NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Maharani Agung Ingin Turun Takhta

Transmigrasi: Maharani Agung Ingin Turun Takhta

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Transmigrasi / Slice of Life
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Twinxle_Stars

Desi seorang budak korporat yang hidupnya hanya untuk bekerja tanpa sengaja menerima ajakan Dewa ketika dirinya mabuk untuk melakukan Transmigrasi.

Kini Desi harus menjadi seorang Maharani yang memimpin kekaisaran yang hampir jatuh bernama Maharani Da Xie. Sayangnya, menjadi Maharani berarti Desi harus bekerja mengurus kekaisaran.

Desi yang berada ditubuh Da Xie akhirnya muak terus bekerja, ia melakukan hal nekat dengan menjadi pemimpin yang buruk sehingga rakyat-rakyatnya menurunkannya dari takhta.

Desi melakukan investasi bodong, mengadakan peperangan dengan kekaisaran tentangga, dan membuat lahan sawit dimana-mana.

Namun anehnya, rakyat malah bahagia karena apa yang Desi lakukan bukannya merugikan Kekaisaran melainkan malah membuat kekaisaran menjadi semakin berkembang.

"Arghh!!! Aku hanya ingin turun takhta agar tak perlu mengurusi dokumen membosankan ini!!" -Maharani Agung Da Xie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twinxle_Stars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01 Akibat Bermabuk-mabukan

Seorang wanita cantik dengan rambut yang digerai indah sedang berjalan sempoyongan ditengah jalan. Hari sudah malam, dan tak terlihat orang lain selain dirinya yang berada dijalan tersebut.

Wajahnya merona merah, tangannya memegang sebotol minuman keras, dia terlihat menggumamkan sesuatu yang tidak jelas.

"Ck... Kerja Kerja Kerja!! Kerja terus gaada liburnya!! Udah kerja keras 3 tahun, kapan kaya-nya?!" Wanita itu berteriak sekuat sembari menendang batu kerikil yang ada dihadapannya dengan sebal.

Dia adalah Desi. Seorang budak korporat dari perusahaan A. Akhir-akhir ini boss-nya menyuruh seluruh karyawan melakukan lembur karena ada proyek besar. Dan Desi adalah salah satu karyawan yang tidak beruntung karena harus ikut lembur juga.

Bruk...

Desi tersandung sebuah batu dan terjatuh. Tak ada seorangpun dijalan itu yang bisa membantunya. Ia sendirian.

"Hiks... Hiks..." Suara rintihan terdengar dari mulut Desi. Matanya berkaca-kaca hendak menangis.

"Aku gamau hidup kaya gini terus. Aku capek harus kerja. Berangkat jam 6 pagi, pulang jam 10 malem. Aku gak akan kuat kalau kaya gini terus." Desi terus bergumam sendiri ditemani oleh kesunyian malam.

Tap... Tap...

Terdengar suara langkah kaki. Desi tidak mempedulikannya, ia masih terisak dalam tangisannya.

Tiba-tiba sesosok gadis remaja jongkok dihadapannya. Ia mempunyai rambut pink dan mata yang senada, terlihat seperti karakter beban dari sebuah anime yang pernah Desi tonton.

"Kamu kenapa?" Tanya gadis itu kepada Desi. Namun bukannya menjawab, Desi malah mengeluarkan keluh kesahnya pada sang gadis. "Aku capek... Aku capek harus hidup kaya gini terus..."

Gadis itu terlihat berpikir sejenak, sebelum akhirnya berkata, "Apakah kau mau berpindah tubuh? Kau akan menjadi orang lain yang sangat berbeda. Dan kamu pasti akan menyukainya!"

Desi mendongak menatap sosok gadis itu. Ia terkekeh pelan. Berpindah tubuh? Memangnya ada yang seperti itu ya? Kalaupun ada, tentu saja Desi tak akan menolaknya. Ia sudah bosan hidup begini-begini terus.

"Hahaha... Kau terlalu banyak membaca novel, Dek. Tentu saja aku menginginkan itu, tapi berpindah tubuh itu cuma khayalanmu saja." Jawab Desi.

Gadis itu memiringkan kepalanya. "Kau tak percaya? Aku ini Dewa loh... Ah sudahlah, jadi kau mau berpindah tubuh atau tidak."

Gadis itu mengulurkan tangannya kepada Desi. Awalnya Desi hanya menatapnya datar sebelum akhirnya sambil terkekeh, dia menjawab tangan sang gadis. "Haha... Terserah kau saja..."

Ngiiingg...

Tiba-tiba Desi merasakan pusing yang luar biasa dikepalanya. Sepertinya dirinya terlalu banyak minum sampai pusing seperti ini. Tubuh Desi kemudian ambruk ketanah dengan mata setengah terpejam.

Sebelum matanya benar-benar tertutup, Desi dapat melihat kalau gadis itu tersenyum kearahnya sembari bergumam, "Nah... Sekarang buatlah pertunjukan yang menarik, oke."

Desi akhirnya pingsan ditempat.

