NovelToon NovelToon
RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Anime / Game / Slice of Life
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: webnakama

Kurosawa Kaito adalah pria paling sial di seluruh Jepang bukan kiasan, itu fakta yang bisa dibuktikan lewat statistik. Payung selalu ketinggalan pas hujan deras, promosi kerja direbut orang lain di detik terakhir, bahkan mesin ATM pernah menelan kartunya di hari gajian.

Semua berubah saat sahabatnya memaksanya mencoba Aeon Requiem, VRMMORPG full-dive terbaru yang sedang jadi fenomena dunia. Saat membuat karakter, Kaito yang selama ini terlalu sial untuk berharap apa pun asal memasukkan seluruh poin stat awal ke satu parameter yang paling sering diabaikan pemain lain: Luck (Keberuntungan).

Yang tidak ia sangka: sistem game ini menghitung keberuntungan bukan sebagai angka kosmetik, tapi sebagai variabel nyata yang memengaruhi drop rate, critical hit, event tersembunyi, bahkan takdir NPC. Seorang pemain yang di dunia nyata tidak pernah menang undian apa pun, kini menjadi satu-satunya orang yang ditakdirkan untuk selalu beruntung di dunia yang bukan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon webnakama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 0 — Prolog: Yang Tertidur di Bawah Kode

Jauh sebelum ada nama untuknya, jauh sebelum ada yang namanya "pemain" atau "server" atau "level," ada sesuatu yang tidur di lapisan paling dalam dari apa pun yang pernah dibangun manusia.

Bukan monster. Bukan boss. Bukan program.

Sesuatu yang lebih tua dari konsep itu semua yang cuma kebetulan menemukan rumah baru di dalam baris-baris kode sebuah game bernama Aeon Requiem, karena di sanalah untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, ada ruang yang cukup luas buat dia bernapas lagi.

Kalau dia bisa disebut satu hal, mungkin yang paling dekat adalah: keberuntungan itu sendiri. Bukan keberuntungan yang lembut dan menyenangkan seperti yang orang-orang bayangkan, lebih tua dari itu dan lebih liar. Sebelum manusia membaginya jadi "hoki" dan "sial," dua sisi yang seolah berlawanan, dia adalah keduanya sekaligus satu entitas yang sama, cuma dilihat dari dua arah berbeda dan seperti apa pun yang cukup lama dilupakan dia jadi tertidur.

Sampai suatu hari, seorang perancang sistem entah dia sadar atau tidak apa yang sebenarnya dia bangunkan menuliskan satu parameter kecil di dalam mesin game barunya. Sebuah stat sederhana yaitu LUK.

Dia menaruhnya di sana cuma sebagai pelengkap, biar terasa lengkap seperti RPG pada umumnya. Dia bahkan menulis deskripsinya asal-asalan di dokumen internal: passive flavor stat, dampak minor terhadap drop rate dan critical chance. Tidak ada yang meninjau ulang baris itu. Tidak ada yang mempertanyakannya. Kenapa harus? Toh hampir tidak ada pemain yang pernah serius mengalokasikan poin ke sana.

Tapi di suatu tempat yang tidak bisa dipetakan lewat diagram sistem mana pun, sesuatu yang tidur itu membuka mata untuk pertama kalinya sejak entah berapa lama.

Bukan karena parameter itu sendiri istimewa, tapi karena parameter itu adalah pintu dan sebuah pintu sekecil apa pun tetap saja pintu.

Selama dua tahun sejak Aeon Requiem dirilis, ribuan bahkan jutaan pemain membuat karakter baru setiap hari. Sebagian besar mengabaikan LUK sepenuhnya, menuang semua poin ke STR biar bisa memukul lebih keras, atau ke AGI biar gerakannya lebih gesit. Wajar manusia menyukai hal yang bisa mereka lihat hasilnya secara langsung. Kekuatan bisa dirasakan lewat kerusakan yang ditimbulkan. Kecepatan bisa dirasakan lewat seberapa cepat mereka menghindar.

Keberuntungan tidak bekerja seperti itu. Keberuntungan itu diam-diam, halus, sering baru disadari lama setelah kejadiannya lewat dan karena itu, hampir tidak ada yang benar-benar mempercayainya sebagai kekuatan.

Yang tertidur itu menunggu, bukan menunggu pemain dengan LUK tertinggi. Dia sudah melihat ribuan pemain yang mengalokasikan sedikit poin ke sana, sekadar iseng, sekadar biar statnya nggak kosong. Tidak ada satu pun yang cukup.

