NovelToon NovelToon
Kontrak Naga

Kontrak Naga

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Akademi Sihir / Epik Petualangan
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Seorang gadis tanpa bakat.
Menjadi aib bagi sebuah keluarga sihir api yang berkuasa.
Sebuah pengkhianatan yang menjatuhkannya ke jurang maut.

Tapi di kegelapan jurang, takdir memilihnya.
Kontrak dengan naga kuno mengubahnya menjadi wadah dari seluruh elemen.

Dari sampah keluarga ... menjadi ancaman bagi dunia.
Dari yang dibuang ... menjadi yang ditakuti.

Ini kisah tentang kebangkitan.
Ini kisah tentang KONTRAK NAGA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1 Sampah Yang Mati

Brak!

Setumpuk dokumen dilemparkan di atas meja kerja seorang gadis yang berencana pulang setelah jam kerja selesai. Namun, seperti biasa, atasannya selalu tidak mengizinkan dia pulang tepat waktu. Selalu saja ada pekerjaan tambahan yang harus dia selesaikan malam itu juga.

Eliya, seorang gadis yang menjadi tulang punggung keluarganya sejak lulus sekolah. Dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, juga kebutuhan kedua adiknya.

"Kau tidak diizinkan pulang sebelum se muanya selesai. Aku mengawasimu dari sana!" ucap perempuan bertubuh tinggi dan seksi yang menjabat sebagai manajer. Dia masih terlihat cantik dan energik meski usia tak lagi muda. Dia atasan Eliya.

Eliya mendengus, membuka satu demi satu dokumen itu. Ia menghembuskan napas panjang dan berat sebelum mengerjakan semuanya sendirian, di tengah malam, di saat semua orang sudah menikmati waktu istirahat mereka.

"Tuhan, rasanya aku sudah lelah. Jika ada kehidupan lain, aku ingin meninggalkan dunia terkutuk ini," gumamnya dengan tangan yang terus menari di atas keybord.

Argh!

"Jantungku!"

Ia memegangi dadanya yang tiba-tiba terasa sakit dan sesak. Lalu, saluran napasnya terputus. Dia mati begitu saja.

****

Plak!

Ah, siapa yang menamparku? Suara bising apa di sekitarku? Bukankah aku sedang lembur di kantor?

Eliya terbangun di tubuh seorang gadis yang sedang ditampar. Di tengah perkumpulan para bangsawan. Di aula besar di kediaman seorang penguasa. Dia terbangun di dunia lain.

"Tidak punya sihir artinya tidak punya harga diri. Kau bukan darah Veyra, kau bukan keturunan Lord Ignis Veyra!"

Suara laki-laki, ayah dari pemilik tubuh itu, Lord Ignis Veyra menggema di aula besar Kota Ashfall.

Eliya membuka mata, menatap sekeliling aula besar itu. Ia mengernyitkan dahi, kemudian menatap dirinya sendiri. Tak tak ada pakaian kantor, dia mengenakan gaun lusuh berwarna hitam yang sudah memudar.

Sial. Ini tubuh siapa? Kenapa aku tidak di kantor? Di mana sebenarnya aku?

Eliya mengedarkan pandangan, dari semua yang hadir hanya dia yang berpakaian jelek itu.

Pikiran Eliya dipenuhi pertanyaan yang membingungkan. Lalu, ingatan berantakan memaksa masuk ke dalam kepalanya. Ingatan milik seorang gadis yang selama tujuh belas tahun hidupnya dibully, dan menyandang gelas "sampah keluarga", aib terbesar. Anak yang terlahir tanpa bakat sihir. Aurelia Veyra, putri sampah Lord Ignis Veyra. Sang penguasa elemen api di kerajaan besar Ignis.

Jadi, ini bukan di duniaku? Ini dunia sihir! Aku berpindah dunia? Dan ... dan tetap menjadi sampah?

Eliya mengepalkan tangan, menatap ke sisi kanan dan kirinya. Di sana, tepat di sebelah tempatnya berdiri Seraphina Veyra tersenyum manis. Mata Eliya membelalak, sosok gadis itu mirip sekali dengan rekan kerja yang dulu sering meremehkannya dan menusuknya dari belakang.

Ia melirik Seraphina dari atas hingga bawah, gaun yang indah dan aura yang kuat.

Dia anak angkat yang sering membulli pemilik asli. Seraphina Veyra.

Senyumnya penuh kepalsuan, isi otaknya licik dan jahat. Eliya mengernyitkan dahi, menelisik lebih dalam kedua manik indah yang menipu itu.

"Ayah benar," bisiknya di telinga Eliya. "Kau memang gagal, Kak. Kau benar-benar aib keluarga. Kau memalukan!" katanya dengan hinaan yang bertubi-tubi.

Eliya mengepalkan tangan, matanya tak lepas dari wajah menyebalkan itu. Dia mengerti sekarang, di dunia barunya itu tidak ada sihir berarti tidak ada apa-apa, sampah tidak berguna, dan layak dibuang dari keluarga.

Terlahir kembali di tubuh sampah? Apakah aku akan mati lagi di sini?