................

Disebuah tempat yang bergaya ala-ala zaman kekaisaran kuno, terdapat dua orang dayang yang sedang berbincang-bincang.

"Ya ampun, kekaisaran memang tak hancur, namun juga tak mempunyai perkembangan yang mumpuni. Kalau begini terus, bisa-bisa saat terjadi perang, kekaisaran ini akan mudah ditaklukkan." Seorang dayang mengungkapkan kekhawatiran nya.

"Kau benar. Maharani agung memang selalu bekerja keras, tetapi dia hanya melanjutkan pekerjaan dari ayahnya. Ia sepertinya tak berniat untuk membuat kebijakan baru." Dayang lainnya membalas.

Sang dayang yang mengungkapkan kekhawatirannya menghela nafas, "Huft... Andaikan ada suatu perubahan terjadi. Aku ingin kekaisaran ini menjadi tambah kuat."

"iya, kau benar." Mereka berdua terlihat termenung memikirkan pikirannya masing-masing.

Sampai...

"Kyaaaa!!!!" Suara teriakan melengking seorang wanita terdengar. Dua dayang itu menatap satu sama lain dengan bingung.

"Ada apa ini?"

"Entahlah. Tapi kurasa suara itu berasal dari ruang kerja Maharani agung."

"Ayo cepat periksa."

Mereka berdua berlari cepat menuju ruang kerja sang Maharani. Disana, mereka mendapati sang Maharani yang bersikap aneh. Dia terlihat menyentuh-nyentuh badannya sendiri dan dirinya kelihatan linglung.

Ketika melihat dua orang dayang masuk, Maharani langsung bertanya kepada mereka. "Astaga!! Apa ini? Kenapa kalian berpakaian seperti ini?!! Ini prank kan? Kalian prank aku yah?"

Kedua dayang menatap satu sama lain dengan bingung. "Prank? Apa itu sejenis makanan?"

Para dayang benar-benar bingung. Kenapa Maharani agung tiba-tiba bersikap aneh seperti ini. Biasanya dia hanya akan diam diruang kerjanya sembari mengerjakan dokumen-dokumen kekaisaran.

Maharani agung secara tak terduga berlari keluar. Dan entah apa yang di pikirkan, Maharani Agung berlari sekuat tenaga kearah kolam buatan didepan ruang kerjanya.

"Ya ampun!! Maharani agung!!" Kedua dayang langsung panik. Mereka berusaha menghentikan Maharani agung tetapi terlambat.

BYURR!!

Suara cipratan air terdengar. Bersamaan dengan itu, pakaian yang dikenakan Sang Maharani Agung basah kuyup. Dua dayang berlari panik, berusaha mencari kasim terdekat untuk mengangkat Maharani Agung dari kolam.

Namun, sang Maharani Agung malah diam saja sembari menatap pantulan dirinya di air.

"Loh... Wajah burik-ku kok jadi cantik jelita seperti ini?"

1
Schauven
Permaisuri ngawurr
Schauven
Fitnahhh wkwkwkwk
Schauven
Dia ini relate banget sama kita kita wkwkwk
Schauven
Wkwkwkwkwk
Schauven
Ih apa sih buuu wkkwkwkwkwk
Momen'to
koplak 😭
Momen'to
kok covernya ganti thor, padahal cover sebelumnya udah bagus banget loh /Frown/
Momen'to: protesss, jangan mau ganti 😭
total 2 replies
Berliana Febbyola
lanjutkan ceritanyaaaa😍
Schauven
Kenapa siii😭
Schauven
Pake diingetin wkwkwk
Schauven
Wkwkwkkwkw
Schauven
Betul, ini impian semua budak korporat
cila_aa
Ya ampun, giginya aman nggak tuh? 😭, next thor lanjut semngat yaa buat authornyaa✨️
Momen'to
masih up ternyata, meski ga kubaca sih setelah chap 6 😭🙏
NonaMudaDesi: aku masih up terus walau kadang radak malass kak😭
total 1 replies
cila_aa
next chapterr berikutnya kak, btw semangat nulisnya yaaa✨️
NonaMudaDesi: Makasihhhh🤭
total 1 replies
cila_aa
widihh akhirnya menang juga kakk suka dehh🤍
cila_aa
semoga kekaisaran zhang menang
Key Kastara
😍🔥
cila_aa
emg biasanya kalau kagak niat malah lebih hasil😭
NonaMudaDesi: Wkwk iya nihh
total 1 replies
Momen'to
sebenarnya aku masih mikir², di zaman dulu, budak laki-laki jadi pemuas majikan perempuan itu hal tabu ga sih? karena bisa mengacaukan garis keturunan, beda dengan budak perempuan yang jadi pemuas majikan laki-laki yg mana jika perempuan hamil maka otomatis jadi orang merdeka jika anaknya sudah lahir
NonaMudaDesi: Hah? iyakah? Baru tau aku, soalnya dulu aku pernah baca cerita tentang budak laki-laki, jadinya aku terinspirasi dehh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!