Yang dia tunggu bukan angka.

Yang dia tunggu adalah resonansi dan resonansi ternyata punya syarat yang jauh lebih aneh daripada sekadar alokasi poin di layar pembuatan karakter.

Dia butuh seseorang yang mengenal sisi lain dari dirinya lebih dalam daripada siapa pun, seseorang yang di dunia nyata sudah hidup bertahun-tahun di bawah bayang-bayang kesialan yang nyaris tidak masuk akal. Bukan sial yang biasa, sial yang konsisten, yang berpola, yang cukup lama sampai orang itu berhenti berharap sama sekali.

Karena begitulah cara kerja keseimbangan yang paling purba: semakin dalam sesuatu tenggelam ke satu sisi, semakin besar potensi yang tersimpan untuk berayun balik ke sisi lainnya. Bukan sebagai hadiah. Bukan sebagai belas kasihan. Tapi sebagai hukum alam yang jauh lebih tua daripada konsep "adil" itu sendiri.

Di sebuah ruangan yang jauh dari hiruk-pikuk itu semua, sebuah ruang monitoring kecil di lantai bawah tanah kantor pengembang Aeon Requiem, dengan puluhan layar yang menampilkan grafik dan angka yang mengalir tanpa henti, seseorang duduk sendirian di jam yang sudah larut malam sambil meminum kopi yang sudah dingin.

Matanya berhenti di satu layar sebuah grafik kecil, biasanya datar, biasanya diabaikan karena tidak pernah menunjukkan apa pun yang menarik.

Grafik parameter LUK global.

Ada lonjakan kecil nyaris tidak kelihatan kalau bukan karena dia sudah menatap layar-layar ini bertahun-tahun sampai hafal setiap pola normalnya di luar kepala.

Dia menyipitkan mata, mengetuk-ngetuk meja pelan, lalu membuka log akun yang baru saja terhubung ke sistem beberapa menit lalu. Sebuah akun baru. Belum ada satu jam sejak dibuat. Belum menyentuh area tutorial sekalipun.

Tidak ada yang aneh di data itu, sepenuhnya normal, sepenuhnya biasa seorang pemain baru, seperti ribuan pemain baru lainnya yang login setiap malam.

Tapi entah kenapa dia merasa perlu menandainya. Sekadar insting. Sekadar kebiasaan lama seorang yang pernah menghabiskan terlalu banyak waktu mempelajari sistem ini sampai ke akar-akarnya, sampai tahu bahwa kadang yang paling berbahaya bukan yang paling mencolok tapi yang paling diam-diam.

Dia menutup layar itu, menyimpan catatan kecil di sistemnya sendiri, lalu berdiri meninggalkan ruangan itu tanpa tahu bahwa dialah orang pertama jauh sebelum siapa pun yang lain, yang secara tidak sengaja menyaksikan awal dari sesuatu yang nantinya akan mengguncang seluruh dunia yang dia bantu ciptakan.

Di dunia nyata, jauh dari server, jauh dari ruang monitoring, jauh dari entitas purba yang baru saja membuka mata untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, seorang pria bernama Kurosawa Kaito sedang tidur nyenyak, sama sekali tidak tahu bahwa alarmnya besok pagi tidak akan berbunyi dan sama sekali tidak tahu bahwa itu adalah hari terakhir dia hidup sebagai orang yang paling sial yang pernah dia kenal.

1
Zyren Vale
ikut meramaikan 🔥
Nandan Waluya: Terimakasih thor 🔥
total 1 replies
Zyren Vale
kena kutukan nih
Zyren Vale
inti bumi kah
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Semangat ya thor🙏👍💪
Tio Buki
Lanjut
Tio Buki
Ikut meramaikan ya thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Mampir gan👍👍👍👍
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Ngak tau saya, yang hanya buang buang waktu saja
Tio Buki
Mungkin nama spesial
Tio Buki
Apa itu
Tio Buki
Tidak mengapa
Tio Buki
Bumi ya
Tio Buki
Siapakah dia
Tio Buki
Wow
Tio Buki
Seberapa jau kah
the virtuso
saling support yah thor👍
Giooooo
Keren ceritanya thorku 💪
Author Melda
salah suport kak mampir yah ke novel ak KKN DESA MATI👍
Author Melda: terimakasih kak👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!