningrat merupakan seorang perwira polisi yang tentunya bekerja dari jabatan tidak langsung tinggi. Beliau juga melewati fase dimana mereka merasakan suka duka bekerja di sebuah pedesaan yang seiring dengan bergeraknya waktu kini dapat menikmati bekerja di sebuah perkotaan dan tentu telah berpangkat jendral.

Awalnya pasangan suami istri ini memiliki seorang putra Raden Adisatya Hadiningrat yang merupakan seorang putra pertama mereka. Tetapi, saat itu mereka masih tinggal di sebuah desa yang jauh dengan ibukota dimana alat medisnya sangat tidak memadai, sehingga saat ia masih duduk di bangku SMP, penyakit kanker darah yang di idapnya telah merenggut nyawanya. Jadilah kini pasangan suami istri tersebut hanya memiliki seorang putri bernama Roro Dwini Hadiningrat yang seharusnya adalah putri kedua yang menjadi putri tunggal.

Tumbuh menjadi seorang anak semata wayang, membuat Dwini panggilannya sehari-hari tentulah diperlakukan dengan super hati-hati bak porselin dari kedua orang tuannya. Mereka sangat protektif serta begitu melimpahkan anak mereka degan kasih sayang yang selalu menjadi orang tua yang sangat perhatian, pengertian juga penyanyang tentunya.

Kasih sayang yang berlebihan itu, tentu saja membuat Dwini agak risih dengan segala aturan yang kedua orang tuanya berikan padanya, tetapi berulang kali ayah dan bundanya menyampaikan padanya, alasan sikap mereka tersebut, maka mengertilah Dwini bahwa semua itu semata-mata hanya karena kedua orang tuanya sayang padanya dan takut kehilangan.

Kehidupan menjadi anak seorang polisi, tentu tidak semudah yang di bayangkan. Mereka pun pernah merasakan bagaimana tinggal di asrama yang di sediakan juga tak jarang mereka berpindah-pindah karena tuntutan karir.

Hanya saat Dwini telah duduk di bangku SMA barulah mereka benar-benar bisa menetap di Kota Solo tempat kelahiran putri tunggalnya ini.

Seringnya mengikuti orang tua yang berpindah-pindah, membuat Dwini tumbuh menjadi pribadi yang cepat beradaptasi dan sangat mudah bergaul. Sehingga ia memiliki banyak teman juga sahabat pena yang selalu ia temukan di tempat tempat sebelumnya.

Dan, tentunya melalui pantauan ketat dari orang tuanya. Hingga ia SMA pun, ayahnya selalu protektif dalam urusan pergaulan anak semata wayangnya ini.

"Ndhuk...kamu boleh berteman dengan siapa saja. Baik itu laki-laki ataupun perempuan. Tetapi, tetap junjung tinggi nama baik keluarga kita. Dan ingat, jangan sekali-kali kamu menjalin hubungan lebih dari teman terutama dengan laki-laki. Karena ayah dan bunda sudah menjodohkan kamu dengan anak sahabat ayah. Kamu juga sudah sangat mengenalnya bukan...? Tanam dan pupuk lah rasa cintamu dari sekarang padanya. Sebab hanya dia lelaki pilihan kami yang sangat di percaya bisa membahagiakanmu selamanya." Ucap Bunda Dwini terdengar posesif.

"Siapa pria itu Bun...?" tanya Dwini pelan.

"Dia adalah mas Bimo Aswatama putra tunggal sahabat ayahmu. Yaitu pasangan Bapak Bratadikara Djatmiko dan Ibu Raden Ayu Ambarwati. Kami telah saling sepakat sejak lama, karena melihat keakraban kalian sejak kalian masih duduk di sekolah dasar.

Dan kini kalian sudah kembali bersekolah di SMA yang sama, untuk itu jalinlah kembali pertemanan kalian." Terang bunda Dwini.

