Kana Bintang Artana.
Laki-laki dingin yang mampu membuat hati siapapun menjerit melihatnya.
Bukan karena seram. Tetapi karena ketampanannya yang dapat membuat para gadis jatuh cinta padanya.
Begitupun Kaila. Gadis pemalu yang ikut andil menyukainya. Namun rasa sukanya memudar saat mengetahui betapa menyebalkannya seorang Kana.
Dan tanpa Kaila sadari, perlahan namun pasti, Kana mulai menunjukkan rasa sukanya pada Kaila.
Akankah keduanya berakhir bersama?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prepti ayu maharani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SEASON 1 (Awal Cerita Kana)
SEASON 1 (Awal Cerita Kana)
...-o0o-...
“Ayo, Bu. Lagi, Bu!” ucap seorang Dokter yang
tengah menangani pasiennya untuk melahirkan.
“Ayo, sayang. Kamu pasti bisa!” ucap Kavin di telinga istrinya.
Alina memejamkan mata. Ia menarik lengan Kavin dan mencakarnya. “Akhhh!”
“Ayo, Bu. Lagi, Bu. Dikit lagi, Bu.”
Alina menggeleng. “Nggak kuat, Dok.”
"Ayo, sayang. Kamu pasti bisa!”
"Gak usah sok yakin! Kamu itu gak ngerasain!” ucapnya yang menatap Kavin tajam.
Kavin tersenyum. Ia mengusap kepala istrinya dan mengecupnya.
“Akhhhhh!”
“Ayo, Bu. Dikit lagi, Bu.”
Alina mengangguk. Dengan kekuatan penuh, ia menarik tangan Kavin dan kembali berteriak. “AKKHHHH!”
“Owek! Owek! Owek!”
Terdengar jelas bayi itu menangis begitu kencang membuat senyum Alina dan Kavin mengembang.
“Alhamdulillah, bayinya laki-laki Pak, Bu.”
Alina tersenyum dan memandang suaminya. “Anak kita udah lahir.”
Kavin mengangguk dan mencium puncak kepala istrinya.
Dengan rasa bahagia dan lega, Alina memeluk suaminya dan menangis.
“Kok nangis? ‘Kan anak kita udah lahir,” lirih Kavin di telinganya.
Alina mengangguk dan menyeka air matanya. “Makasih karena udah dampingin aku.”
Kavin terkekeh dan kembali mengusap pucuk kepala istrinya. “Aku suamimu. Jadi memang seharusnya aku dampingi kamu disini. Masa iya Mamang Sate depan komplek yang dampingin kamu, 'kan gak lucu."
Alina mengangguk dan beralih pada dokter yang kini tengah menunjukkan putranya.
“Ganteng banget ya, sayang. Kaya aku,” ucap Kavin membuat Dokter beserta perawat yang berada di dalam pun tertawa.
“Kalau boleh tahu, mau di beri nama apa Bu? Pak?” tanya Dokter tersebut.
Kavin tersenyum dan menggenggam tangan Alina. “Kana. Kana Bintang Artana.”
...-o0o-...
#AuthorNote
Oh, hai! Halo!
Kembali lagi di cerita ini.
Semoga kalian suka ya, dan aku harap semoga kalian bisa memberikan like dan komentar kalian sebagai bentuk dukungan untukku.
Sebab, dengan itu ; aku akan lebih semangat dalam menyelesaikan kisah KANA (The Series) ini.
Terima kasih semuanya,
sampai jumpa!
tapi Lo biarin dia, ngizinin dia.
tolol.
seharusnya Kaila tegas dgn perasaannya kalau ga suka bilang jgn PHP anak org kan pada ujungnya sakitkan kayak Adinda dong tegas dia langsung blg ke Aji dia ga bisa