NovelToon NovelToon
Cinta Di Langit Tajmahal

Cinta Di Langit Tajmahal

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:627
Nilai: 5
Nama Author: Siti Muarofah

❤️ CINTA DI LANGIT TAJ MAHAL 🕌✨

AARYAN, CEO muda yang dingin dan playboy, hidupnya berubah total saat bertemu MAHEERA, gadis suci yang mengajarkannya arti cinta sejati.

Meski ditentang keras oleh Ny. Savitri, ibu Aaryan yang angkuh, cinta mereka tetap bersemi. Bahagia sempat terjalin indah, hingga takdir berkata lain. Maheera harus pergi meninggalkannya lebih dulu.

Bertahun-tahun Aaryan hidup dalam kesepian, menyimpan rindu yang tak pernah mati. Hingga akhirnya, ia pun menyusul kekasih hatinya.

Kisah cinta abadi yang membuktikan, kematian pun tak mampu memisahkan dua jiwa yang saling memiliki. 🥹🕊️🖤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Muarofah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1: PERTEMUAN DI KOTA CINTA

Matahari pagi bersinar hangat menyinari kota Agra, India. Di balik kemegahan bangunan bersejarah dan hiruk pikuk kota, berdiri gagah gedung pencakar langit milik keluarga Singhania.

Di lantai paling atas, di dalam ruangan kerja yang luas dan mewah, berdiri seorang pria yang memancarkan aura kekuasaan dan ketampanan yang luar biasa.

Aaryan Singhania.

CEO muda yang baru saja mengambil alih perusahaan ayahnya. Wajahnya tampan sempurna dengan rahang tegas dan mata tajam yang berwarna cokelat gelap. Tubuhnya tinggi besar dan berotot, selalu tampil rapi dengan setelan jas mahal.

Namun, di balik penampilan yang sempurna itu, Aaryan dikenal sebagai pria yang dingin, arogan, dan sangat playboy. Baginya, wanita hanyalah pelengkap hidup, mainan sesaat yang bisa dibuang kapan saja. Uang dan kekuasaan adalah segalanya baginya.

"Hari ini jadwal meeting jam 10 siang, Tuan," lapor sekretarisnya dengan nada takut-takut.

Aaryan hanya mengangguk dingin tanpa menoleh. "Suruh mereka menunggu."

Hari itu, demi melepaskan penat, Aaryan memutuskan pergi keluar sendirian. Ia mengendarai mobil sport merahnya menyusuri jalanan kota, hingga tanpa sengaja ia berhenti di sebuah taman yang tidak jauh dari area Taj Mahal.

Di sana, matanya yang tajam menangkap sosok seorang gadis yang sedang duduk sendirian di bangku taman, menikmati angin sepoi-sepoi.

Gadis itu mengenakan pakaian sederhana berwarna putih dan biru muda. Rambutnya panjang terurai indah, wajahnya tirus dengan kulit putih bersih, dan matanya besar bulat memancarkan ketulusan yang luar biasa. Ia tersenyum sendiri sambil memandang langit, seolah dunia ini sangat indah baginya.

Maheera.

Seketika, dunia Aaryan seakan berhenti berputar. Jantungnya yang selama ini terasa dingin dan keras, tiba-tiba berdegup kencang tak beraturan. Ia merasa seperti tersambar petir.

Siapakah gadis itu? Mengapa hanya dengan satu kali pandang, ia merasa begitu terpukau?

Aaryan turun dari mobilnya, perlahan mendekat. Kakinya seakan memiliki keinginan sendiri untuk mendekati sosok bidadari yang tak sengaja ia temui itu.

"Permisi..." suara berat Aaryan memecah kesunyian.

Gadis itu menoleh. Saat mata mereka bertemu, seolah waktu berhenti. Di bawah langit Agra yang cerah, takdir telah mempertemukan dua jiwa yang ditakdirkan untuk saling mencinta, namun juga akan saling melukai.

...Saat mata mereka bertemu, seolah waktu berhenti. Di bawah langit Agra yang cerah, takdir telah mempertemukan dua jiwa yang ditakdirkan untuk saling mencinta, namun juga akan saling melukai.