Roro Dwini Hadiningrat memiliki pribadi yang baik dan penurut. Kehidupan yang di penuhi dengan limpahan kasih sayang dari kedua orang tuanya tentu tidak menjadi alasan ia tumbuh menjadi anak yang suka melawan kehendak orang tuanya.

Maka sejak itu, ia pun mulai memperhatikan Bimo dari kejauhan, mengumpulkan informasi tentang pria yang akan menjadi jodohnya itu lewat teman-teman di sekolah.

Hanya 1 tahun mereka berada di sekolah yang sama, sebab saat Dwini masuk di kelas 1 Sekolah Menengah Atas, Bimo sudah di kelas 3, dan mempersiapkan kelulusannya. Bimo tentu tidak tau menau akan hal perjodohan itu, ia juga terkesan cuek pada Dwini yang baginya wanita itu pernah menjadi teman masa kecilnya sewaktu sama-sama tinggal di asrama polisi.

Setelah lulus SMA, Bimo menjalani pendidikan di Akademi Polisi (AKPOL) merupakan sebuah sekolah kedinasan milik Pemerintah RI yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Nasional RI. Akademi Kepolisian memiliki jenjang pendidikan Diploma IV (DIV) yang jenjangnya setara dengan S1 Akademi Kepolisian merupakan sekolah tinggi yang membentuk Perwira Polri. Sebab ini adalah cita-cita Bimo sejak kecil, kebanggaannya pada pekerjaan mulia sang ayah yang membuatnya pun ingin menjadi seorang perwira polisi. Karena menempuh pendidikan ini, maka putus lah tali komunikasi antara Dwini dan Bimo. Yang sebenarnya memang tidak pernah ada pembicaraan khusus secara langsung antara keduanya.

Namun, orang tua Bimo yang memang sangat menginginkan Dwini menjadi menantu mereka. Tidak pernah sedikitpun melewatkan kesempatan untuk memberikan informasi terbaru tentang keadaan Bimo selama menjalani pendidikan. Sifat dan sikap Bimo selalu ibunya ceritakan pada Dwini, saat ia terkadang terlihat bertandang kerumah keluarga Dwini.

Apalagi foto-foto terbaru Bimo, tentu Dwini memiliki semuanya dari ibu Bimo yang sangat terlihat sungguh-sungguh menyayanginya.

Dwini awalnya juga tidak begitu menanggapi, apalagi saat itu ia masih duduk di Sekolah Menengah Atas. Yang saat itu masih sibuk bermain dan bergaul dengan teman sebayanya. Tetapi karena dorongan juga permintaan bundanya dan ibu Bimo, membuat Dwini pun tergerak hati untuk mencoba mengagumi Bimo.

Walaupun Bimo yang memang pernah ada di dalam masa kecilnya, adalah teman akrab dari kakaknya Raden Adisatya Hadiningrat. Dulu, saat Dwini kecil ia merasa bak seorang putri yang di jaga oleh dua pangeran sekaligus. Tidak pernah Dwini jatuh sampai tergeletak saat mereka bermain sekalipun, sebab Bimo dan Adisatya bagai berlomba untuk menyelamatkannya.

Jangan tanya tentang teman-teman kecil yang mungkin bermaksud hanya bercanda pada Dwini, tentu mereka akan menerima balasan dan teguran dari kedua pria pelindung Dwini.

Benar-benar masa kecil yang sangat membahagiakan baginya saat itu.

Tetapi, Bimo yang saat kelulusan SD sudah tidak menetap di Desa yang mereka tempati bersama lagi. Karena ayah Bimo di pindah tugaskan ke tempat lain. Membuat Dwini hanya bisa saling bercengkrama dengan kakaknya seorang saja. Tentu ada sedikit rasa kehilangan dalam diri Dwini saat itu, sebab ia telah terbiasa di kawal oleh dua lelaki pelindungnya tersebut.

Belum habis kesedihan yang Dwini rasakan atas kepergian Bimo, saat itu kakak kesayangannya Adisatya yang baru masuk di Sekolah Menengah Pertama, harus keluar masuk rumah sakit.

