NovelToon NovelToon
Duda Sawit Milik Ku

Duda Sawit Milik Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Duda
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: bini pond

Zahra Syariah zalza Bila adalah seorang anak broken home, ia anak yg di besarkan oleh ibunya sebatang kara, akibat orang tuanya yang berpisah di usia dimn anak lain masih mendapatkan peran kedua orang tua nya, Zahra harus mencari peran itu dari orang² terdekat nya, namun sifat Zahra yang selalu susah di atur dan selalu membuat masalah bagi ibunya di tambah ibu nya juga yg sudh tua, ibunya pun harus menikah kan Zahra dengan seorang duda yang bernama Ansar zuliyan kerna menurut nya Ansar akan mampu mendidik Zahra di dalam proses menuju dewasa.....





di bacaa ya teman teman biar tau Gimn kelanjutan kisahnya Zahra dan Ansar.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bini pond, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kehangatan dan kesalah

di belakang rumah yg berbentuk seperti rumah panggung,,

"ayah, ayah Zahra mau ituu"ucap gadis kecil dengan rambut kuncir dua nya menunjuk kearah buah rambutan yang berbuah lebat dan berwarna merah kehijauan

//menoleh "Zahra mau ya itu nak "ucap seorang ayah(yoga Aditama primasya )yang menatap putri nya yg jauh lebih kecil dari tubuhnya

"emm, Zahra mau ya itu yah"menarik narik tangan ayahnya

"baiklah nak sebentar ayah ambilkan ya, Zahra duduk di ayunan dulu di sana"menunjuk keberadaan ayunan yang tidak begitu jauh dari pohon rambutan itu

"baik yah Zahra ke sana ya, dadah ayah"berlari ke ayunan

"jangan lari Ra nanti jatuh"melepaskan sandal dan mulai memanjatin pohon rambutan itu

"harus nya ayah yang hati hati nanti ayah jatuh"teriak kecil Zahra kepada ayah

"Zahra sini nak makan cookies sama ibu"memanggil Zahra untuk duduk di kursi sebelah nya (Maria Selena)ibu Zahra

"baik ibu"mendekat ke ibu

"jangan lari nak nanti jatuh"

"hehe iya Bu"memeluk tubuh ibu

"anak ibu ini makin besar aja "mengusap kepala Zahra dengan penuh kasih sayang

"oh peluk pelukan ayah gak di ajak ya"omel nya dengan mendendeng rambutan di tangan nya

//melepaskan pelukan

"wah ayah bawa rambutan yang banyak"menatap rambutan dengan mata yang berbinar

"iya dong ini kan untuk putri ayah yang cantik"

//ingin mengambil rambutan dari tangan Ayah

"eitss enak aja sayang dulu dong ayah nya baru ayah kasih"menyembunyikan rambutan di belakang tubuhnya

"sayang ayah nya dlu nak baru makan rambutan"

//memeluk erat tubuh ayah "Zahra sayang banyak banyak sama ayah"

"ayah juga sayang banyak banyak sama Zahra"jongkok dan mencium kening Zahra

//memberikan rambutan nya

"Yee makasih ayah"memakan rambutan dengan lahap

//duduk di dekat istrinya

"jadi Zahra aj yang di sayang banyak banyak mas, aku nya enggak"ucap Maria sedikit merajuk

"jelas enggak dong sayang, aku juga tetap sayang kamu banyak banyak lebih banyak dari pada rasa sayang aku ke Zahra"mencium kening istrinya dan memeluknya

//mencubit kecil perut yoga"jangan gitu mas nanti Zahra dengar ngambek dia sama kamu"

"dengar apa Bu"menatap bingung

"enggak ada sayang, sini duduk dekat ayah"menepuk kursi kosong di sebelah nya

"baik yaaa"duduk di dekat ayah dan merebah kan badanya, Zahra merasa kenyang karena memakan banyak rambutan yang ayah nya ambil barusan

//mengusap helaian rambut Zahra

"kalo Zahra sudah besar Zahra mau nikah sama orang yang baik kaya ayah"ucapan menatap kedua orang tua nya

"emang siapa yang mau nikah sama gadis cengeng kaya Zahra Bu"menatap wajah istrinya

"ayah jangan gituu"menegurnya

"orang nanti besar Zahra nikah sama orang kaya kan nak"ucap ibu nya

"iyaa Buu Zahra mau nikah sama orang kaya "ucapan dengan semangat dan antusias

"iyaiya nanti Zahra nikah sama orang kaya ya nak sekarang kita masuk ya udah mau magrib"ucap yoga berdiri dari duduknya

"mau gendong"merentangkan tangannya

"aduhh manja banget sih anak ayah ini"mengendong Zahra dan di ikutin oleh Maria dari belakang...

Disisi lain tepatnya di kota yang berbeda dengan Zahra

"kamu ini benar benar ya Ansar, ayah gak mau tau pokonya kamu harus nikahan perempuan itu" ucap seorang pria paruh baya yg memijit pelan pelipisnya, sedang di depan nya nampak seorang pria muda yg hanya duduk termenung..

Ansar zuliyan atau yng biasa di panggil Ansar seorang pemuda yang baru saja berusia 19 tahun dan baru saja lulus dari bangku SMA, ia sedang di sidang di hadapan para saudara nya dan keluarga perempuan yang mengaku mengandung anak Ansar

Ansar sendiri tidak tau kapan dia melakukan hal bejat itu dan siapa perempuan itu?...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!