Eliya bergumam kesal, takdir sedang mempermainkan dirinya. Salahnya meminta, tapi tujuannya tidak seperti itu.

Enam belas tahun pemilik asli jadi beban di dunia ini, dan di kehidupanku sebelumnya ... aku juga hanya karyawan yang dibuang, diremehkan, dan tidak diinginkan. Inikah takdir?

"Pintu timur! Jurang Kematian. Seret dia sekarang juga, dan jangan biarkan dia kembali dan mengotori nama besar Veyra!" Suara laki-laki itu kembali menggema.

Laki-laki yang duduk di atas tahta, penguasa kota Ignis. Ayah dari pemilik asli yang sangat membencinya. Eliya mendongak, mematri dengan kuat wajah itu. Wajah yang sama persis seperti ayahnya di dunia lama, yang menindas, yang pilih kasih.

Dua orang pengawal menyeretnya, dia tidak melakukan perlawanan. Pasrah pada takdir yang sedang mempermainkan dirinya.

Dulu aku mati karena pasrah, tapi kali ini aku akan memilih kematian itu sendiri. Hidup lagi pun percuma, hanya untuk mati.

Seraphina mendekat dengan senyum yang masih sama. Senyum yang menyebalkan, yang meminta dikuliti hidup-hidup. Sementara Eliya, berdiri di tepi jurang. Ia meneguk saliva saat melirik ke bawah, gelap dan tak berujung.

"Seseorang yang terlahir tanpa bakat sihir seperti dirimu, bahkan tidak mampu memanggil hewan sihir, memang pantas berada di jurang itu. Aku tidak mengizinkan dirimu hidup, Aurelia. Aku tidak akan membiarkan orang mengingat namamu. Hanya aku ... hanya aku satu-satunya putri keluarga Veyra. Satu-satunya yang pantas menyandang gelar putri. Bukan kau!" ucap gadis itu sembari mengeluarkannya percikan api di tangan kanannya.

Sihir api? Kenapa pemilik asli ini tidak memilikinya? Bukankah dia putri sah dan gadis itu hanya putri angkat mereka? Ini tidak masuk akal! Benar-benar tidak masuk akal. Mungkin kekuatan tubuh pemilik asli ini belum terungkap dan aku merasa ada sesuatu di dalam jurang sana ... yang memanggil pemilik asli. Mungkin saja ... aku akan bertaruh di sini untuk tetap hidup. Jangan mengecewakan aku!

Eliya bergumam di dalam hati, kekuatan tersembunyi di dalam tubuh gadis tanpa sihir itu merasakan sebuah kekuatan misterius di dalam jurang.

Eliya menatap wajah Seraphina, ia tersenyum. Tak ada lagi wajah pengecut di sana, tak ada lagi gadis yang biasanya memohon untuk tetap hidup apapun yang harus dilakukan. Tak ada lagi wajah memelasnya yang menggelikan. Kini, hanya ada wajah Aurelia yang dingin, sorot matanya penuh dendam. Sekilas membuat Seraphina bergetar, dan sihir api di tangannya tiba-tiba hilang begitu saja.

Dia merasakan sebuah tekanan yang tidak tahu dari mana datangnya. Seraphina kebingungan, tapi ia dengan cepat dapat mengendalikan tubuhnya lagi. Sihir api kembali terbentuk lebih besar.

Namun, saat ia hendak melempar sihirnya pasa Aurelia, gadis itu melompat ke dalam jurang LEMBARAN NAGA, ia menatap Seraphina untuk terakhir kali. Lalu, tertawa lepas. Tawa yang mengerikan, tawa yang akan selalu mengiang di telinganya.

"Bagus! Kalau aku memang sampah ... buanglah."

Seraphina membelalak, ia berlari ke tepi jurang dengan rasa tak percaya.

"Dia tidak memohon?" gumamnya dengan tangan terkepal. Dia kalah?

Ia kembali mengeluarkan sihir api hendak menyerang Aurelia yang melayang di jurang, tapi sebelum dia melakukannya, angin jurang menelan tubuh gadis itu. Dan di detik terakhir sebelum gelap, ia berpikir.

Hatinya bergumam, "Kehidupan kedua. Jangan sampai sia-sia." Lalu, terpejam, pasrah pada kekuatan di dalam jurang.

1
beybi T.Halim
kok yaa kasihan,kan ada 4 kerajaan apakah tak ikut bertempur?? atau malah sdh mati semua🙈
Aisy Hilyah: nah itu, udah ngilang semua itu
total 1 replies
beybi T.Halim
ceritanya sungguh bagus,sepanjang episode nahan nafas terus,karakter eliya sang badai benar2 tangguh,kuat dan tentunya ada sisi melow nya ,dikelilingi pangeran tampan dari 4 kerajaan, tak sabar untuk episode berikutnya👍👍👍👍👍semangat
Aisy Hilyah: terimakasih banyak 😍😍
total 1 replies
beybi T.Halim
keren👍
Aisy Hilyah: terimakasih banyak
total 1 replies
Pena Quality
nice
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!