Dan berakhir tragis, hanya berusia 14 tahun Raden Adisatya Hadiningrat di ijinkan sang pencipta hidup di dunia. Ia sudah harus pulang mendahului kedua orang tuannya juga meninggalkan adik perempuan kesayangannya.

Selain ayah Bimo dan ayah Dwini bersahabat.

Juga melihat prilaku keseharian Dwini yang manis dan sopan selalu saat bermain di masa kanak-kanak yang membuat mereka bersepakat untuk menjodohkan Bimo dan Dwini. Pesan terakhir kakaknya pun menginginkan, jika kelak ia tidak ada, ia hanya percaya pada Bimo untuk melindungi adiknya. Sebab, ia sangat tau betapa Bimo pun menyayangi Dwini, yang terlihat pada perlakuannya pada Dwini dalam keseharian yang sering mereka lalui bersama.

Bunda Dwini menceritakan semua alasan itu, sehingga Dwini pun bertekad untuk selalu mematrikan hatinya hanya untuk Bimo seorang. Selain Bimo memang pria masa kecil yang ia kenal dan baik padanya. Kini Bimo juga tumbuh manjadi pria dewasa yang sangat tampan. Berkulit putih bersih, terkadang memerah saat terkena sinar matahari. Mata bulat, hidung bangir, rambut yang selalu rapi dan urusan badan tidak perlu di ragukan lagi. Untuk seorang perwira polisi tentu saja memiliki body atlet dan sempurna maksimal.

Sehingga dalam keseharian Dwini pun, ia berandai bahwa ia telah memiliki kekasih. Bahkan saat kini ia mengenyam pendidikan di salah satu Universitas di Yogyakarta pun, ia selalu mengakui bahwa ia telah memiliki calon suami, pada tiap pria yang datang ingin mendekati dan jatuh hati padanya.

...Bersambung......

1
bunda n3
merajuk lah suamimu Dwi
Virgo Girl
Lupa niat awal ya Panda🤦‍♀️🤣
bunda n3
/Facepalm//Facepalm/
Shifa Burhan
contoh novel munafik adalah
*semua kesalahan suami diperjelas salah dan dibuat dicap kesalahan fatal dan harus dapat balasan dulu

tapi kesalahan istri malah dibenarkan dan dianggap bukan kesalahan

ini lah contoh pemikiran munafik wanita yang dibawa kedalam karya novel
Shifa Burhan
Bima dengan masalah lalu sudah dianggap kesalahan fatal

dsini dengan pria lain ketemuan, berintrkasi sebagai teman yang fakta sudah sangat keterlaluan dianggap hal biasa

emang susah kalau pemikiran wanita egois dibawa kedalam novel
bunda n3
malah Ayahnya Dwini yg peka
bunda n3
kenapa harus banting pintu segala Bu?
Virgo Girl
Hahaha.... Pak Poll klo ketemu kesayangan bs ngegombal gtu yaaa...😃😃
bunda n3
Bimo ga mau rugi
Virgo Girl
Huahahaha.... lucu banget deh... bikin reader senyam senyum, cekikika sndri kyk aku. Keren karyamu ini Kak 👍👍
Virgo Girl
Uwuuuu banget sih ahli tambang kita🤣🤣
Virgo Girl
Baru ketemu novel ini. Author lucu juga, bs tuh jajal. kontes SUCI...😃😃
bunda n3
Dwini hamidun
bunda n3
Bimo romantis juga
Virgo Girl
Pak irwan dah kayak marketing kartu kredit nihh...kejer target🤣🤣
Virgo Girl
Wadawwww.. . pak Irwan ternyata sang secret admirer Dwini🤣🤣
bunda n3
kan butuh tenaga mas Bimo
bunda n3
Hareudang
bunda n3
ternyata prank
bunda n3
Lagian Bimo juga tidak jujur dari awal, tau pernikahannya sedang tidak baik baik saja, knp tidak mengajak serta istrinya saat bertemu Renata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!