Maheera tersentak kaget, ia menatap bingung pada pria tampan yang berdiri tegak di hadapannya. Wajah pria itu begitu tampan hingga membuatnya sulit berkedip, namun aura yang dipancarkan begitu dingin dan menakutkan.

"Pe-permisi?" jawab Maheera terbata-bata, ia segera berdiri dan menundukkan pandangannya, merasa canggung dan gugup. "Apakah ada yang bisa saya bantu, Tuan?"

Suara Maheera terdengar lembut dan manis, bagaikan musik yang menenangkan jiwa. Aaryan semakin terpukau. Ia belum pernah melihat wanita sepolos dan selembut ini sebelumnya. Semua wanita yang biasa ada di sekelilingnya hanyalah wanita-wanita materialistis yang hanya menginginkan uangnya.

Berbeda dengan gadis di hadapannya ini. Matanya begitu jernih, tanpa ada niat buruk sedikitpun.

"Siapa namamu?" tanya Aaryan, suaranya berat dan dalam. Tatapannya tajam menelusuri setiap detail wajah gadis itu, seakan ingin menghafalnya seumur hidup.

"Nama saya Maheera, Tuan," jawab gadis itu pelan, masih dengan kepala tertunduk. Ia merasa salah tingkah karena terus diperhatikan oleh pria asing yang begitu tampan dan berwibawa.

"Maheera..." Aaryan mengulang nama itu perlahan, seolah mengecap manisnya di lidah. "Nama yang indah, sama seperti pemiliknya."

Maheera tersipu malu, pipinya memerah menahan rasa malu. Ia tidak mengerti mengapa pria asing ini bisa berkata seperti itu. "Maaf, Tuan. Jika tidak ada hal lain, saya permisi pamit..."

Maheera ingin segera pergi, ia merasa tidak enak hati dan merasa mereka berada di dua dunia yang sangat berbeda. Namun baru saja ia melangkah, pergelangan tangannya tiba-tiba ditarik lembut namun kuat oleh Aaryan.

Sentuhan itu membuat keduanya sama-sama terkejut. Listrik statis seakan menyambar tubuh mereka berdua.

"Jangan pergi," ucap Aaryan dengan nada yang terdengar memohon, meski ia berusaha tetap terlihat dingin. "Aku belum selesai bicara denganmu."

"Tapi Tuan, kita tidak saling kenal. Ini tidak pantas..." cicit Maheera berusaha melepaskan tangannya, tapi genggaman pria itu terlalu erat.

"Belum kenal sekarang, nanti juga akan kenal," potong Aaryan cepat. Matanya menatap tajam ke dalam bola mata Maheera. "Mulai detik ini, kau milikku. Aku tidak akan membiarkanmu pergi dari hadapanku."

Maheera terbelalak kaget. Apa yang dikatakan pria ini? Mereka baru bertemu beberapa menit yang lalu!

"Tuan gila! Lepaskan! Saya bukan mainan Tuan!" seru Maheera mulai memberontak, matanya mulai berkaca-kaca ketakutan.

Melihat gadis itu akan menangis, Aaryan perlahan mengurangi kekuatan tangannya, namun tidak melepaskannya. Ia sadar sikapnya terlalu kasar.

"Maaf... aku tidak bermaksud menyakitimu," suara Aaryan melembut drastis. "Aku hanya... tidak ingin kehilanganmu. Rasanya seperti ada sesuatu yang menarikku agar tetap berada di dekatmu."

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Aaryan Singhania merasa bingung dan tidak berdaya di hadapan seorang wanita. Hati es yang selama ini membeku mulai mencair perlahan, hanya karena hadirnya seorang gadis bernama Maheera.

Di bawah bayang-bayang kemegahan Taj Mahal yang menjadi saksi bisu, kisah cinta besar pun mulai terjalin. Cinta yang awalnya dipenuhi rasa takut, kesalahpahaman, dan perbedaan status, namun perlahan berubah menjadi api yang berkobar besar.

Aaryan tidak tahu, bahwa pertemuan ini akan mengubah seluruh hidupnya selamanya. Baik kebahagiaan maupun kesedihan terdalam akan ia rasakan bersama wanita di hadapannya ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!